Siapa bilang dokter tidak perlu proteksi? Menurut piramida perencanaan keuangan, setiap orang harus punya proteksi diri, misalnya asuransi. Mengapa?

Yuk, cari tahu alasan dan jenis proteksi yang harus dimiliki dokter. Simak artikel berikut ini ya…

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Secure

 

Pentingnya Memiliki ‘Proteksi Diri’

Sobat Finansialku, dalam menjalani hidup ini ada berbagai risiko yang mungkin kita hadapi, bisa terprediksi atau diluar dugaan. Karena itu, penting bagi setiap orang mempersiapkan perlindungan diri sebagai bentuk antisipasi, atau disebut juga proteksi diri.

Sebagai contoh, ketika Sobat Finansialku harus mengalami kondisi kesehatan yang menurun atau sakit. Bisa saja Anda melakukan pengobatan ala kalanya di rumah, tapi jika kondisi tidak membaik, mau tidak mau Anda harus memeriksakannya ke dokter yang notabene akan menambah pengeluaran diluar dugaan.

Biayanya pun tidak bisa diprediksi karena mengacu pada jenis pemeriksaan yang diperlukan. Bisa sekedar menebus obat, atau diperlukan pemeriksaan lanjutan seperti ke laboratorium, hingga tindakan yang lebih serius lainnya. 

Wajib Punya! Inilah Proteksi Diri untuk Para Dokter 02

[Baca Juga: MUDAH! Gini Cara Perhitungan Pajak Penghasilan untuk Dokter]

 

Jika tidak well prepared dalam mempersiapkan dana darurat dan proteksi diri, mungkin Anda akan waswas. Besar kemungkinan biaya pengobatan itu mengganggu cash flow keuangan. Bahkan lebih dari itu, bisa menguras pula tabungan yang dimiliki. 

Lain halnya ketika Anda mempunyai proteksi diri, seperti misalnya asuransi kesehatan. Anda jauh lebih tenang dan bisa fokus pada proses pengobatan dan pemulihan, karena biayanya bisa di-cover sebagai manfaat asuransi kesehatan yang Anda miliki.

Itu baru contoh kecil dari pentingnya setiap orang memiliki bentuk proteksi yang melindungi dirinya dan keluarganya.

 

Pandai Mengobati Juga Perlu Proteksi Diri

Menyoal tentang proteksi diri, saya mendapat beberapa pertanyaan dari rekan dan klien yang berprofesi sebagai dokter.

Apakah dokter juga harus punya proteksi diri?

Sobat Finansialku, sudah bisa menebak jawabannya?

Ya, jawabannya sangat perlu.

Proteksi diri wajib dimiliki setiap orang, tanpa terkecuali. Sekalipun Anda berprofesi sebagai dokter yang ahli di bidang kesehatan. 

Jangan hanya melihat dari satu sudut pandang ya, walaupun dokter concern mengobati orang sakit, tapi sebagai manusia biasa seorang dokter pun tetap bisa mengalami sakit atau risiko lainnya yang bisa datang kapan saja.

Sobat Finansialku, saya mau nanya deh:

Apakah kita yakin kalo kita tidak akan pernah sakit?

Mungkin sebagian besar akan menjawab “Tidak yakin jika tidak pernah sakit”.

Pastinya setiap orang pernah sakit, dan mungkin bisa saja mengalami hal serupa di kemudian hari. Sehingga perlu mengantisipasi hal tersebut dengan mentransfer risiko yang tidak bisa di-handle sendiri.

Maksudnya?

Saya coba kasih gambaran ya. Misalnya, dari profesi dokter adalah sumber income untuk keluarga, atau sederhananya Anda sebagai pencari nafkah.

Kemudian, satu waktu risiko hadir dalam kehidupan, misalnya Anda sakit dan tidak bisa melakukan praktik untuk waktu cukup lama. Berarti ada nilai keluarga yang berpotensi berkurang, bahkan sampai hilang karena berkurangnya income. That’s why Anda membutuhkan yang namanya proteksi diri atau asuransi.

Wajib Punya! Inilah Proteksi Diri untuk Para Dokter 03

[Baca Juga: Investasi untuk Dokter: Ketahui Hal Ini Sebelum Terjun Berinvestasi]

 

Proteksi Diri dari Sudut Pandang Piramida Keuangan

Berdasarkan kacamata piramida keuangan Finansialku, ada beberapa level yang berisi prioritas-prioritas dalam perencanaan keuangan. Level pertama, berbicara tentang income baik besar atau kecil, fokusnya pada pengelolaan budgeting dan mengatur cash flow.

Pada level pertama yang termasuk dalam kategori ‘Keamanan Keuangan’ juga fokus pada dana darurat. Jangan sampai ketika terjadi suatu risiko, Anda tidak memiliki dana darurat.

Selain itu masih di level pertama, Anda juga harus mengatur soal utang piutang. Jangan sampai utang produktif atau utang konsumtif melebihi kapasitas kemampuan Anda untuk melakukan pembayaran. 

Next di level kedua, berbicara tentang manajemen risiko. Artinya, setelah uangnya tersedia, dikelola dengan baik, dan sudah mempunyai dana darurat, maka harus dilindungi dengan yang namanya proteksi (mitigasi risiko). Bisa dalam bentuk asuransi, BPJS, dan sebagainya sesuai dengan kebutuhan.

So, kembali ditekankan pentingnya setiap orang memiliki proteksi diri sebelum berlajut pada prioritas-prioritas keuangan lainnya di piramida perencanaan keuangan. Seperti investasi, dana hari tua, hingga soal distribusi kekayaan.

Lebih jelasnya mengenai Piramida Keuangan Finansialku, baca artikel Piramida Keuangan Itu Sangat Penting Lho! Apa Sajakah Itu?.

 

Jenis Proteksi Untuk Dokter Berdasarkan ‘Value Protection’

Sobat Finansialku, setelah mengetahui alasan pentingnya memiliki proteksi diri, selanjutnya, Anda harus memahami jenis proteksi atau asuransi yang harus dimiliki.

Finansialku mempunyai acuannya yaitu ‘Value Protection’ atau segitiga proteksi, terdiri dari asuransi kesehatan, asuransi penyakit kritis, dan asuransi jiwa. Apakah dokter perlu memiliki ketiganya?

Jawabannya, menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Jika Anda merupakan sumber pencari nafkah tunggal, dan termasuk sandwich generation, berarti diperlukan asuransi kesehatan dan asuransi jiwa.

Baca Juga: Mengenal Generasi Sandwich: Ketahui 3 Cirinya Berikut!

 

Alasannya ketika Anda mengalami suatu risiko, potensi keuangan tidak akan terganggu karena sudah di-handle oleh asuransi.

Lalu, bagaimana jika Anda bukanlah sandwich generation dan bukan pencari nafkah tunggal, serta hanya menghidupi diri sendiri. Jenis asuransi apa yang diperlukan?

Jawabannya sudah pasti, yang dibutuhkan adalah asuransi kesehatan. Jadi ketiga jenis asuransi ini disesuaikan dengan kebutuhan dan tentunya budget yang Anda miliki.

Tapi, jika Anda berada pada kondisi di luar yang disebutkan sebelumnya, Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan perencana keuangan di Finansialku untuk menemukan jenis proteksi yang tepat dimiliki.

Sebagai salah satu perencana keuangan di Finansialku, saya pribadi sangat senang bisa membantu banyak orang yang memerlukan advise dalam memperbaiki perencanaan keuangannya.

Jika Anda ingin konsultasi lebih lanjut, caranya sangat mudah:

  1. Download aplikasi Finansialku di Google Play Store maupun Apple Apps Store;
  2. Klik fitur Konsultasi Keuangan
  3. Pilih salah satu CFP untuk berkonsultasi. Sobat Finansialku bisa berkonsultasi bersama saya juga di sana.
Cara Konsultasi Keuangan dengan aplikasi Finansialku

Cara Konsultasi Keuangan dengan aplikasi Finansialku

 

Jangan ragu untuk berkonsultasi di aplikasi Finansialku karena fitur ini gratis dan bisa diakses kapanpun jika Anda memiliki akun premiumnya.

Nah, untuk yang belum berlangganan akun premium, yuk upgrade sekarang! FYI, hanya dengan Rp 350 ribu, Anda bisa gunakan seluruh fitur aplikasi Finansialku selama SATU TAHUN!

Jangan lupa juga masukkan kode voucher CUAN50 untuk tambahan potongan Rp 50 ribu.

 

Yuk, Siapkan Budgeting untuk Proteksi Diri

Sobat Finansialku, sudah tahu proteksi atau asuransi apa saja yang harus dimiliki?

Mengingat setiap orang punya kebutuhan yang berbeda, sudah pasti tingkat risiko dan tingkat aset pun berbeda. Ingat, poin pentingnya adalah melihat kembali tujuan dan kondisi keuangan masing-masing.

Nah, untuk mengetahui budget asuransi ini, sebaiknya Anda lakukan pengecekan kesehatan keuangan dengan menggunakan Financial Check Up, salah satu fitur yang ada di Finansialku. Caranya gampang:

Setelah berhasil download, Anda bisa ikuti langkah ini untuk mengecek kesehatan keuangan pribadi, sebagai berikut:

  1. Buka aplikasi Finansialku kemudian pilih menu Financial Health Check Up.Fitur Financial Health Check Up Aplikasi Finansialku
  2. Masukan data pendapatan Anda per tahun, kemudian masukan data pengeluarannya per tahun.
  3. Tekan tombol lanjutan, maka Anda akan melihat 2 Rasio yang menunjukan kesehatan finansialnya.
  4. Anda dapat melanjutkan Financial Health Check Up untuk melakukan pengecekan menggunakan 6 Rasio lainnya.
  5. Tekan “Lanjut” untuk melanjutkan atau “Tidak” untuk berhenti.
  6. Jika menekan “Lanjut”, masukan Aset, Investasi, dan Kewajiban yang saat ini Anda milikiFinancial Health Check Up 1
  7. Tekan tombol Hitung.
  8. Anda dapat juga mengirimkan hasil Financial Health Check Up ke dalam email pribadimu ya. Anda pun dapat mengetahui kondisi likuiditas, utang, tabungan, solvabilitas dan lainnya hanya dengan mengisi data-data yang dibutuhkan.

Hasil Financial Health Check Up Aplikasi Finansialku

 

Gampang kan? Yuk, tunggu apalagi? Lebih cepat Anda mempersiapkan proteksi diri, pastinya akan lebih baik. Poinnya, Ubah wacana menjadi rencana supaya terhindar dari bencana. Selamat mencoba…

 

Ebook Perencanaan Keuangan ENTREPRENEUR & FREELANCE

Download Sekarang, GRATISSS!!!

3 Ebook Perencanaan Keuangan Entrepreneur dan Freelancer

 

Sobat Finansialku, itulah pembahasan mengenai pentingnya setiap orang termasuk para dokter memiliki proteksi diri. Semoga informasi kali ini bermanfaat ya.

Jangan lupa bagikan artikel ini kepada keluarga, rekan, dan kerabat terdekat supaya mereka juga bisa mempersiapkan diri dengan baik melalui proteksi yang harus dimiliki. Terima kasih.

 

 

Sumber Gambar:

  • Asuransi Dokter – https://bit.ly/3imkbpz, https://bit.ly/3quENPy, https://bit.ly/3sxlUx2