Artikel ini adalah artikel pertama Finansialku terkait dengan beramal. Beramal atau dalam bahasa Inggrisnya charity adalah suatu bentuk aktivitas memberikan apa yang kita miliki kepada orang lain.

iio8g0lporhsslvqt06vjw Beramal dalam Mengatur Keuangan Keluarga dan Pribadi

 

Beramal dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, misalnya uang, tenaga, waktu dan pikiran. Dalam artikel berjudul Beramal dalam Mengatur Keuangan Keluarga dan Pribadi, Finansialku akan fokus pada beramal pada uang.

 

Siapkah Kita untuk Mulai Beramal?

Beramal dalam bentuk uang adalah suatu hal yang cukup mudah diucapkan tetapi terkadang susah untuk dilakukan. Disadari atau tidak banyak orang-orang kaya di dunia mulai menyadari fungsi dari beramal. Beberapa di antaranya adalah: Bill & Melinda Gates Foundation (milik Bill Gates dan Istri – Microsoft), Sampoerna Foundation (Sampoerna Group Indonesia).

Sekarang kita akan berdiskusi kenapa harus beramal? Ada beberapa versi jawaban mengenai hal ini. Finansialku akan membahas 2 jenis pendapat. Apabila pembaca ada yang mengetahui versi lain, tolong di share ya untuk memperkaya pengetahuan kita mengenai beramal.

 

Versi 1. Apa yang Kita beri adalah apa yang Kita dapat.

Give and Take

[Baca juga : 5 Cara Positive Thinking yang Dapat Membuat Anda Lebih Sejahtera]

 

Gambar di atas menggambarkan versi 1 dari beramal, yaitu give (tangan terbuka) dan take (tangan menggenggam). Apa itu maksudnya? Percaya atau tidak hal ini ternyata apa yang Kita beri adalah apa yang Kita dapat, benar lhoo.

  • Bagaimana cara yang paling mudah agar mendapat pukulan di wajah Kita? Ya betul, cara yang paling mudah adalah kita pukul orang di wajahnya.
  • Bagaimana cara yang paling mudah untuk mendapatkan senyuman di pagi hari yang indah? Ya betul, cara yang paling mudah adalah mulai senyum dan sapa orang-orang yang kita temui di pagi hari.

Hal senada “katanya” berlaku juga untuk uang. Untuk mendapatkan sesuatu kita harus memberikan sesuatu juga. Misal Kita ingin mendapatkan uang kita harus memberi uang. Jadi jika boleh disimpulkan kalmiat yang sesuai adalah “memberi untuk mendapat”. Sebaiknya ketika memberi sesuatu, Kita tidak berharap mendapatkan apapun (imbalan). Adapaun Kita diberi rejeki lebih setelah beramal, semuanya itu Kita syukuri. Berikut ini ada video singkat mengenai beramal atau charity dari salah satu financial advisor Amerika, Robert T. Kiyosaki.

 

Versi 2. Semuanya harus Seimbang.

balance

[Baca juga : Apakah Kebahagiaan Dibeli? Bagaimana Cara Membeli Kebahagaiaan?]

 

Prinsipnya sederhana, seperti kehidupan kita: “Ada yang masuk dan ada yang keluar” seperti desain dari Yang Maha Kuasa. Pernakah Anda mengalami Anda makan banyak ketika ada suatu pesta dan kebetulan susah buang air besar, bagaimana rasanya? Apakah Anda merasa enak ketika keadaan itu (Anda dalam keadaan berlebih makanan di dalam perut)? Tentu tidak kan. Apa yang Anda rasakan setelah beberapa hari susah buang air besar dan kemudian tiba-tiba lancar? Perut merasa enak dan lega, betul kan? Apakah Anda merasa keberatan ketika buang air besar? Apakah Anda merasa sedih ketika buang air besar?

Nah ada orang yang bilang beramal adalah seperti orang buang air besar. Beramal dianggap sebagai sebuah keharusan yang perlu dilakukan untuk menyeimbangkan sistem: ada yang masuk da nada yang keluar. Seperti halnya buang air besar, beramal harus dilakukan dengan ikhlas dan senang hati.

Bagaimana tanggapan Anda dengan 2 versi tersebut? Setuju atau tidaknya silakan beri komentar Anda di bawah. Intinya beramal adalah hal yang baik, Kita kembalikan apa yang Kita dapat kepada lingkungan sekitar.

 

Mulai dari Sekarang dan Lokal

Kapan harus mulai beramal? Jawaban yang paling tepat adalah sekarang juga, saat ini juga. Mulailah pada wilayah sekitar, lingkungan sekitar, lokal-lokal saja tidak perlu berpikir global.

BeruangMatahari4

Finansialku berkesempatan untuk berdiskusi pada sebuah komunitas yang membantu anak-anak yatim piatu di bidang pendidikan. Komunitas tersebut bernama Beruang Matahari. Komunitas Beruang Matahari fokus pada pengembangan pendidikan anak-anak yatim piatu. Kita dapat membantu komunitas ini dengan memberikan sumbangan dana atau sumbangan apapun. Untuk detilnya bisa bergabung dengan komunitas Beruang Matahari atau follow twitter Beruang Matahari.

Capture

 

 

Kesimpulan:

Ada beberapa kalimat yang dapat digunakan untuk menjelaskan mengapa harus beramal:

Kalimat 1         = Give and Take

Kalimat 2         = Balance

 

 

Baca juga artikel artikel Finansialku lainnya:

finansialkuMewujudkan Mimpi dan Tujuan KeuanganBaca
finansialkuJauhi 5 Kebiasaan Buruk Mengelola KeuanganBaca