Peluncuran Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), Pertanda Sistem Transaksi Tunggal Dimulai

Gubernur Bank Indonesia (BI) telah meluncurkan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), sebuah langkah yang diyakini akan membuat sistem transaksi lebih efektif.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), Efektifkan Sistem Transaksi

Perkembangan teknologi tidak terbendung, sistem transaksi Indonesia terkena dampaknya. Bank Indonesia (BI) merilis penerapan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) atau National Payment Gateway (NPG).

Dimulainya babak baru sistem transaksi di Indonesia ini diyakini akan meringankan biaya transaksi, menguntungkan nasabah, serta efektif menyasar pajak.

Sebuah sistem yang menyatukan seluruh sistem pembayaran di Tanah Air. GPN pada sistemnya menjadi switching atau menghubungkan perusahaan penyedia jasa pengalihan atau penyaluran transaksi elektronik dengan menggunakan kartu (APMK).

Peluncuran Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), Pertanda Sistem Transaksi Tunggal Dimulai 02 - Finansialku

[Baca Juga: Setelah Dikaji 20 Tahun Akhirnya RI Punya Gerbang Pembayaran Nasional (GPN)]

 

Sebelum peluncuran GPN, perusahaan penyedia pembayaran harus menyiapkan sendiri sistem dan infrastruktur untuk melayani transaksi.  Membuat setiap perbankan menyediakan ATM dan mesin electronic data capture (EDC) di banyak tempat.

Dikutip dari Koran Kompas Selasa, (5/12/17), senada dengan pernyataan Agus Martowardojo, Gubernur BI:

“Saat ini banyak ATM di satu mal dan electronic data capture (EDC) di supermarket yang saling berjejer.”

 

Pendek kata, satu EDC bisa memproses seluruh jenis kartu transaksi. Masyarakat tidak perlu repot-repot mencari ATM atau EDC yang sesuai dengan kartu debit atau kreditnya.

Targetnya, Juli 2018 seluruh transaksi perbankan terkoneksi GPN. Satu lokasi cukup satu EDC dan ATM, sementara perangkat lain bisa disebar ke lokasi yang selama ini belum terjamah.

Agus menambahkan, keamanan data transaksi terjaga, karena semua data transaksi berlangsung di dalam negeri. Singkat kata, selain keamanan terjamin, kehadiran GPN ini akan meringankan nasabah.

GPN meringankan biaya transfer antar bank bisa dipangkas dari Rp6.500 menjadi Rp4.000 per transaksi.

“Biaya merchant discount rate juga turun jadi 1%, dari sebelumnya 2%-3%.”

 

Selain nasabah individu, sistem ini juga meringankan pemerintah. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, GPN akan menghemat biaya transfer yang dilakukan pemerintah. Alhasil, setidaknya 30.000 satuan kerja pengelola anggaran di seluruh Indonesia bisa hemat biaya transfer.

Sama halnya dari sisi perpajakan. Penerapan sistem ini menambah basis data perpajakan.

“Sebab Indonesia akan memiliki seluruh rekaman transaksi, mana yang objek dan subjek pajak, dan mana yang tidak.”

 

GPN juga bisa menjadi tulang punggung penyaluran bantuan sosial non tunai, elektronifikasi jalan tol dan transportasi lain, termasuk pengembangan perdagangan elektronik atau e-commerce.

Setelah Dikaji 20 Tahun Akhirnya RI Punya Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) 01 - Finansialku

[Baca Juga: Perkembangan Fintech (Financial Technology), Dari Diawasi Hingga Inovasi]

 

Kepala Pusat Program Transformasi BI Onny Widjanarko menyatakan, penerapan GPN juga membantu pengembangan e-commerce di Tanah Air, termasuk urusan pajaknya.

“Sekarang yang terhubung baru bank. Nanti e-commerce akan terhubung semua dan setiap transaksi terekam sehingga bisa digunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan pajak.”

 

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Sebelum GPN Dimulai Lindungi Data Dan Kartu Anda

Aktivitas transaksi non-tunai bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun. Mulai dari belanja kebutuhan sehari-hai, beli makanan, bayar angsuran, bayar angkutan umum dan masih banyak lagi.

Pembayaran non-tunai seolah telah melekat dengan keseharian kita, khususnya masyarakat urban. Ditambah dengan gencarnya pemerintah mengkampanyekan cashless society, membuat orang lebih jarang melakukan transaksi dengan uang tunai.

Kendati demikian kita harus tetap berhati-hati dalam melakukan transaksi non-tunai. Baiknya, kita wajib mempelajari cara bertransaksi non tunai yang aman dan benar. Agar data pribadi dan data transaksi tidak bocor ke tangan orang lain.

Setelah Dikaji 20 Tahun Akhirnya RI Punya Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) 02 - Finansialku

[Baca Juga: Teknologi Finansial: Tengok Dulu Perkembangan Fintech Di Indonesia!]

 

Terlebih jika dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, tentunya merugikan bukan?

Jadi, mulailah lindungi data dengan mengetahui cara bertransaksi non-tunai dengan aman dan benar.

 

Bertransaksi

  • Jaga kartu non-tunai dengan baik dan aman.
  • Gunakan hanya untuk melakukan transaksi pembayaran.
  • Simpan bukti dan lakukan pengecekan transaksi secara berkala.
  • Jangan gunakan untuk transaksi yang melanggar ketentuan (Contoh: Gestun atau seolah melakukan pembelian namun nasabah tidak mendapatkan barang atau jasa melainkan uang tunai.
  • Jangan gunakan di mesin lain selain EDC dan selalu awasi penggunaannya.
  • Jangan abaikan notifikasi transaksi dan segera laporkan bila terjadi transaksi yang tidak dilakukan.
  • Jangan alihkan perhatian saat bertransaksi.
  • Jangan gunakan di merchant/pedagang yang mengenakan biaya transaksi (surcharge).

 

Informasi Transaksi

  • Jaga kerahasiaan PIN, username, dan password.
  • Hindari PIN yang mudah ditebak dan ganti secara berkala.
  • Dapatkan nomor HP terkini untuk mendapatkan notifikasi transaksi.
  • Waspada penipuan dengan modus kenaikan limit, hadiah, dan diskon.
  • Jangan berikan data pribadi Anda pada siapapun.
  • Jangan berikan kartu non-tunai Anda pada siapapun.

 

Transaksi Daring

  • Gunakan perangkat di jaringan yang aman.
  • Waspada terhadap aplikasi yang berisikan virus atau Malware
  • Jangan bertransaksi menggunakan jaringan publik yang rentan disalahgunakan.
  • Jangan unduh file dari sumber yang tidak terpercaya untuk menghindari pencurian data pribadi.
  • Jangan masukan informasi pribadi pada tautan dari email atau halaman web yang terbuka otomatis.

 

Kehilangan Kartu

  • Simpanlah nomor call center bank penerbit.
  • Segera hubungi call center penerbit dan lakukan pemblokiran kartu non-tunai.

 

Bank Indonesia melarang kegiatan gestun dan surcharge karena merupakan tindakan yang merugikan dan melanggar ketentuan.

 

Berikan komentar dan tanggapan Anda pada kolom di bawah ini, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Ghina Ghaliya Kudus. 5 Desember 2017. Sistem Tunggal Transaksi Sudah Tiba. Koran Kontan
  • Info Grafis Bank Indonesia. 5 Desember 2017. Lindungi Data Dan Kartu Anda. Koran Kontan.

 

Sumber Gambar:

  • Gerbang Pembayaran Nasional GPN – https://goo.gl/TbkRQu
  • GPN – https://goo.gl/dk1QwK

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

By | 2017-12-07T10:56:40+00:00 December 7th, 2017|Categories: Berita|Tags: , , |0 Comments

About the Author:

Finansialku
Finansialku adalah perusahaan perencana keuangan independen yang berkompeten, berpengalaman dan tersertifikasi professional. Finansialku menyediakan layanan konsultasi perencanaan keuangan (financial planning) individu dan keluarga, seminar dan pelatihan terkait perencanaan keuangan.

Leave A Comment

Gratis Download E-book, Hanya untuk Anda!

Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Investasi Tepat, Untung Mendekat

Bagaimana cara berinvestasi reksa dana untuk investor pemula? Apa saja tips berinvestasi reksa dana agar untung lebih maksimal?

 

7.392 orang

sudah download