Ekonomi anjlok karena corona, 9 emiten swasta ini buyback saham di tengah terjangan COVID-19.

Ketahui informasi selengkapnya melalui artikel Finansialku di bawah ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Serentak Emiten Swasta Gelar Buyback Saham

Menanggapi kondisi pasar saat ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan keleluasaan pada emiten untuk bisa melakukan pembelian kembali saham (buyback) tanpa melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Perbedaan Saham dan Obligasi 1

[Baca Juga: IHSG Anjlok, OJK Izinkan Emiten “Buyback” Saham Tanpa RUPS]

 

Tak hanya perusahaan milik negara saja, banyak emiten swasta yang juga berencana melakukan aksi membeli saham perusahaan alias buyback mulai bulan Maret ini.

Alasan dari buyback ini kurang lebih meyangkut harga sahamnya tidak mencerminkan kondisi fundamental perusahaan.

Buyback sejatinya diharapkan membuat volatilitas harga saham lebih terjaga.

Secara psikologis, keinginan pelaku pasar untuk menjual saham terkait diharapkan bakal teredam, bahkan sebelum buyback tersebut digelar.

Secara riil, tekanan terhadap harga saham bakal diimbangi aksi beli yang dilakukan oleh manajemen emiten bersangkutan.

Lantaran tujuannya untuk stabilitas harga, maka tidak ada jaminan buyback akan membuat harga saham pasti naik.

Mengutip Kontan.co.id, Kamis (19/3/2020), dari keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, inilah daftar emiten swasta yang akan buyback sahamnya mulai bulan Maret 2020:

 

#1 PT Barito Pacific Tbk. (BRPT)

Perusahaan milik taipan Prajogo Pangestu ini mengalokasikan dana senilai Rp1 triliun untuk buyback sahamnya di tengah kondisi pasar saat ini.

Buyback dilakukan bertahap terhitung sejak 13 Maret 2020 sampai 13 Juni 2020. Barito Pacific menunjuk PT Henan Putihrai untuk melakukan buyback saham BRPT.

 

#2 PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC)

MEDC bakal melakukan pembelian kembali (buyback) sahamnya. Atas aksi korporasi ini Medco menyiapkan dana 3 juta dollar AS (setara dengan 47 miliar rupiah).

Perusahaan yang dirintis oleh taipan Arifin Panigoro ini akan buyback sahamnya maksimal 1 persen dari jumlah saham yang sudah dikeluarkan perusahaan dan kelak akan menjadi treasuri.

Pembelian saham dimulai 16 Maret-16 Juni.

 

#3 PT Cikarang Listrindo Tbk. (POWR)

Perusahaan ini akan melakukan buyback dengan alokasi dana sebanyak Rp72 miliar. Adapun periode pelaksanaan buyback dilakukan pada tanggal 16 Maret hingga 15 Juni 2020.

Perusahaan menunjuk PT Indo Premier Sekuritas sebagai pedagang perantara efek dalam aksi korporasinya ini.

GRATISSS Download!!! Ebook Panduan Sukses Atur Gaji Ala Karyawan

Mockup Ebook Karyawan

Download Ebook Sekarang

 

#4 PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR)

PT Sarana Menara Tower Tbk. (TOWR) juga berencana akan melakukan buyback sahamnya dengan dana yang disiapkan sebesar Rp25 miliar.

TOWR akan buyback sahamnya maksimal 2,5 miliar saham. Ini setara 5 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh.

TOWR menunjuk PT BCA Sekuritas sebagai pedagang perantara efek dalam pembelian kembali saham perusahaan tersebut.

 

#5 PT Kawasan Industri Jababeka Tbk. (KIJA)

PT Kawasan Industri Jababeka alias (KIJA) akan buyback dengan dana maksimal Rp300 miliar untuk membeli sebanyak-banyaknya 4 miliar saham.

Ini setara 20 persen dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh perusahaan ini.

Buyback saham KIJA akan dilakukan secara bertahap yakni tanggal 18 Maret hingga 17 Juni 2020.

 

#6 PT Mahkota Group Tbk. (MGRO)

PT Mahkota Group Tbk. (MGRO) akan buyback sebanyak-banyaknya 20 miliar saham dengan dana yang disiapkan Rp20 miliar.

Pembelian saham perusahaan akan dilakukan bertahap dalam periode 19 Maret hingga 18 Juni 2020.

MGRO menunjuk PT Panin Sekuritas Tbk. untuk atas aksi korporasi tersebut.

 

#7 PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk. (DIVA)

Siapkan dana maksimal Rp14 miliar, PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk. (DIVA) akan melakukan buyback sahamnya sebanyak 147 juta saham.

Pembelian saham kembali akan dilakukan mulai tanggal 23 Maret hingga 23 Juni 2020.

 

#8 PT Telefast Indonesia Tbk. (TFAS)

Telefast Indonesia juga melaporkan aksi buyback sahamnya dengan maksimal 333,33 juta saham dengan dana yang disiapkan perusahaan sebesar Rp6,66 miliar.

Perusahaan juga membatasi harga pembelian saham dengan harga maksimal Rp180 per saham.

Adapun jangka waktu pembelian saham TFAS mulai 20 Maret sampai dengan 20 Juni 2020.

 

#9 PT Perdana Gapura Prima Tbk. (GPRA)

GPRA juga akan melakukan buyback saham dengan maksimal saham yang akan dibeli oleh perusahaan ini sebesar 855,33 juta saham.

Saham ini setara 20% modal yang disetor perusahaan. Buyback akan dilakukan emiten properti ini mulai 18 Maret-20 Juni 2020.

Dengan asumsi perusahaan ini akan menggunakan dana yang dicadangkan untuk aksi ini Rp10 miliar dan ditambah biaya transaksi,

“Ini akan mempengaruhi laba perusahaan atas biaya transaksi, namun tak berpengaruh ke pendapatan perusahaan,” tulis manajemen GPRA di keterbukaan informasi, Kamis (18/3).

Disuspend Satu Tahun, Bagaimana Kabar Saham AISA Sekarang_ 02

[Baca Juga: Terjadi Lagi Setelah 11 Tahun, Ini Seluk Beluk Trading Halt]

 

Sobat Finansialku, daftar emiten swasta yang akan melangsungkan buyback diperkirakan akan terus bertambah, menyusul kejatuhan harga saham perusahaan.

Apalagi, bursa saham juga masih dalam tren penurunan lantaran kian merebaknya virus corona, tak hanya di global tapi juga di Indonesia yang ditandai dengan terus bertambahnya jumlah korban yang positif corona.

 

Sobat Finansialku, selama masa pandemi ini, ternyata tidak semua orang bisa bertahan dengan tekanan PHK. Ada saudara-saudara yang tidak seberuntung kita.

Ini saatnya, kita bersama-sama bergotong royong, membantu meringankan beban saudara-saudara kita dengan menyisihkan sedikit dari penghasilan kita untuk didonasikan, dengan menekan tombol di bawah ini.

Finansialku Bangun Empati Di Tengah Pandemi

KLIK DI SINI UNTUK DONASI

 

Terima kasih dan semoga kebaikan sobat Finansialku dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa. Amin!

 

Sobat Finansialku, bagaimana menurutmu tentang artikel di atas? Kamu bisa lho berbagi ide dan pendapat di kolom komentar di bawah ini.

Sebarkan juga informasi ini seluas-luasnya lewat berbagai platform yang tersedia di bawah ini. Semoga bermanfaat, ya!

 

Sumber Referensi:

  • Monica Wareza. 11 Maret 2020. 12 BUMN Siap BuybackSaham, Begini Alasan Lengkapnya CNBC Indonesia – https://bit.ly/2wn7zLt
  • Monica Wareza. 17 Maret 2020. Jangan Ketinggalan, Ini Daftar Emiten yang Lakukan Buyback CNBC Indonesia – https://bit.ly/2wjvkEa
  • Admin. 19 Maret 2020. Berbagai Emiten Swasta akan Melakukan BuybackSaham, Ini Daftarnya. Kompas.com – https://bit.ly/33t3AsQ
  • Tedy Gumilar. 12 Maret 2020. Jangan Tergiur Buyback Semata, Sebab Bukan Jaminan Harga Saham Pasti Naik. co.id – https://bit.ly/3a3Pz7x

 

Sumber Gambar:

  • Buyback – http://bit.ly/2U5cJF3