Konsumen muslim merupakan salah satu pasar terbesar dalam bisnis di Indonesia. Mereka cukup memperhatikan status logo halal yang perlu dicantumkan pada sejumlah produk.

Karena itu, logo halal menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh pebisnis. Khususnya yang bergerak di bidang kuliner.

Lalu bagaimana cara mendapatkan logo halal untuk bisnis Anda? Mari simak penjelasannya dalam artikel Finansialku berikut ini. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Start It Up

 

Sertifikat Halal itu Penting

Setiap produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di wilayah Indonesia pada dasarnya wajib memiliki sertifikat halal.

Kepemilikan sertifikat halal ini ditandai dengan penyertaan logo halal pada kemasan produk. Namun, tidak sembarang produk bisa mendapatkan logo halal ini.

Logo Halal 02 - Finansialku

[Baca Juga: 7 Hotel Unik Di Dunia yang Dijamin Memberikan Sensasi Tersendiri]

 

Untuk bisa mencantumkan logo halal di produk dan memiliki sertifikat halal, Anda perlu mendapatkan fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia atau MUI lebih dulu.

Setelah mendapatkan fatwa halal dari MUI, maka Anda bisa mendapatkan pengakuan halal produk dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal atau BPJPH.

Setelah Anda mendapatkan jaminan produk halal atau sertifikat halal, maka Anda wajib mencantumkan logo halal pada kemasan produk yang Anda miliki.

Logo halal yang dicantumkan pada produk harus mengikuti standar logo halal yang ditetapkan oleh BPJPH.

Bicara tentang bisnis, apakah Anda salah satu pebisnis yang sedang mengembangkan usahanya?

Ingat ya! Anda harus selalu memperhatikan setiap detail dalam perjalanan bisnis Anda, termasuk masalah finansial.

Finansial menjadi salah satu hal yang paling krusial dalam bisnis. Itulah mengapa pengelolaan keuangan dalam bisnis sangatlah penting.

Terkadang, masih banyak pebisnis yang masih kebingungan akan bagaimana cara melakukan pengelolaan keuangan bisnis dengan baik.

Apakah Anda juga merasakan hal yang sama? Jika iya, maka segeralah untuk mencari jawabannya!

Anda bisa menggunakan ebook Finansialku satu ini untuk mendapatkan jawabannya:

Gratis Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

Anda bisa memperoleh ilmunya secara GRATIS tanpa dipungut biaya apapun.

Jika Anda ingin lebih praktis dalam mempraktikkannya, gunakan saja aplikasi Finansialku.

Aplikasi ini memiliki sejumlah fitur yang akan memudahkan penggunanya dalam mengelola keuangan, termasuk dalam hal pengelolaan keuangan bisnis

Jika belum memilikinya, segera download melalui Google Play Store atau lakukan registrasi terlebih dahulu melalui PC.

Tunggu apalagi? Yuk segera miliki dan praktikkan sekarang juga!

 

Kewajiban Sertifikat Halal

Status halal suatu produk wajib dimiliki oleh produk halal sebagai bentuk perlindungan konsumen.

Dengan adanya logo halal, maka konsumen yang beragama Islam bisa mengkonsumsi produk tersebut tanpa khawatir dengan status halal haramnya produk tersebut karena sudah ada jaminan melalui logo halal yang dicantumkan.

Kewajiban terkait status halal suatu produk ini telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen atau UU Perlindungan Konsumen.

Dalam Undang-Undang ini diatur bahwa setiap pelaku usaha dilarang memproduksi dan/atau melakukan perdagangan barang dan/atau jasa yang tidak memiliki ketentuan produksi secara halal.

Pernyataan halal ini dicantumkan pada label produk.

 

Selain itu, Undang-Undang mengenai kehalalan suatu produk ini juga diperkuat dengan adanya Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal atau UU Produk Halal.

Dalam UU Produk Halal ini dijelaskan bahwa setiap produk yang telah mendapat jaminan halal wajib mencantumkan keterangan halal dalam produknya.

Sebagai catatan, yang dimaksud produk dalam Undang-Undang ini adalah setiap barang dan/atau jasa yang terkait dengan makanan, minuman, obat, kosmetik, produk kimiawi, produk biologi, produk rekayasa genetik, dan setiap barang gunaan yang dipakai, digunakan, dan juga dimanfaatkan oleh masyarakat.

Sedangkan produk halal yang dimaksud adalah setiap produk yang telah dianggap dan dinyatakan halal sesuai dengan prinsip halal yang ditetapkan oleh syariat islam.

 

Cara Dapat Logo Halal MUI Online

Pengajuan sertifikat halal saat ini juga dapat Anda lakukan secara online.

Untuk prosesnya, biasanya berlangsung sekitar 75 hari sejak Anda melengkapi berkas persyaratan pengajuan sertifikat halal online.

Izin penggunaan logo halal ini bisa Anda ajukan ke BPOM RI berbarengan dengan izin MD/ML atau izin makanan dalam negeri atau luar negeri.

Berikut ini beberapa syarat yang harus Anda penuhi untuk mendapatkan Logo Halal MUI secara online:

 

#1 Mengikuti Pelatihan Sertifikasi Halal dan Menerapkan SJH

Agar bisa menggunakan logo halal pada produk, ada beberapa prosedur yang perlu Anda lewati lebih dulu.

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengikuti mengikuti pelatihan sertifikasi halal.

Pelatihan ini dilakukan agar peserta dapat memahami substansi dan Sistem Jaminan Halal (SJH) sesuai HAS 23000. Jadwal pelatihan ini bisa Anda ketahui dari situs LPPOM MUI.

Setelah selesai mengikuti sertifikasi halal dan memahami SJH, maka Anda diharuskan menerapkan SJH pada produk dan bisnis Anda.

Logo Halal 03 - Finansialku

[Baca Juga: 10+ Tempat Wisata Jawa Barat Populer yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan]

 

#2 Kelengkapan Dokumen untuk Pengajuan Sertifikat Halal MUI

Setelah Anda mengikuti pelatihan HAS 23000 dan menerapkan SJH, selanjutnya Anda perlu menyiapkan kelengkapan dokumen untuk pengajuan sertifikasi halal MUI.

Ada 9 dokumen yang perlu Anda siapkan, yaitu:

  1. Dokumen daftar produk;
  2. Daftar bahan dan dokumen bahan;
  3. Daftar penyembelih, khusus untuk sertifikat halal rumah pemotongan hewan;
  4. Matriks produk;
  5. Manual sistem jaminan halal;
  6. Diagram alir proses produksi;
  7. Daftar alamat fasilitas produksi;
  8. Bukti sosialisasi kebijakan halal;
  9. Bukti pelatihan internal dan juga bukti audit internal.

 

#3 Registrasi Online

Setelah seluruh dokumen tersebut lengkap, Anda bisa mulai melakukan proses pendaftaran produk halal ke MUI secara online.

Registrasi online bisa Anda lakukan dengan login di situs www.e-lppommui.org dan memasukkan informasi detail perusahaan di situs tersebut.

Selanjutnya lakukan pembayaran registrasi ke bendahara LPPOM MUI agar bisa melakukan upload dokumen.

Lalu upload dokumen yang memuat informasi perusahaan, bahan, dan juga informasi Sistem Jaminan Halal perusahaan.

Logo Halal 04 - Finansialku

[Baca Juga: 5+ Jenis Kemeja Pria yang Wajib Kamu Punya Beserta Tips Pemakaiannya!]

 

#4 Proses Audit dari LPPOM MUI

Setelah 3 langkah tersebut sudah dilakukan, pihak auditor LPPOM MUI akan melakukan penilaian kelengkapan dokumen yang telah Anda upload.

Kemudian LPPOM MUI akan menunjuk auditor untuk datang ke perusahaan pemohon sertifikat halal.

Proses audit ini dilakukan dengan mengecek kesesuaian antara dokumen yang Anda kirimkan dengan apa yang ada di perusahaan. Hasil audit ini kemudian akan dibawa dan dilaporkan ke komisi fatwa.

Jika komisi fatwa menyatakan bahwa dokumen tersebut lolos, maka Anda akan mendapatkan sertifikat halal.

 

Kewajiban Setelah Mendapatkan Sertifikat Halal

Setelah mendapatkan sertifikat halal dari komisi fatwa MUI, sebagai pelaku usaha Anda memiliki kewajiban dan tanggung jawab sebagai berikut:

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

#1 Mencantumkan Label Halal Pada Produk

Sebagai bukti telah memiliki sertifikat halal, maka Anda wajib mencantumkan logo halal pada kemasan produk.

Bentuk logo halal ini bersifat standar dan berlaku nasional. Karena itu, Anda tidak bisa sembarang menggunakan logo halal apa saja di produk Anda.

Logo Halal 05 - Finansialku

[Baca Juga: WASPADAI!!! 5 Penyebab Seorang Karyawan Kehilangan Penghasilan Bulanan]

 

#2 Menjaga Kehalalan Produk

Setelah produk Anda diaudit dan mendapatkan status halal dari LPPOM MUI, maka Anda wajib menjaga kehalalan produk sebagai bentuk perlindungan konsumen.

Jika diketahui Anda tidak menjaga kehalalan produk, bukan mustahil sertifikat halal Anda akan ditarik kembali.

 

#3 Memperbaharui Sertifikat Halal

Sertifikat halal memiliki masa berlaku yang harus Anda perpanjang setelah jangka waktu tertentu.

Jika sudah memasuki akhir masa berlaku, perusahaan yang telah mendapatkan sertifikat halal wajib melakukan perpanjangan sertifikat halal.

Logo Halal 06 - Finansialku

[Baca Juga: Sudah Tahu Cara Memilih Mobil MPV Terbaik Untuk Keluarga?]

 

#4 Melaporkan Perubahan Komposisi Bahan

Terkadang, suatu perusahaan bisa saja mengubah komposisi bahan sebagai bentuk pengembangan produk.

Apabila produk Anda telah mendapatkan sertifikat halal, maka segala perubahan komposisi bahan yang diterapkan pada produk terdaftar wajib Anda laporkan kepada BPJPH.

 

Dapatkan, Cantumkan, dan Patuhi Aturannya

Nah, itulah cara sederhana untuk bisa mendapatkan logo halal MUI untuk bisa dicantumkan pada label produk.

Mengajukan sertifikat halal memang membutuhkan waktu dan biaya. Namun hal ini akan meningkatkan kredibilitas produk dan perusahaan Anda di mata konsumen.

Selain itu, mencantumkan logo halal di kemasan produk juga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk Anda.

Apalagi jika Anda bergerak di bidang bisnis kuliner. Adanya produk halal akan sangat mempengaruhi pertimbangan konsumen untuk membeli suatu produk makanan.

Jadi, jangan lupa untuk melakukannya ya! Semoga berhasil!

 

Apakah Anda salah satu pebisnis bidang kuliner yang sudah mendapatkan sertifikat dan logo halal? Bagaimana pengalaman Anda untuk mendapatkannya?

Share pengalaman Anda melalui kolom di bawah ini. Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Admin. Prosedur Sertifikasi Halal MUI. Halalmui.org – https://goo.gl/XNe9Nx
  • Admin. 14 November 2017. Begini Rumitnya Dapat Logo Halal dari MUI. Jateng.tribunnews.com – https://goo.gl/DwVDSX
  • Admin. 27 Desember 2017. Jika Mencantumkan Logo Halal yang Tak Sesuai dengan Standar Nasional. Hukumonline.com – https://goo.gl/ECHakt
  • Bagus Prihantoro Nugroho. 17 Maret 2018. Begini Cara Dapat Logo Sertifikat Halal MUI Secara Online. News.detik.com – https://goo.gl/gRnqmi

 

Sumber Gambar:

  • Logo Halal 1 – https://goo.gl/TdoQej
  • Logo Halal 2 – https://goo.gl/UtneYg
  • Logo Halal 3 – https://goo.gl/4tNfS9
  • Logo Halal 4 – https://goo.gl/QJwWSq
  • Logo Halal 5 – https://goo.gl/ogvhqw
  • Logo Halal 6 – https://goo.gl/WZ2AoQ