Penting!! 10 Tips Sukses Parenting untuk Single Dad

Menjadi seorang single dad tidaklah mudah. Anda harus mengatur waktu bekerja serta meluangkan waktu untuk memperhatikan anak Anda, belum lagi mengurus keperluan rumah tangga.

Artikel ini akan membantu Anda sukses menjadi single dad yang lebih baik.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

10 Tips Sukses Parenting untuk Single Dad

Sebagai single dad, terutama bila hak asuh jatuh ke tangan Anda, tandanya Anda harus melakukan pekerjaan seorang ibu.

Anda harus merawatnya, memperhatikan bahwa kebutuhan fisik dan mental anak Anda terpenuhi, serta mengurus rumah tangga.

Tentunya di samping itu, Anda pun harus menyeimbangkan waktu untuk bekerja dan mencari penghasilan untuk menghidupi keluarga Anda.

Kedengarannya mungkin sulit untuk dilakukan. Tapi jangan khawatir, simak 10 kiat sukses untuk menjadi single dad berikut ini!

 

#1 Anak dan Ayah adalah Sebuah Hubungan yang Abadi

Walaupun hak asuh jatuh ke tangan istri Anda, jangan anggap Anda bukan lagi seorang ayah bagi anak-anak Anda. Jangan juga menganggap anak Anda bukanlah darah daging Anda.

Perceraian hanyalah memutuskan hubungan suami istri, tetapi Anda tetap harus menjalin hubungan baik dengan anak Anda.

10-Tips-Sukses-Parenting-untuk-Single-Dad-1-Finansialku

[Baca Juga: 6 Manfaat Perencanaan Keuangan Untuk Keluarga Anda]

 

Mulailah memberikan nafkah dan bantuan secara finansial kepada anak Anda, karena sebenarnya mereka juga tanggungan Anda.

Luangkan waktu untuk anak Anda dan selalu jaga hubungan Anda dan anak agar selalu harmonis.

 

#2 Acuhkan Opini Negatif tentang Anda

Secara sosial, perceraian akan dianggap negatif apalagi dengan kebudayaan Timur yang kita anut.

Akan tetapi, pahamilah bahwa keputusan bercerai ini adalah untuk yang terbaik dan jangan sampai anak Anda menjadi korban pandangan negatif tersebut. Untuk menghindari hal ini, komunikasi dengan anak sangatlah penting.

Jelaskan kepada mereka alasan Anda bercerai (jika anak Anda sudah cukup dewasa untuk mengerti) dan beri penjelasan bahwa pilihan ini adalah yang terbaik.

Sebagai orangtua, Anda tentu tidak ingin anak Anda dicemooh bukan? Pada akhirnya, menjadi single parents bukan berarti akan lebih buruk daripada orangtua lainnya, bukan?

Saringlah hal yang berguna dan buang jauh-jauh hal negatif yang menjatuhkan.

 

#3 Tetap Tenang Walau Kondisi Buruk

Sebagai single dad, Anda harus pintar membagi waktu dan hal tersebut bukanlah hal yang mudah dilakukan.

Di pagi hari, Anda harus bangun pagi, mempersiapkan anak Anda, bekerja, dan di malam hari Anda harus mengurusi anak Anda. Jadwal seperti ini sangatlah menantang dan dapat membuat Anda tertekan.

Kondisi mental yang tertekan dapat membuat seseorang menjadi lebih mudah emosi dan marah. Cara yang tepat untuk menyikapinya adalah dengan berbicara kepada seseorang (baik teman maupun keluarga) secara rutin atau menulis sebuah jurnal sebagai lahan untuk meluapkan emosi.

 

#4 Pahami Emosi Anak

Salah satu dampak terbesar dari sebuah perceraian akan dirasakan oleh seorang anak.

Keluarga yang sebelumnya dianggap ‘harmonis’ akan dianggap ‘pecah’ setelah perceraian. Rasa bingung, sedih dan takut tentu akan menyelimuti perasaan anak Anda. Mungkin seorang wanita (ibu) akan lebih mudah memahami emosi seorang anak dibandingkan pria (ayah).

5 Alasan Mengapa Anak Harus Mengenal dan Belajar Keuangan 06 - Finansialku

[Baca Juga: Cara Mudah: 20 Tips Hemat Pengeluaran saat Liburan Bersama Keluarga]

 

Walaupun begitu, sebagai single dad yang baik, Anda harus mampu memahami emosi anak yang sedang labil tersebut.

Berikan mereka waktu untuk menerima keadaan yang baru, sebisa mungkin, Anda pun harus meluangkan waktu Anda untuk mereka, sehingga mereka dapat bercerita dan mengkonsultasikan emosi mereka.

 

#5 Jangan Jadikan Anak Anda Senjata

Seringkali perceraian yang tidak berjalan dengan damai menimbulkan permasalahan. Alhasil, antara suami dan istri saling menyalahkan, apalagi jika anak-anak terkena imbasnya.

Menjadikan anak sebagai senjata hanya akan memperburuk ‘image’ Anda di depan anak Anda, Anda akan dinilai tidak dapat menyelesaikan masalah dan selalu melemparkan kesalahan pada orang lain.

 

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Menjaga bahasa serta tutur kata ketika berbicara dengan istri di depan anak juga sangat penting karena hal tersebut dapat memengaruhi tumbuh kembang anak.

Sosok ayah adalah sosok yang akan dijadikan panutan oleh seorang anak. Jika Anda menjadi sosok yang ramah dan bertanggung jawab, maka anak Anda akan belajar untuk menjadi seperti itu.

 

#6 Jangan Berbicara Buruk Atau Mengkritik Mantan Istri Anda

Anak-anak memiliki pemikiran yang masih naif dan polos, mereka dapat dengan mudah menyerap energi negatif yang Anda salurkan jika Anda tidak berhati-hati.

Jika Anda telah bercerai, jangan pernah berbicara buruk mengenai istri Anda di depan anak Anda. Sebaliknya, berikan contoh wanita-wanita hebat di dalam lingkungan keluarga.

 

#7 Berhenti Menyogok Anak

Seorang single dad yang kesehariannya sangat sibuk pasti ingin mencari jalan cepat. Contohnya jika anak sedang merengek, orangtua cenderung langsung membelikan apa yang anak tersebut inginkan agar permasalahan cepat selesai.

Tetapi hal tersebut hanya akan menimbulkan mental buruk bagi anak Anda. Mereka akan terbiasa untuk memanipulasi dan memaksakan keinginan mereka.

10-Tips-Sukses-Parenting-untuk-Single-Dad-2-Finansialku

[Baca Juga: Cara Membuat Skala Prioritas Dalam Mengatur Keuangan Keluarga Anda]

 

Sebaiknya, berhentilah ‘membeli cinta’ anak Anda, Anda harus meluangkan waktu Anda agar koneksi antara ayah dan anak dapat terbentuk dengan baik. Luangkan hari libur untuk bersenang-senang dengan anak, selain menciptakan lingkungan yang menyenangkan, Anda pun dapat beristirahat dari kepenatan seorang single dad.

 

#8 Tentukan Tujuan Diri Anda

Pengembangan diri adalah hal yang penting bagi seorang single dad, pengembangan diri ini dinilai sebagai bentuk penghargaan terhadap diri Anda sendiri.

Cara yang paling mudah adalah menentukan goal per hari anda, misalnya Anda harus mempelajari sebuah hal atau menyusun jadwal untuk mempelajari keahlian lain.

Tujuan yang Anda tentukan dapat beragam, baik itu jangka pendek maupun jangka panjang. Intinya, dengan mengerti pentingnya menjaga diri Anda, Anda dapat menjaga dan merawat anak Anda dengan lebih baik lagi dan memenuhi kebutuhan mereka dalam jangka panjang.

 

#9 Jangan Ragu Mencari Bantuan

Tidak ada salahnya mencari bantuan orang yang lebih ahli, misalnya orang tua Anda atau psikolog anak. Ketahuilah batasan normal atau tidak normal sebuah perilaku anak. Jika telah melewati batas dan Anda tidak mampu mengontrolnya, carilah bantuan.

 

#10 Jangan Mencari Pelarian Yang Tidak Benar

Perceraian membuat psikologi seseorang menjadi labil, stres, sedih dan keterpurukan ini sering membuat single dad lari ke hal-hal yang negatif, seperti obat terlarang, alkohol, judi dan sebagainya.

Padahal, di lain sisi, Anda harus bertanggung jawab atas anak Anda, baik hak asuh jatuh pada Anda atau istri Anda. Jangan sampai pelarian tersebut membuat Anda terjatuh lebih dalam dan kehilangan hormat dari anak Anda sendiri.

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula -Finansialku.com

Download Ebook Sekarang

 

Keseimbangan Waktu

Walaupun menjadi single dad mungkin saja pekerjaan terberat yang akan Anda rasakan, tetapi pekerjaan tersebut akan menjadi pekerjaan yang paling bermakna untuk Anda.

Anda akan menjadi seseorang yang bangga karena telah berhasil mendidik anak Anda, walaupun sendiri.

Kunci untuk kesuksesan menjadi single dad adalah keseimbangan waktu. Anda harus menyeimbangkan waktu antara pekerjaan vs waktu asuh anak, pengembangan diri sendiri vs pengembangan anak.

Ketika Anda berhasil menyeimbangkan waktu Anda, tanggung jawab pasti akan terasa lebih mudah.

 

Apakah Anda seorang single dad? Tips apa yang Anda lakukan untuk memastikan bahwa anak Anda terawat dengan benar? Bagikan pengalaman Anda menjadi seorang single dad di kolom komentari di bawah ini.

 

Sumber Referensi:

  • Fia Indrio Kusumo. 13 November 2017. Parenting Tips untuk Para Single Dad. Mommiesdaily.com – https://goo.gl/H5w52d
  • Admin. 5 Desember 2014. 8 Tips For Becoming a Successful Single Dad. Goodmenproject.com – https://goo.gl/AYpSV9

 

Sumber Gambar:

  • Single dad – https://goo.gl/uiGx9Q
  • Single dad 2 – https://goo.gl/ujqF7a
  • Anak menangis – https://goo.gl/Qmx6fQ

 

Summary
Penting!! 10 Tips Sukses Parenting untuk Single Dad
Article Name
Penting!! 10 Tips Sukses Parenting untuk Single Dad
Description
Menjadi seorang single dad tidaklah mudah. Anda harus mengatur waktu bekerja serta meluangkan waktu untuk memperhatikan anak Anda, belum lagi mengurus keperluan rumah tangga.
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo
By |2018-05-15T11:23:37+00:00May 10th, 2018|Categories: Lifestyle|Tags: , , , |0 Comments

About the Author:

Ellen Chandra
Ellen Chandra, B. Sc, B. Econ, adalah seorang penulis freelance dengan fokus pada bidang finansial dan gaya hidup. Ellen Chandra menyelesaikan studi di jurusan Financial Mathematics dari universitas Xian Jiatong Liverpool

Leave A Comment