Pendidikan keuangan keluarga sangat penting karena keuangan dalam kehidupan keluarga ibarat bensin dalam kendaraan. Sayangnya tidak banyak orang yang mendapatkan pendidikan keuangan keluarga. Perencana keuangan independen Finansialku akan berbagi pemikiran pentingnya pendidikan keuangan keluarga.

 

Rubrik Finansialku:

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

Tahukan Anda Pendidikan Keuangan Keluarga

Sebelum memulai pembahasan ini, Finansialku ingin bertanya teman-teman Kapan pertama kali teman-teman mendapat pendidikan keuangan? Apakah masih ingat pendidikan keuangan yang pertama kali di dapat? Kebanyakan orang menjawab pertama kali mendapat pas waktu SD atau SMP dan pendidikan yang didapat mengenai permintaan dan penawaran, inflasi dan …

Pendidikan Keuangan Keluarga Sangat Penting Karena

 

Pendidikan keuangan keluarga yang kami maksud bukan seperti itu. Pendidikan keuangan keluarga contohnya

[/fusion_builder_column]
  1. Apakah Anda tahu kondisi kesehatan keuangan keluarga Anda saat ini (sehat, cukup sehat, sedikit sakit, berdarah-darah atau tidak tahu?),
  2. Apakah Anda tahu produk asuransi yang cocok untuk Anda dan keluarga?
  3. Apakah Anda tahu mengenai investasi yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga?
  4. Apakah Anda tahu bahwa Indonesia di awal tahun 2015 punya lebih dari 500 produk reksa dana, lebih dari 450 saham yang terdaftar di bursa efek? punya lebih dari 100 produk asuransi jiwa?
  5. Apakah Anda tahu cara merencanakan keuangan Anda?
  6. dan seterusnya…

  1. Bagaimana cara menggunakan utang produktif untuk meningkatkan asset?
  2. Bagaimana cara agar tujuan keuangan saya dapat dibayar oleh asset – asset saya?
  3. Apakah pengeluaran lebih besar daripada pendapatan itu salah?
  4. Apakah Bank memberi hadiah atau keuntungan untuk orang-orang yang menabung?
  5. dan seterusnya …
  6. Catatan: diskusikan dengan perencana keuangan Anda mengenai bagian ini. 

 

Pengeluaran dan Pemasukan

Pendidikan keuangan keluarga sangat penting karena adanya siklus pemasukan dan pengeluaran. Berikut ini grafik yang menggambarkan pemasukan dan pengeluaran sebuah keluarga:

Pemasukan vs Pengeluaran,Pendidikan Keuangan Keluarga Sangat Penting Karena, Perencana Keuangan Finansialku

Gambar diterjemahkan dari 7Circles – http://the7circles.uk/

Grafik pendapatan cenderung meningkat sampai menuju masa kejayaannya. Setelah menjelang pensiun kecenderungan pendapatan berkurang. Grafik di atas adalah kondisi keuangan seseorang yang ideal. Ideal berarti orang tersebut dan keluarganya mampu mengelola keuangan dengan baik.

  • Jika Anda amati grafik di atas pengeluaran cenderung meningkat seiring dengan peningkatan gaji. Pada satu waktu, pengeluaran bisa lebih besar daripada pendapatan. Sialnya jika pengeluaran tersebut sifatnya konsumtif: sekedar senang-senang, wow, dianggap mewah, keren dan lainnya.
  • Coba Anda lihat kembali grafik di atas, pendapatan pada saat pensiun tiba-tiba drop, begitupula seharusnya pengeluaran. Permasalahannya adalah pengeluaran belum tentu bisa turun (misal masih ada utang kartu kredit, utang kendaraan bermotor, cicilan elektronik dan lainnya).
  • Pertanyaan selanjutnya: Bagaimana cara mengelola keuangan keluarga, agar pengeluaran konsumtif tidak lebih besar daripada pendapatan dan bagaimana mendanai pengeluaran saat masa pensiun. 

Nah itulah pentingnya sebuah pendidikan keuangan keluarga. Bagaimana cara memastikan pemasukan yang ada saat ini bisa dikelola untuk memenuhi tujuan-tujuan keuangan Anda (membeli rumah, mobil, pendidikan anak, kesehatan atau dana hari tua).

Joke: Tidak Perlu Kaya, Tetapi Cukup.

Berikut ini grafik yang menggambarkan uang dalam kehidupan rumah tangga. 

 Money for Life - Pendidikan Keuangan Keluarga Sangat Penting Karena, Perencana Keuangan Finansialku

Gambar diterjemahkan dari 7Circles – http://the7circles.uk/

Keterangan: 

  • Protection : proteksi atau mengelola risiko
  • Saving : menabung
  • Lifestyle : gaya hidup (hobi, minat dan lainnya)
  • Health : kesehatan
  • Basic Living : biaya untuk hidup sehari – hari
  • Legacy : waris

 

Berdasarkan gambar di atas, pengeluaran seseorang ternyata cukup besar untuk lifestyle, health dan lainnya. Teman-teman tentu pernah mendengar humor: Tidak perlu kaya, tetapi CUKUP. Jika waktu di rumah sakit, istri melahirkan uangnya cukup, jika mau membeli rumah uangnya cukup, jika mau membeli kendaraan uang cukup, mau beli ini itu uang cukup dan seterusnya.

Siapa yang tidak mau serba CUKUP saat waktunya? Kabar baiknya apapun tujuan keuangan Anda, kapanpun waktunya dan berapapun biayanya, semuanya dapat direncanakan dan dipersiapkan. Nah pendidikan keuangan keluarga memungkinkan Anda untuk dapat merencanakan dan mempersiapkan keuangan sekarang dan masa depan.

 

Kesimpulan

Pendidikan keuangan keluarga sangat penting karena keluarga harus mampu mengelola pendapatan saat ini untuk memenuhi tujuan-tujuan keuangan. Satu lagi pendidikan keuangan keluarga penting agar keluarga tidak jatuh dalam kondisi krisis keuangan keluarga. Saran Finansialku adalah anggarkan sekitar 5% pendapatan Anda untuk pengembangan diri (self development). Self development tidak harus di bidang keuangan, tetapi sebaiknya disesuaikan dengan prioritas Anda saat ini.

 

Download Ebook Perencanaan Keuangan

dan ayo mulai menetapkan tujuan keuangan Anda! 

Ebook Perencanaan Keuangan (Menetapkan Tujuan dan Mewujudkannya)

Download Sekarang

Baca E-Magazines #IndonesianDreams

Edisi Febuari 2015

Baca E Magazine Sekarang!