Online banking di Indonesia adalah bukan hal baru, tetapi boleh dibilang online banking adalah tren cara bayar di tahun ini. Sudahkah Anda menggunakan online banking? Finansialku akan membahas mengenai online banking dan tips agar tetap aman dalam melakukan transaksi online banking.

Online Banking di Indonesia

 

Mengenal Online Banking

Perkembangan internet di Indonesia, membawa perubahan cara orang melakukan transaksi. Saat ini sebagian dari Netizen (orang-orang didunia internet) melakukan transaksi dengan online banking. Apakah itu online banking?

Menurut Wikipedia online banking atau e-bangking adalah transaksi, pembayaran yang dilakukan dengan menggunakan internet melalui website bank (lembaga keuangan) yang dilengkapi dengan sistem keamanan. Berikut ini contoh tampilan internet banking pada salah satu bank di Indonesia.

 Online Banking di Indonesia KlikBCA

Tampilan ebanking di atas hanya digunakan untuk ilustrasi. Perhatikan salah satu jenis pengaman yang digunakan website tersebut adalah https:// (umumnya bewarna hijau).

Internet banking di Indonesia umumnya berbentuk website (seperti di atas), mobile banking (aplikasi di smart phone) dan sms banking. Umumnya bank-bank di Indonesia sudah memiliki fitur-fitur tersebut. Tujuan utama perkembangan teknologi ebanking adalah mempermudah nasabah dalam melakukan transaksi.

 

Tips Aman Online Banking

Kemajuan teknologi pada metode pembayaran online banking sering kali disalahgunakan oleh beberapa oknum. Berikut ini Finansialku akan berbagi tips untuk mencegah Kita menjadi korban penipuan.

  1. Perhatikan website bank yang Anda masuki. Umumnya website perbankan sudah terlindungi dengan SSL (secure socket layer) yang mudah dilihat. Contoh ilustrasi di atas pada kolom pencarian akan ditemukan nama bank kemudian tulisan https://. Website contekan umumnya tidak terlindungi dengan SSL. Jika Anda merasa ragu apakah website tersebut asli atau tidak cara paling mudah adalah menghubungi call center bank Anda.
  2. Jangan pernah membagi username, pin, password atau apapun keorang lain. Data tersebut adalah data privasi Anda. Jangan sampai tertipu oknum yang tidak bertanggung jawab, mengaku dari bank atau call center dari bank, kemudian menanyakan username, pin dan password.
  3. Sebaiknya gunakan layanan online banking hanya dengan jaringan yang aman. Hindari penggunaan warnet atau layanan internet publik lainnya untuk melakukan transaksi online. Biasakan hapus history dari web browser setelah melakukan transaksi online.
  4. Jangan lupa logout setelah selesai melakukan transaksi atau menggunakan online banking. Jangan sampai terlena, karena hal ini dapat dimanfaatkan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
  5. Mengganti PIN secara berkala adalah salah satu cara bijak, walaupun cukup merepotkan. Hal ini adalah langkah-langkah pencegahan dari penyalahgunaan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Seperti kata Bang Napi: “Kejahatan bukan hanya karena ada niat dari pelakunya! Tapi juga karena adanya kesempatan! Waspadalah, waspadalah!”

 

Kami akan sangat senang dan berterima kasih jika Anda mau berbagi kisah atau memberi komentar mengenai konteks dan konten.

Jangan lupa baca artikel-artikel Finansialku:

finansialku3 Jenis Pendapatan pada Keuangan KeluargaBaca
finansialkuRencana Keuangan KomprehensifBaca
finansialkuPendanaan Online untuk Bisnis OnlineBaca