Sepanjang tahun 2021 ini, jumlah investor muda naik 104.813 orang atau 50,7 persen dari sebelumnya.

Yuk! simak selengkapnya dalam artikel Finansialku berikut ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Pertumbuhan Investor Saham 2021 Didominasi Anak Muda

Dunia pasar modal memperlihatkan pendatang baru. Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut bahwa generasi milenial dan generasi Z merupakan pendorong kebangkitan investor saham domestik.

Hal ini merupakan catatan positif di tengah pandemi Covid-19 yang mengakibatkan adanya sejumlah pembatasan.

Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Hasan Fawzi menuturkan, per 22 Februari 2021, total investor pasar modal (saham, surat utang, reksa dana) mencapai 4,4 juta dengan investor saham sebanyak 2,01 juta.

Jumlah investor pasar modal dan saham tersebut masing-masing bertambah 13% dan 18% dibanding posisi akhir 2020 yang sebanyak 3,88 juta dan 1,7 juta.

Tren ini terkonfirmasi dan terindikasi terus terjadi bahkan di awal tahun ini dimana terlihat adanya kembali lonjakan pertambahan jumlah investor.

Wow! Pertumbuhan Investor Muda Mendominasi Pasar Modal 02

[Baca Juga: Apa Tujuan Investasi Bagi Seorang Investor? Yuk, Kenali Dulu Sebelum Mulai]

 

Adapun kategorisasi pertumbuhan investor dalam kelompok usia paling muda yakni 18-25 tahun terus bertambah pesat.

Sepanjang tahun berjalan saja, jumlah investor muda naik 104.813 investor atau 50,7 persen dari total investor baru di tahun ini.

Pertumbuhan yang pesat juga terjadi di rentang usia 26-20 tahun yang telah bertambah 47.854 investor baru di awal tahun ini. Begitu pula dengan investor dengan rentang usia 31-40 tahun yang bertambah sebanyak 36.350 orang.

Hasan menilai karakter dan ekosistem pasar modal yang cocok dengan sifat kaum milenial menjadi pendorong pertumbuhan investor dari kalangan muda tersebut.

Dia mencontohkan belakangan ini banyak berita mengenai pasar modal yang muncul di masyarakat membuat generasi Z dan generasi milenial terus mengikuti perkembangan pasar modal.

 

Selain itu, kemudahan bertransaksi di pasar modal yang kini telah didukung oleh berbagai platform digital membuat pasar modal kian dekat dengan kaum muda. Di samping tengah meningkatnya tren perencanaan keuangan di masyarakat.

“Rupanya itu juga sekarang dekat dengan milenial yang karakternya goal and achievement oriented. Ini semua yang kita rasa menjadi tren yang menggembirakan,” tuturnya, mengutip dari laman bisnis.com, Rabu (24/02).

Di sisi lain, Hasan menyatakan dengan kenaikan investor yang begitu pesat, pekerjaan rumah otoritas bursa juga bertambah, salah satunya untuk terus menyesuaikan kegiatan edukasi dan literasi pasar modal dari waktu ke waktu.

“Cara-cara melakukan literasi dan edukasi ini harus dipikirkan agar tidak ketinggalan dengan tren generasi usia sekarang, kami menyesuaikan strategi dan medianya…Kita tidak kaku, kita rajin juga di media sosial sekarang,” pungkasnya.

Selain peningkatan total investor di pasar modal secara keseluruhan, BEI juga mencatatkan kenaikan jumlah investor aktif harian saham.

 

Mengutip dari laman kontan.co.id, pada 2019, jumlah investor aktif harian saham baru sekitar 54.500, lalu naik menjadi 94.700 pada 2020 kemudian melesat menjadi 251.400 per Januari 2021.

“Jumlah investor aktif harian saham saat ini sudah naik lima kali lipat dari 2019. Itulah yang juga menjadi penjelasan kenapa besaran nilai, volume, dan frekuensi transaksi harian pada awal 2021 ini naik tinggi dibanding awal 2020,” ungkap Hasan.

Sebagai informasi, per 16 Februari 2021, rata-rata nilai transaksi harian BEI mencapai Rp 18,89 triliun dibanding tahun 2020 yang sebesar Rp 9,2 triliun.

Lalu, rata-rata volume transaksi harian juga meningkat, dari 11,37 miliar saham pada 2020 menjadi 21,37 miliar saham. Begitu juga dengan rata-rata frekuensi harian naik dari 677.430 kali menjadi 1,52 juta kali.

banner_jangan_asal,_ketahui_ini_dulu_sebelum_investasi_saham

 

Investasi Sebagai Tujuan Keuangan

Investasi bukanlah cara cepat untuk bisa kaya. Investasi itu ibarat kendaraan yang membantu kamu untuk mencapai tujuan keuangan, baik itu dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Untuk menentukan kendaraan apa yang tepat, tentunya, kamu perlu merancang tujuan keuangan terlebih dahulu. Dengan begitu, kamu bisa mencapai tujuan keuangan secara teratur.

Berinvestasi juga membutuhkan proses yang tak bisa asal-asalan, ada tahap memeriksa keadaan keuangan, membaca gerak pasar saham, memilih instrumen investasi, dan seterusnya.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendapat proyeksi dari investasi sebagai tujuan keuangan, salah satunya melakukan konsultasi dengan Financial Planner yang tersertifikasi, yang ada di aplikasi Finansialku.

Aplikasi Finansialku ini bisa diunduh lewat Google Play Store ataupun Apple Apps Store. Untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana cara konsultasi keuangan lewat aplikasi Finansialku ini, kalian bisa langsung cek di sini!

Download Aplikasi Finansialku Sekarang!!

Download Aplikasi Finansialku

 

Bagaimana sih pengalaman Sobat Finansialku waktu pertama kali berinvestasi? Cerita yuk lewat kolom komentar di bawah ini.

Oh iya, Sobat Finansialku bisa sebarkan informasi ini seluas-luasnya lewat berbagai platform yang tersedia, agar kawan atau sanak-saudara juga tahu apa yang kamu ketahui.

 

 

Sumber Referensi:

  • Dhiany Nadya Utami. 23 Febuari 2021. Pecah Rekor! Jumlah Investor Muda Tertinggi Sepanjang Sejarah Bursa. Market.bisnis.com – https://bit.ly/3uC9zc6
  • Aditya Pratama. 23 Febuari 2021. Jumlah Investor di Pasar Modal RI Capai 4,4 Juta per Februari 2021. Sindonews.com – https://bit.ly/3pLDWch
  • Nur Qolbi. 23 Febuari 2021. Terdorong domestik retail, jumlah investor pasar modal tembus 4,4 juta. Kontan.co.id – https://bit.ly/3sgTxlG
  • Aditya Pratama. 23 Febuari 2021. Jumlah Investor Pasar Modal Naik, Generasi Milenial dan Z Mendominasi. Idxchannel.okezone.com – https://bit.ly/3qKG6Ky

 

Sumber Gambar:

  • 01 – https://bit.ly/3bxQ1wO
  • 02 – https://bit.ly/3aKreq2