Ketahui tips investasi untuk investor muda supaya Anda meraih kebebasan keuangan!

Tips ini diperlukan untuk investor pemula yang masih belum memiliki pengalaman atau jam terbang terlalu lama.

Dengan membaca artikel Finansialku ini, Anda akan memiliki gambaran yang lebih jelas dengan instrumen investasi seperti apa yang Anda inginkan dan sesuai untuk Anda.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Pilihan Investasi

Investasi merupakan salah satu strategi pengaturan keuangan untuk mencapai tujuan finansial dan tujuan keuangan tersebut diraih agar Anda dapat hidup sejahtera.

Investasi adalah hal yang sangat penting karena rata-rata inflasi lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan gaji dan perkembangan uang jika kita simpan di dalam bank.

5 Tips Investasi untuk Investor Muda 02 Finansialku

[Baca Juga: Para Investor Pemula, Ini Cara Mudah dan Efektif untuk Belajar Berinvestasi]

 

Terdapat banyak pilihan investasi yang dapat kita sesuaikan dengan risiko yang dapat kita terima. Semakin tinggi risikonya, semakin besar keuntungan yang akan kita dapat dari investasi tersebut.

Sebagai investor muda, mungkin modal awal yang Anda miliki tidak terlalu banyak, tetapi jangan khawatir karena terdapat banyak produk investasi yang dapat Anda pilih.

Beberapa produk investasi dengan modal minimal yang dapat Anda pilih adalah:

 

GRATISSS Download!!! Ebook Perencanaan Keuangan Entrepreneur & Freelance

Mockup ebook entrepreneur dan freelancer

Download Ebook Sekarang

 

#1 Surat Utang (Obligasi) Ritel Pemerintah

Surat utang jangka panjang yang dikeluarkan oleh pemerintah dengan nominal dan waktu jatuh tempo tertentu.

Dengan kata lain, Anda memberikan pinjaman sejumlah nominal tersebut ke pemerintah dengan jangka waktu yang tertera pada surat utang.

Bunga pinjaman akan disertakan pada saat pengembalian utang jatuh tempo.

Layaknya seluruh investasi, surat utang pemerintah juga memiliki risiko seperti risiko suku bunga, risiko inflasi, atau risiko investasi kembali.

 

#2 Reksa Dana

Reksa dana adalah wadah untuk menghimpun dana masyarakat untuk kemudian diinvestasi di dalam portofolio efek oleh MI (Manajer Investasi).

Investasi reksa dana dilakukan melalui Manajer Investasi atau bank, MI tersebut bertugas untuk mengelola uang yang terhimpun kepadanya melalui portofolio investasi yang beragam yang membedakan jenis reksa dana tersebut, di antaranya:

  • Reksa dana pasar uang
  • Reksa dana pendapatan tetap
  • Reksa dana saham
  • Reksa dana campuran

 

#3 Emas

Investasi emas merupakan salah satu investasi yang cukup terkenal di kalangan investor karena likuiditas yang tinggi (mudah untuk dijual atau dibeli), pasarnya yang luas, serta mudah dipahami.

Kerugian dari investasi emas adalah investasi yang bersifat pasif dan wujudnya tidak praktis untuk disimpan sehingga memungkinkan investasi tersebut untuk dicuri atau hilang. 

Bagi Anda para investor muda, sudahkah Anda mengetahui cara tepat berinvestasi emas? Jika belum, baca panduan investasi emas dari Finansialku.

Download ebook-nya sekarang, gratis!

Free Download Ebook Panduan Investasi Emas untuk Pemula

Download Ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula - Harga Emas Hari Ini - Finansialku

Download Ebook Sekarang

 

Tips Investasi untuk Investor Muda

Setelah Anda menentukan pilihan investasi, berikut adalah 5 tips investasi yang dapat Anda ikuti untuk mencapai kesuksesan finansial:

 

#1 Sesuaikan Tujuan Dengan Investasi

Tentukan apa tujuan investasi Anda, apakah itu untuk biaya rekreasi keluarga, biaya pendidikan anak-anak Anda, penambahan aset (kendaraan atau rumah), atau untuk pembiayaan dana pensiun.

Setelah Anda mengetahui tujuan investasi Anda, tentukan investasi yang sesuai dengan tujuan tersebut.

Misalkan tujuan keuangan Anda harus tercapai dalam jangka waktu yang cukup singkat (1-2 tahun) maka Anda harus memilih investasi yang berlikuiditas tinggi sehingga dana tersebut mudah dicairkan.

Salah satu investasi yang berlikuiditas tinggi adalah investasi dalam bentuk deposito atau emas.

Tabungan Emas Pegadaian Investasi Emas Finansialku

[Baca Juga: Inilah Serba-Serbi Investasi Obligasi Yang Wajib Diketahui Investor Pemula]

 

Contoh lainnya adalah jika Anda ingin mengumpulkan dana pensiun. Jika Anda berinvestasi pada usia 25 tahun, tentunya jangka waktu tersebut merupakan investasi jangka panjang.

Untuk tujuan investasi ini, Anda dapat memilih opsi investasi berupa properti atau reksa dana. Dengan cara ini, Anda akan memaksimalkan uang dan alokasi dana untuk investasi.

 

#2 Sesuaikan Dengan Kemampuan

Sebaiknya Anda memperhatikan kesehatan kondisi finansial Anda sebelum melakukan investasi. Hitunglah terlebih dulu rasio pendapatan, pengeluaran, utang dan aset Anda.

Walaupun Anda mempunyai uang untuk diinvestasikan, tetapi Anda harus mengetahui apakah investasi merupakan cara yang paling tepat untuk mengelola dana tersebut.

Jika kondisi keuangan Anda tidak sehat, investasi hanya akan memperburuk finansial Anda.

Sebelum melakukan investasi, sebaiknya Anda harus memastikan bahwa Anda memiliki pos dana darurat.

Pos dana darurat ini dipakai pada saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan atau biaya pengobatan rumah sakit.

Biasanya, untuk pegawai, sebaiknya jumlah dana darurat yang harus Anda persiapkan adalah 3-6 kali dari total pengeluaran bulanan, sedangkan pengusaha perlu menyiapkan 12-15 kali dari total pengeluaran.

 

#3 Investasi Sesuai Dengan Profil Risiko Anda

Investasi yang berbeda pastinya memiliki risiko yang beragam pula.

Ada investasi yang memiliki risiko rendah seperti deposito, emas, obligasi dan ada pula investasi yang memiliki risiko investasi cukup besar seperti reksa dana dan saham.

Akan tetapi, investasi yang memiliki risiko tinggi akan memberikan keuntungan yang lebih tinggi pula.

Kuncinya adalah menyesuaikan pilihan investasi Anda dengan profil risiko Anda.

Semakin mudah investasi tersebut dicairkan maka semakin rendah risiko investasi tersebut.

5 Tips Investasi untuk Investor Muda 03 Finansialku

[Baca Juga: Langkah-Langkah Memulai Investasi Saham Yang Perlu Dipersiapkan Investor Pemula]

 

Janganlah terbuai dengan iming-iming keuntungan tinggi dan kehilangan fokus tujuan investasi Anda.

Selain itu, risiko juga dapat meningkat apabila Anda memilih investasi yang tidak diawasi oleh pemerintah.

Misalnya, jika Anda memutuskan untuk berinvestasi logam mulia, maka sebaiknya Anda memilih logam mulia bersertifikasi ANTAM.

Jika Anda memilih untuk membeli reksa dana, pilihlah bank atau institusi reksa dana yang terdaftar.

 

#4 Miliki Portofolio Investasi yang Telah Terdiversifikasi

Seluruh hal di dalam hidup Anda tentunya memiliki risikonya tersendiri, begitu pula dengan investasi.

Dengan memiliki portofolio yang telah terdiversifikasi seperti saham, obligasi, properti, emas, dan sebagainya.

Anda tidak akan kehilangan uang Anda seluruhnya jika terdapat salah satu sektor pasar yang sedang mengalami krisis.

 

#5 Jumlah Dana Investasi Sesuai Dengan Pilihan Investasi

Persentase yang paling tepat untuk diinvestasikan adalah 10% hingga 20% dari total pendapatan Anda.

Setelah Anda mengetahui nominal dana yang harus Anda investasikan, pilihlah cara investasi sesuai dengan jumlah dana tersebut.

Janganlah berinvestasi melebihi kemampuan Anda karena hal ini justru akan memperburuk keuangan Anda.


 

Susun Strategi Investasi

Dengan pengetahuan yang cukup dan pengalaman yang banyak, Anda akan mampu menyusun strategi investasi dengan lebih baik seiring dengan berjalannya waktu.

Mulailah berinvestasi sedini mungkin untuk memberikan waktu berkembang pada investasi Anda.

Jangan pernah berhenti belajar, karena semakin banyak yang Anda ketahui, semakin tinggi pula kemungkinan Anda untuk menghasilkan pendapatan maksimal dari investasi.

Anda bisa berdiskusi dengan para Perencana Keuangan mengenai investasi apa yang cocok untuk Anda melalui fitur Konsultasi Keuangan di aplikasi Finansialku. Download aplikasi Finansialku sekarang di Google Play Store maupun Apple Apps Store dan nikmati free trial fitur premium selama 30 hari!

Aplikasi Finansialku adalah satu-satunya aplikasi Perencana Keuangan di Indonesia yang sudah terdaftar dan diawasi OJK serta memiliki standar keamanan ISO 27001 yang menjamin kerahasiaan data Anda.

Dapatkan aplikasi Finansialku di:

playstore icon
appstore icon

 

Diskusikanlah rencana keuangan Anda dengan Perencana Keuangan kami gratis selama satu tahun penuh dengan upgrade akun Finansialku Anda ke akun premium seharga Rp 350 ribu.

Harga ini sama dengan menyisihkan kurang dari Rp 30 ribu dalam sebulan atau kurang dari SERIBU rupiah per hari untuk mendapatkan kondisi keuangan yang Anda impikan.

PROMO hanya untuk Anda, nikmati potongan berlangganan aplikasi Finansialku premium sebesar Rp 50 ribu dengan memasukkan kode CUAN50 saat melakukan upgrade.

Yuk, gunakan aplikasinya untuk raih cita-cita keuangan Anda.

 

Kira-kira, investasi apa yang mendapatkan hasil yang paling banyak? Simak video Finansialku berikut ini!

 

Sudahkah Anda mulai berinvestasi? Produk investasi manakah yang Anda pilih dan mengapa? Apakah informasi serta tips di atas berguna untuk Anda?

Silahkan bagikan komentar Anda pada kolom di bawah ini.

 

Sumber Referensi:

  • Matt Reiner. 2 Februari 2017. 5 Good Financial Tips Every Young Investor Should Follow. Thebalance.com – https://goo.gl/Y4mMH4
  • Michael Lewis. 6 Stock Market Investing Tips & Guide for Beginners – Checklist. Moneycrashers.com – https://goo.gl/qHbJZn

 

Sumber Gambar:

  • Tips Investasi untuk Investor Muda 1 – https://goo.gl/Qzd6cL
  • Tips Investasi untuk Investor Muda 2 – https://goo.gl/FfQM3j
  • Tips Investasi untuk Investor Muda 3 – https://goo.gl/EsgXpd