Darimana sumber keuntungan broker komoditas? Transaksi yang dilakukan oleh trader umumnya diperantarai oleh broker.

Seiring makin banyak broker yang muncul, semakin memperketat persaingan sehingga broker berlomba-lomba menawarkan berbagai promosi dan fasilitas untuk mendukung transaksi nasabah secara maksimal.

Lalu, apa saja keuntungan yang diperoleh oleh broker dari melayani kebutuhan nasabah?

Pasar komoditas terdiri dari berbagai jenis transaksi misalnya kontrak berjangka, pasar fisik, dan kontrak opsi. Apa saja yang dilakukan broker sebagai perantara transaksi nasabah?

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Peran Broker

Secara umum tugas utama broker adalah penyalur transaksi nasabah dengan pasar bebas yang sesuai dengan regulasi resmi di suatu negara atau wilayah tertentu.

Seperti yang diketahui, pasar komoditas memiliki berbagai jenis transaksi sehingga broker juga harus menyesuaikan prosedur transaksi tersebut secara legal.

Sebagai imbalan atas layanan yang diberikan, maka broker mengenakan biaya transaksi pada nasabah. Yang mana nasabah tersebut bisa saja hedger (transaksi komoditas untuk lindung nilai), investor, trader, ataupun spekulator.

Biasanya trader hanya menjadi perantara transaksi bagi nasabah saja. Namun adakalanya juga mereka turut melakukan transaksi komoditas.

 

Jenis-jenis Broker

Transaksi di pasar komoditas sangatlah beragam. Broker dikelompokkan menjadi berbagai jenis berdasarkan jenis transaksi yang dilakukan:

 

#1 Broker Komoditas Fisik

Broker jenis ini adalah broker yang pertama kali muncul sejak awal sejarah transaksi komoditas. Mereka berperan sebagai perantara antara penjual dan pembeli komoditas fisik mentah.

Broker berperan untuk menjaga kerahasiaan identitas pembeli dan penjual dalam bertransaksi.

Darimana Sumber Keuntungan Broker Komoditas 02 - Finansialku

[Baca Juga: Kenali Ciri-Ciri Komoditas yang Berpeluang Delisting (Tidak Ditransaksikan Lagi)]

 

#2 Floor Broker sekaligus Trader

Kelompok ini didefinisikan sebagai broker yang menjadi perantara penghubung transaksi beli dan jual nasabah sekaligus juga melakukan transaksi terhadap aset mereka sendiri. Akibatnya, mereka melakukan 2 peran sekaligus.

Seiring berkembangnya teknologi online trading, jumlah broker jenis ini menurun dari waktu ke waktu.

 

#3 Futures Commission Merchant (FCM)

FCM merupakan lembaga atau individu yang menerima order beli dan jual kontrak berjangka serta kontrak opsi pada bursa. Selain menerima order, FCM juga bertugas memegang modal nasabah yang dibutuhkan untuk posisi margin.

Selain FCM, ada juga Introducing Broker (IB) yang sama-sama bertugas menerima order.

Namun bedanya, IB tidak memegang modal nasabah untuk keperluan margin. Dalam tugasnya FCM bekerja dengan berkolaborasi dengan IB.

 

Komisi Transaksi

Dahulu transaksi komoditas memerlukan biaya transaksi yang lebih mahal dari pada sekarang. Hal ini terjadi pada tahun 1990 an, dimana 1 kali transaksi jual dan beli bisa memakan biaya hingga US$150 per kontrak.

Berkat perkembangan online trading sekitar tahun 2005, biaya transaksi menurun hingga sebesar US$30 dan 80 untuk transaksi jual serta beli.

Penurunan biaya transaksi yang drastis ini memang sempat mengancam keberlangsungan hidup broker di saat itu karena pemasukan yang menurun signifikan namun biaya operasional yang tetap.

Akan tetapi, banyak juga broker besar yang bertahan dan tetap eksis hingga saat ini.

Quiz 4 Jenis Kepribadian Dalam Mengatur Keuangan, Kamu yang Mana 01 - Finansialku

[Baca Juga: Ketahui Strategi-strategi Dasar Trading Komoditas]

 

Besaran biaya transaksi ini bervariatif. Tergantung pada fasilitas dan layanan yang dipilih nasabah.

Frekuensi trading nasabah bisa dijadikan bahan negosiasi ongkos trading yang dipilih. Pilihlah broker dengan biaya transaksi kompetitif beserta fasilitas dan layanan yang mendukung kelancaran transaksi nasabah.

 

Keuntungan Broker Lainnya

Tahukah Anda, selain memperoleh keuntungan dari biaya transaksi untuk bisa bertahan broker juga mempekerjakan tim trader.

Tentunya, trader ini sangatlah berpengalaman dan memiliki berbagai pendidikan mendukung yang cukup sehingga keuntungan yang mereka hasilkan bisa menambah keuntungan perusahaan broker.

Sebagai reward, para trader juga diberi gaji dan bonus dari hasil keuntungan yang mereka peroleh.

 

Karier Broker Komoditas

Pekerjaan sebagai broker komoditas cocok bagi Anda jika memiliki passion di bidang transaksi komoditas dan memiliki keahlian “berjualan”.

Hal ini diperlukan untuk mendukung tugas broker dalam menjangkau semakin banyaknya nasabah sehingga biaya transaksi yang diperoleh juga semakin besar.

Harap diingat bahwa broker adalah bisnis dengan menawarkan jasa perantara perdagangan komoditas sehingga orientasi utamanya adalah mencari keuntungan layaknya bisnis jenis lain.

Untuk menjadi broker komoditas yang handal, selain dua persyaratan di atas juga perlu melengkapi pendidikan sebagai broker yang tersertifikasi. Salah satu sertifikasi broker ternama yaitu National Futures Association (NFA).

NFA merupakan sertifikasi berskala internasional yang terdiri dari 3 level untuk bisa menggunakan gelar NFA tersebut secara legal.

 

Masihkah Anda penasaran dengan dunia broker dan apa yang mereka kerjakan?

Semoga informasi di atas dapat memenuhi keingintahuan pembaca terhadap peran broker komoditas.

 

Sumber Referensi:

  • Andrew Hecht. 24 Agustus 2017. Description of a Commodities Broker. Thebalance.com – https://goo.gl/SKHX6W

 

Sumber Gambar:

  • Keuntungan Broker 01 – https://goo.gl/FCKkhh
  • Keuntungan Broker 02 – https://goo.gl/WrJqWB