Waduh, hari ini dilaporkan rupiah melemah gara-gara virus corona! Gimana nih?

Ketahui selengkapnya di berita Finansialku di bawah ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Rupiah Melemah, Nilai Tukar US$1 Capai Rp16.000!

Sobat Finansialku, hari ini, Kamis (19/03), nilai tukar rupiah terhadap Dollar AS dilaporkan mengalami pelemahan.

 

Dari data yang Finansialku himpun dari Bloomberg melalui laman money.kompas.com, per Kamis (19/03), pukul 08.04 WIB, rupiah berada di posisi Rp15.315 per US$1.

Sementara itu, di kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah berada di level Rp15.712 per US$1, yang artinya mengalami pelemahan dibandingkan penutupan sebelumnya, Rp15.223.

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Makin Ngamuk Rp14.200 02 - Finansialku

[Baca Juga: 9 Emiten Swasta Buyback Saham Imbas COVID-19, Ini Daftarnya!]

 

Adapun kurs jual beli di bank-bank di Indonesia mematok harga yang cukup tinggi, seperti salah satunya adalah bank BCA yang mematok kurs jual Rp16.030 dan beli Rp15.830.

Sementara itu, bank Mandiri mematok kurs jual US$1 dengan harga Rp16.150 dan beli Rp15.850.

Sedangkan bank BRI mematok kurs jual Rp16.245 dan beli Rp15.805, BNI mematok kurs jual Rp15.929 dan beli RP15.744, sementara CIMB Niaga mematok kurs jual Rp15.849 dan beli Rp15.789.

 

Melvin Mumpuni, selaku Certified Financial Planner Finansialku.com, menanggapi kalau kabar ini merupakan berita yang buruk, mengingat pelemahan rupiah ini secara makro akan membebani perekonomian Indonesia.

Dia mengatakan, pelemahan ini terjadi karena beberapa faktor, salah satunya adalah wabah COVID-19 yang jumlah pasien positifnya terus naik sejak beberapa hari ke belakang.

“Sektor real semi lumpuh, beberapa orang takut keluar rumah karena wabah yang sedang terjadi.” ujarnya.

 

Melvin juga menambahkan kalau di saat-saat tidak stabil seperti ini, investor tidak akan mengambil gerakan apapun.

“Tapi kembali lagi ke individu masing-masing yang memiliki tujuan keuangan yang berbeda-beda. Masyarakat tinggal menjalankan sesuai dengan rencana keuangan yang sudah ada.” tuturnya.

 

Tetapi dalam keadaan darurat ini, masyarakat akan sedikit kesusahan untuk melakukan perencanaan keuangan.

Apa Bedanya Reksa Dana Dolar dan Reksa Dana Rupiah Cari Informasi Selengkapnya Disini! 02 - Finansialku

[Baca Juga: Terbaru! Ini Daftar 132 Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Indonesia]

 

Sebagai Certified Financial Planner, Melvin merekomendasikan masyarakat untuk tetap tenang dan mengusahakan untuk menekan seluruh pengeluaran dan biaya konsumtif.

“Pastikan untuk punya uang tunai, gunakan dana darurat dengan bijak dan pastikan asuransi kesehatan, penyakit kritis dan jiwa masih berjalan. Dana darurat sangat penting, agar tidak mengganggu tujuan keuangan yang sedang berjalan.” Tuturnya.

 

Buat sobat Finansialku yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang asuransi kesehatan di tengah-tengah kondisi saat ini, maka sobat Finansialku bisa mendengarkan audiobook Asuransi Kesehatan.

Sangat penting untuk memiliki perlindungan risiko jika sobat Finansialku mengalami sakit.

Audiobook Asuransi Kesehatan - Finansialku

Dengarkan Audiobook

 

Bagaimana menurut Sobat Finansialku mengenai fenomena di atas? Sampaikan pada kami melalui kolom komentar, ya!

Selain berpendapat, sobat Finansialku juga bisa membagikan informasi ini pada rekan dan keluarga, supaya semakin banyak orang-orang yang tahu soal informasi ini. Terima kasih!

 

Sumber Gambar:

  • Kurs Rupiah Melemah – https://bit.ly/2J0LEMF