facebook_pixel

Infografis #7 Jangan Telat! Persiapkan Dana Hari Tua Sejak Usia Produktif

Apakah Anda pernah terpikir untuk mulai mempersiapkan dana hari tua sejak sekarang? Banyak pasangan muda yang saking banyaknya pengeluaran saat ini, lupa mempersiapkan dana hari tua.

 

Infografis Seri Perencanaan Keuangan #7 : Jangan Telat! Persiapkan Dana Hari Tua Sejak Usia Produktif

Perencanaan dana hari tua atau biaya pensiun merupakan bagian penting dalam perencanaan keuangan. Mengapa perencanaan dana hari tua (biaya pensiun) termasuk penting dalam perencanaan keuangan? Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa ketika orang sudah tidak lagi produktif dan memasuki masa pensiun akan terjadi perubahan dalam hal keuangan.

  • Tadinya bekerja dan menghasilkan pendapatan aktif (gaji, bonus, tunjangan) sekarang penghasilan sudah mulai berkurang.
  • Tadinya pemilik bisnis, sering pergi ke luar kota atau luar negeri, karena alasan usia maka mulai dikurangi, sehingga penghasilan juga berpengaruh pada penurunan pendapatan.

 

Bagaimana solusinya? Berikut ini infografis yang menggambarkan mengenai pentingnya perencanaan dana hari tua, mulai sejak usia produktif. Dengan adanya perencanaan dana hari tua sejak usia produktif, Anda sudah memiliki persiapan dan bekal yang cukup untuk masa tua Anda.

infografis-7-jangan-telat-persiapkan-dana-hari-tua-sejak-usia-produktif-finansialku

 

Seperti yang tertulis pada infografis, pensiun seharusnya bisa aman, nyaman dan sejahtera jika Anda tahu caranya. Salah satu ide brillian yang dapat Anda lakukan adalah mulai mengubah penghasilan aktif menjadi penghasilan portofolio dan penghasilan pasif. Bagaimana caranya? Baik kami akan jelaskan satu persatu.

 

3 Jenis Penghasilan yang Harus Anda Ketahui

Sebenarnya ada tiga jenis penghasilan yang dapat dimiliki oleh seseorang. Sekali lagi pembagian ini bukan berbicara mengenai sumber penghasilan tetapi jenisnya.

  • Jenis 1 Penghasilan Aktif: peghasilan yang didapat karena seseorang bekerja menukarkan waktu, tenaga, pikiran untuk mendapatkan uang. Salah satu ciri penghasilan aktif adalah jika seseorang tidak bekerja, maka orang tersebut tidak akan menghasilkan pemasukan. Contoh penghasilan aktif: gaji, bonus, tunjangan, fee.
  • Jenis 2 Penghasilan Portofolio (Investasi) : penghasilan yang didapat karena uang Anda bekerja dan menghasilkan pemasukan ke rekening Anda. Jadi jika uang Anda tidak bekerja maka Anda tidak akan mendapatkan pemasukan. Contoh penghasilan portofolio (investasi): keuntungan dari investasi reksa dana, saham, obligasi (ORI, SBR, SUKRI, Sukuk Tabungan dan lainnya).
  • Jenis 3 Penghasilan Pasif : penghasilan yang didapat karena aset Anda bekerja dan menghasilkan pemasukan ke rekening Anda. Banyak orang salah membedakan mana yang disebut dengan aset produktif dan aset yang tidak produktif. Rumah tinggal Anda tidak termasuk aset produktif, karena Anda tidak mendapatkan pemasukan dari rumah tinggal Anda, yang ada malah pengeluaran pajak, perawatan, biaya listrik, telepon dan lain sebagainya. Contoh penghasilan pasif: penghasilan dari website, penghasilan dari rumah yang disewakan, kendaraan yang disewakan, royalty bisnis dan lain sebagainya.

 

Bagaimana ide persiapan masa pensiun? Intinya adalah mengubah sumber penghasilan aktif menjadi penghasilan portofolio (penghasilan investasi) dan penghasilan pasif.

Apakah Karyawan Bisa Memiliki Pendapatan Pasif dengan Bisnis Online - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Cara Karyawan Bisa Menjadi Kaya dengan Mengubah Pemasukan?]

 

Pengeluaran Saat Pensiun

Ketika seseorang memasuki masa pensiun, seringkali terdapat penurunan biaya. Mulai dari biaya pendidikan (mungkin anak-anak sudah selesai kuliah), biaya transportasi dan biaya lainnya. Namun disisi lain ada juga biaya yang meningkat seperti biaya untuk berobat, checkup kesehatan dan lain sebagainya. Anda dapat melakukan penyesuaian (adjustment) mengenai biaya tersebut.

8 Pengeluaran yang Dapat Dihemat Saat Memasuki Masa Pensiun - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: 8 Pengeluaran yang Dapat Dihemat Pada Saat Pensiun]

 

Perencanaan Keuangan untuk Dana Hari Tua

Bagaimana cara merencanakan dana hari tua? Ada 4 tahapan yang dapat Anda lakukan yaitu:

  1. Mulai membuat rencana keuangan dana hari tua. Anda dapat melakukan perhitungan atau simulasi dengan menggunakan Aplikasi Finansialku (contoh: panduan perhitungan dana hari tua).
  2. Lakukan tindakan nyata, jangan bicara doank (not action talk only). Mulai mengubah penghasilan aktif menjadi penghasilan portofolio (investasi) dan penghasilan pasif. Jika Anda tidak bisa menyisihkan penghasilan Anda untuk menabung dan berinvestasi: Mulai saat ini JANGAN SISIHKAN.
  3. Lakukan review dan pengecekan berkala, untuk memastikan rencana dana hari tua Anda berjalan.
  4. Tiba saatnya Anda akan lebih tenang dan tidak resah menghadapi hari tua Anda.

 

Aplikasi Finansialku Iklan 1 - Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Anda yang Persiapkan Anda yang Menikmati

Ada peribahasa Indonesia yang mengatakan : Siapa Yang Menanam, Dia Yang akan Menuai. Ketika Anda sudah menanam dan mulai mempersiapkan dana untuk hari tua mulai dari sekarang, menjalankannya dengan tekun, maka Anda akan menikmati masa tua yang lebih baik.  

 

Apakah Anda sudah mulai menyiapkan dana hari tua sejak usia produktif? Apa kesulitan utama Anda dalam menyiapkan dana hari tua?

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

Download Sekarang

 

About the Author:

Finansialku
Finansialku adalah perusahaan perencana keuangan independen yang berkompeten, berpengalaman dan tersertifikasi professional. Finansialku menyediakan layanan konsultasi perencanaan keuangan (financial planning) individu dan keluarga, seminar dan pelatihan terkait perencanaan keuangan.

Leave A Comment