Ingin tahu cara investasi komoditas untuk pemula? Yuk, pahami dan belajar investasi komoditas untuk pemula bersama Finansialku!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Investasi Komoditas

Komoditas adalah bahan baku/bahan mentah yang digunakan untuk proses produksi selanjutnya.

Ada 2 jenis komoditas yang diperdagangkan yaitu, soft commodities dan hard commodities.

Contoh soft commodities adalah gandum, kopi, gula, dan lain – lain. Sedangkan contoh hard commodities adalah hasil tambang seperti emas dan minyak.

Oh ya, di pasar komoditas ini tidak memperdagangkan produk hasil olahan ya.

Baik disadari atau tidak, sebenarnya banyak orang yang sudah terlibat dalam dunia komoditas di kehidupan sehari-hari.

Beberapa contohnya adalah sebagai berikut:

  • Produsen permen selalu memantau harga gula
  • Penjual perhiasan memantau harga logam mulia
  • Pekerja di perusahaan konstruksi memperhatikan harga kayu dan seng

Kenali Awal Mula dan Perkembangan Pasar Komoditi Di Indonesia 01

[Baca Juga: Pasar Komoditas: Definisi, Manfaat, Fungsi dan Contohnya!]

 

Salah satu manfaat dari investasi komoditas adalah untuk melindungi investor terhadap dampak inflasi.

Hal ini dikarenakan, secara umum permintaan komoditas cenderung tinggi selama periode inflasi tinggi. Dengan begitu, maka mendorong kenaikan harga komoditas.

Investor juga bisa melakukan diversifikasi investasi melalui investasi komoditas. Di sisi lain, investor juga memiliki potensi untuk memaksimalkan tingkat imbal hasil melalui investasi komoditas.

Walaupun harga komoditas dipengaruhi oleh fluktuasi pasar seperti nilai tukar, suku bunga, ekonomi global, tapi permintaan global tetap kuat.

Oleh karena itu, hal ini memberikan dampak positif secara keseluruhan pada saham yang berhubungan dengan komoditas. Dalam kata lain, dapat memberikan imbal hasil yang positif bagi para investor.

Ada beberapa cara investasi komoditas yang bisa Anda lakukan. Anda bisa berinvestasi komoditas secara langsung dalam bentuk fisik.

Selain itu, Anda juga bisa berinvestasi secara tidak langsung dengan membeli saham perusahaan komoditas, reksadana, atau pun ETF (Exchange Traded Fund).

Alternatif lainnya Anda juga bisa berinvestasi komoditas melalui kontrak berjangka di bursa komoditas.

Cari Tahu Segera Di Sini! Investasi Komoditi Berjangka Adalah.. 03 - Finansialku

[Baca Juga: Risiko dari Investasi]

 

Setiap investasi tentu ada risikonya, tak terkecuali investasi komoditas.

Bahkan, investasi komoditas cenderung sangat fluktuatif jika dibandingkan dengan investasi jenis lainnya.

Selain itu, investasi pada komoditas juga memiliki tingkat risiko yang berbeda-beda.

Jadi, sebelum berinvestasi komoditas sebaiknya Anda pelajari dulu komoditas nya ya. Beberapa diantaranya, mempelajari risikonya, faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan harga, peluangnya, dan hal-hal penting lainnya.

Setidaknya ada 3 pertanyaan yang harus Anda jawab sebelum berinvestasi komoditas, yaitu:

  • Bagaimana tingkat produksi dunia saat ini?
  • Sumber pasokan baru apa yang sedang happening?
  • Apakah ada persediaan potensial yang sedang dieksplorasi?

 

3 Jenis Investasi Komoditas untuk Pemula

Ada beberapa jenis investasi komoditas yang cocok untuk pemula. Berikut 3 jenis komoditas yang bisa Anda pertimbangkan.  

 

#1 Emas

Tentunya Anda sudah tidak asing lagi dengan investasi emas, kan? Dari dulu, emas merupakan salah satu investasi yang banyak dipilih oleh masyarakat.

Hal ini dikarenakan emas dikenal sebagai investasi yang aman dan lindung nilai terhadap inflasi.

Harga emas dipengaruhi oleh tingkat permintaan dan penawaran.

Selain itu, harga emas juga dipengaruhi ketika bank sentral yang menyimpan emas memutuskan untuk melakukan diversifikasi cadangan moneter mereka dengan membeli lebih banyak emas.

Anda bisa melakukan investasi emas secara fisik dengan membeli emas batangan atau koin.

Namun, Anda perlu menyimpannya di tempat yang aman ya (contoh: di brankas).

Selain investasi emas secara fisik, Anda juga bisa investasi emas melalui kontrak berjangka.

Kontrak tersebut mengharuskan investor untuk menyetor margin modal awal. Tentunya ada risiko terhadap investasi ini ya.

Apabila harga naik maka investor akan untung tapi, jika harganya turun maka investor bisa kehilangan uang mereka.

Untuk alternatif lainnya, Anda juga bisa berinvestasi emas melalui saham, ETF, atau pun pilihan reksadana.

Ebook GRATIS, Panduan BERINVESTASI EMAS Untuk PEMULA

Download Ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula - Harga Emas Hari Ini - Finansialku

Download Ebook Sekarang

 

#2 Minyak Mentah

Minyak mentah disuling menjadi berbagai produk setelah produksi.

Salah satunya adalah bensin yang Anda gunakan sebagai bahan bakar kendaraan Anda.

Selain itu, beberapa produk yang terbuat dari minyak bumi adalah plastik, obat-obatan, tinta, kosmetik, pupuk, aspal, dan lain-lain.

Harga minyak mentah umumnya dipengaruhi oleh hukum permintaan dan penawaran juga.

Apabila permintaan tinggi namun penawaran rendah maka harga minyak mentah akan cenderung naik. Begitu juga sebaliknya, jika permintaan berkurang tapi persediaan cukup konsisten maka bisa menyebabkan harga turun.

Lalu, bagaimana cara berinvestasi di minyak mentah? Untuk berinvestasi minyak mentah secara fisik tentunya tidak semudah komoditas lainnya ya.

Anda tidak bisa membeli satu barel minyak saja. Oleh karena itu, Anda perlu mempertimbangkan hal ini karena bisa sangat fluktuatif dan membutuhkan modal yang besar. Selain itu, pengetahuan yang banyak juga diperlukan.

Jadi, sebagai investor komoditas pemula Anda bisa mempertimbangkan untuk pembelian saham di perusahaan minyak, reksadana minyak mentah, atau pun ETF.

Pilihan-pilihan investasi minyak mentah tersebut memiliki risiko yang cenderung lebih rendah karena memiliki penawaran yang lebih beragam.

 

#3 Logam Dasar

Apa itu logam dasar? Logam dasar adalah logam yang umum digunakan dalam penggunaan komersial dan industri.

Beberapa contohnya adalah aluminium, seng, serta tembaga.

Untuk berinvestasi pada logam aluminium, seng, dan tembaga mungkin tidak selalu memberikan keuntungan yang menarik.

Hal ini dikarenakan harga dari logam dasar tersebut. Jadi, investor harus menahan komoditas tersebut dalam jumlah besar untuk mendapatkan keuntungan.

Oleh karena itu, Anda bisa berinvestasi pada logam dasar dengan cara lain yaitu investasi saham di perusahaan logam dasar.

Misalnya di perusahaan aluminium Alcoa atau perusahaan baja seperti US Steel.

 

Mulai Investasi Komoditas

Ternyata investasi komoditas bukan merupakan investasi yang sangat tabu, kan? Baik disadari ataupun tidak, kita sering berinteraksi dengan investasi komoditas.

Jadi, Anda dapat memulai investasi komoditas dari yang paling Anda kenal/familiar terlebih dahulu ya.

Pelajari investasi komoditasnya seperti risiko, faktor yang mempengaruhi pergerakan harganya, peluangnya, dan hal-hal penting lainnya.

Dengan begitu, Anda bisa menghasilkan keuntungan yang lebih optimal dari investasi komoditas.

 

Jadi, apakah Anda berminat investasi komoditas? Silahkan berikan komentar dan pendapat Anda di kolom yang telah tersedia. 

Semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih.

 

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 18 April 2020. 3 Jenis Investasi Komoditas yang Perlu Diketahui oleh Pemula. Ajaib.co.id – https://bit.ly/2G2S8Nl
  • Virtina Thionita. 19 Februari 2020. Mau Belajar Trading Komoditas Untuk Pemula? Ingat Saja 4 HAL Penting Ini!. Finansialku.com – https://bit.ly/2HomhH4
  • Admin. 19 September 2019. Cara Memilih Investasi Komoditas Yang Benar Untuk Pemula. Easycryptoinfo.com – https://bit.ly/2RYJX74