Bagaimana cara memulai trading saham untuk mahasiswa? Para mahasiswa dengan keuangan bulanan terbatas pasti akan tertarik untuk mendapatkan uang tambahan. Trading saham dapat menjadi salah satu cara untuk mendapatkan uang tambahan bagi mahasiswa. Kali ini Finansialku akan memberikan tips-tips yang benar-benar dapat kamu praktekkan.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Kenali Transaksi Palsu dalam Investasi

Para mahasiswa biasanya memiliki keuangan yang pas-pasan, terutama jika tinggal jauh dari orangtua. Walaupun belum bekerja, pasti sering terlintas dalam pikiranmu untuk mendapatkan uang saku tambahan. Kamu mungkin sudah lelah membaca tips untuk mendapatkan uang saku tambahan bagi mahasiswa dari berbagai media yang tidak kunjung menghasilkan keuntungan. Mulai dari ide bisnis, freelance hingga rekomendasi cara memulai trading saham yang hanya mengandai-andai. Tetapi kali ini Finansialku akan memberikan tips-tips untuk memulai trading saham yang benar dan sudah dibuktikan keberhasilannya.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat kamu gunakan untuk memulai trading saham bagi mahasiswa:

Mahasiswa, Ini 3 Langkah Memulai Trading Saham yang Realistis dan Dapat Dimulai Sekarang Juga 2 - Finansialku

[Baca Juga: Hati-Hati Jika Mendapatkan Tawaran Insider Trading!]

 

#1 Main Demo Account 1 Bulan Sambil Siapkan Modal

Umumnya langkah pertama yang disarankan untuk memulai trading saham adalah ‘belajar teori trading saham’. Tidak dapat dipungkiri bahwa teori memang penting, tetapi jika teori tersebut tidak dipraktekkan kamu tetap tidak akan pernah berhasil trading saham. Bagi sebagian orang teori mengenai trading saham adalah hal yang rumit. Tidak semua orang mampu mempelajari teori-teori tersebut. Tetapi pada kenyataannya teori tersebut dibutuhkan pada trading saham.

Mau tidak mau kamu harus belajar mengenai analisis teknikal dan fundamental, serta berbagai teori lainnya yang dapat mendukung keberhasilanmu dalam trading saham. Cara terbaik untuk mempelajari seluruh seluk-beluk mengenai trading saham adalah dengan mencobanya. Kamu dapat menggunakan akun demo untuk trading saham. Akun demo ini akan memfasilitasi kamu untuk melakukan trading saham dengan menggunakan uang virtual. Kondisi pasar yang ada pada akun demo menggambarkan kondisi pasar saham yang sesungguhnya. Dengan begitu kamu dapat langsung merasakan bagaimana pengalaman trading saham yang real tanpa memiliki modal terlebih dahulu.

Mengapa Trading di Akun Demo Lebih Mudah Mendapat Profit Dibanding Akun Real 1 - Finansialku

[Baca Juga: Mengapa Trading di Akun Demo Lebih Mudah Mendapat Profit Dibanding Akun Real?]

 

Tetapi perlu diingat bahwa fungsi penggunaan akun demo ini adalah untuk pembelajaran. Jangan sampai kamu menyepelekan uang virtual yang disediakan dalam akun demo. Ketika melakukan transaksi dalam akun demo trading saham, perlakukanlah seolah-olah kamu menggunakan uangmu sendiri. Buatlah trading plan yang sebenarnya serta lakukan analisis yang serius terhadap kondisi pasar pada akun demo tersebut. Akan lebih baik lagi jika kamu tetap membaca buku-buku atau mengikuti seminar yang berisi teori trading saham. Tetapi pastikan setiap hal yang kamu pelajari dipraktekkan dalam akun demo tersebut. Dengan begitu kamu akan mengetahui teori dan tips-tips mana yang benar-benar berguna dan mana yang tidak.

 

#2 Pilih Broker yang Sesuai Kebutuhan

Ada banyak broker yang dapat kamu pilih untuk memulai trading saham. Setiap broker pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Bagaimana cara memilih broker yang tepat? Berikut adalah beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan dalam memilih broker:

Langkah Awal Memahami Transaksi Saham Dengan Software Online Trading 1 - Finansialku

[Baca Juga: Langkah Awal Memahami Transaksi Saham Dengan Software Online Trading]

 

  • Pastikan broker tersebut tercatat dalam BEI (Bursa Efek Indonesia)
  • Berapa setoran awal yang disyaratkan broker tersebut?
  • Berapa besarnya komisi transaksi?
  • Apakah broker tersebut memberikan rekomendasi saham tertentu?
  • Bagaimana fasilitas transaksi saham tersebut?
  • Perhatikan RDI (Rekening Dana Investor) saham tersebut.
  • Apakah broker tersebut memiliki fasilitas margin? Jika ada berapa besarnya?
  • Berapa lama jangka waktu setor apabila dana tidak mencukupi?
  • Berapa besar denda yang dikenakan bila terlambat setor?

 

#3 Nyari Modal Minimal Rp10 Juta

Sama seperti modal virtual yang ada di dalam akun demo, keuntungan yang kamu dapatkan dalam akun demo tersebut juga hanya berbentuk virtual, artinya tidak ada uang nyata. Untuk mendapatkan keuntungan tunai yang sebenarnya, kamu tentu membutuhkan modal. Selagi mencoba trading saham dengan menggunakan akun demo, kamu harus mengumpulkan modal untuk membuka akun saham yang sebenarnya.

Hidup Hanya dengan Hasil Trading Saham, Sebuah Angan-angan Ataukah Sesuatu yang Realistis 3 - Finansialku

[Baca Juga: Hidup Hanya dengan Hasil Trading Saham, Sebuah Angan-angan? Ataukah Sesuatu yang Realistis?]

 

Seperti yang disebutkan pada poin 2, besarnya modal awal yang disyaratkan broker juga menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih broker yang akan digunakan. Besarnya modal tersebut beragam, bahkan dapat dimulai dari Rp100.000. Tetapi kamu harus realistis. Jika kamu benar-benar bertujuan untuk mendapatkan uang tambahan dari trading saham, jangan menggunakan modal yang terlalu kecil. Jika kamu mendapatkan keuntungan 10% per tahun dari modal sebesar Rp100.000 maka kamu hanya mendapatkan Rp10.000. Uang tersebut bahkan mungkin sudah tidak cukup untuk membayar makan siangmu hari ini.

Karena itu kami menyarankanmu untuk mengumpulkan modal sebesar paling tidak Rp10 juta. Dengan begitu keuntungan yang didapatkan bisa terasa bermanfaat. Daripada memaksakan untuk memulai trading saham dengan modal yang sangat kecil, lebih baik kamu investasikan uangmu pada produk investasi lain seperti reksa dana sambil menunggu modalnya terkumpul. Mengapa? Trading saham memiliki risiko yang relatif tinggi. Jika kamu belum sepenuhnya siap menghadapi kondisi pasar, peluang kerugian akan semakin besar. Karena itu sementara kamu mengumpulkan modal, kamu dapat terus mendalami akun demo yang disebutkan pada poin 1. Ketika dana sudah terkumpul kamu sudah lebih siap untuk trading saham. Dengan begitu peluang kerugian akan lebih rendah daripada kamu sekedar mencoba-coba tanpa mengetahui praktek trading saham yang efektif.

Awas! Hindari 4 Kesalahan Besar Trading Saham untuk Pemula - Finansialku

[Baca Juga: Hindari 4 Kesalahan Besar Trading Saham untuk Pemula]

 

Besarnya modal minimal memang tidak dapat ditentukan secara mutlak bagi setiap orang. Tetapi sebaiknya gunakan modal minimal Rp10 juta sebagai indikator standarmu. Jika angka tersebut dirasa terlalu besar, kamu dapat menyesuaikannya dengan kemampuanmu. Tetapi jangan lupa mempertimbangkan nilai riil keuntungan yang akan didapatkan.

 

Lebih dari Sekedar Teori

Mempelajari trading saham butuh lebih dari sekedar teori. Kamu perlu mempraktekkan langsung teori-teori yang dipelajari. Jika belum memiliki modal yang mencukupi, mulailah dengan berinvestasi pada diri sendiri terlebih dahulu. Persiapkan diri dengan ilmu-ilmu trading saham yang lebih dalam. Dengan begitu ketika kamu telah memiliki modal, peluang keuntunganmu akan semakin besar.

 

Menurut kamu, apa yang membuat mahasiswa enggan untuk memulai investasi? Berikan jawaban dan pendapatmu pada kolom di bawah ini. Kamu juga sangat boleh buat cerita pengalamanmu dalam trading saham, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Wira, D. 2015. Memulai Investasi Saham. Penerbit: Exceed.

 

Sumber Gambar:

  • Mahasiswa – https://goo.gl/0HECJM dan https://goo.gl/WDFNpX

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang