Jiwasraya tunda pembayaran klaim ke nasabah. Bagaimana jika sebuah perusahaan asuransi mengalami tekanan likuiditas?

Saat ini PT Asuransi Jiwasraya (Persero) tengah mengalami masalah ini, alhasil perusahaan asuransi yang telah berdiri sejak 158 tahun lalu ini menunda pembayaran klaim ke nasabahnya.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Jiwasraya Tunda Pembayaran Klaim: Alami Tekanan Likuiditas

Siapa yang tidak kenal dengan Asuransi Jiwasraya?

Asuransi ini sudah berdiri sejak 158 tahun lalu, bisa dibilang sebagai perusahaan asuransi tertua di Indonesia. Meski demikian, kabar kurang sedap harus menimpa asuransi plat merah ini.

PT Asuransi Jiwasraya (Persero) tengah mengalami tekanan likuiditas. Hal ini membuat Jiwasraya harus menunda pembayaran klaim ke nasabahnya.

Adapun produk yang mengalami penundaan pembayaran klaim adalah bancassurance. Sedikitnya produk ini tersebar di 11 bank.

Dikutip dari Cnbcindonesia.com, Kamis (11/10/2018), penundaan pembayaran ini terungkap melalui beberapa surat direksi Jiwasraya yang dikirimkan ke bank-bank yang bekerja sama menyediakan produk bancassurance.

Sosial media pun mulai ramai memberitakan jika Jiwasraya mengalami gagal bayar.

Namun, hal ini ternyata tidak benar. Pihak BUMN asuransi tersebut menegaskan hanya mengalami keterlambatan pembayaran.

Jiwasraya Tunda Pembayaran Klaim Ke Nasabah 02 - Finansialku

[Baca Juga: Kenali Mitos Asuransi Jiwa yang Masih Dipercaya Sampai Saat Ini]

 

Seperti dilansir oleh Cncbcindonesia.com, Wiwik Sutrisno yang merupakan Kepala Bagian Komunikasi Korporat PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mengatakan:

“Bukan gagal bayar pak, tapi mengalami keterlambatan karena kami sedang mengalami tekanan likuiditas.”

 

Wiwik mengungkapkan, lemahnya kondisi pasar uang dan pasar modal menjadi pemicu adanya tekanan likuiditas di perusahaan asuransi Jiwasraya. Pihaknya pun tengah berupaya mencari pendanaan untuk atasi masalah ini.

“Kami sedang mengupayakan pendanaan untuk dapat memenuhi kewajiban kepada pemegang polis.”

 

Sekadar informasi, produk bancassurance ini diantaranya bekerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara (BTN), PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), KEB Hana, Bank QNB.

 

Direktur Consumer Banking BTN, Budi Satria mengaku belum mengetahui kabar penundaan pembayaran klaim bancassurance BTN dengan Jiwasraya.

Sementara Komisaris Jiwasraya, Scenaider Clasein Siahaan tengah mencari lebih tahu adanya penundaan pembayaran tersebut.

“Saya coba cari tahu. Coba kontak Pak Asmawi (Direktur Utama Jiwasraya) dulu ya.”

 

Deputi Bidang Jasa Keuangan Kementerian BUMN, Gatot Trihargo justru tidak mengetahui kabar tersebut. Ketika dikonfirmasi soal informasi gagal bayar Jiwasraya, Gatot mengatakan:

“Saya malah tidak mendengar soal itu.”

 

Berikan pendapat dan tanggapan Anda pada kolom komentar di bawah ini, terima kasih!

 

Free Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

Sumber Referensi:

  • Herdaru Purnomo. 11 Oktober 2018. Alami Tekanan Likuiditas, Jiwasraya Tunda Pembayaran Klaim. Cnbcindonesia.com – https://goo.gl/qZsoQs

 

Sumber Gambar:

  • Jiwasraya Tunda Pembayaran Klaim 01 – https://goo.gl/75bXyG
  • Jiwasraya Tunda Pembayaran Klaim 02 – https://goo.gl/3s85wG
Summary
Jiwasraya Tunda Pembayaran Klaim Ke Nasabah
Article Name
Jiwasraya Tunda Pembayaran Klaim Ke Nasabah
Description
Jiwasraya tunda pembayaran klaim ke nasabah. Bagaimana jika sebuah perusahaan asuransi mengalami tekanan likuiditas?
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo