Tahukah Anda bahwa dalam membangun keluarga harmonis diperlukan adanya pola pikir berkembang (growth mindset)?

Segala sesuatu dapat berubah ke arah yang lebih baik ketika kita mau berusaha dan memiliki pemikiran terbuka. Buktikan sendiri bahwa dengan pola pikir berkembang hubungan dan kinerja Anda akan semakin baik!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Wealth Mindset

 

Growth Mindset Dalam Kehidupan Keluarga & Hubungan dengan Pasangan

Dr. Carol Dweck, seorang psikolog bersama dengan rekan-rekannya melakukan penelitian sejak tahun 1980-an dan menemukan sebuah kesimpulan tentang revolusi dari cara perkembangan pikiran manusia.

Melalui penelitian yang mereka lakukan, hasilnya menunjukkan bahwa pola pikir berkembang (growth mindset) dapat membuat hasil yang besar, salah satunya dalam hubungan dengan pasangan.

Investasi Keuangan Keluarga 02 - Finansialku

[Baca Juga: Mau Jadi Orang Sukses? 13 Cara Ini Membuat Anda Mengalami Peningkatan Hidup]

 

Meskipun penelitian ini awalnya dilakukan pada anak-anak usia sekolah, telah diakui bahwa pola pikir ini berkembang hingga dewasa dan dapat mempengaruhi kehidupan profesional dan bahkan kehidupan pribadi kita dalam keluarga.

Pola pikir ini tidak terbatas pada cara kita belajar akan suatu hal, tetapi juga mempengaruhi sifat kepribadian kita.

Jika seseorang yakin bahwa ia dilahirkan memiliki kepribadian tertentu, seperti anti sosial atau penakut, maka akan terjadi demikian sesuai dengan apa yang ia yakini.

Tetapi jika kita menganut gagasan bahwa, dengan sedikit usaha, kita dapat bertumbuh dan berkembang serta membentuk diri kita sendiri, maka kita dapat mencapai perubahan yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

Pendidikan dan pembelajaran tidak berhenti begitu kita meninggalkan sekolah atau universitas.

Hidup adalah satu proses pembelajaran yang panjang, jika kita tidak terbuka untuk menerima kegagalan sebagai tanda bahwa kita sedang bergerak maju, maka kita bisa mandek atau diam di tempat.

Jika Anda dapat melatih diri untuk memahami dunia dengan pola pikir yang berkembang (growth mindset) percaya akan perubahan, Anda akan kagum dengan manfaat yang akan Anda terima dalam hubungan dengan pasangan, karier, bahkan kesehatan Anda.

Fixed Mindset vs Growth Mindset 04 - Finansialku

[Baca Juga: TERBUKTI, 8 Cara Hidup Sukses di Usia Muda, Apakah Kamu Sudah Mulai Melakukannya?]

 

Ingin merencanakan liburan bersama keluarga tapi bingung alokasi dananya dari mana? Siapkan dari sekarang dengan Aplikasi Finansialku. Anda dapat merencanakan dan mencatat dana liburan Anda hanya melalui telepon pintar.

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store sekarang atau lakukan registrasi terlebih dulu di komputer Anda.

Seseorang dengan pola pikir tetap (fixed mindset) akan selalu mengharapkan hubungan romantis menjadi sempurna, dan menolak untuk menerima gagasan bahwa hubungan yang sukses membutuhkan sebuah usaha untuk mencapainya.

Jika mereka percaya bahwa semua umat manusia tercipta, terbentuk, tidak dapat belajar maupun beradaptasi, maka mereka juga percaya bahwa hubungan yang kurang sempurna akan selalu demikian alias tidak dapat berubah.

Mereka ingin selalu dipuja oleh pasangannya dan di mata mereka, perbedaan pendapat adalah sebuah bencana yang tak terhindarkan.

Namun sebaliknya, seseorang dengan pola pikir berkembang (growth mindset) memahami bahwa dua orang yang datang bersama (pasangan) akan selalu memiliki perbedaan.

Mereka memiliki fakta bahwa suatu hubungan melibatkan kedua belah pihak yang saling belajar antara satu dengan yang lain dan tumbuh bersama, mengembangkan keterampilan yang mereka butuhkan untuk bekerja dengan baik sebagai sebuah tim.

Ini bukan hanya hubungan yang romantis, tetapi juga dalam kehidupan keluarga dimana mereka yang memiliki pola pikir tetap (fixed mindset) tidak akan bisa memahaminya dengan baik.

Sudahkah Anda memiliki perencanaan untuk keluarga? Miliki segera panduannya melalui Buku Make A Plan and Get Your Financial Dreams Come True yang bisa membantu Anda secara aplikatif untuk mewujudkan impian keuangan keluarga menjadi kenyataan!

 

Dampak Positif Growth Mindset Dalam Kehidupan Suami-Istri

Dr. Delwar Akbar mengatakan, penting untuk menyadari bahwa setiap orang memiliki pola pikir yang tetap (fixed mindset) dan pola pikir berkembang (growth mindset) dengan proporsinya masing-masing tergantung bagaimana setiap orang dibesarkan dalam budaya, lingkungan sosial-ekonomi, serta pendidikan.

Dr. Delwar Akbar berkata bahwa pola pikir memiliki efek yang sangat kuat pada keyakinan, cara berurusan dengan orang, serta cara mengelola masalah pribadi, keluarga, dan organisasi tempat kita bekerja.

Pola pikir yang tetap (fixed mindset) memungkinkan perasaan ketidakberdayaan dan ketidakmampuan. Sebaliknya, pola pikir yang berkembang (growth mindset) mendukung perasaan tentang pemberdayaan dan mendorong motivasi serta prestasi.

Dalam kehidupan keluarga, pasangan dapat membuat kesalahan.

Konflik Masalah Keuangan Keluarga 02 - Finansialku

[Baca Juga: Gaya Kepemimpinan Servant Leadership Ala Presiden Jokowi, Yang Harusnya Dimiliki Setiap Pemimpin Perusahaan]

 

Adanya pola pikir yang berkembang (growth mindset) akan membantu memperkuat hubungan dengan mengambil pelajaran dari kesalahan, memberikan lebih banyak kesabaran dan kasih sayang dalam menjalani bahtera rumah tangga dan pengambilan keputusan bersama.

Dalam sebuah hubungan dengan pasangan, kita tentu mengharapkan penerimaan dan jawaban positif dari pasangan. Itu adalah contoh khas dari mindset tetap (fixed mindset).

Tetapi dalam pola pikir yang berkembang (growth mindset), kehidupan suami-istri akan lebih menantang dan saling mendorong satu sama lain untuk melakukan tugas dengan cara yang lebih baik.

Mereka akan selalu mencari cara yang membuat kebahagiaan terus dirasakan diantara kedua pasangan dan membawa kedamaian jangka panjang dalam kehidupan keluarga mereka.

Memiliki pola pikir yang berkembang (growth mindset), istilah yang diciptakan oleh Dr. Carol Dweck bisa menjadi faktor paling penting dalam memprediksi kepuasan dalam hubungan dan kesuksesan seseorang di masa depan.

Mereka yang memiliki pola pikir berkembang (growth mindset) percaya bahwa mereka akan pulih dari kemunduran dan kegagalan.

Mereka juga percaya bahwa melakukan upaya, fokus, dan melakukan sesuai dengan konsisten dan teratur, dengan proses waktu untuk masa pemulihan akan membawa hasil yang tak terbayangkan.

Orang-orang dengan pola pikir berkembang (growth mindset) percaya bahwa mereka dapat menjadi terampil dalam berbagai usaha yang mereka lakukan.

Banyak orang menghargai keberhasilan pekerjaan mereka dengan pola pikir berkembang (growth mindset).

Namun, ketika menyangkut hubungan pernikahan, mereka mengakui bahwa mereka tidak pandai dalam hal itu dan mereka menyerah jika berpikir soal percintaan dan hubungan dengan pasangan.

Jika kita percaya akan teori pola pikir berkembang (growth mindset) dan menerapkannya pada hubungan dengan pasangan, cinta dan pernikahan, tentu kita semua bisa memperbaiki dan memiliki hubungan yang lebih baik dengan pasangan kita.

Fakta Menarik 25 Keluarga Terkaya di Dunia yang Menjadi Sorotan Publik 06 Keluarga 6 - Finansialku

[Baca Juga: Inilah 10 Ciri Kepemimpinan Visioner atau Visionary Leadership yang Harus Dimiliki Setiap Orang Hebat seperti Anda]

 

Tentu saja dalam perjalanan hubungan yang kita jalani, akan ada waktunya dimana kita akan mengalami pergumulan, tantangan dan penurunan.

Mereka dengan pola pikir berkembang (growth mindset) akan belajar lebih memahami pasangan dengan lebih baik setelah mengalami perdebatan atau bahkan sebuah percekcokan dalam keluarga.

Seperti dalam kehidupan seorang pelajar atau pebisnis, mereka yang sempat mengalami kegagalan, penurunan omzet penjualan atau mendapat hasil studi yang kurang memuaskan, akan belajar dan bekerja lebih sungguh, mencari letak kesalahan dan memperbaikinya.

Demikian juga dalam kehidupan dengan pasangan. Kita seringkali menghidupi kehidupan nyata ini dengan mimpi seperti kehidupan dalam sebuah dongeng.

“They lived happily ever after.”

Mereka hidup bahagia selamanya.

 

Hidup bahagia selamanya mengandung arti bahwa cinta dan kebahagiaan itu tidak perlu diupayakan atau diusahakan.

Sebuah pengalaman dari seorang istri yang bekerja dan memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan suami. Ia memutuskan untuk lebih fokus membesarkan anak dan juga pada kariernya yang sedang menanjak.

Ia sama sekali tidak mempedulikan bagaimana hubungannya dengan sang suami.

Pola pikir yang berkembang (growth mindset) sangat diperlukan dalam sebuah hubungan dengan pasangan demi meningkatkan kualitas hubungan, bagi diri sendiri juga pasangan serta mengembangkan hubungan harmonis jangka panjang.

Menurut Dr. Carol Dweck, melalui pola pikir yang berkembang (growth mindset), semua hal ini dapat dikembangkan, seperti diri kita, pasangan, dan hubungan dengan orang lain. Semua itu mampu bertumbuh dan berubah.

Dengan pemahaman ini, kita akan mengerti bahwa kita adalah agen perubahan.

Perubahan untuk menjadi orang yang lebih baik, memiliki hubungan yang lebih harmonis dengan pasangan, memiliki karier yang lebih sukses dari sebelumnya dan menjadi berhasil untuk setiap upaya yang bisa kita lakukan.

 

Miliki Mimpi Besar Untuk Kehidupan Keluarga yang Harmonis

Pola pikir yang tetap (fixed mindset) akan membuat kita takut untuk menetapkan pandangan yang terlalu tinggi atau pun mimpi yang besar karena hanya memikirkan seberapa besar luka yang harus ditanggung jika jatuh.

Jika kita memiliki pola pikir yang berkembang (growth mindset), maka kita akan mampu fokus pada tujuan akhir dan tidak membiarkan kemunduran dan kegagalan mendominasi pikiran kita dan membuat kita takut untuk melangkah.

Jangan takut untuk memiliki mimpi yang besar untuk keluarga yang harmonis. Mimpi tersebut bisa diwujudkan asalkan kita mau melakukan upaya dan mengusahakannya.

 

Kini Anda tahu perlunya memiliki pola pikir berkembang untuk membentuk keluarga yang harmonis.

Namun bisa saja saat ini teman Anda sedang mencari solusi untuk hubungan keluarga mereka.

Anda dapat menjadi teman yang baik dengan membagikan artikel ini. Siapa tahu, artikel ini mampu memberikan solusi bagi hubungan keluarga teman-temanmu.

 

Sumber Referensi:

  • Elevating Connection. 18 Oktober 2018. Growth Mindset in Love. Elevatingconnection.com – https://bit.ly/2GlbAlu
  • Katie Uniacke. 24 April 2019. 9 Ways A Growth Mindset Will Revolutionize Your Life (And How To Develop One). Aconsciousrethink.com – https://bit.ly/2Z4t2C3
  • Trevor Huffman. 18 Mei 2018. 5 Ways to Find and Keep Relationships Thriving with a Growth Mindset. Medium.com – https://bit.ly/2M5VS19

 

Sumber Gambar:

  • Keluarga – http://bit.ly/2Z0hrHb