Subsidi KUR diperpanjang pemerintah secara resmi, bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi 6 persen hingga Desember 2020.

Informasi selengkapnya, dapat dibaca dalam artikel Finansialku di bawah ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Subsidi KUR Diperpanjang Hingga Akhir Desember 2020

Pemerintah resmi memperpanjang kebijakan subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi 6 persen hingga akhir Desember 2020.

Perpanjangan dilakukan dalam rangka perluasan stimulus di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan subsidi tambahan bunga KUR 6% sebelumnya hanya berlaku selama 3 bulan, dan 3 bulan berikutnya subsidi bunga tambahannya hanya 3%.

“Ini akan nendang sekali bagi debitur karena diperpanjang dan ditambah subsidinya menjadi 6%,” katanya mengutip dari ddtc news, Jumat (14/08).

Manfaat Kredit Usaha Rakyat 1 Finansialku

[Baca Juga: Mau Mulai Bisnis Segera? Kenali Dulu Kredit Usaha Rakyat KUR]

 

Dengan kebijakan baru ini, Iskandar mengatakan, debitur KUR yang sebelumnya sudah dapat tambahan subsidi 6% sejak Maret 2020 otomatis diperpanjang sampai akhir tahun ini.

“Jadi ada kemungkinan yang sudah diberikan dulu bulan Maret karena startnya kan baru bulan Maret berarti itu kalau bulan Maret bisa 10 bulan (subsidi bunganya),” terangnya.

 

Di sisi lain, Iskandar mengatakan kebijakan perpanjangan subsidi bunga KUR juga diberikan karena realisasi yang masih terbilang minim.

Melansir dari CNN Indonesia, realisasi subsidi bunga KUR baru mencapai Rp 654 miliar dan masih dalam proses penagihan dari bank Rp 344 miliar.

Nilai tersebut baru mencapai 13,16 persen dari total yang dianggarkan pemerintah sebesar Rp 4,96 triliun dari skema lama. Sedangkan anggaran yang dipersiapkan untuk skema baru berjumlah Rp 5 triliun.

“Sebenarnya jangan dilihat dari aspek pembayaran pemerintah ke bank saja, karena nasabah sudah menerima tambahan subsidi bunga, tapi penagihan bank telat, sehingga pemerintah juga terlambat melakukan pembayaran,” ungkapnya.

Dari subsidi bunga KUR, pemerintah menargetkan stimulus bisa dimanfaatkan oleh 5,94 juta nasabah dengan outstanding kredit mencapai Rp 121 triliun.

Untuk diketahui, penyaluran KUR dari Januari 2020 sampai dengan 31 Juli 2020 sudah mencapai Rp 89,2 triliun kepada 2,6 juta debitur dengan NPL 1,07%.

Penyaluran KUR tersebut masih didominasi untuk skema KUR Mikro 71,82% diikuti skema KUR kecil 27,8% dan skema KUR TKI 0,34%.

Selain program subsidi bunga KUR, pemerintah juga memberikan stimulus lain berupa penundaan pembayaran angsuran pokok kepada 1,55 juta debitur dengan outstanding mencapai Rp 46,3 triliun.

Kemudian, relaksasi KUR berupa perpanjangan jangka waktu kepada 1,56 debitur dengan baki debet Rp 46,2 triliun dan penambahan limit plafon KUR kepada 14 debitur dengan baki debet Rp 3 miliar.

 

GRATISSS, Yuk Download SEKARANG!!!

Ebook Pentingnya MENGELOLA KEUANGAN Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

Download Ebook Sekarang

 

Bagikan setiap artikel Finansialku kepada rekan atau kenalan yang membutuhkan! Jika membutuhkan bantuan berupa solusi jitu tentang mengatur keuangan pribadi bisnis atau keluarga, kamu dapat menghubungi Konsultan Perencana Keuangan Finansialku.

 

Sumber Referensi:

  • Dian Kurniati. 14 Agustus 2020. Wah, Tambahan Subsidi Bunga KUR 6% Diperpanjang Hingga Akhir Tahun. News.ddtc.co.id – https://bit.ly/2Y0deBU
  • Soraya Novika. 13 Agustus 2020. Subsidi Bunga KUR Diperpanjang Sampai Desember 2020. Finance.detik.com – https://bit.ly/3iGD5GQ
  • Admin. 13 Agustus 2020. Pemerintah Perpanjang Subsidi KUR 6 Persen hingga Akhir 2020. Cnnindonesia.com – https://bit.ly/2XZetRK