Apakah Anda sudah memiliki investasi syariah? Apakah Anda tahu hal-hal yang harus Anda perhatikan sebelum berinvestasi di instrumen investasi syariah?

Investasi syariah sudah menjadi pilihan investasi bagi para investor yang menginvestasikan uangnya. Sebelum berinvestasi, ternyata banyak hal yang harus kita perhatikan.

Yuk simak apa saja yang harus diperhatikan melalui rubrik berikut ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Investasi Syariah Menjadi Pilihan Utama Berinvestasi

 

Investasi syariah sudah menjadi pilihan utama dalam berinvestasi, dengan semakin banyaknya macam dalam pilihan investasi, tentu saja investasi ini menjadi pilihan yang sering dipertimbangkan dalam berinvestasi.

Investasi syariah ini menjadi pilihan utama seiring dengan bermunculan bank-bank syariah. Masyarakat pun penasaran mengapa bank-bank syariah mulai bermunculan, apa sih perbedaannya dengan bank-bank konvensional?

Saat masyarakat penasaran, tentu saja masyarakat pun mencobanya.

Belum lagi dengan digunakan prinsip syariah, tentu saja sudah sesuai dengan syariat Islam. Bagaimana tidak banyak orang yang tertarik dengan produk perbankan ini?

Dengan hadirnya perbankan syariah, tentu saja diiringi produk-produk perbankan syariah yang memiliki beberapa penawaran dalam investasi. Salah satunya adalah deposito syariah.

Dengan hadirnya deposito syariah, banyak juga masyarakat yang mulai mencoba salah satu investasi deposito syariah ini. Tentu saja sistem yang diberikan dalam perbankan syariah berbeda dengan perbankan konvensional.

Obligasi Syariah 02 - Finansialku

[Baca Juga: Yuk Ketahui Sejarah Investasi Syariah di Indonesia!]

 

Kalau perbankan konvensional, kita pasti diberi beberapa persen keuntungan yang akan didapatkan di akhir bulan. Tetapi, kalau perbankan syariah, Anda akan diberikan sebuah bagi hasil, Anda tidak akan menemukan sistem bunga.

Dalam perbankan syariah, Anda pun akan menemukan akad dalam setiap transaksi. Anda juga pasti akan menemui bagaimana keterbukaan dari sistem syariah ini.

Saat adanya kemudahan dan keterbukaan dari yang sudah ditawarkan oleh perbankan syariah pun, Anda semakin ingin produk investasi lainnya yang bisa memberikan keuntungan tetapi juga masih sesuai dengan prinsip syariah Islam.

Mulailah bermunculan produk keuangan lainnya, seperti reksa dana syariah, obligasi syariah (sukuk), saham syariah, hingga asuransi syariah.

Dengan hadirnya berbagai macam investasi tersebut juga, masyarakat semakin bingung bagaimana cara menentukan investasi yang sebenarnya Anda ingin gunakan.

Selain itu, tidak jarang juga kita menemukan apa yang seharusnya dilakukan pertama kali dalam berinvestasi. Dalam perencanaan keuangan, Anda harus mengetahui terlebih dahulu kondisi keuangan Anda saat ini.

Bagaimana caranya Anda mengetahui kondisi keuangan Anda saat ini?

Anda bisa melakukan financial health check-up di bawah ini secara gratis, Anda pun nantinya akan semakin tahu apa sih yang harus Anda lakukan pertama kali.

 

Bagaimana ketika hasil financial health check-up keluar dan Anda bingung bagaimana cara membaca atau apa yang akan Anda lakukan pertama kali.

Anda bisa langsung bertanya ke perencana keuangan Finansialku dengan cara men-download Aplikasi Finansialku di bawah ini.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Perhatikan Hal Berikut Sebelum Berinvestasi di Investasi Syariah

Investasi, pada zaman sekarang ini merupakan sebuah keniscayaan. Investasi itu tidak hanya untuk menambah aset kita tetapi juga untuk pengamanan terhadap keuangan kita.

 

#1 Niat

Tetapi, dalam fiqih muamalah, berinvestasi itu tidak boleh sembarangan. Jika Anda ingin berinvestasi yang sesuai dengan Syariat Islam, pertama yang harus disiapkan adalah niat.

Ketika kita akan berinvestasi, berarti kita menggunakan akad tijarah yang merupakan kesepakatan yang ditujukan untuk memperoleh keuntungan.

Yuk Ketahui Sejarah Investasi Syariah di Indonesia! - Finansialku

[Baca Juga: Ketahui Berbagai Macam Investasi Syariah Yang Ada Di Indonesia]

 

Berinvestasi tentu saja mengenal yang namanya untung dan rugi, tetapi kita tidak boleh hanya mempersiapkan diri jika investasi yang kita miliki untung, tetapi kita juga harus sudah mulai mempersiapkan jika investasi yang kita miliki ini mengalami kerugian.

Jadi, niat kita saat akan berinvestasi harus benar-benar untuk investasi dan menggunakan akad tijarah yang bisa untung dan bisa juga rugi.

 

#2 Persiapkan Produk

Kedua, saat kita akan berinvestasi, bukan hanya mempersiapkan keuntungannya, tetapi harus mempersiapkan produknya. Apakah produk tersebut halal atau tidak, sesuai dengan syariat Islam atau tidak.

Banyak sekali ditemukan orang-orang yang terjebak dengan keuntungan yang besar tetapi bisnisnya tersebut bukan merupakan bisnis yang halal atau yang sesuai dengan syariat Islam.

Maka dari itu, ketika kita akan berinvestasi, terutama investasi syariah, kita harus benar-benar mengetahui dan mengenai bisnis perusahaan tersebut. Apakah perusahaan tersebut menjunjung keterbukaan, keadilan dan transparansi.

Jangan lupa juga untuk cek legalitas dari perusahaan tersebut dan lihat juga sepak terjang dari perusahaan tersebut. Jangan sampai kita tergiur dengan investasi yang besar tetapi perusahaan yang kita investasikan malah banyak merugikan masyarakat.

 

#3 Akad dari Investasi

Ketiga, kita juga harus sudah mulai melihat dari sisi akad investasi tersebut. Apakah akad yang digunakan berbasiskan riba? Dimana riba ini merupakan sistem bunga.

Bunga ini diharamkan karena dia memastikan kelebihan di awal pinjaman dari uang kita. Syariah sendiri tidak menyukai sistem bunga, akad tijarah yang intinya untuk mendapatkan profit. Jadi, harus menggunakan akad-akad yang diizinkan.

Cermati 5+ Hal Berikut Sebelum Membeli Investasi Unitlink Syariah! 02 Investasi Unitlink Syariah 2 - Finansialku

[Baca Juga: Investasi Syariah, Ada Apa Aja Sih Produk Investasi Syariah?]

 

Akad yang paling pas digunakan adalah akad musyarakah. Akad musyarakah ini adalah akad kerja sama, dimana dalam akad ini diberitahukan berapa orang yang terlibat dan bagaimana pembagian keuntungannya di awal.

Tetapi, jika investasi yang dilakukan hanya dari satu orang ke orang lagi, itulah yang dinamakan akad mudharabah.

 

#4 Investasi Syariah = Berkah

Keempat, kita harus siap untuk berbagi karena usaha atau aset yang produktif itu dikategorikan dalam kegiatan ibadah, yaitu zakat maal.

Dari investasi kita, kita harus siap untuk berbagi dengan zakat, yaitu zakat tijarah atau zakat perdagangan.

Zakat tijarah ini juga masuk ke zakat-zakat yang sifatnya produktif, seperti saham kita, selain itu uang kita selama 1 tahun pun harus dizakatkan jika uang kita sudah setara dengan emas 85 gram.

Misalkan, harga 85 gram emas sekarang sudah mencapai Rp42 juta, maka keluarkan uang sebesar 2,5 persen sebagai zakat. Jadi, Anda harus sudah mulai menyiapkan sebesar Rp1.050.000 untuk zakat maal.

Selain itu, berbagi pada orang yang membutuhkan, hal ini juga menjadi salah satu cara untuk memberkahkan harta kita.

Jadi, investasi syariah itu bukan hanya sekadar investasi, tetapi investasi syariah ini harus kita perhatikan kehalalannya, akad-akad syariah dan juga berbagi dalam bentuk zakat.

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 728 x 90

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 336 x 280

Pastikan Anda Memperhatikan Hal Tersebut Sebelum Mulai Berinvestasi Investasi Syariah

Ternyata, untuk memulai investasi syariah, Anda perlu memperhatikan beberapa hal. Jangan sampai Anda hanya memperhatikan labelnya saja yang syariah, tetapi Anda juga harus mengerti produk yang akan Anda investasikan nantinya.

Anda pasti membutuhkan pedoman dalam berinvestasi bukan? Jangan khawatir, Finansialku akan memberikan pedoman dalam berinvestasi dengan memberikan ebook mengenai investasi reksa dana untuk pemula.

Gratis Download Ebook Panduan Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula -Finansialku.com

Download Ebook Sekarang

 

Setelah membaca artikel ini, saya yakin Anda telah mengetahui apa saja yang harus anda perhatikan ketika akan berinvestasi di instrumen investasi syariah.

Bagikan informasi ini kepada teman atau saudara Anda yang belum tahu mengenai apa saja yang harus Anda perhatikan ketika akan berinvestasi di instrumen investasi syariah. Semoga bermanfaat!

 

Sumber Gambar:

  • Investasi Syariah – https://bit.ly/2HENq5h