Tercatat aksi beli bersih saham BTN yang dilakukan asing di pasar reguler senilai Rp 8,40 miliar dengan volume 24,32 juta saham senilai Rp 43,24 miliar.

Ketahui selengkapnya dalam artikel Finansialku di bawah ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Laba BTN 2020

Pada pembukaan Sesi II perdagangan hari Senin (15/02) kemarin, saham PT Bank Tabungan Negara Tbk. (BBTN) dibuka melonjak 4,34% menjadi Rp 1.805/saham.

Sejak Senin pagi (15/02), BBTN selalu berada di zona hijau setelah pada perdagangan Kamis (11/02) terkoreksi 0,57% di posisi Rp 1.730/saham.

Tercatat aksi beli bersih saham BBTN yang dilakukan asing di pasar reguler senilai Rp 8,40 miliar dengan volume 24,32 juta saham senilai Rp 43,24 miliar.

BBTN tercatat memiliki PER (price earning ratio sebesar 12,70 kali dengan Price to Book Value (PBV) sebesar 1,08 kali.

Kenaikan harga saham ini merespon kinerja keuangan perusahaan 2020 yang melesat di tengah tekanan pandemi Covid-19.

Secara tahunan (year-on-year/yoy) pada 2020, PT Bank Tabungan Negara Tbk. (BBTN) melaporkan laba bersih PT Bank Tabungan Negara Tbk. (BBTN) melesat 665,71%.

Bank BTN sukses meraih laba bersih Rp 1,60 triliun. Laba tersebut melambung tinggi dari posisi Rp 209 miliar di periode yang sama tahun 2019, sebagaimana melansir dari Kontan.co.id, Selasa (16/02).

Sejurus Dengan Melesatnya Laba 2020, Saham BTN Diborong Investor 02

[Baca Juga: Analisa Saham BBTN: Prospek BTN dan KPR Di Tengah Pandemi]

 

Plt. Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, lompatan laba bersih tersebut ditopang oleh lima strategi utama perseroan yang digelar sepanjang 2020.

Selain itu, sektor perumahan juga menjadi penopang suburnya pundi-pundi laba BTN karena bergerak positif di tengah koreksi pertumbuhan ekonomi akibat pandemi.

“Dengan strategi tersebut membuktikan kami tidak hanya bisa memperbaiki kinerja bisnis tapi juga bertahan di tengah tekanan akibat pandemi.” jelas Nixon “Tahun ini, kami optimistis dengan strategi tersebut beserta potensi di sektor properti, Bank BTN akan mencetak laba bersih yang terus melaju positif,” pungkasnya.

Nixon merinci lima strategi yang dilakukan perseroan antara lain memaksimalkan penerapan good corporate governance (GCG), sentralisasi proses bisnis, penguatan permodalan dan pendanaan.

Selain itu, perseroan juga akan meningkatkan kualitas kredit dan menggenjot efisiensi.

Dalam laporan keuangan emiten bersandi saham BBTN tersebut, laba bersih perseroan ditopang pendapatan bunga sebesar Rp 25,16 triliun pada kuartal IV/2020.

Pendapatan bunga tersebut disumbang oleh penyaluran kredit yang tetap bertumbuh meski berada di bawah tekanan pandemi.

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi dengan pertumbuhan sebesar 8,63% yoy menjadi Rp 120,72 triliun per kuartal IV/2020 merupakan penopang utama pertumbuhan kredit di BTN.

Dengan catatan positif KPR Subsidi tersebut, membuat kredit perumahan BTN secara total naik sebesar 2,29% yoy menjadi Rp 234,78 triliun per kuartal IV/2020.

Di segmen kredit non perumahan, BBTN tercatat telah menyalurkan kredit senilai Rp 25,32 triliun.

Kinerja penyaluran tersebut ditopang oleh kredit korporasi dan kredit konsumer yang naik masing-masing sebesar 77,81% dan 4,55% menjadi Rp 11,94 triliun dan Rp 5,11 triliun per 31 Desember 2020.

Dengan total penyaluran tersebut, kredit Bank BTN tercatat mencapai Rp260,11 triliun atau naik 1,68% yoy pada kuartal IV/2020 dari Rp255,82 triliun di kuartal IV/2019.

Kualitas kredit bank yang menginjak usia 71 tahun pada 9 Februari lalu ini juga mencatatkan tren membaik.

Per 31 Desember 2020, Non-Performing Loan (NPL) net Bank BTN tercatat sebesar 2,06% atau turun 90 bps dari 2,96% di periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu rasio coverage Bank BTN juga meningkat mencapai lebih dari 2 kali lipat sebagai antisipasi penurunan kualitas kredit akibat pandemi Covid-19.

Pada kuartal IV/2020, rasio coverage Bank BTN tercatat sebesar 115,02% atau melonjak dari 50,01% pada kuartal IV/2019.

Di sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) BBTN menguat dengan cost of fund (CoF) yang membaik.

DPK bank spesialis pembiayaan perumahan tersebut mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 23,84% yoy dari Rp 225,4 triliun pada kuartal IV/2019 menjadi Rp 279,13 triliun di periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan DPK Bank BTN didominasi oleh kenaikan giro sebesar 38,24% menjadi Rp 72,04 triliun per kuartal IV/2020.

Dengan peningkatan DPK tersebut, loan to deposit ratio (LDR) BBTN pun terus turun ke level 93,19% pada kuartal IV/2020 dari 113,50% di kuartal IV/2019. CoF perseroan juga terus mencatatkan penurunan menjadi 4,79% di kuartal IV/2020 dari 5,68% di kuartal IV/2019.

Sejurus Dengan Melesatnya Laba 2020, Saham BTN Diborong Investor 03

[Baca Juga: BTN dan Taspen: Pemilik Saham Mayoritas Baru Jiwasraya Putra]

 

Permodalan Bank BTN juga makin tebal dengan penerbitan Junior Global Bond yang diterbitkan pada awal 2020. Capital Adequacy Ratio (CAR) perseroan per kuartal IV/2020 tercatat naik 202 bps menjadi 19,34%.

Dengan peningkatan di seluruh lini bisnis tersebut, aset Bank BTN tumbuh 15,85% yoy menjadi Rp 361,20 triliun pada kuartal IV/2020. Posisi tersebut naik dari Rp 311,77 triliun di kuartal IV/2019.

Tidak mau kalah dengan induk, kinerja Syariah BTN yang saat ini masih sebagai unit usaha perseroan juga menunjukkan kinerja positif.

Hal ini dapat dilihat dari aset Unit Usaha Syariah (UUS) Bank BTN yang tumbuh sebesar 16,37% yoy menjadi Rp 33,03 triliun pada kuartal IV/2020.

DPK yang dihimpun UUS BTN juga tumbuh 9,02% yoy menjadi Rp 23,83 triliun di akhir Desember 2020.

BTN Syariah juga terus melakukan peningkatan pencadangan dengan coverage ratio naik level menjadi 55,55% pada kuartal IV/2020 dari 38,68% di periode yang sama tahun sebelumnya, mengutip dari kontan.co.id.

 

banner_jangan_asal,_ketahui_ini_dulu_sebelum_investasi_saham

 

Diskusi Saham Dengan Komunitas Saham Finansialku

Ada banyak hal yang mesti diketahui ketika memulai berinvestasi, salah satunya mempelajari pasar saham di Indonesia yang sedang cuan. Mengapa bisa hal itu terjadi? Apakah ini saat yang tepat untuk mulai investasi?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut bisa kamu diskusikan dalam Komunitas Saham Finansialku, yang berisi orang-orang yang juga punya minat tinggi di bidang investasi.

Yuk gabung! Biar kamu punya teman untuk bertukar pikiran dan berdiskusi tentang saham dan belajar bareng-bareng.

komunitas saham

Bagaimana menurutmu, Sobat Finansialku tentang artikel di atas? Kamu bisa berbagi komentar lewat kolom komentar di bawah ini.

Sebarkan informasi ini seluas-luasnya lewat berbagai platform yang tersedia, agar kawan atau sanak-saudaramu tahu apa yang kamu ketahui. Semoga bermanfaat, ya.

 

 

Sumber Referensi:

  • Aldo Fernando. 15 Febuari 2021. Laba 2020 Melesat 700%, Saham BTN Diborong Investor & Terbang. Cnbcindonesia.com – https://bit.ly/3b4ZH1s
  • Laurensius Marshall Saultan Sitanggang. 15 Febuari 2021. Laba Bank Tabungan Negara (BBTN) melesat 665% pada 2020. Kontan.co.id – https://bit.ly/2Zhsj26

 

Sumber Gambar:

  • 01 – http://bit.ly/3u5V280
  • 02 – http://bit.ly/3rVrGYc
  • 03 – http://bit.ly/2OI9yTr