Salah satu rumah adat tradisional Indonesia yang paling populer adalah Rumah Joglo dari Jawa Tengah. Apa sih yang unik dari rumah ini?

Bagi kamu yang ingin tahu, Finansialku akan mengulas tentang sejarah Rumah Joglo hingga keunikannya. Jadi, pastikan kamu baca sampai habis ya!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Sejarah Rumah Joglo

Seperti yang sudah kita ketahui, Indonesia memiliki banyak sekali kekayaan budaya yang patut dibanggakan.

Salah satunya adalah rumah adat tradisional yang beragam dan unik, sesuai dengan suku masyarakat dan daerahnya masing-masing.

Rumah adat yang paling populer dalam masyarakat Jawa adalah Rumah Joglo. Menurut sumber romadecade.org, Rumah Joglo merupakan rumah tradisional khas Jawa Tengah.

Rumah tradisional yang terbuat dari kayu jati ini memiliki atap yang menyerupai gunung dengan puncaknya yang datar. Atap ini disebut dengan Tajug.

Istilah “joglo” sendiri berasal dari gabungan kata “tajug” dan “loro” yang berarti menggabungkan 2 tajug.

Menurut kepercayaan orang Jawa, gunung adalah tempat yang sakral karena dipercaya sebagai tempat tinggal para dewa. Oleh karena itu, tajug dipilih sebagai atap rumah adat Jawa karena bentuknya seperti gunung.

Tajug ini ditopang dengan 4 tiang utama yang dinamakan dengan Soko Guru. Soko Guru bermakna kekuatan 4 penjuru mata angin.

Masyarakat Jawa memiliki kepercayaan bahwa berlindung di bawah atap dengan Soko Guru dapat menghindari mereka dari bencana.

Rumah tradisional ini memiliki ukuran yang lebih besar daripada rumah adat Jawa lainnya. Jadi, pada zaman dulu, rumah ini biasanya hanya dimiliki oleh kalangan bangsawan dan priayi.

Namun, saat ini, Rumah Joglo sudah bebas didirikan oleh siapapun.

Saat kita berkunjung ke Surabaya, kita bisa melihat bahwa gedung terminal Bandara Juanda di Surabaya juga menggunakan model atap Rumah Joglo.

Rumah Joglo, Properti Tradisional yang Unik dan Sarat Makna - Terminal Bandara Juanda Surabaya

[Baca Juga: 34 Pakaian Adat Dari Berbagai Provinsi di Indonesia, Kenali Namanya!]

 

Anda berniat memiliki rumah tradisional jawa ini untuk tempat tinggal? Saat ini masih banyak rumah adat yang diperjualbelikan untuk menjadi tempat tinggal.

Rencanakan pembelian rumah Anda dengan aplikasi Finansialku, aplikasi pencatatan dan perencanaan keuangan yang bisa membantu Anda untuk menghitung dan mengalokasikan dana pembelian rumah yang diinginkan.

Anda juga bisa membaca e-book gratis berikut ini supaya rumah pertama Anda bisa segera terwujud.

Bagaimana CARA AMPUH Membeli Rumah Pertama?

Download ebook-nya, GRATIS!!!

ebook rumah pertama

Download Ebook Sekarang

 

Keunikan Rumah Joglo

Seperti rumah-rumah adat lainnya, Rumah Joglo memiliki ciri khas yang sangat kuat. Nah, apa saja ciri khas dari bangunan ini?

 

#1 Arsitektur yang Rapi

Kayu-kayu jati yang menyusun bangunan ini sangatlah rapi dan seimbang antara satu sisi dengan sisi lainnya.

Itulah salah satu keunikannya yang menggambarkan kehidupan masyarakat Jawa secara keseluruhan.

Ingin tahu bagian-bagian di dalam Rumah Joglo? Kamu bisa baca artikelnya di sini.

 

#2 Posisi Pintu Utama di Tengah Rumah

Rumah Joglo memiliki pintu utama yang berada di tengah rumah. Pintu ini pun sejajar dengan bagian belakang rumah.

Intip Yuk Bagian-bagian Dalam Rumah Joglo yang Kaya Makna 02

[Baca Juga: Intip 10 Pesona Rumah Adat Indonesia yang Memukau Dunia]

 

Jadi, ketika kita memasuki bangunan, kita akan langsung melihat bagian belakang rumah ini. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Jawa memiliki sifat yang terbuka dengan orang lain.

 

#3 Jendelanya Banyak dan Besar

Jika dilihat dari bagian depan rumah sampai belakang, Rumah Joglo memiliki puluhan jendela yang besar. Ruangan-ruangan di dalam rumah ini pun selalu segar.

Konon, desain jendela rumah ini merupakan warisan dari Belanda yang kemudian dikembangkan oleh perancang Jawa.

 

#4 Memiliki Pagar Mangkok

Rumah Joglo memiliki pagar yang unik. Jika sebuah rumah biasanya dipagari dengan kayu, bambu, atau batu bata, bangunan ini dipagari dengan tanaman-tanaman perdu.

Itulah yang namanya Pagar Mangkok. Pagar yang tingginya tidak sampai 1 meter ini mencerminkan rasa kekeluargaan antar sesama, memberi arti bahwa masyarakat harus saling berbaur.

 

Rumah Tradisional Indonesia Harus Tetap Dilestarikan

Rumah-rumah adat tradisional yang ada di Indonesia sampai sekarang, merupakan warisan dari para leluhur kita.

Jadi, sudah seharusnya kita, terutama generasi muda, melestarikan rumah-rumah adat ini sebagai ciri khas bangsa kita. Jangan sampai pengaruh budaya luar mematikan budaya bangsa kita sendiri.

 

Itulah hal-hal yang perlu kamu ketahui tentang Rumah Tradisional Jawa Tengah ini, mulai dari sejarahnya, bagian-bagiannya, hingga keunikannya. Nah, supaya rumah adat ini tetap diingat dan dilestarikan, yuk silahkan SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

 

Bagian-Bagian Dalam Rumah Joglo >>

 

 

Sumber Referensi:

  • Dewi Sundari. 14 Juli 2017. Filosofi dan Sejarah Rumah Joglo. Kompasiana.com – http://bit.ly/2NMAChy
  • Admin. Rumah Adat Jawa. Romadecade.org – http://bit.ly/33OB2t9
  • Admin. Rumah Adat Joglo. Romadecade.org – http://bit.ly/33MJJUF
  • Shabrina Alfari. Arsitektur Tradisional Omah Adat Jawa. Arsitag.com – http://bit.ly/32GYBTm
  • Admin. Joglo. Id.wikipedia.org – http://bit.ly/2pgFu4Q
  • Admin. 29 April 2013. Rumah Tradisional Jawa. Pendopoonline.blogspot.com – http://bit.ly/3765gtR

 

Sumber Gambar:

  • Joglo 1 – http://bit.ly/2rcwONn
  • Joglo 2 – http://bit.ly/2D1jj68
  • Terminal Bandara Internasional Juanda Surabaya – http://bit.ly/2Ofggwj
  • Pendopo Rumah Joglo – http://bit.ly/2Xb7t2w
  • Peta Rumah Joglo – http://bit.ly/33YJUfT
  • Pringgitan – http://bit.ly/2XukVP7
  • Dalem – http://bit.ly/343xRhb