Panggilan untuk teman-teman sales, yuk, kita mulai mengelola keuangan personal orang sales biar 2021 makin bersinar!

Cari tahu caranya di artikel Finansialku di bawah ini, yuk!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Yuk Kita Mengelola Keuangan Personal Orang Sales Bareng-Bareng!

Sobat Finansialku yang bekerja sebagai sales mungkin tidak perlu khawatir dengan jumlah pemasukan setiap bulannya, karena saya yakin, sales pasti jago untuk mencari uang.

Tapi untuk diingat kalau jago mencari uang tidak sama dengan jago mengelola keuangan personal, lho!

Ini yang akan saya bahas sekarang. Karena, jika kita tidak pandai mengelola keuangan, maka seberapa pun besar penghasilan kita, tidak akan berpengaruh pada kesejahteraan hidup karena masih banyak saya temui kasus lebih besar pasak dari pada tiang.

Ini menurut saya wajar, karena saya tahu kebanyakan sales memulai kariernya benar-benar dari bawah bahkan dari nol sehingga ketika mencapai titik tertentu, kita cenderung memberi apresiasi untuk diri kita sendiri.

Yuk Mengelola Keuangan Personal Orang Sales Bersama-sama! 03 - Finansialku

[Baca Juga: Merencanakan Keuangan untuk Pemilik Bisnis dan Freelancer yang Incomenya Gak Tetap]

 

Nah, itu adalah akarnya. Kadang apresiasi itu bentuknya terlalu berlebihan dan jadi bumerang untuk diri kita sendiri.

Ini juga menjadi awal mula Sobat Finansialku terjebak pada middle income trap, dimana biaya hidup selalu naik beriringan dengan income yang juga mengalami kenaikan.

Ini yang kemudian memenjarakan kita dari angan-angan mendapatkan kebebasan finansial, karena mau tidak mau kita harus terus berjualan untuk menutupi kebutuhan.

Lalu, bagaimana caranya agar kita bisa mengelola keuangan personal dengan lebih baik di tahun 2021 nanti?

 

Mari kita mulai tentukan tujuan keuangan dengan menggunakan perumpamaan SMART (Spesific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound).

  • Specific: Tentukan tujuan keuangan dengan spesifik. Tidak terlalu general, seperti misalnya, membahagiakan orang tua. Ini tidak spesifik dan sulit untuk diukur. Cobalah untuk kerucutkan kembali tujuan tersebut. Misalnya, membahagiakan orang tua dengan menaikkan haji dalam waktu 5 tahun ke depan.
  • Measurable: Tentukan tujuan dan cara untuk mengukur atau tracking tujuan keuangan nanti. Setelah itu, mulailah untuk mencatat semua pengeluaran dan pemasukan menggunakan aplikasi Finansialku agar kita bisa tahu ke mana perginya uang kita, dan secara sadar berhenti mengeluarkan uang untuk hal yang tidak penting.
  • Achievable: Apakah dengan skill yang kita miliki sekarang, kita bisa mencapai tujuan keuangan tersebut? Apakah Sobat Finansialku perlu upgrade diri untuk bisa mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi? Kalau ya, tentukan juga berapa persen dana yang perlu disisihkan untuk menunjangnya, ya.
  • Relevant: Kita cuma punya waktu 6-8 jam per hari untuk bekerja. Maka artinya, kita harus tentukan prioritas dari tujuan-tujuan keuangan. Sobat Finansialku bisa menggunakan hukum pareto atau prinsip 80-20, yang artinya kita harus membagi skala prioritas dan mana dari tujuan tersebut yang benar-benar memberikan hasil signifikan sesuai kemauan kita.
  • Time Bound: Terakhir, kita harus tahu kapan tujuan itu harus dicapai, karena kalau tidak, tujuan itu hanya cuma jadi sekedar wishlist. Kalau sudah ditentukan, kemudian petakan dalam sebuah map menuju tujuan keuangan dari Sobat Finansialku.

 

Ebook Panduan Sukses Atur Gaji Ala KARYAWAN

Download Sekarang, GRATISSS!!!

4 Ebook Panduan Sukses Mengatur Gaji Ala Karyawan

 

Apa Lagi yang Harus Dipersiapkan?

Lalu, pertanyaan selanjutnya adalah, setelah menentukan tujuan, apa lagi yang harus dilakukan?

 

#1 Financial Check Up, Tahap Awal Mengelola Keuangan Personal Orang Sales

Hal pertama yang benar-benar harus dilakukan dan tidak bisa dilewatkan adalah melakukan financial check up sebagai gerbang pembuka untuk jalan menuju tujuan keuangan kita.

Financial check up berguna untuk memberitahu bagaimana keadaan keuangan kita sebenar-benarnya, sehingga kita tahu apa yang harus disiapkan sebelum memulai perjalanan menuju tujuan keuangan.

Sobat Finansialku bisa melakukan Financial Check Up dengan mudah dan sederhana lewat aplikasi Finansialku yang bisa diunduh lewat Google Play Store atau Apple Apps Store.

Dengan melakukan Financial Check Up lewat aplikasi Finansialku, Sobat Finansialku tidak perlu melalui banyak proses, hanya perlu mengisi formulir yang tersedia, dan hasilnya bisa didapatkan saat itu juga secara digital.

Bukan cuma itu, Sobat Finansialku juga bisa langsung mengonsultasikan hasilnya bersama saya dan perencana keuangan tersertifikasi dari Finansialku lainnya di aplikasi yang sama, lho!

Untuk menikmati ini semua, Sobat Finansialku hanya perlu berlangganan akun premium dengan Rp 350 ribu untuk 365 hari penuh!

Berarti, dalam satu hari, Sobat Finansialku hanya perlu menganggarkan dana kurang dari Rp 1000 untuk mewujudkan tujuan keuangan dengan mudah dan terarah.

Kalau belum yakin, Sobat Finansialku bisa manfaatkan free trial selama 30 hari, lho!

 

#2 Siapkan Keamanan Keuangan

Nah, setelah melakukan financial check up, Sobat Finansialku bisa mulai memenuhi keamanan keuangan terlebih dulu.

Keamanan keuangan sendiri terdiri dari banyak hal, tapi fokuslah terlebih dahulu pada dana darurat.

Jika Sobat Finansialku belum punya dana darurat, lebih baik penuhi terlebih dahulu dari sekarang sebelum memulai perjalanan menuju tujuan keuangan.

Adapun, besaran dana darurat berbeda-beda untuk setiap keadaan, yaitu:

  • 6x pengeluaran bulanan untuk single tanpa tanggungan
  • 9x pengeluaran bulanan untuk pasangan menikah yang belum punya anak
  • 12x pengeluaran bulanan untuk pasangan menikah dan sudah punya anak.

 

Seberapa cepat dana darurat harus disiapkan? Lebih cepat lebih baik. Karena itu memberikan keamanan secara psikologis untuk kita dan memastikan kalau kita bisa mengejar tujuan kita tanpa ada rasa khawatir nantinya.

Akan lebih baik lagi, kalau setelah dana darurat diselesaikan, Sobat Finansialku mulai memilih produk asuransi untuk melindungi uang kita.

 

#3 Mulai Buat Strategi

Nah, kalau semua sudah disiapkan, kini Sobat Finansialku bisa mulai merancang strategi sesuai dengan keadaan finansial sekarang untuk mencapai tujuan keuangan.

Jangan lupa untuk sebisa mungkin bersikap fleksibel, karena nanti tidak menutup kemungkinan kalau strategi bisa saja berubah di tengah jalan.

Selain itu, usahakan untuk konsisten, karena sebagus apa pun tujuan dan strategi yang sudah direncanakan, semua akan sia-sia kalau tidak konsisten.

Karena ini adalah lari maraton, bukan lari sprint, jadi bukan perkara siapa yang lari paling cepat, tapi siapa yang paling bisa konsisten untuk mewujudkan tujuan keuangan mereka.

Yuk Mengelola Keuangan Personal Orang Sales Bersama-sama! 02 - Finansialku

[Baca Juga: Beginilah Cara Merencanakan Keuangan Anda Seperti Orang Sukses!]

 

Jangan lupa untuk terus mempertahankan gaya hidup yang sederhana, mengurangi pembelian hal-hal yang konsumtif.

Adapun, strategi ini berbeda untuk setiap orang-orangnya. Salah satu yang bisa saya rekomendasikan adalah dengan membagi setiap pengeluaran berbasis pada persentase dari penghasilan bulanan.

Misalnya, dari 100 persen pengeluaran yang diterima, 20 persen langsung disisihkan untuk dana darurat, 10 persen untuk asuransi, 10 persen untuk investasi, dan seterusnya.

Jangan lupa untuk memisahkan rekening untuk transaksi harian dan rekening untuk dana darurat serta tujuan keuangan, ya.

 

Bagaimana Cara Mengelola Keuangannya?

Ada beberapa hal praktikal yang bisa dilakukan oleh Sobat Finansialku untuk mengelola keuangan personal agar bisa mencapai tujuan yang sudah ditentukan di awal 2021, yaitu:

 

#1 Gunakan Fitur Autodebet

Manusia adalah salah satu makhluk yang inkonsisten. Hari ini, mungkin kita berpikir kalau kita bisa melakukan semuanya sesuai dengan rencana, tapi saat melakukannya nanti, belum tentu seperti itu.

Tapi bukan berarti kita tidak bisa mengusahakan untuk konsisten, lho! Sobat Finansialku bisa memanfaatkan fitur autodebet yang saya yakin sudah terdapat di semua bank di Indonesia.

Jadi, setiap tanggal komisi masuk, uang tersebut langsung ditransfer ke rekening terpisah, sehingga bukan spending yang didahulukan, tapi saving.

 

#2 Pilih Asuransi Tahunan

Untuk Sobat Finansialku yang berprofesi sebagai sales, usahakan untuk memilih produk asuransi tahunan.

Jika memilih bulanan, akan sangat riskan karena kita belum tentu punya dana untuk membayar premi di tanggal jatuh tempo.

 

#3 Catat Keuangan

Tidak pernah saya bosan mengingatkan Sobat Finansialku untuk melakukan pencatatan keuangan agar semua pengeluaran dan pemasukan bisa diketahui jelas ke mana perginya dan dari mana asalnya.

Selain itu, pencatatan keuangan ini juga berfungsi untuk memudahkan Sobat Finansialku untuk me-review keuangan setiap akhir bulan dan mengevaluasi pos-pos pengeluaran mana yang paling dominan dan bisa dikurangi persentasenya.

Tidak perlu menghabiskan waktu, Sobat Finansialku bisa melakukannya dengan praktis dan mudah di aplikasi Finansialku.

Pencatatan keuangan bisa dilakukan di mana pun dan kapan pun tanpa harus repot menulisnya secara manual.

 

Ebook Perencanaan Keuangan ENTREPRENEUR & FREELANCE

Download Sekarang, GRATISSS!!!

3 Ebook Perencanaan Keuangan Entrepreneur dan Freelancer

 

#4 Konsultasi

Kalau saat melakukan evaluasi, Sobat Finansialku tidak bisa mengambil keputusan secara objektif, Sobat Finansialku bisa meminta bantuan orang yang lebih profesional seperti perencana keuangan.

Sobat Finansialku bisa menghubungi saya dan perencana keuangan dari Finansialku lainnya lewat aplikasi Finansialku sekarang!

 

Mulai Dari Sekarang!

Tidak ada yang lebih penting dari pada memulainya dari sekarang. Karena kalau hanya membaca teori tanpa mempraktikkannya adalah sebuah omong kosong.

Yuk, mulai perjalanan Sobat Finansialku dalam mencapai tujuan keuangan di 2021 dari sekarang bersama saya dan Finansialku!

 

 

Apakah Sobat Finansialku punya pertanyaan terkait hal ini? Yuk, tuliskan di kolom komentar!

Jangan lupa untuk bagikan informasi ini kepada teman-teman sales lainnya lewat pilihan platform yang tersedia di bawah agar kita bisa sukses bersama-sama, ya!

 

Sumber Gambar:

  • Mengelola Keuangan Personal Orang Sales – https://bit.ly/3aZVC0i
  • Orang Sales – https://bit.ly/385nuhs
  • Strategi Mengelola Keuangan Personal Orang Sales – https://bit.ly/3aUyOil