Apakah Kondisi Keuangan Anda Stabil? 10 Hal Ini Jadi Tolok Ukurnya

Apakah Anda merasa kondisi keuangan Anda sudah stabil? Memangnya seperti apa sih tolok ukur kondisi keuangan stabil itu?

Penasaran bukan? Mari bersama-sama kita simak 10 tanda Anda sudah memiliki kondisi keuangan stabil berikut ini:

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Apa itu Stabil Finansial?

Mencapai suatu stabilitas keuangan adalah kondisi yang diinginkan oleh semua orang. Namun sayangnya tidak semua orang bisa mencapainya. Apakah Anda sudah merasa stabil secara finansial? Mungkin iya, mungkin tidak.

Stabil finansial memang masih berada di area abu-abu, belum ada definisi pasti yang mengartikannya. Banyak penelitian yang dilakukan tetapi menunjukan banyak perbedaan dan tidak ada definisi secara jelas dan dapat diterima secara umum.

Karenanya, stabilitas keuangan menjadi sesuatu yang membingungkan dan kurang jelas. Bagaimana kita akan mencapai kondisi yang stabil jika definisi yang jelaspun masih diperdebatkan?

Apakah Kondisi Keuangan Anda Stabil 10 Hal Ini Jadi Tolok Ukurnya 02 Kestabilan Keuangan - Finansialku

[Baca Juga: 30 Checklist Keuangan dan Cara Menabung Usia 30 an. Apakah Anda Sudah Punya yang Nomor 8?]

 

Banyak yang beranggapan bahwa pengecekan kondisi keuangan bisa menjawab pertanyaan tersebut.

Nah, Anda tidak perlu cemas karena kini aplikasi Finansialku sudah menyediakan fitur untuk mengecek kesehatan keuangan Anda. Dengan demikian Anda bisa mengetahui kondisi keuangan Anda dengan praktis dan mudah.

Jika Anda pengguna baru, Anda bisa mengunduh aplikasi Finansialku di Google Play Store atau dengan meng-klik tautan berikut ini:

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Selain dengan cara mengecek kesehatan keuangan Anda, sebenarnya agar ukuran tentang suatu stabilitas keuangan jelas, biasanya kita melihat ciri-ciri dari mereka yang dianggap sudah mencapai kestabilan keuangan.

Oleh karena itu, melalui artikel berikut, mari melihat 10 tolok ukur kondisi keuangan yang stabil berikut ini:

 

10 Tanda Bahwa Kondisi Keuangan Stabil

Penasaran apakah Anda sudah stabil secara keuangan atau belum? Mari cek bersama jawabannya melalui 10 checklist berikut ini. Jika mayoritas checklist Anda adalah “YA”, maka Anda sudah stabil secara keuangan.

Langsung saja yuk lihat 10 tanda keuangan stabil berikut ini:

 

#1 Keuangan Anda Membawa Kedamaian

Mungkin terdengar lebay jika keuangan bisa membawa kedamaian, tapi ini nyatanya benar lho!

Mereka yang stabil secara keuangan tentunya tidak memiliki kekhawatiran keuangan, dan bisa melewati setiap harinya tanpa harus memikirkan soal utang atau beban keuangan.

Tapi perlu ditekankan bahwa bebas kekhawatiran berbeda dengan denial (mengelak dari kenyataan). Jadi, pastikan bahwa apa yang Anda pikirkan itu memang kenyataannya ya.

 

#2 Anda Tidak Bertengkar Soal Uang

Masih sangat banyak rumah tangga yang hancur karena masalah uang. Meski orang tua bilang “uang tidak bisa membeli kebahagiaan”, tapi nyatanya uang bisa menyebabkan hilangnya kebahagiaan tersebut.

Cobalah pikirkan lagi, apakah selama ini Anda sering bertengkar dengan pasangan atau keluarga soal uang? Jika tidak, maka ini bisa menjadi indikator kestabilan keuangan Anda.

 

Saat Anda sudah mulai stabil secara keuangan, maka Anda dan keluarga akan merasa nyaman dan tidak perlu ribut soal keuangan.

Jika Anda tidak yakin keluarga atau pasangan Anda sudah bahagia dengan kondisi keuangan Anda, segera tanyakan dan selesaikan masalahnya dengan baik-baik.

Sesuatu yang dipendam lama pun bisa menjadi kunci kehancuran rumah tangga, jadi segera selesaikan sebisa mungkin.

 

#3 Anda Menggunakan Kartu Kredit Dengan Tepat

Pernahkah Anda menggunakan fitur bayar minimum dalam kartu kredit? Jika iya, mungkin artinya Anda belum stabil secara keuangan.

Menggunakan kartu kredit sebenarnya sah-sah saja. Namun salah satu tanda keuangan yang stabil adalah minimnya penggunaan kartu kredit. Jika memang perlu pun, Anda akan menggunakannya dengan bijak.

Apakah Kondisi Keuangan Anda Stabil 10 Hal Ini Jadi Tolok Ukurnya 03 Kartu Kredit - Finansialku

[Baca Juga: Inilah Solusi Masalah Keuangan yang Mudah Anda Lakukan]

 

Sebagai contohnya, Anda selalu membayar tagihan tepat waktu dan tepat jumlah. Sehingga tidak ada tagihan yang menumpuk dengan bunga yang tinggi.

Sebaliknya, jika Anda mengandalkan kartu kredit untuk hidup tandanya Anda belum stabil secara keuangan. Saatnya untuk mulai memperbaiki kondisi keuangan Anda.

Misalnya dengan segera melunasi tagihan yang tertunggak dan mulai menggunakan kartu kredit dengan bijak.

 

#4 Anda Memiliki Dana Darurat

Mereka yang stabil secara keuangan umumnya memiliki dana darurat yang cukup untuk mengatasi keadaan darurat.

Sesuai namanya, dana darurat dirancang khusus untuk mengatasi keadaan darurat yang membutuhkan cadangan finansial. Dana ini merupakan tindakan pencegahan kegagalan finansial saat Anda sedang membutuhkan dana cepat.

Namun, masih banyak yang berargumen berapa jumlah dana darurat yang ideal itu. Sebenarnya berapa banyak dana darurat ideal yang harus disiapkan?

 

Idealnya, jumlah dana darurat dihitung berdasarkan rata-rata biaya hidup seseorang dan bagaimana kondisi atau status orang tersebut.

Sebagai contoh, seseorang yang single dan seseorang yang sudah memiliki pasangan tentunya memiliki pengeluaran yang berbeda pula.

Oleh karena itu, umumnya jumlah dana darurat ideal yang disarankan adalah sebagai berikut ini:

  • 3x biaya hidup rata-rata untuk single atau belum memiliki pasangan dan keluarga
  • 6x biaya hidup rata-rata untuk pasangan
  • 9x biaya hidup rata-rata untuk keluarga dengan 1 anak/tanggungan
  • 12x biaya hidup rata-rata untuk keluarga dengan 2 anak/tanggungan atau lebih.

 

#5 Anda Tetap Bisa Hidup Meski di-PHK

Apakah kehilangan pekerjaan alias PHK menghancurkan kehidupan Anda? Ataukah Anda tetap tenang dan dapat mengendalikan keadaan?

Jika saat kehilangan pekerjaan Anda harus segera berutang kemana-mana, itu artinya kondisi keuangan Anda belum stabil. Poin kelima ini saling mendukung dengan poin keempat.

Dimana saat Anda memiliki dana darurat yang menjadi salah satu tanda kondisi keuangan yang stabil maka Anda bisa mempertahankan standar kehidupan saat terjadi kejadian tak terduga seperti PHK.

 

#6 Bebas Utang-utang Konsumtif

Dewasa ini, perekonomian semakin sulit sehingga kredit atau utang dijadikan solusi bagi kebutuhan hidup dan pengeluaran konsumtif.

Sayangnya, jika tidak digunakan dengan bijak, kredit atau utang bisa menjadi bencana keuangan. Sebelum Anda jatuh ke lubang UTANG yang dalam, lebih baik STOP semua utang dan cicilan yang bersifat konsumtif!

 

Kalau memang Anda belum bisa nabung, jangan pernah mikir untuk:

  • Ambil cicilan smartphone baru,
  • Ambil cicilan mobil baru,
  • Renovasi kamar,
  • Renovasi dapur, dan sebagainya

 

Jika Anda masih berpikir demikian, artinya Anda masih belum memprioritaskan menabung. Jika tidak diprioritaskan, maka artinya Anda belum memiliki keuangan yang stabil.

 

#7 Anda Masih Bisa Bersedekah

Banyak perencana keuangan menyarankan Anda untuk menabung dan berdonasi, namun satu pertanyaan yang sering muncul adalah:

“Bagaimana saya mau memberi donasi jika gaji atau pemasukan masih pas-pasan? Apalagi keuangan belum stabil.”

 

Jawabannya: BISA, asalkan Anda tidak menjadikan minimnya pemasukan sebagai sebuah alasan untuk tidak menabung dan berdonasi.

Dalam mencapai kestabilan keuangan, kuncinya bukanlah MENYISIHKAN, namun MEMPRIORITASKAN dan mengalokasikan pemasukan untuk hal-hal yang prioritasnya lebih tinggi terlebih dahulu.

Jika Anda hanya menyisihkan, sama saja Anda hanya menunggu ada uang sisa untuk didonasikan, dan akan sulit mencapai konsistensi dengan cara tersebut.

Cobalah Anda lihat sebuah sistem pengelolaan uang yang sedang kami sempurnakan berikut ini:

Polling Ketahui Apa Tujuan Mengelola Keuangan Pribadi Anda 05 Mengelola Keuangan Keluarga - Finansialku

Cara Mengelola Keuangan Keluarga

 

Donasi (zakat atau perpuluhan) memiliki prioritas yang lebih tinggi daripada kewajiban membayar utang atau cicilan dan pengeluaran atau biaya rumah tangga.

Dengan mengikuti skema tersebut, Anda yang sudah memberi dan berdonasi tanpa khawatir akan kebutuhan sehari-hari berarti menandakan salah satu ciri kestabilan keuangan.

 

#8 Dapat Pensiun Kapan pun Anda Mau

Ciri selanjutnya dari kestabilan keuangan adalah Anda sudah memiliki bekal dana pensiun yang cukup, sehingga Anda bisa pensiun kapanpun Anda mau.

Saat pendapatan pasif Anda sudah lebih besar dari pengeluaran Anda, Anda bisa mengalokasikan gaji dan kelebihan pendapatan pasif untuk mempersiapkan masa depan Anda.

Jika belum, mulailah mempersiapkan dana pensiun dan program pensiun demi masa depan yang sejahtera. Dengan demikian Anda tidak akan membebani anak dan keluarga pada masa tua Anda.

Sudah banyak kok program pensiun yang dapat Anda manfaatkan, misalnya Jaminan Hari Tua dari BPJS Ketenagakerjaan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai BPJS Ketenagakerjaan, Anda bisa membaca artikel artikel di situs Finansialku.com berikut ini:

 

#9 Dapat Memiliki Waktu Lebih Banyak untuk Keluarga

Saat Anda sudah memiliki kestabilan keuangan, Anda tidak lagi menjadi budak pekerjaan. Intinya adalah kini uang yang bekerja bagi Anda, sehingga otomatis Anda memiliki lebih banyak waktu luang.

Anda tidak perlu bangun pagi pulang malam setiap hari demi memperoleh upah, investasi Anda yang akan berkembang pesat setiap harinya.

Fakta Menarik 25 Keluarga Terkaya di Dunia yang Menjadi Sorotan Publik 07 Keluarga 7 - Finansialku

[Baca Juga: Sorry, Menabung di Bank Tidak Akan Membuat Anda Kaya. Ini Cara Menabung yang Benar]

 

Jika Anda sudah memiliki banyak waktu luang untuk keluarga tanpa kekurangan secara finansial, maka bisa dikatakan Anda sudah stabil secara finansial. Bagaimana dengan Anda? Sudahkah Anda stabil finansial?

 

#10 Anda Dapat Tidur dengan Nyenyak di Malam Hari

Tahukah Anda bahwa tidur nyenyak kerap kali dihubungkan dengan ketenangan pikiran dan hati? Iya, betul bahwa Anda baru bisa tidur nyenyak saat seluruh kekhawatiran dan ketakutan Anda diredam.

Dengan kata lain, jika Anda masih kesulitan tidur setiap harinya karena memikirkan masalah keuangan, maka Anda belum stabil secara finansial.

 

Jika Anda sudah stabil secara finansial, maka setiap harinya sudah ada dana yang siap membiayai seluruh kebutuhan Anda. Sehingga Anda tidak perlu lagi memikirkan hari esok hingga tidak bisa tidur.

Sudahkah Anda tidur nyenyak setiap harinya?

 

Basmi Instabilitas Keuangan

Setiap orang pasti mendambakan kondisi keuangan yang stabil, perbedaannya adalah bagaimana usaha dan cara yang Anda tempuh untuk mencapainya. Dengan cara yang berbeda, Anda bisa memperoleh hasil yang berbeda pula.

Melalui artikel di atas, Anda bisa melihat bahwa untuk mencapai tujuan indah itu terdapat banyak cara. Dengan mengaplikasikan beberapa tips di atas semoga Anda bisa membasmi instabilitas keuangan secara bertahap.

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai 10 tanda kondisi keuangan Anda stabil lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda.

Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, jangan lupa bagikan (share) artikel ini pada teman-teman Anda yang juga mendambakan kestabilan keuangan.

Share artikelnya dan bantu teman-teman Anda mencapai tujuan finansialnya. Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Well Kept Wallet & Radius Bank. Are You Financially Stable?. Wellkeptwallet.com – https://goo.gl/m1HNnR
  • Andrew Toedjono. Stabilitas Keuangan: Definisi, Indikator dan Kebijakan. Academia.edu – https://goo.gl/qCHR3t
  • Kevin Klerks. 25 Juni 2018. George Clason: bagaimana menjadi stabil secara finansial dan kaya?. Kevinklerks.com – https://goo.gl/fYL1kM

 

Sumber Gambar:

  • Menjaga Keuangan – https://goo.gl/GvX2Qr
  • Kestabilan Keuangan – https://goo.gl/S9k2Zq
  • Kartu Kredit – https://goo.gl/oYSi1q
Summary
Apakah Kondisi Keuangan Anda Stabil? 10 Hal Ini Jadi Tolok Ukurnya
Article Name
Apakah Kondisi Keuangan Anda Stabil? 10 Hal Ini Jadi Tolok Ukurnya
Description
Apakah Anda merasa kondisi keuangan Anda sudah stabil? Memangnya seperti apa sih tolok ukur kondisi keuangan stabil itu?
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo

About the Author:

Fransiska Ardela, S.T
Fransiska Ardela, S.T. memiliki background pendidikan S1 di Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Katolik Parahyangan. Memiliki ketertarikan dan pengalaman di bidang pendidikan, product management, dan entrepreneurship.

Leave A Comment