Tahun politik di 2014 akan Kita hadapi. Bagaimana mengatur keuangan keluarga di tahun 2014? Finansialku akan membahas mengenai mengatur keuangan keluarga di tahun 2014 tahun politik.

 

 

Ekonomi di Tahun Politik

Indonesia pada tahun 2014 akan melaksanakan pemilihan umum (pemilu). Tahun 2014 disebut-sebut sebagai tahun politik, karena pada tanggal 9 April 2014 Indonesia akan mengadakan pemilu legislatif dan 9 Juli 2014 akan diadakan pemilu presiden (sumber 1). Apa sajakah yang dampak di sektor ekonomi dan keuangan pada tahun politik 2014?

Berikut ini adalah analisis ekonomi dan keuangan di tahun politik 2014 oleh beberapa analis dan pengamat ekonomi.

Boediono – Wakil Presiden Republik Indonesia

Pelaku bisnis harus memperhatikan empat risiko: likuiditas global, harga minyak dunia, harga bahan pangan dan kondisi politik dalam negeri (sumber 2). Menurut Boediono likuditas global disebabkan adanya efek perbaikan ekonomi dari negara Paman Sam – Amerika. Pak Wakil presiden berharap di tahun politik 2014, pemilihan umum dapat berjalan dengan lancar dan aman.

Faizal Basri – Dosen Fakultas Ekonomi UI

Pak Faizal Basri mengatakan asumsi pertumbuhan Indonesia 6% masuk akal, karena tekanan-tekanan ekonomi sudah terlewati di tahun 2013.

Doddy Waluyo – Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI

Pak Doddy Waluyo (sumber 4) mengatakan kondisi fundamental Indonesia yang membaik, diharapkan akan memperkuat nilai tukar matang uang Rupiah. Dari segi inflasi, BI memperkirakan inflasi Indonesia berada di angka 4,5 dengan deviasi (plus minus) 1%.

 

Mengatur Keuangan Keluarga di Tahun Politik

Ketiga tokoh di atas tampaknya masih senada seirama mengenai prospek ekonomi dan keuangan Indonesia di tahun politik 2014. Mereka memiliki harapan ekonomi Indonesia bergerak lebih baik di tahun politik 2014. Bagaimana menterjemahkan ke dalam keuangan keluarga?

Hal yang harus dilakukan adalah melakukan planning atau perencanaan keuangan keluarga untuk tahun 2014. Tahapannya dimulai dari pengecekan kondisi keuangan, karena adanya kenaikan biaya dan/atau kenaikan pendapatan, adanya tujuan-tujuan keuangan atau revisi tujuan keuangan yang ada dan analisis investasi yang telah Kita lakukan.

Beberapa sumber telah mengeluarkan daftar-daftar perusahaan dan produk reksadana, saham yang menjadi juara dikelasnya. Anda dapat mengecek dan boleh melakukan revisi (tentunya Anda perlu mempelajari dan memikirkan masak-masak).

 

 

Sumber:

  1. Pemilu dot com. Jadwal Pemilu 2014. http://www.pemilu.com/jadwal-pemilu-2014/.
  2. Julkifli Marbun. 2 Januari 2014. Wapres: Pelaku Ekonomi Harus Antisipasi Politik 2014. http://www.republika.co.id/.
  3. Iping Supingah. 6 Desember 2013. Faisal Basri: Ekonomi Indonesia Tahun 2014 Semakin Cerah. http://ekonomibisnis.suarasurabaya.net/.
  4. Dikky Setiawan. 29 Desember 2013. BI: Rupiah bakal menguat di tahun 2014. http://nasional.kontan.co.id/

 

Kami akan sangat senang dan berterima kasih jika Anda mau berbagi kisah atau memberi komentar mengenai tahun politik.

 

Like dan Follow

 Like Finansialku  Follow Finansialku

 

Jangan lupa baca artikel-artikel Finansialku:

finansialku Gaji Kecil Tidak Sama Dengan Miskin Baca
finansialku Mengatur Budget Liburan Akhir Tahun Baca
finansialku 8 Resolusi Keuangan di Tahun Baru Baca