Setiap 1 Mei, masyarakat dunia memperingati Hari Buruh Sedunia. Tahukah Anda, mengapa tanggal ini dijadikan sebagai momen berharga bagi para buruh?

Kali ini Finansialku akan membahas sejarah peringatan Hari Buruh Sedunia.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

Sejarah Hari Buruh Sedunia

Mungkin Anda pernah bertanya-tanya, mengapa tanggal 1 Mei dijadikan sebagai peringatan Hari Buruh Sedunia atau yang sering disebut sebagai “May Day”?

Ternyata, Amerika Serikat merupakan negara yang menyaksikan sendiri bagaimana awal mula perserikatan para pekerja hingga tragedi Chicago yang menjadi titik pertama peringatan tersebut.

Seperti halnya aksi yang sering menimbulkan revolusi sebuah negara, demonstrasi para buruh menyebabkan banyak perubahan di dunia.

Aksi tersebut terjadi pada tanggal 4 Mei 1886, di mana banyak kelompok buruh yang melakukan demonstrasi hingga turun ke jalan. Lapangan Haymarket, Chicago lah yang menjadi saksi dari aksi tersebut.

Namun, jauh sebelum tragedi ini ada peristiwa awal yang belum banyak diketahui yaitu mogok kerja di tahun 1806.

 

Mogok Kerja Para Buruh Tahun 1806: Awal Sejarah May Day

Pada tahun 1806 terjadi aksi mogok kerja yang dilakukan oleh para buruh pembuat sepatu kulit.

Mogok kerja ini diawali dari sebuah masalah pelik yang menimpa para buruh di mana mereka harus bekerja hingga 20 jam sehari. Tentunya banyak orang yang menjadi kelelahan dan sakit karena terlalu memforsir pekerjaannya. Mereka pun menyuarakan keinginan mereka untuk lebih dihargai sebagai manusia.3

Memperingati-Hari-Buruh-Sedunia-5-Finansialku

[Baca Juga: Kata-kata Bijak Steve Jobs: Pekerjaan Saya Tidak Mudah]

 

Dari pemikiran tersebut, muncul beragam aksi yang intinya menuntut waktu bekerja dikurangi hingga sesuai batas kemanusiaan.

Peter McGuire dan Matthew Maguire yang berasal dari New Jersey merupakan dua tokoh yang sangat aktif menyuarakan kebutuhan para buruh untuk meminta pemerintah supaya menyetujui permohonan mereka.

 

Parade Hari Buruh di New York Tahun 1882

New York menjadi salah satu tempat bagi para buruh untuk bisa melakukan paradenya. Banyak buruh yang berserikat dan berkumpul hingga mencapai 20.000 orang. Beberapa membentuk barisan sambal membawa spanduk panjang  “8 jam kerja, 8 jam istirahat, dan 8 jam rekreasi”.

New York adalah tempat yang menjadi saksi dimulainya aksi nyata para buruh yang turun ke jalan di tanggal 5 September 1882. Sejak saat itu, mulai banyak dilakukan aksi demonstrasi dan berbagai kegiatan lain untuk mendukung dalam penyetujuan tuntutan para buruh hingga ke negara bagian lain di Amerika Serikat.

 

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Kebijakan 8 Jam Kerja

Menurut para buruh, seharusnya manusia memiliki 8 jam kerja sebagai suatu jadwal yang sehat baik secara jasmani maupun rohani. Hal inilah yang menjadi tuntutan utama saat itu.

Jadi, karena dalam sehari ada 24 jam maka akan sangat baik jika jadwalnya terbagi atas 3 waktu. 8 jam untuk bekerja, 8 jam untuk istirahat, dan 8 jam untuk rekreasi.

Memperingati-Hari-Buruh-Sedunia-1-Finansialku

[Baca Juga: Kata-kata Bijak Mark Cuban: Seseorang yang Bekerja 24 Jam Sehari]

 

8 jam yang dimaksud untuk bekerja adalah secara formal. 8 jam untuk istirahat adalah tidur. Sedangkan 8 jam sisanya sudah termasuk ibadah, mandi, makan, hangout atau bermain bersama anak-anak dan keluarga, serta hal lainnya. Itulah yang menjadi keinginan dari para buruh untuk diperlakukan sebagai manusia supaya tidak kelelahan maupun stres.

 

Aksi Mogok Sebelum 4 Mei 1886

Sebelum aksi mogok yang menjadi titik awal pergerakan para buruh, terdapat protes dan demonstrasi lain yang melibatkan 350.000 orang buruh tanggal 1 Mei 1886.

Bahkan, hari demi hari kelompok-kelompok dari seluruh bagian Amerika Serikat terus bertambah dalam aksi karena kesamaan tuntutan demi kemanusiaan. Dalam artian, mereka ingin bekerja tetapi perlu diperlakukan sebagai manusia.

 

Korban Nyawa yang Menjadi Titik Balik Sejarah

Akibat demonstrasi tanggal 1 Mei 1986, maka suasana kegiatan yang digawangi oleh Federasi Buruh Amerika Serikat ini semakin memanas. Akibatnya, pemerintah melakukan upaya penertiban yang menewaskan 4 orang.

Karena kejadian itulah pada tanggal 4 Mei dilakukan lagi aksi mogok yang menyebabkan ledakan dengan 1 korban tewas dan banyak luka-luka. Itulah awal dari Hari Buruh Dunia yang diperingati untuk mengenang peristiwa memilukan tersebut.

Hingga kini, International Working Men’s Associaton menetapkan tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh Sedunia.

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Emas untuk Pemula

Download Ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula - Harga Emas Hari Ini - Finansialku

Download Ebook Sekarang

 

Sejarah Hari Buruh di Indonesia

Kaum buruh dan pergerakannya dinilai oleh pemerintah Orde Baru sebagai suatu kelompok yang memiliki paham menyerupai komunis. Oleh karena itu, pada tanggal 1 Mei 1967 hari buruh resmi ditiadakan.

Peniadaan hari buruh ini dilakukan agar tidak ada nilai-nilai komunisme yang berkembang di antara rakyat Indonesia. Kebijakan tersebut adalah pada masa Awaloedin Djamin yang sedang menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja.

 

Poin Tuntutan Para Buruh

Sedikit berbeda dengan di luar negeri, ada beberapa poin tuntutan para buruh yang lebih detail seperti hak untuk cuti melahirkan, cuti haid, serta pengupahan yang sesuai tingkat kelayakan. Karena hal ini juga merupakan suatu cara untuk memanusiakan manusia meskipun mereka berstatus sebagai buruh.

Jadi, di Indonesia belum ada peresmian tentang Hari Buruh Sedunia. Meskipun dari tahun ke tahun selalu ada demonstrasi, tetapi hingga tahun 2013 kepastiannya masih simpang siur.

Salah satu perusahaan yang membuka pabrik di Indonesia yaitu PT. Sony Indonesia bahkan sampai mengancam untuk menutup pabriknya dan pindah ke negara lain akibat tuntutan tersebut.

 

 

Hari Buruh Sedunia Sebagai Sumber Motivasi

Pada tanggal 1 Mei 2013, akhirnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menandatangani keputusan yang memberikan kesempatan para buruh menyampaikan aspirasinya. Tanggal tersebut pun akhirnya dijadikan hari libur nasional untuk menghormati jika ada buruh yang melakukan unjuk rasa atau penyampaian aspirasinya.

Memperingati-Hari-Buruh-Sedunia-4-Finansialku

[Baca Juga: Program Cash For Work Jokowi Diprediksi Akan Genjot Ekonomi Daerah]

 

Meskipun sudah disetujui, tetapi semua buruh juga harus menghargai jenis pekerjaan lainnya. Masih banyak orang yang mendapatkan penghasilan di bawah UMK karena kurangnya lapangan kerja yang sesuai kapasitasnya. Oleh karena itu beruntunglah para buruh yang sudah mendapatkan hak-haknya sesuai standar.

 

 

Bagaimana Anda merayakan Hari Buruh Sedunia? Apakah rencana Anda untuk lebih memotivasi diri dalam bekerja? Jelaskan jawaban Anda dan bagikan informasi penting ini dengan rekan yang berkutat di dunia perburuhan, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Human Resources (HR). 26 April 2017. Memperingati Hari Buruh Sedunia: Bagaimana Sejarahnya? Sleekr.co – https://goo.gl/1o4e4i
  • Cahya Dianing Susana. 29 April 2017. Sejarah May Day: Mengapa 1 Mei Diperingati Sebagai Hari Buruh? Benarkah hingga terjadi pertumpahan darah? Opinion.idntimes.com – https://goo.gl/EDA1Lu

 

Sumber Gambar:

  • May Day – https://goo.gl/images/KoPsBQ
  • May Day 2 – https://goo.gl/images/2DHDV6
  • May Day 3 – https://goo.gl/1o4e4i
  • May Day 4 – https://goo.gl/skzZsz

 

Free Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku 

Download Sekarang

 

Summary
Memperingati Hari Buruh Sedunia, Bagaimana Sejarahnya?
Article Name
Memperingati Hari Buruh Sedunia, Bagaimana Sejarahnya?
Description
Setiap 1 Mei, masyarakat dunia memperingati Hari Buruh Sedunia. Tahukah Anda, mengapa tanggal ini dijadikan sebagai momen berharga bagi para buruh?
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo