10 Langkah Sederhana Membuat Rencana Waris yang Baik

Bagaimana cara membuat rencana waris yang baik?

Beberapa masalah yang sering terjadi pada kasus warisan adalah kerumitan pembagian warisan dan cara membuat rencana waris yang dapat memenuhi kebutuhan ahli waris Anda.

Di bawah ini, terdapat beberapa langkah sederhana yang dapat Anda lakukan untuk membuat rencana waris yang baik. Selamat mencoba!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

10 Langkah Membuat Rencana Waris

Masalah waris merupakan salah satu hal yang masih tabu untuk dibicarakan sebagian orang karena takut salah dalam membagi harta waris.

Data dari Mahkamah Agung menunjukkan bahwa masalah waris berada di posisi 2 dalam perdata agama, di bawah kasus sengketa perkawinan.

Sebenarnya, warisan tidak hanya sekedar tentang harta peninggalan tapi tentang kelangsungan hidup anggota keluarga dan kerabat yang ditinggalkan.

Oleh karena itu, Anda harus sudah mulai memikirkan dan membuat rencana waris yang baik agar kebutuhan hidup keluarga dan kerabat yang Anda tinggal akan terjamin.

Setidaknya terdapat 10 langkah sederhana yang dapat Anda lakukan untuk membuat rencana waris yang baik, di antaranya adalah:

 

#1 Hitung Nilai Bersih Kekayaan Anda (Net Worth)

Langkah paling awal saat akan membuat rencana waris yang baik adalah menentukan nilai bersih dari kekayaan yang Anda miliki.

Cara mudah untuk mendapatkan perhitungan cepat dari kekayaan bersih Anda adalah dengan menambahkan estimasi nilai dari semua aset yang Anda miliki.

Aset tersebut termasuk rekening bank, rekening investasi, barang milik pribadi (perhiasan, kendaraan pribadi, barang koleksi), return dari asuransi jiwa, keuntungan bisnis, uang yang terutang pada Anda, dan kepemilikan bangunan/properti (real estate).

Rencana-Waris-01-Finansialku

[Baca Juga: Benarkah Menyiapkan Rencana Waris Begitu Penting? Temukan Jawabannya!]

 

Lalu semua aset tersebut dikurangi dengan semua pembayaran yang wajib Anda bayarkan seperti utang kartu kredit, kredit kendaran, pinjaman pribadi lainnya, serta hipotek.

Setelah mengetahui kekayaan bersih, selanjutnya Anda harus mencari tahu seberapa besar pajak yang harus Anda bayarkan.

 

#2 Mengkaji Kebutuhan Keuangan dan Keluarga Anda

Mungkin sebagian dari Anda masih bertanya:

“Kenapa saya perlu membuat rencana waris?”

 

Salah satu hambatan yang sering terjadi saat pembuatan rencana waris adalah pengesahan surat warisan.

Pengesahan surat warisan memang sangat mahal dan membutuhkan waktu yang lama, akan tetapi hal ini bisa dan cukup mudah untuk Anda hindari.

Meskipun nilai waris Anda tidak besar, Anda tetap perlu melihat alasan keuangan lain mengapa Anda perlu membuat rencana waris.

Jika Anda semasa hidup memiliki bisnis, memiliki nilai aset yang besar, atau mendapatkan warisan besar, lalu jika Anda juga sudah menikah atau masih lanjang, maka Anda perlu membuat rencana waris sehingga dapat memastikan bahwa aset Anda dapat dikelola oleh keluarga dan kerabat saat Anda sudah tidak ada.

Dalam membuat rencana waris ini, Anda juga perlu melihat kondisi dan situasi dari keluarga Anda.

 

#3 Temukan dan Gunakan Jasa Perencana Waris Berkualitas

“Siapa orang yang bisa membantu saya untuk membuat rencana waris yang baik?”

 

Membuat rencana waris memang tidak mudah dan cukup rumit bahkan saat Anda telah dibantu oleh orang lain.

Oleh karena itu, Anda perlu bantuan dari orang yang memang sudah ahli dalam perencanaan waris (pengacara rencana waris) agar dapat memandu Anda dalam membuat pilihan dalam membuat rencana waris yang baik dan dapat benar-benar bermanfaat untuk Anda dan keluarga Anda saat dibutuhkan.

Benarkah Menyiapkan Rencana Waris Begitu Penting Temukan Jawabannya! 02 - Finansialku

[Baca Juga: Pahami Prosedur Gugatan Waris dan Syaratnya Agar Aman Terkendali]

 

Jika Anda membuat rencana waris sendiri tanpa bantuan pengacara, itu merupakan salah satu ide yang buruk karena bila satu kata salah diinterpretasikan maka akan mengubah keseluruhan isi surat waris Anda.

Dengan menggunakan jasa pengacara rencana waris, isi dari warisan Anda dan pembagiannya akan sesuai seperti yang Anda inginkan dan akan berguna ketika Anda dan keluarga membutuhkannya.

 

#4 Tentukan Bentuk Waris Anda (Harta Warisan atau Kepemilikan Properti)

Ketika Anda sudah menyewa seorang pengacara rencana waris, Anda harus menentukan apakah Anda akan membuat surat wasiat sederhana (Last Will) dalam pembagian harta waris atau memilih cara alternatif dengan pemberian warisan dalam bentuk pemberian kepemilikan properti (Recovable Living Trust).

Dengan bantuan pengacara rencana waris, Anda akan diberi petunjuk sehingga Anda dapat melihat pro dan kontra dari kedua bentuk waris tersebut.

Perlu diingat, bentuk waris yang Anda pilih ini sangat penting dan merupakan keputusan yang besar, jadi konsultasikanlah dengan pengacara Anda dan pikirkan matang-matang keputusan yang akan Anda pilih.

 

#5 Susun Rencana Jika Anda Mengalami Ketidakmampuan Mental atau Fisik

Sangat penting untuk selalu merencanakan ke depan dalam situasi hidup Anda, dan ingatlah bahwa segala sesuatu dapat terjadi kepada siapapun dan kapanpun.

Oleh karena itu, dalam membuat rencana waris yang baik pastikan Anda telah menyusun rencana jika Anda sudah lagi tidak mampu baik secara mental maupun fisik.

Rider Asuransi Jiwa 03 Finansialku

[Baca Juga: 3 Orang Ahli Waris Ini Tolak Waris! Bagaimana Prosedur Tolak Waris?]

 

Tanpa rencana yang baik saat Anda mengalami ketidakmampuan tersebut, seluruh aset yang Anda miliki dapat berakhir dan diawasi di pengadilan sehingga keluarga dan orang yang Anda cintai akan kehilangan kendali atas aset Anda tersebut.

 

#6 Susun Rencana Jika Anda Meninggal Dunia

Pastikan Anda menyusun secara jelas dan spesifik dalam merencanakan waris setelah Anda meninggal dunia.

Hal tersebut termasuk menentukan dengan pasti siapa saja orang yang menerima warisan Anda dan kapan mereka akan menerimanya.

Hanya Anda yang dapat menentukan apakah warisan tersebut diberikan kepada keluarga, kerabat, atau disumbangkan untuk beramal.

Setelah menentukan penerima waris, Anda perlu menentukan jumlah warisan yang mereka terima beserta waktu penerimaan waris tersebut.

 

#7 Tentukan Orang Kepercayaan Anda

Setelah Anda melakukan ke-6 langkah di atas, Anda juga perlu menentukan orang yang dapat bertanggung jawab untuk melaksanakan keinginan yang berada di warisan Anda. Orang tersebut dalam bahasa inggris disebut dengan fiduciary.

Fiduciary adalah orang yang berasal dari institusi yang memiliki kekuatan untuk bertindak atas nama orang lain yang membutuhkan kepercayaan, kejujuran, dan kesetiaan yang besar.

Fiduciary meliputi akuntan, pengacara, bankir, penasihat bisnis, penasihat keuangan, pialang hipotek, dan agen perumahan.

Orang-orang tersebut dipekerjakan untuk bertindak demi kepentingan terbaik Anda dan harus menyisihkan motif pribadi mereka sesuai dengan tujuan dan keinginan Anda.

Konsultan Pajak Apa Saja Jasa, Layanan serta Bagaimana Perhitungan Tarifnya 02 - Finansialku

[Baca Juga: Pajak Warisan: Apakah Warisan Dikenakan Pajak?]

 

Memilih seorang fiduciary merupakan poin yang sangat penting, bahkan mungkin lebih penting dari menentukan pembagian waris Anda. Kenapa?

Jika, fiduciary yang Anda pilih melakukannya dengan buruk atau dalam pelaksanaanya sudah disisipkan motif pribadi mereka, maka penerima waris Anda tentunya tidak akan senang dan masalah akan semakin panjang ketika berlanjut ke persidangan.

Dapat dikatakan, semua uang yang sudah Anda gunakan dalam membuat rencana waris akan terbuang dengan sia-sia.

 

#8 Tingkatkan Rencana Waris Anda

Terkadang saat pembuatan rencana waris, pengacara rencana waris akan menggabungkan rencana waris yang mendasar dengan rencana waris yang sudah ditingkatkan (advanced estate plan).

Rencana waris yang sudah ditingkatkan akan jauh lebih mendalam dibandingkan dengan rencana waris yang mendasar.

Selain itu, perencanaan ini juga dapat mengabadikan nilai keluarga dan melindungi semua aset Anda yang dapat terus dimanfaatkan oleh generasi Anda mendatang.

Akan tetapi, masih banyak orang yang kewalahan saat membuat rencana waris yang mendasar sehingga kehilangan fokus untuk membuat rencana yang sudah ditingkatkan.

Jika hal tersebut terjadi kepada Anda, perbanyaklah diskusi dengan pengacara Anda mengenai rencana perlindungan aset, mengurangi pajak waris, dan menentukan warisan keluarga yang dapat dimanfaatkan untuk generasi Anda seterusnya.

 

#9 Urus Pemindahan Kepemilikan Properti Anda (Recovable Living Trust)  

Jika pada poin 4 Anda memutuskan untuk memberikan waris dalam bentuk kepemilikan properti (Recovable Living Trust), maka terdapat 2 hal yang harus segera Anda lakukan, yaitu:

  1. Ubahlah nama kepemilikan properti dengan nama orang yang akan Anda wariskan
  2. Selalu cek dan kabari penerima waris tentang polis asuransi jiwa dan rekening pensiun Anda sesuai dengan ketentuan yang terdapat pada perjanjian.

 

Hal yang Harus Diperhatikan Pebisnis Properti Sebelum Berinvestasi 02 - Finansialku

[Baca Juga: Apa Akibat Tidak Merencanakan Waris? Yuk Ketahui Cara Menyiapkan Warisan Untuk Masa Depan]

 

Lakukanlah kedua langkah tersebut atau seluruh rencana waris Anda menjadi tidak berlaku!

 

#10 Tinjau dan Perbarui Rencana Waris Anda

Tinjau kembali rencana waris Anda setiap tahun sekali.

Anda juga perlu memperbaharuinya setelah mengalami perubahan besar seperti kelahiran, kematian, atau pernikahan.

Selain itu, jika Anda membeli beberapa perumahan atau menerima warisan, maka Anda perlu untuk memperbaharuinya.

Bila Anda melakukan ini, pastikan juga penetapan penerima waris pada akun keuangan, polis asuransi dan aset lainnya selalu sama dan terkoordinasi dengan waris Anda.

 

Mulailah Membuat Rencana Waris dari Sekarang!

Anda tentu ingin memberikan yang terbaik untuk keluarga dan semua orang yang Anda cintai bukan?

Mulailah membuat rencana waris dari sekarang agar kehidupan Anda dan keluarga Anda dapat terjamin hingga masa mendatang.

 

Jika kamu memiliki saran, tanggapan atau pertanyaan, kamu dapat menuliskannya pada kolom yang telah tersedia di bawah ini. Terima kasih!

Untuk informasi mengenai perencanaan keuangan, kamu dapat mendownload aplikasi Finansialku di smartphone-mu!

 

Sumber Referensi:

  • Julie Garber. 17 Juli 2017. Learn the Steps to Creating a Good Estate Plan. Thebalance.com – https://goo.gl/wp5o7y
  • Julie Garber. 6 Maret 2017. Benefits of Advanced Estate Planning. Thebalance.com – https://goo.gl/4922se
  • Julie Garber. 25 November 2017. Fiduciaries and Their Role in Your Estate. Thebalance.com – https://goo.gl/mHapfy
  • Julie Garber. 9 Oktober 2017. What “Funding a Trust” Means. Thebalance.com – https://goo.gl/mgVcUN

 

Sumber Gambar:

  • Rencana Waris 01 – https://goo.gl/p1QGx6
  • Rencana Waris 02 – https://goo.gl/An8zza

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

Summary
10 Langkah Sederhana Membuat Rencana Waris yang Baik
Article Name
10 Langkah Sederhana Membuat Rencana Waris yang Baik
Description
Bagaimana cara membuat rencana waris yang baik? Beberapa masalah yang sering terjadi pada kasus warisan adalah kerumitan pembagian warisan dan cara membuat rencana waris yang dapat memenuhi kebutuhan ahli waris Anda.
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo
By | 2018-01-24T15:03:57+00:00 January 25th, 2018|Categories: Tujuan Keuangan, Waris|Tags: , , |0 Comments

About the Author:

R. Ajeng Ratna Mustika, S.E.
R. Ajeng Ratna Mustika, S.E. merupakan lulusan S1 di Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Katolik Parahyangan. Memiliki ketertarikan pada bidang ekonomi industri dan perdagangan.

Leave A Comment