Mengenal apa itu perencanaan keuangan perusahaan mulai dari pengertian, manfaat, serta perbedaannya dengan perencanaan keuangan pribadi.

Cari tahu penjelasan selengkapnya di artikel Finansialku berikut ini!

 

Summary:

  • Perencanaan keuangan perusahaan dan pribadi secara prinsip memang sama, tapi ada sejumlah perbedaan signifikan diantara keduanya.
  • Ada beberapa cara dan model perencanaan keuangan perusahaan yang bisa menyesuaikan dengan kebutuhan.

 

Mengenal Apa Itu Perencanaan Keuangan Perusahaan

Manajemen keuangan perusahaan adalah salah satu hal yang vital untuk jalannya perusahaan.

Selain memastikan agar perusahaan tetap produktif, manajemen keuangan yang baik juga menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi perkembangan perusahaan.

Manajemen keuangan pun memiliki lingkup yang luas, salah satunya adalah perencanaan keuangan perusahaan.

Melansir laman studimanajemen.com, perencanaan keuangan sendiri adalah salah satu proses merencanakan atau membuat rancangan keuangan terkait hal-hal seperti:

  • Kebutuhan dana;
  • Pengadaan dana;
  • Penggunaan dana;
  • Memilih metode analisis laporan keuangan dalam organisasi.

 

Tujuan Perencanaan Keuangan Perusahaan

Adapun tujuannya untuk perusahaan, diantaranya:

  • Menentukan persyaratan modal, yang berdasarkan beberapa faktor tertentu, seperti biaya aset lancar dan tetap, biaya promosi, dan perencanaan jangka panjang.
  • Menentukan struktur modal, yang merupakan komposisi modal, yaitu jenis relatif dan proporsi modal yang perlu ada dalam bisnis.
  • Membingkai kebijakan keuangan, yang membicarakan tentang kemungkinan untuk pengambilan keputusan pada kondisi tertentu, berkaitan dengan kontrol dana tunai, utang, piutang, dan lainnya.

[Baca Juga: Perusahaan Butuh Konsultasi Perencanaan Keuangan]

 

Manfaat Perencanaan Keuangan Perusahaan

Selain beberapa tujuan di atas, perencanaan keuangan perusahaan juga menyangkut kegiatan tentang proyeksi pendapatan perusahaan dalam satu periode tertentu. Berikut beberapa manfaat diantaranya:

  • Membantu perusahaan memastikan keseimbangan yang wajar antara aliran keluar dan masuk, sehingga arus keuangan tetap terjaga.
  • Membantu mengurangi ketidakpastian yang dapat menjadi penghalang untuk pertumbuhan perusahaan.
  • Membantu memastikan ketersediaan dana operasional perusahaan.
  • Membantu membuat program pertumbuhan dan ekspansi yang mendukung kelangsungan hidup perusahaan dalam jangka panjang.

 

Perbedaan Perencanaan Keuangan Perusahaan dan Pribadi

Selain memiliki persamaan, antara perencanaan keuangan perusahaan dan pribadi, yang salah satunya adalah membantu kita untuk mengatur keuangan dengan baik, keduanya juga memiliki perbedaan.

Maryadi Santana, CFP, QWP, salah satu perencana keuangan Finansialku, mengatakan,

Sebenarnya prinsip terkait perencanaan keuangan perusahaan dan pribadi adalah sama. Meliputi pendapatan dan pengeluaran untuk cash flow, aset, dan kewajiban pada neraca”.

 

Hal yang membedakan hanyalah detail isi antara perencanaan keuangan perusahaan dan pribadi tersebut.

Selain itu, pembeda paling mencolok lainnya adalah skala perencanaannya.

Di mana di perusahaan tentunya lebih besar daripada untuk pribadi.

Nah, kalau Sobat Finansialku, apakah sudah melakukan perencanaan keuangan untuk diri sendiri?

Jika belum, kamu bisa pelajari cara yang tepat dan mudah dalam mengatur keuangan dengan membaca ebook Finansialku berikut ini:

Ebook GRATIS, Cara Mengatur Keuangan dengan Mudah

Banner Iklan Ebook Cara Mengatur Keuangan dengan Mudah - PC
Banner Iklan Ebook Cara Mengatur Keuangan dengan Mudah - HP

 

Cara Membuat Perencanaan Keuangan Untuk Perusahaan

Melansir beberapa sumber, setidaknya ada lima hal yang bisa dilakukan dalam perencanaan keuangan untuk perusahaan.

Berikut ini beberapa langkah umum yang bisa dilakukan:

 

#1 Menentukan Tujuan dan Kegiatan

Setiap perusahaan yang akan merencanakan keuangannya, penting untuk membuat dan menentukan tujuan yang jelas terkait proyek berjalan.

Adapun, kegiatan serta hal-hal yang termasuk ke dalamnya adalah perencanaan, analisa, dan pengendalian terhadap kegiatan keuangan.

Setelah mendapatkan tujuan, perusahaan harus menentukan kegiatannya, yang terkait hal-hal apa saja yang harus dilakukan untuk bisa mencapai tujuan tersebut.

[Baca Juga: 20 Perencanaan Keuangan Perusahaan Untuk Para Karyawan]

 

#2 Menentukan Sumber Penghasilan

Selanjutnya, agar bisa terus berjalan, perusahaan harus menentukan dari mana saja sumber penghasilan yang akan didapatkan.

 

#3 Mengelola Keuangan

Maryadi Santana mengatakan, mengelola keuangan perusahaan bisa dengan menyiapkan sebagian pendapatan untuk biaya operasional atau jalannya perusahaan.

Biaya perusahaan ini mencakup pengeluaran usaha atau operasional.

Perusahaan kemudian bisa membuat anggaran serta biaya-biaya apa saja yang wajar keluar dalam jalannya usaha.

Tentu saja, jumlahnya harus sesuai dengan pendapatan perusahaan.

Seputar pengelolaan keuangan perusahaan, juga bisa Sobat Finansialku gali informasinya melalui ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis.

Apakah sudah cukup tergambar mengenai cara membuat perencanaan keuangan untuk perusahaan?

Jika kamu merasa perlu berdiskusi lebih lanjut dengan Maryadi Santana, kamu bisa membuat janji untuk konsultasi dengan menghubungi Finansialku melalui WhatsApp.

Banner Konsultasi Via WA Telemarketing

 

Contoh Perencanaan Keuangan Perusahaan

Melansir laman manajemenkeuangan.net, saat melakukan perencanaan keuangan perusahaan, perusahaan bisa menggunakan serangkaian asumsi, baik yang menyangkut hubungan antara variabel maupun keputusan keuangan.

Ada tiga jenis perencanaan keuangan perusahaan, dengan model yang berbeda, berikut contohnya:

 

#1 Perencanaan Keuangan Perusahaan Jangka Panjang

Perencanaan untuk jangka panjang, tujuan utamanya adalah untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan di masa yang akan datang terkait rencana tindakan keuangan dan keputusan strategis tertentu.

Berikut adalah model-model perencanaan keuangan jangka panjang untuk perusahaan:

 

#1 Model Persentase Penjualan

Model ini menggunakan penjualan sebagai ukuran aktivitas, yang dalam implementasinya memerlukan:

  • Identifikasi rekening-rekening, yang berubah bila penjualan berubah, dan
  • Kebijakan keuangan dari perusahaan.

 

Contoh:

PT A memprediksi bakal terjadi kenaikan penjualan sebesar 25% di tahun 2022 ini, kemudian proyeksi laporan keuangan menjadi:

  • Peningkatan aktiva lancar secara proporsional dengan penjualan.
  • Aktiva tetap bakal meningkat Rp 200 juta
  • Penyusutan aktiva tetap lama menjadi Rp 50 juta, dan aktiva tetap baru menjadi Rp 20 juta.
  • Rekening-rekening kewajiban lancar tidak termasuk utang bank meningkat secara proporsional dengan peningkatan penjualan.
  • Bunga untuk utang tambahan yang ditanggung menjadi 17,5% per tahun.
  • Pembagian dividen 50% dari laba sebelum pajak.
  • Perusahaan tidak akan menambah setoran modal sendiri
  • Profit margin dengan tahun sebelumnya sama.
  • Dana eksternal akan ditarik dalam bentuk utang.
  • Tarif pajak penghasilan sebesar 32%.

 

Maka, yang harus perusahaan lakukan adalah menyusun neraca demi mendapatkan angka aktiva dan pasiva.

 

#2 Model Lain

Model lain adalah sebuah kritik terhadap metode persentase penjualan, yang dalam asumsinya, berkeberatan apabila rekening-rekening yang berubah secara proporsional dengan penjualan.

Metode ini muncul dari pendapat yang kontradiktif, di mana peningkatan aktiva bisa saja tidak proporsional.

Model lain merekomendasikan cara lain untuk menyusun laporan keuangan profoma dengan menggunakan sistem anggaran dan memahami interaksi masing-masing angaran agar bisa disusun neraca dan laba rugi profoma.

Berbicara tentang laporan keuangan perusahaan, Sobat Finansialku bisa mendapatkan penjelasan lengkapnya di video berikut ini:

 

#2 Perencanaan Keuangan Perusahaan Jangka Pendek

Perencanaan untuk jangka pendek biasanya berlangsung kurang dari tahun, dengan tujuan menjaga likuiditas perusahaan.

Hal yang digunakan adalah dengan menyusun anggaran kas, yang merupakan taksiran tentang kas masuk dan kas keluar pada periode waktu tertentu.

Metode yang digunakan adalah dengan terlebih dulu menyusun anggaran kas perusahaan terlebih dulu, kemudian dilanjutkan dengan menyusun laporan laba rugi proforma.

Selanjutnya, analisis bisa dilakukan dengan melihat piutang akhir, persediaan akhir, aktiva tetap akhir, dan utang dagang akhir.

Itu dia informasi mengenai perencanaan keuangan perusahaan. Sobat Finansialku bisa memperbanyak literasi seputar keuangan melalui berbagai ebook yang tersedia di Perpustakaan Finansialku.

 

Apakah kamu punya pertanyaan yang belum terjawab seputar perencanaan keuangan? Kalau ada, sampaikan di kolom komentar, ya!

Jangan lupa bagikan juga artikel ini kepada sesama rekan bisnismu, terima kasih.

 

Editor: Ismyuli Tri Retno

Sumber Referensi:

  • Wadiyo, S.E. 14 Juli 2021. Aplikasi Model Perencanaan Keuangan Perusahaan. Manajemenkeuangan.net – https://bit.ly/3LkrHOV
  • Admin. 12 Mei 2022. 5 Langkah Merencanakan Manajemen Keuangan Perusahaan. Jurnal.id – https://bit.ly/39jzpeQ
  • Leon Manua. 14 Maret 2019. Konsep Dasar Perencanaan Keuangan. Studimanajemen.com – https://bit.ly/3l14yWG