Apakah Anda pernah berinvestasi valuta asing (valas)? Berikut ini salah satu rekan Finansialku, akan membahas 5 cara dan tips berinvestasi valuta asing untuk pemula.

 

Artikel ini dipersembahkan oleh:

Halomoney Indonesia Logo

 

Berinvestasi Valuta Asing?

Apakah Anda pernah terpikir untuk mengambil keuntungan dari valuta asing (valas) atau mata uang asing? Selain investasi emas (logam mulia), berinvestasi di valuta asing adalah salah satu jenis investasi yang tradisional. Salah satu mata uang asing atau valuta asing yang populer adalah Dollar Amerika Serikat (USD).

5 Cara Berinvestasi Valuta Asing untuk Pemula - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Lakukan Hal-Hal ini Sebelum Berinvestasi]

 

Banyak sekali jenis investasi valuta asing, dari investasi tradisional (beli di bank pada harga rendah dan jual pada harga tinggi), investasi di perdagangan kontrak valuta asing (forex trading) dan jenis-jenis investasi valuta asing lainnya. Pada artikel ini, bahasan investasi adalah jenis investasi valas tradisional. Berikut ini 5 tips yang dapat Anda ikuti sebagaipemula dalam investasi valuta asing (valas), 

 

Kurangi Risiko dengan Belajar Terlebih Dahulu

Valas adalah salah satu jenis investasi dengan risiko yang cukup tinggi, karena ada banyak variabel yang tidak dapat Anda kontrol. Nah jika Anda merasa masih pemula, sebaiknya sebelum berinvestasi di Valas, berinvestasilah pada pendidikan. Belajar dari orang yang ahli di bidang investasi valas. Salah satu ahli investasi di dunia, bernama Dr. Alexander Elder pernah menyarankan (dalam buku Trading for a Living): berinvestasilah dengan cara yang benar, jika Anda berinvestasi dengan benar maka keuntungan akan mengikuti Anda. 

 

Perhatikan Kurs dan Biaya-Biaya

Sebelum Anda berinvestasi valas, Anda perlu mengetahui biaya-biaya yang ada saat Anda berinvestasi. Salah satunya adalah kurs atau harga jual beli. Banyak orang yang bingung membedakan antara harga jual dan beli. Jika Anda pergi ke bank atau money changer , Anda akan menemui daftar harga seperti berikut:

Mata UangHarga BeliHarga Jual
USD13.26513.295

 

Cara membaca tabel di atas, adalah cara membaca dari sisi bank atau money changer. Contoh harga beli artinya harga bank membeli USD (artinya bank mau membeli USD yang Anda miliki dengan harga Rp 13.265/dollar). Sebaliknya Harga jual artinya bank mau menjual USD di harga tersebut (artinya Anda dapat membeli USD dengan harga Rp 13.295 per dollar). 

 

Beli di Tempat yang Resmi dan Terjamin

Beberapa waktu lalu banyak sekali kasus penipuan atau pemalsuan mata uang asing (valas). Jika Anda seorang pemula, sebaiknya Anda perlu ekstra berhati-hati. Mungkin Anda belum terbiasa untuk membedakan uang asli dan palsu. Salah satu cara adalah belilah ditempat-tempat yang sudah terjamin, misal bank dan money changer yang bersertifikat. 

 

Cari Tahu Aturan Main

Tahukah Anda, bahwa bank tidak mau menerima atau mengurangi nilai jika uang Dollar Anda dalam keadaan tertekuk, lecek, warna kuning kusam atau sobek. Valas atau mata uang asing yang cacat secara fisik nilainya akan sangat berkurang. Anda perlu ekstra hati-hati dalam menyimpan mata uang asing. Anda dapat menyimpannya di bank atau safe deposit box (SDB). 

 

Masih bingung apa saja investasi yang cocok untuk pemula? Tenang Finansialku punya video menarik tentang hal itu.

courtesy Youtube Finansialku

 

Tahu Kapan Beli dan Kapan Jual 

Harga valuta asing sangat tergantung dengan kondisi ekonomi makro Indonesia dan negara-negara bersangkutan. Anda perlu kemampuan untuk memahami berita-berita ekonomi, agar dapat menentukan waktu yang tepat untuk membeli dan menjual valas.

 

Apakah Anda pernah berinvestasi valuta asing ? Apa untung ruginya berinvestasi valuta asing?

 

Sumber Gambar:

  • Forex – http://goo.gl/OHdpfQ

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang