Bagaimana cara membuat anggaran yang benar? Banyak orang melakukan beberapa kesalahan umum dalam membuat anggaran. Kali ini Finansialku akan membahas beberapa kesalahan umum tersebut serta bagaimana cara memperbaikinya.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Anda Perlu Membuat Anggaran Keuangan dengan Cara yang Benar

Anggaran adalah alat untuk mengontrol keuangan Anda. Dengan memiliki anggaran, Anda tahu berapa dana yang dibutuhkan dan dapat dihabiskan setiap bulan. Banyak orang kesulitan mengendalikan keuangannya karena tidak memiliki anggaran bulanan yang jelas. Tanpa anggaran, uang dapat mengalir kemana saja dengan sembarangan, akhirnya uang seolah-olah lenyap. Memiliki anggaran akan membantu Anda mengontrol uang dalam jangka pendek maupun panjang. Hanya saja, tidak semua anggaran dapat membantu Anda. Anggaran yang baik akan menjadi kendaraan Anda menuju kebebasan finansial, tetapi anggaran yang buruk akan membuat kondisi keuangan Anda terasa mandek.

 kesalahan-umum-dalam-membuat-anggaran-dan-cara-memperbaikinya-finansialku

[Baca Juga : Apa itu Anggaran Keuangan Keluarga dan Apa Manfaatnya?]

 

Ada beberapa kesalahan umum yang dilakukan dalam membuat anggaran. Jika ingin terhindar dari anggaran yang membuat keuangan Anda mandek, Anda perlu mengenal beberapa kesalahan berikut ini :

 

#1 Mengurangi Pengeluaran

Banyak orang menganggap mengurangi pengeluaran adalah jawaban dari permasalahan keuangan. Padahal anggapan ini kurang tepat. Anda memang perlu mengurangi pengeluaran-pengeluaran konsumtif yang sangat berlebihan. Tetapi menggunakan uang Anda untuk menikmati hidup sesuai taraf kemampuan adalah hal yang wajar. Bekerja terus-menerus sudah membuat stres, akan lebih buruk lagi jika Anda tidak bisa menikmati hasil kerja keras Anda. Tidak perlu membabat pengeluaran bulanan Anda sampai Anda merasa menderita.

Membedah Bagian dari Anggaran Keuangan Rumah Tangga - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga : Membedah Bagian dari Anggaran Keuangan Rumah Tangga]

 

Hal yang seharusnya Anda lakukan adalah mencari cara untuk mendapatkan uang lebih, sehingga menikmati hidup dengan uang bukan lagi jadi masalah. Jangan berpikir untuk mencari pekerjaan tambahan karena itu akan membuat Anda lebih stres. Hidup akan dipenuhi dengan kerja, kerja, dan kerja. Kapan Anda punya waktu untuk menikmati hidup? Lebih baik Anda mencari penghasilan pasif. Bukanlah lebih menyenangkan jika uang Anda dapat bekerja dan menghasilkan uang untuk Anda? Mulailah berinvestasi. Ubah mindset memotong habis pengeluaran bulanan menjadi keharusan untuk mendapatkan penghasilan pasif.

 

#2 Menyisihkan Uang untuk Ditabung = Gagal Total

Kata menyisihkan sama saja dengan menyisakan. Dalam segala aspek kehidupan yang disebut sisa pasti bukanlah prioritas. Jika Anda menyisihkan uang untuk ditabung dalam anggaran, artinya menabung bukanlah prioritas. Anda tidak akan pernah mendapatkan kebebasan keuangan dengan mindset seperti ini. Mengapa? Karena manusia tidak pernah puas. Seberapa besar pun penghasilan Anda setiap tahunnya, tidak akan pernah cukup untuk memenuhi ‘keinginan’ Anda. Ingat, bedakan ‘keinginan’ dengan ‘kebutuhan’. Pada akhirnya uang yang dimiliki akan dihabiskan untuk membeli barang-barang yang Anda inginkan. Tabungan baru akan diharapkan ada ketika berada dalam kondisi terdesak. Ketika sudah tua Anda akan menyesal karena tidak memiliki tabungan yang cukup.

Cara Mengelola Keuangan Keluarga Versi 2.0 - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga : Jangan Pernah Sisihkan Uang untuk Menabung dan Berinvestasi]

 

Seharusnya menabung dijadikan prioritas utama. Dengan begitu akan mudah untuk mendapatkan kebebasan keuangan. Coba bayangkan jika Anda menganggap menabung sama pentingnya dengan biaya untuk membeli makanan setiap bulan. Anda tidak akan mengabaikan kebutuhan membeli makanan bukan? Jadikanlah menabung sebagai prioritas yang sama pentingnya dengan kebutuhan dasar seperti itu. Prioritaskan menabung dalam setiap anggaran bulanan maupun tahunan yang Anda buat.

 

#3 Menabung Uang Saja, Tidak Cukup

Sebenarnya menabung bukanlah hal yang 100% salah. Hanya saja, menabung menjadi salah jika Anda hanya mengandalkan tabungan konvensional di bank. Jangan berpikir bahwa dengan menabung uang di bank selama puluhan tahun dapat memberikan keuntungan besar bagi Anda. Jika Anda ingin mendapatkan kebebasan keuangan, sebaiknya Anda berinvestasi. ‘Tabungan’ yang ada di dalam anggaran Anda seharusnya digunakan untuk berinvestasi.

Inflasi Mengapa Harus Berinvestasi Perencana Keuangan Independen Finansialku

[ Baca Juga : Mengapa Harus Berinvestasi?]

 

Ada banyak produk investasi yang bisa Anda gunakan. Kenalilah produk-produk tersebut dan pertimbangkan investasi mana yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan Anda tidak hanya berinvestasi di satu tempat saja. Masukkan alokasi dana untuk setiap investasi di dalam anggaran bulanan dan tahunan Anda. Dengan begitu Anda akan semakin terbiasa dengan mindset ‘investasi adalah prioritas’.

 

#4 Menggabungkan Dana Darurat dengan Tabungan/Investasi

Kebanyakan orang menganggap dana darurat dan tabungan/investasi adalah hal yang sama saja. Padahal seharusnya kedua hal ini dipisahkan, baik dalam anggaran tertulis maupun prakteknya. Dana darurat adalah salah satu prioritas yang harus dimiliki setiap orang. Anda tidak pernah tahu kapan Anda akan jatuh sakit dan harus membayar biaya pengobatan, atau kapan Anda mobil tertabrak dan perlu perbaikan. Jangan sampai Anda tidak memiliki dana darurat ketika ada hal buruk yang tiba-tiba terjadi.

 

Infografis Mengelola Arus Kas Cashflow dan Dana Darurat - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Lihat Infografis 3 : Mengelola Arus Kas Cashflow dan Dana Darurat]

 

Terkadang dana darurat mengendap lama karena tidak ada kejadian buruk yang terjadi. Pada prakteknya, karena merasa sudah aman sekian lama maka dana darurat seolah dapat digunakan untuk keperluan lain seperti berinvestasi. Tindakan tersebut bukanlah tindakan yang bijaksana. Dana darurat dan tabungan/investasi sudah memiliki porsinya masing-masing di dalam anggaran. Berinvestasi memang penting, tetapi dana darurat pun tidak kalah pentingnya. Jangan menyepelekan dana darurat karena ada alasan mengapa dana darurat disebut ‘darurat’.

 

#5 Tidak Menyediakan Dana untuk Asuransi

Asuransi sering dilupakan dalam pembuatan anggaran. Ada orang yang merasa tidak perlu menggunakan asuransi, ada juga yang takut tertipu dengan produk-produk asuransi. Padahal asuransi adalah proteksi yang penting bagi setiap orang dalam tahap kehidupan apapun. Tidak ada orang yang mengharapkan hal buruk terjadi dalam hidupnya, tetapi Anda tidak pernah tahu kapan Anda akan mendapatkan musibah. Jika tidak memiliki asuransi, Anda biasanya harus membayar mahal ketika terjadi musibah. Baik dalam hal kesehatan, perlindungan aset, kematian, dll. Karena itu asuransi merupakan aspek penting yang harus dimasukkan ke dalam anggaran.

4 Alasan, Mengapa Anda perlu Memiliki Asuransi Jiwa - Perencana Keuangan Independen Finansialku

 [Baca Juga :  4 Alasan, Mengapa Anda Perlu Memiliki Asuransi Jiwa]

 

Pada dasarnya tidak ada asuransi yang menipu, yang ada hanyalah miskomunikasi. Umumnya akar permasalahan miskomunikasi ini adalah kurangnya pengetahuan mengenai produk asuransi. Terkadang agen yang menawarkan produk asuransi kurang mengerti secara dalam mengenai produk asuransi. Bisa juga calon pembeli tidak bertanya dengan lengkap sehingga banyak informasi yang tidak diketahui. Karena itu, pelajari lebih dalam mengenai produk asuransi yang ditawarkan pada Anda. Tidak ada produk asuransi yang baik atau buruk, yang ada adalah produk yang sesuai atau tidak sesuai kebutuhan. Carilah asuransi yang sesuai dengan kebutuhan Anda sehingga asuransi dapat memproteksi dengan tepat.

 

Silakan gunakan Aplikasi Finansialku untuk membantu Anda membuat anggaran dan mengelola keuangan.

Aplikasi Finansialku Iklan 1 - Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Membuat Anggaran dengan Benar

Anggaran yang baik adalah kendaraan Anda menuju kebebasan finansial. Pastikan Anda memiliki anggaran setiap bulan agar keuangan dapat teratur. Jika sudah memiliki anggaran, cobalah mengkaji ulang anggaran Anda. Jangan sampai masih terdapat kesalahan umum dalam membuat anggaran. Dengan begitu anggaran akan efektif dan dapat berfungsi dengan maksimal.

 

Apakah Anda pernah mengalami kesulitan dalam mengelola  dan membuat anggaran keuangan keluarga? Silakan beri komentar atau pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini, perencana keuangan kami akan membantu menjawabnya. Terima kasih

 

Sumber Referensi :

  • Robert T. Kiyosaki. 25 Oktober 2016. 3 Ways Budgeting Can Make You Richer. Richdad.com – https://goo.gl/zE3E9J

 

Sumber Gambar :

  • Household Budgeting – https://goo.gl/Dc94DX

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang