Ikuti yuk 25 cara mengaplikasikan Growth Mindset dalam kehidupan sehari-hari berikut ini! Untuk memiliki growth mindset orang sukses.

Baca, dan selamat mencoba ya Sobat Finansialku…

 

Mengaplikasikan Growth Mindset

Ada yang beranggapan bahwa, usaha adalah hal yang buruk. Jika itu adalah kegagalan, berarti Anda tidak pintar atau berbakat. Di sisi dunia yang lain, usaha adalah yang membuat Anda pintar atau berbakat.” – Carol Dweck

Bagaimana Anda mengetahui potensi diri yang Anda tidak ketahui, atau tidak pernah diketahui?

Atau bisakah Anda dapat meramalkan apa yang dapat Anda raih dengan hasrat, kerja keras dan pelatihan selama beberapa waktu?

Menurut psikolog, Stanford, Carol Dweck, pertanyaan tersebut bukanlah situasi hipotetis.

Sekalipun akan terpengaruh oleh berbagai faktor, tetapi hal ini berkaitan dengan pola pikir. Dan itu, yang bisa Anda kembangkan kapan saja dalam hidup.

Growth Mindset persis seperti namanya, adalah kecenderungan untuk percaya bahwa Anda bisa tumbuh.

Dalam bukunya Mindset: The New Psychology of Success, Dweck menjelaskan bahwa, sementara fixed mindset mengasumsikan bahwa karakter, kecerdasan, dan kemampuan kreatif kita adalah hal-hal statis, tidak dapat kita ubah dengan cara yang berarti.

Growth mindset tumbuh subur pada tantangan dan melihat kegagalan bukan sebagai bukti ketidakmampuan tetapi sebagai batu loncatan yang membesarkan hati untuk pertumbuhan dan untuk mengembangkan kemampuan kita yang sudah ada.

Pola pikir tetap dapat berdampak negatif pada semua aspek kehidupan kita, kata Dweck.

“Saya telah melihat begitu banyak orang dengan satu tujuan penting ini untuk membuktikan diri mereka sendiri dalam karier mereka, dalam hubungan mereka atau dalam situasi yang membutuhkan konfirmasi atas kecerdasan, kepribadian, atau karakter mereka. Pertanyaan evaluasinya adalah Apakah saya akan berhasil atau gagal? Apakah saya akan terlihat pintar atau bodoh? Apakah saya akan diterima atau ditolak? Apakah saya akan merasa seperti pemenang atau pecundang?”

Yuk Praktikkan Cara Mengembangkan Growth Mindset Dalam Keseharian 02 Finansialku

[Baca Juga: Finansialku Podcast Eps 68 – Bedanya Growth Mindset dan Fixed Mindset Ketika Melawan Virus Corona]

 

Tetapi sewaktu kita mulai melihat hal-hal sebagai sesuatu yang bisa berubah, situasi itu akan memberi jalan menuju gambaran yang lebih besar.

Pola pikir berkembang, didasarkan pada keyakinan bahwa kualitas dasar Anda adalah hal-hal yang dapat Anda kembangkan melalui upaya Anda.

Meskipun orang mungkin berbeda dalam segala hal dalam hal bakat dan bakat awal, minat, atau temperamen mereka, setiap orang dapat berubah dan tumbuh melalui aplikasi dan pengalaman. Apakah Anda setuju?

Ini penting, karena hal ini benar-benar dapat mengubah apa yang Anda perjuangkan dan apa yang Anda anggap sukses selama ini.

Dengan mengubah definisi, signifikansi, dan dampak kegagalan, Anda telah mengubah makna dari kata usaha atau upaya.

Jadi bagaimana growth mindset ini dapat kita tanam dan aplikasikan untuk membantu diri kita?

Berikut adalah cara mempraktikan growth mindset dalam hidup kita sehari-hari.

 

25 Cara Mengembangkan Growth Mindset

 

#1 Mengembangkan Growth Mindset, Akui dan Rangkul Ketidaksempurnaan

Bersembunyi dari kelemahan Anda, berarti Anda tidak akan pernah bisa mengatasinya. Akui saja dan terima jika Anda telah gagal. Anda tidak bisa terus sempurna.

 

#2 Pandang Tantangan Sebagai Peluang.

Memiliki growth mindset berarti menikmati kesempatan untuk memperbaiki diri. Melihat tantangan sebagai peluang untuk semakin lebih baik.

 

#3 Coba Taktik Belajar Yang Berbeda

Tidak ada model pembelajaran yang cocok untuk semua orang. Apa yang berhasil untuk orang lain mungkin tidak berhasil untuk Anda.

Pelajari tentang strategi belajar yang paling pas untuk Anda.

 

#4 Ikuti Penelitian Tentang Plastisitas Otak

Plastisitas adalah kemampuan butir-butir tanah halus untuk mengalami perubahan bentuk tanpa terjadi perubahan volume atau pecah.

Dalam hal ini, kemampuan otak tidak tetap bahkan terus berkembang, maka pikiran seharusnya juga seperti itu.

 

#5 Gantikan Kata “Gagal” Dengan Kata “Belajar”.

Ketika Anda membuat kesalahan atau gagal mencapai tujuan, Anda tidak pernah gagal; yang ada adalah Anda telah belajar.

 

#6 Berhenti Mencari Persetujuan

Ketika Anda mengkhawatirkan persetujuan, Anda mengorbankan potensi Anda sendiri untuk pertumbuhan.

Contoh sederhana, jika Anda terlalu takut mengubah penampilan sebab terbiasa dikenal dengan Anda yang seperti biasanya. Anda sedang mematikan diri Anda sendiri.

 

#7 Hargai Proses di Atas Hasil Akhir

Orang yang cerdas menikmati proses pembelajaran, dan tidak keberatan jika terus berlanjut melebihi jangka waktu yang diharapkan.

 

#8 Kembangkan Rasa Tujuan

Penelitian Dweck juga menunjukkan para siswa dengan mindset berkembang memiliki tujuan yang lebih besar. Jadi, ingatlah gambaran besarnya.

 

#9 Rayakan Pertumbuhan Bersama Orang Lain

Jika Anda benar-benar menghargai pertumbuhan, Anda pasti ingin berbagi kemajuan Anda dengan orang lain.

 

#10 Megembangkan Growth Mindset Tekankan Pertumbuhan Melebihi Kecepatan

Belajar cepat tidak sama dengan belajar dengan baik, dan belajar dengan baik terkadang membutuhkan waktu untuk melakukan kesalahan.

[Baca Juga: Growth Mindset adalah – Pola Pikir Orang Sukses]

#11 Hadiahi Tindakan, Bukan Sifat

Beri tahu seseorang saat mereka melakukan sesuatu yang cerdas, bukan hanya menjadi pintar.

 

#12 Definisikan Ulang Kata “Jenius”

Mitos telah dipecahkan: kejeniusan membutuhkan kerja keras, bukan bakat saja.

 

#13 Gambarkan Kritik Sebagai Hal Yang Positif

“Kritik membangun” Anda tidak harus menggunakan istilah membosankan itu lagi. tetapi Anda harus percaya pada konsepnya.

 

#14 Pisahkan Perbaikan Dari Kegagalan

Berhenti berasumsi bahwa “ruang untuk perbaikan” diterjemahkan menjadi kegagalan.

 

#15 Berikan Kesempatan Rutin Untuk Refleksi

Biarkan Anda merenungkan yang Anda pelajari setidaknya sekali sehari.

 

#16 Tempatkan Usaha Sebelum Bakat

Kerja keras harus selalu dihargai sebelum keterampilan yang melekat.

 

#17 Perhatikan Hubungan Antara Pembelajaran dan “Pelatihan Otak”

Otak seperti otot yang perlu dilatih, sama seperti tubuh.

 

#18 Kembangkan Ketabahan

Seseorang dengan sedikit tekad ekstra, cenderung mencari persetujuan dari diri mereka sendiri daripada persetujuan orang lain.

 

#19 Abaikan Gambar

“Pintar dari lahir” terdengar sama meyakinkannya dengan “Mendadak pintar”. Anda tidak akan mencapai citra jika Anda belum siap untuk bekerja.

 

#20 Gunakan Kata “Belum”

Dweck mengatakan “belum” telah menjadi salah satu frasa favoritnya. Setiap kali Anda melihat seorang berjuang dengan tugas, cukup beri tahu mereka bahwa mereka belum menguasainya.

 

#21 Belajar Dari Kesalahan Orang Lain

Tidak selalu bijaksana untuk tidak membandingkan diri Anda dengan orang lain, tetapi penting untuk disadari bahwa manusia memiliki kelemahan yang sama. Kesalahan orang lain dapat menjadi pelajaran bagi diri kita.

 

#22 Buatlah Tujuan Baru Untuk Setiap Tujuan Yang Dicapai

Anda tidak akan pernah selesai belajar. Hanya karena ujian tengah semester Anda telah selesai, bukan berarti Anda juga berhenti tertarik pada suatu mata pelajaran.

Orang yang berpikiran berkembang tahu bagaimana menciptakan tujuan baru secara konstan untuk membuat diri mereka terstimulasi.

 

#23 Mengambil Resiko Ditemani Orang Lain

Berhentilah mencoba menyelamatkan muka setiap saat dan biarkan diri Anda berbuat salah sesekali.

Ini akan memudahkan untuk mengambil risiko di masa depan.

 

#24 Berpikirlah Secara Realistis Tentang Waktu Dan Usaha

Perlu waktu untuk belajar. Jangan berharap untuk menguasai setiap topik di bawah matahari dalam satu kesempatan.

 

#25 Ambillah Rasa Kepemilikan Atas Sikap Anda

Setelah Anda mengembangkan mindset berkembang, miliki. Akui diri Anda sebagai seseorang yang memiliki mentalitas pertumbuhan, dan dengan bangga membiarkannya membimbing Anda sepanjang karier pendidikan Anda.

[Baca Juga: Cara Membentuk Growth Mindset Pada Anak Usia Dini]

 

Hal Terpenting Yang Seharusnya Anda Ketahui

Anda mungkin merasa tidak memiliki jalan untuk mengembangkan diri. Tidak ada proyek yang dapat menantang diri.

Atau akibat masa krisis berkepanjangan Anda menjadi tidak tahu untuk melakukan apa. Pada intinya Anda hanya sedang terus mempercayai alasan yang Anda buat.

Jika pada saat momentum ini, Anda sedang di titik diam. Apa yang sudah Anda pelajari? Apa yang sudah Anda kuasai? Apa potensi diri yang sudah Anda temukan?

Mengubah diri Anda untuk melihat berbagai kemungkinan baik yang bisa terjadi adalah jauh lebih baik daripada Anda merasa semua telah berakhir.

 

Mari Praktikan Growth Mindset

Mari praktikan pada diri Anda, 25 cara mengaplikasikan growht mindset ini dan setelahnya, cara Anda memandang dunia akan berbeda.

Seperti yang dianjurkan pada cara ke-3, cobalah Anda untuk mengubah taktik belajar. Dan lebih jauh lagi, ubahlah taktik Anda juga dalam berusaha.

Sebab cara orang lain belajar dan melakukan usaha akan berbeda dengan Anda.

Sekalipun seseorang yang pandai dalam berhitung memiliki cara efektif untuk dirinya sendiri, tetapi Anda tetap dapat menjadi seorang ahli berhitung dengan cara yang Anda temukan untuk diri Anda.

Tidak ada salahnya mencoba cara mereka, tetapi jika tidak berhasil, modifikasi saja.

Anda juga diminta untuk mengerti konsep waktu. Tidak selamanya matahari akan terik ataupun angin terus bertiup, begitu juga hujan.

Kita percaya bahwa alam memberi berkat pada manusia masing-masing pada porsinya. Dan setiap hal ada waktunya.

Yang perlu Anda pelajari dalam waktu adalah, musim kehidupan. Anda perlu percaya pada apa yang Anda tanam akan Anda nikmati hasilnya.

Selama Anda konsisten berusaha menanam yang baik maka tinggal tunggu saja waktu Anda untuk menuai.

Hanya dalam musim kehidupan Anda saat ini, Anda perlu mengetahui apa yang perlu Anda tanam untuk menghadapi tantangan dimasa depan.

banner -perencanaan keuangan usia 30an

 

Putuskan Sekarang

Sobat Finansialku, untuk memiliki growth mindset tentu membutuhkan keputusan pribadi kita masing-masing.

Finansialku sudah jabarkan mengenai caranya, saatnya Sobat Finansialku putuskan sekarang, untuk diri Anda sendiri mulai melakukannya.

Selamat mencoba dan selamat memilliki growth mindset!

 

Jadi bagaimana menurut Sobat Finansialku dari artikel yang barus saja Anda baca? Mari tuliskan pendapat Anda pada kolom komentar yang sudah kami sediakan.

Jangan lupa juga untuk membagikan artikel ini kepada rekan-rekan dan sahabat Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Saga Briggs. 10 Februari 2015. 25 Ways to Develop a Growth Mindset
    Opencolleges.edu.au – https://bit.ly/3sFwtOk

 

Sumber Gambar:

  • https://bit.ly/3x0VYfG
  • https://bit.ly/3dnJxT4