Banyak orang tidak mau beli asuransi karena berbagai alasan klasik yang sebenarnya sudah tidak zaman. Padahal proteksi itu sangat penting gunanya.

Manfaat yang menjanjikan yaitu dapat memberi perlindungan dari segala macam resiko (secara keuangan) membuat asuransi kian akrab di telinga banyak orang.

Namun kenyataannya, gak semua orang tertarik untuk memiliki asuransi.

Sampai saat ini masih banyak keluarga yang enggan membeli asuransi, baik itu asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi kecelakaan, asuransi kendaraan, rumah ataupun asuransi perjalanan.

Sebenarnya apa sih yang membuat orang enggan untuk membeli asuransi?

Simak ulasannya dalam artikel finansialku berikut ini! Selamat Membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

Asuransi adalah Proteksi

Asuransi merupakan produk keuangan yang memberi banyak manfaat. Dengan memiliki asuransi, beban keuangan menjadi ringan karena fungsi asuransi sendiri adalah sebagai proteksi.

Asuransi melindungi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Meski sudah sadar kalau asuransi itu penting, banyak orang masih ragu atau enggan memiliki asuransi.

Minat orang dalam memiliki asuransi rendah karena tingkat pemahaman masyarakat terhadap manfaat produk asuransi masih sangat minim.

Bahkan, yang lebih miris lagi alasan orang menolak asuransi saat ini tidak jauh berbeda dengan orang zaman dulu.

Saat ini, masih banyak pemahaman orang yang salah akan asuransi. Asuransi yang seharusnya sebagai proteksi terkadang disalah artikan oleh sebagian besar orang sebagai bentuk dari investasi.

7 Alasan Jadul Kenapa Orang Tidak Mau Beli Asuransi 02

[Baca Juga: Jika Anda Single, Lebih Penting Asuransi Kesehatan atau Asuransi Jiwa? Apa Manfaatnya?]

 

Jangan salah kaprah yaa untuk sahabat Finansialku. Pada hakikatnya tetap saja manfaat asuransi adalah sebagai proteksi, dan proteksi itu penting lho, karena kita gak tahu kapan akan terjadi sesuatu pada kita.

Untuk mengerti pentingnya proteksi dalam keuangan, kamu bisa baca buku Make A Plan and Get Your Financial Dreams Come True yang di dalamnya mencakup tahapan perencanaan keuangan dan pentingnya memiliki proteksi.

Kamu bisa pesan bukunya dengan klik tombol di bawah ini.

Review Buku Make A Plan And Get Your Financial Dreams Come True 01 - Finansialku

Pesan Buku “Make A Plan”

 

Kalau kamu bukan tipe pembaca buku, atau ingin mendapat jawaban lebih detail dan cepat, kamu bisa ngobrol bareng Financial Planner yang sudah bersertifikat melalui fitur Tanya Jawab di aplikasi Finansialku.

Aplikasi Finansialku adalah aplikasi pencatatan dan perencanaan keuangan yang memiliki fitur edukasi juga untuk penggunanya. Jadi kamu juga bisa ikutan kelas-kelas online juga buat mengerti keuangan lewat aplikasi ini.

Saat ini kita mau bahas kenapa sih masih banyak orang yang gak mau punya asuransi?

Padahal industri keuangan semakin inklusif dan informasi mengenai asuransi bisa dengan mudah didapatkan di internet. Apa saja alasan ketinggalan zaman saat orang menolak asuransi?

 

Alasan Tidak Mau Beli Asuransi

Berikut ini menjadi alasan jadul mengapa seseorang tidak mau beli asuransi. Tapi sebenarnya alasan-alasan ini punya solusinya lho. Apa saja itu? Simak di bawah ini.

 

#1 Belum Mengerti

Masih banyak masyarakat yang belum memahami istilah yang dipakai asuransi. Kurangnya edukasi menyebabkan, masyarakat takut tertipu dan memutuskan untuk tidak berasuransi baik asuransi mobil, kesehatan, atau jiwa sekalipun.

Ketidaktahuan masyarakat sebenarnya bisa diatas apabila ada edukasi yang mudah dan sederhana untuk dipahami.

Terkadang penjelasan yang diterima masyarakat dari seorang agen asuransi tidak dijelaskan dengan bahasa yang sederhana.

Tapi saat ini, sudah banyak literasi keuangan yang menjelaskan tentang asuransi, seperti website finansialku.com yang menyediakan banyak artikel tentang asuransi ini. Kamu bisa baca-baca mengenai asuransi di website ini.

Jadi ini harusnya tidak menjadi alasan lagi untuk tidak mau beli asuransi.

 

#2 Buang-buang Uang

Biaya premi asuransi, contohnya asuransi kesehatan, memang terbilang mahal jika dibandingkan dengan BPJS Kesehatan. Begitu juga dengan asuransi kecelakaan, asuransi properti, atau asuransi kendaraan.

Biayanya yang mahal membuat banyak tidak memasukkan asuransi sebagai prioritas karena dianggap hanya buang-buang uang.

Tapi jika dibandingkan besarnya biaya kesehatan jika terkena penyakit berat, kerugian tak ternilai ketika mengalami cacat permanen akibat kecelakaan, kebakaran rumah, atau kehilangan kendaraan, biaya premi tentu terbilang murah.

Sama halnya dengan asuransi jiwa. Asuransi jiwa adalah kebutuhan yang seharusnya dimiliki semua orang.

Sayangnya, tidak semua orang memiliki asuransi jiwa. Alasannya adalah harga asuransi jiwa yang mahal. Asuransi jiwa bisa saja memiliki harga premi yang mahal.

Prosedur Pengajuan Klaim Asuransi Rumah 02 Asuransi 2 - Finansialku

[Baca Juga: 7+ Alasan Bahwa Asuransi Penyakit Kritis Penting Kamu Miliki]

 

Semua itu tergantung dari kondisi kamu lho. Tergantung pada usia, kondisi kesehatan, dan kondisi finansial.

Premi memang akan lebih mahal jika kamu mendaftarkan diri sebagai nasabah asuransi pada usia yang sudah tidak produktif lagi. Maka dari itu, untuk menghindari premi yang mahal, kamu harus membuat asuransi sedini mungkin.

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, berbeda halnya jika kamu mendaftarkan diri sebagai nasabah di usia yang masih muda.

Sebab premi yang harus kamu bayarkan akan lebih murah. Hal ini dikarenakan minimnya risiko gangguan kesehatan pada nasabah usia muda.

Selain mendaftarkan diri sebagai nasabah saat usia masih muda, kamu juga bisa membeli asuransi dengan perlindungan berjangka. Asuransi berjangka adalah asuransi yang aktif dalam jangka waktu tertentu, misalnya 10 tahun atau lebih.

Atau jika ingin asuransi seumur hidup, kamu bisa memilih whole life insurance.

Asuransi ini akan memberikan kamu perlindungan hingga wafat nanti. Dengan begitu, keluarga Anda juga bisa merasakan manfaat asuransi ini dengan mendapatkan uang santunan kematian.

 

#3 Pasrah

Rezeki memang sudah diatur oleh Tuhan, tapi manusia wajib berusaha sekaligus melakukan antisipasi bencana. Ada orang yang menolak berasuransi.

Sebagai gantinya dia menyiapkan tabungan sebagai antisipasi jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

Menyiapkan dana darurat, seperti yang banyak dianjurkan memang wajib.

Namun dana darurat yang isinya 3 sampai 12 kali penghasilan sejatinya diperuntukkan untuk kondisi seperti kehilangan pekerjaan sementara atau sakit ringan.

Mendaftar Asuransi Saat Sakit 01 - Finansialku

[Baca Juga: Quiz: Tips Memilih dan Membeli Asuransi Kesehatan yang Tepat]

 

Sakit berat, kebakaran, kehilangan kendaraan menyebabkan kerugian besar belum tentu bisa ditutupi dana darurat.

Memang hal ini kembali pada prinsip masing-masing orang. Kalau kamu termasuk tipe “pasrah”, sudahkah kamu menyiapkan dana darurat sebagai antisipasi? Kalau jawabannya tidak, maka sebaiknya kamu punya asuransi.

 

#4 Tidak Mengerti/bingung Mengurusnya

Industri finansial seperti reksadana, asuransi, atau kartu kredit sering dianggap sebagai hal yang rumit. Ketika kesadaran asuransi sudah muncul, banyak yang bingung cara mengurusnya.

Kesibukan bekerja dan tidak adanya waktu luang membuat banyak orang tidak punya waktu untuk mengurus asuransi.

Mengurus asuransi dengan datang ke perusahaan asuransi dianggap makan waktu karena harus mengantre dan menunggu lama, serta ribet karena harus mengumpulkan berbagai berkas-berkas.

 

#5  Sudah Terproteksi Asuransi dari Kantor

Umumnya perusahaan menyediakan asuransi untuk karyawannya. Namun, terkadang perlindungan tersebut belum cukup untuk memenuhi kebutuhan karyawannya.

Hal inilah yang harusnya dipikirkan. Jangan merasa cukup dengan asuransi dari kantor saja.

Asuransi dari kantor umumnya memiliki batasan tertentu, sedangkan kebutuhan setiap karyawan berbeda. Inilah sebabnya kenapa kamu harus memikirkan untuk membeli asuransi jiwa di luar asuransi kantor.

 

#6 Pengurusannya Cukup Ribet

Tak hanya dari premi yang bisa mengakibatkan bertambah besarnya pengeluaran sedangkan dari pengajuan klaim yang tidak dapat dipastikan, banyak orang enggan memiliki asuransi karena pengurusannya yang relatif ribet.

Contohnya asuransi rumah, mulai dari pendaftaran yang umumnya dilakukan survei terlebih dahulu oleh pihak perusahaan sampai dengan pengurusan klaim yang memerlukan data dan dokumen yang lengkap, baik itu polis asuransi, data diri, bahkan juga foto dan berbagai surat keterangan yang diperlukan.

CEK Dulu 7 Ciri-ciri Agen Asuransi yang Profesional dan Terpercaya 02

[Baca Juga: 7 Tips Memilih Asuransi Jiwa Pertama yang Cocok Untuk Saya]

 

Belum lagi saat nasabah ingin menutup polis asuransi, jika tidak diurus dengan baik kemungkinan premi yang dibayarkan hanya akan hilang begitu saja, sedangkan bila diurus cukup ribet dan lambat dicairkan.

Istilah asuransi sangat membantu untuk menghindari berbagai hal yang dapat menimbulkan kerugian.

Namun, agar tidak mengalami penyesalan sebaiknya ketahui lebih lanjut hal-hal seputar asuransi, baik itu perusahaan yang dipilih, jenis asuransi yang dibutuhkan, pengajuan klaim yang benar, maupun juga soal pengurusan premi.

Membeli asuransi dengan pertimbangan yang matang dapat memberi kenyamanan daripada memilikinya dengan tergesa-gesa.

 

#7 Klaim Asuransi Pasti Sulit

Pada poin ketujuh ini, sangat tergantung pada jenis perusahaan asuransi yang dipilih, namun pada umumnya, apabila kamu sudah membacanya secara seksama dan mengerti polis asuransi secara komprehensif, seharusnya klaim asuransi tidak akan menjadi momok yang menakutkan.

Oleh karena itu sangat disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan beberapa kerabat atau ahli sebelum membeli produk asuransi.

7 Alasan Jadul Kenapa Orang Tidak Mau Beli Asuransi 03

[Baca Juga: Polling: Inilah Alasannya Kenapa Saya Harus Punya Asuransi?]

 

Kamu bisa konsultasikan masalah asuransi kamu dengan financial planner finansialku. Cukup dengan hire financial planner, kamu bisa melakukan tatap muka untuk konsultasi langsung.

Kamu bisa bertanya-tanya tentang menggunakan jasa financial planner finansialku ke sini atau hubungi Whatsapp kami di 0819-1151-6119.

 

Konsultasikan Asuransimu Dengan Orang yang Tepat

Tidak jarang, banyak orang yang trauma untuk membeli asuransi karena merasa rugi. Padahal sebenarnya, jika kamu pandai memilih dan mempelajari produk asuransi tersebut kamu tidak akan mengalami kerugian yang sebegitunya.

Malahan kamu mendapatkan manfaat yang sangat banyak dari asuransi.

Oleh karena itu, jika kamu memiliki keraguan soal asuransi, konsultasikanlah dengan orang yang tepat yaitu financial planner.

Financial planner kami akan membantu kamu untuk menjelaskan mengenai asuransi seperti apa dan disesuaikan dengan kebutuhan kamu. So, tunggu apa lagi?

 

Nah, itu dia alasan-alasan ketinggalan zaman yang biasanya membuat orang tidak mau beli asuransi. Apa tanggapanmu mengenai hal ini? Kamu bisa share tanggapan atau pengalaman kamu pada kolom di bawah ini.

Masih banyak orang yang tidak mengetahui pentingnya proteksi namun masih terjebak dalam alasan lama ini. Kamu bisa bagikan artikel ini pada teman-temanmu supaya mereka bisa terhindar dari utang tak terduga.

 

Sumber Referensi:

  • Nurseffi Dwi Wahyuni. 27 Januari 2018. 7 Alasan yang Bikin Orang Ogah Punya Asuransi Jiwa. Liputan6.com – http://bit.ly/2XnjKRH
  • Admin. 5 Alasan Orang Menolak Asuransi. Bessinsurance.co.id – http://bit.ly/2QhsyH9
  • Leni. 6 Juli 2018. 3 Alasan Orang Enggan Membeli Asuransi. Nabacollege.com – http://bit.ly/2KlhwwS
  • Cek Aja. 16 April 2017. 7 Alasan Jadul Menolak Asuransi. Economy.okezone.com – http://bit.ly/32La5Fl

 

Sumber Gambar:

  • Tidak Mau Beli Asuransi 01 – http://bit.ly/32OCxX0
  • Tidak Mau Beli Asuransi 02 – http://bit.ly/2CGZGjD
  • Tidak Mau Beli Asuransi 03 – http://bit.ly/2XlEjh9