Polling: Sudah Tahu Apa Alasan Membuat Anggaran Keuangan

Anggaran, apa itu anggaran? Kenapa harus membuat anggaran? Yuk kita bahas bersama apa alasan membuat anggaran keuangan!

Simak informasi selengkapnya!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

Polling: Mengapa Harus Membuat Anggaran Keuangan?

Anggaran adalah suatu rencana yang disusun secara sistematis dalam bentuk angka. Anggaran dibuat untuk dijadikan patokan pos-pos pengeluaran seseorang. Jadi, sudahkah Anda membuat anggaran keuangan?

Jika belum, Anda bisa membuat anggaran keuangan dengan mudah melalui Aplikasi Finansialku, silakan download Aplikasinya dan mari kita lanjutkan bahasan mengapa setiap orang harus membuat anggaran keuangan.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Banyak orang yang belum mengerti betapa pentingnya membuat anggaran keuangan, ada yang memang tidak tahu apa itu anggaran keuangan, dan ada juga yang tidak peduli.

“Mengapa saya harus buat anggaran? Biasa aja lah yang penting setiap kebutuhan bisa terpenuhi!”

 

Orang-orang seperti diatas ini sebetulnya tahu jika anggaran itu penting, tapi mereka lebih memilih untuk “ngalir” aja gitu. Pernah dengar kan istilah YOLO (You Only Live Once)?

Nah, orang-orang seperti ini mostly tidak punya anggaran keuangan. Yang terpenting keinginan dan kesenangan bisa terpenuhi.

Anggaran keuangan pribadi dan keluarga tidak serumit anggaran keuangan sebuah perusahaan, paling-paling Anda hanya butuh waktu 30 menit untuk membuatnya.

Yang perlu Anda lakukan hanya mengisi estimasi jumlah uang yang harus dikeluarkan untuk kebutuhan makan, kebutuhan transportasi, kebutuhan anak, kebutuhan kesehatan dan kebutuhan lainnya.

Lalu, mengapa Anda harus memiliki anggaran keuangan?

Untuk memperkuat alasan Anda harus membuat anggaran keuangan, saya mengajak Anda untuk mengisi poling ini:

Mengapa Anda harus memiliki anggaran keuangan?

 

Saya yakin, setelah mengisi polling ini Anda akan mulai sadar betapa pentingnya memiliki anggaran keuangan.

Polling di atas bertujuan untuk membukakan mata Anda agar Anda semakin yakin untuk membuat anggaran keuangan dan menjadikannya patokan cashflow Anda.

Saya membagikan manfaat yang akan Anda dapatkan jika Anda memiliki anggaran keuangan.

 

4 Manfaat Memiliki Anggaran Keuangan

Seperti yang telah saya jelaskan di atas, anggaran akan mengingatkan Anda terhadap keuangan, anggaran biasanya dibuat perbulan, dan anggaran setiap bulannya bisa dirancang sesuai kebutuhan masing-masing.

 

#1 Anggaran Keuangan Untuk Merencanakan

Anggaran idealnya dibuat pada awal bulan berjalan, jika Anda telah berkeluarga maka idealnya Anda sekeluarga mulai berkumpul untuk mulai merencanakan kira-kira berapa yang boleh dibelanjakan untuk kebutuhan anak, asuransi, belanja rumah tangga, membayar cicilan dan utang, hobi, kendaraan dan lainnya.

 

#2 Anggaran Keuangan Pengawasan

Anggaran yang sudah dibuat, harus ditaati dan dijalankan dengan benar. Dalam praktiknya Anda juga memerlukan catatan pengeluaran harian. Setelah itu catatan pengeluaran tersebut akan dibandingkan dengan anggaran yang sudah dibuat.

 

Misalnya:

Anggaran belanja rumah tangga bulan Februari 2009 sebesar Rp2.000.000.

Kenyataannya belanja rumah tangga bulan Februari 2019 sebesar Rp2.200.000.

 

Itu artinya pengeluaran untuk belanja rumah tangga melebih anggaran (dikenal juga sebagai over budget).

Polling Sudah Tahu Apa Alasan Membuat Anggaran Keuangan 02 - Finansialku

[Baca Juga: Serba-serbi Anggaran Keuangan Karyawan yang Akan Memudahkan Hidup Anda]

 

Fungsi pengawasan dengan menggunakan anggaran, idealnya dilakukan setiap akhir pekan. Jika Anda sekeluarga terlalu sibuk, Anda dapat melakukan pengawasan anggaran setiap akhir bulan.

Jika Anda kebingungan, Anda bisa menggunakan aplikasi Finansialku yang telah dilengkapi dengan fitur anggaran.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

#3 Anggaran Keuangan untuk Sarana Komunikasi

Salah satu serunya memiliki anggaran keuangan adalah setiap anggota keluarga dapat saling mengingatkan. Misal Istri memberi peringatan kepada suami untuk mengurangi biaya untuk belanja kebutuhan-kebutuhan pribadi.

Begitu pula suami juga dapat memperingatkan istri untuk menambah pengeluaran untuk investasi di reksa dana dan lainnya, dan mengurangi belanja barang atau makanan yang tidak terlalu penting.

Membuat anggaran keluarga ini patut dicoba, apalagi untuk keluarga yang sering mengalami masalah keuangan, istri boros, anak boros, suami boros, wajib membicarakan anggaran keuangan.

Jangan di nanti-nanti, agar keluarga tetap bahagia dan semakin harmonis.

 

#4 Anggaran Keuangan untuk Pedoman Penggunaan Uang

Anggaran membuat keuangan Anda lebih terkontrol, karena Anda tahu berapa uang yang dapat Anda keluarkan untuk masing-masing pos.

Lebih dari 75% orang yang membuat anggaran keuangan keluarga, dapat meningkatkan tabungan dan investasi bulanannya. Anda tentu mau kan, kondisi keuangan keluarga Anda menjadi lebih sehat daripada sekarang?

Anggaran keuangan mana yang harus di prioritaskan dan bagaimana cara membuat anggaran yang ideal?

Selain anggaran, Anda juga perlu mengatur dan mengelola keuangan bagian lainnya. Silakan baca dan download ebook cara mengatur keuangan usia 30 an. GRATIS!! Setelah Anda membaca, Anda perlu melakukan tindakan langsung!

Free Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Membuat Anggaran Keuangan Yang Ideal

Setiap orang atau setiap keluarga pasti akan mempunyai anggaran keuangan idealnya masing-masing, tapi jika Anda masih kebingungan, tidak ada salahnya mencoba anggaran keuangan seperti ini.

 

#1 Anggaran Rumah Tangga

Banyak ahli yang menyarankan Anda mempertimbangkan rasio ideal saat menentukan biaya rumah tangga keseluruhan, seperti biaya KPR, kebutuhan sehari-hari, dan sebagainya.

Banyak yang menyarankan agar biaya ini tidak melebihi 30% dari anggaran Anda, bahkan beberapa di antaranya menyarankan agar tidak melebihi 25%.

Tentu saja, Anda akan menemukan banyak biaya lain. Misalnya saja biaya kebersihan (alat pembersih rumah tangga, dan sebagainya).

Oleh karena itu para ahli menyarankan Anda mengadopsi aturan 50/30/20 untuk menganggarkan after-tax income (pendapatan setelah dipotong pajak) Anda.

Panduan Membuat Anggaran Rumah Tangga yang Ideal 01 - Finansialku

[Baca Juga: Para Orangtua Harus Tahu Betapa Pentingnya Anggaran Keuangan]

 

Anda bisa fokus pada 3 area pengeluaran, yakni kebutuhan hidup atau rumah tangga, pengeluaran fleksibel, dan tujuan finansial jangka panjang.

  • Alokasikan 50 persen dari pemasukan Anda untuk kebutuhan hidup atau rumah tangga. Jika Anda mengadopsi aturan ini, sebagian pemasukan Anda akan dialokasikan untuk kebutuhan lain untuk menjalankan rumah Anda, seperti makanan dan transportasi, termasuk bahan bakar.
  • Alokasikan 30 persen dari pemasukan Anda untuk pengeluaran fleksibel. Kategori pengeluaran ini termasuk hal-hal yang Anda inginkan meski tidak dibutuhkan, misalnya saja hadiah ulang tahun, tiket nonton bioskop, gym membership, uang “ngopi”, dan sebagainya.
  • Alokasikan 20 persen dari pemasukan Anda untuk tujuan finansial jangka panjang. Anda harus mulai mengalokasikan sebagian pemasukan untuk dana darurat, dana pensiun, dana pendidikan bagi buah hati Anda, serta untuk melunasi seluruh utang.

 

Bagian ini bisa disimpan di tabungan, dan akan lebih baik jika disimpan di produk investasi yang memiliki tingkat likuiditas tinggi, seperti reksa dana.

Jika Anda ingin memahami dan mengerti tentang investasi reksa dana, tenang! Finansialku memiliki ebook yang bisa Anda download secara gratis tentang Investasi Reksa Dana untuk Pemula.

Free Download Ebook Panduan Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula -Finansialku.com

Download Ebook Sekarang

 

#2 Anggaran Biaya Transportasi

Biaya transportasi bukan hanya soal cicilan mobil atau kredit kendaraan bermotor saja, namun termasuk biaya servis, perbaikan, dan bahan bakarnya (BBM). Apabila Anda tidak memiliki kendaraan, maka biaya ini termasuk biaya transportasi, misalnya kendaraan umum atau tiket kereta dan bus.

Untuk Anda yang memiliki mobilitas tinggi, dengan kata lain dipastikan setiap hari keluar rumah, anggaran ini sangat penting untuk diperhatikan.

Jika arah kantor Anda dan pasangan satu arah, akan lebih baik jika Anda menggunakan satu kendaraan saja, selain hemat bahan bakar dan biaya servis, kebiasaan ini akan membuat Anda dan pasangan lebih menikmati waktu bersama.

Saat Anda mengganti kendaraan, Drew Feutz, perencana keuangan Market Street Wealth Management Advisors di Indianapolis, menyarankan agar Anda memprioritaskan kendaraan yang bisa diandalkan dan terjangkau harganya.

Kalo kendaraan yang biasa saja bisa nyaman, kenapa harus kendaraan mewah? Dan mungkin Anda bisa mencari kendaraan bekas yang masih layak untuk menekan budget.

“Sure, we would all love to have a really nice car to show off, but does it really provide you with that much value?”

 

Lagi-lagi Feutz menekankan bahwa sebuah kendaraan mewah tidak menambah banyak nilai.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

#3 Anggaran Makanan

Kristine Stevenson Seale selaku financial coach dan pemilik Advocate Financial Coaching menekankan bahwa biaya makanan sehari-hari tidaklah menjadi alasan untuk pemborosan.

Groceries should be kept to 10 to 15 percent of total take-home pay.”

 

Jika Anda bisa menghemat uang makan Anda dan keluar tanpa mengesampingkan kesehatannya kenapa tidak? Yang penting bisa memenuhi aspek 4 sehat 5 sempurna.

Menurut Caden Rhoton, a Provo, Utah-based marketing manager dalam perusahaan customer review site BestCompany.com, dan juga sekaligus pendiri website perencana keuangan DimeDad.com merekomendasikan Anda untuk mengalokasikan 8 persen pemasukan Anda untuk kebutuhan makanan sehari-hari dan 4 persen untuk anggaran makan di luar.

Orang Tua Harus Tahu Pentingnya Anggaran Keuangan 01 - Finansialku

[Baca Juga: Mengatur Keuangan Penting! Kenali Menyusun dan Membuat Anggaran Untuk Mahasiswa]

 

Alternatif lainnya, Anda mengalokasikan 9 hingga 12 persen pemasukan Anda untuk biaya belanja di supermarket dan 0 persen untuk makan di luar.

Not only is it dramatically cheaper to prepare food at home, but it’s also healthier. You can control the portions and ingredients rather than trying to find a healthy option from a menu.”

 

Jadi, bukan hanya menghemat, Anda juga bisa lebih sehat. Sekali dayung, dua tiga pulau terlewati deh.

 

#4 Persiapan Dana Pensiun

Kebanyakan orang tidak memperhatikan bahkan cenderung tidak peduli dengan masa pensiunnya nanti, mungkin karena merasa masih muda dan merasa belum penting untuk memikirkan masa tua yang belum tergambarkan seperti apa.

Justru paradigma seperti ini bahaya, karena jika kita lihat lingkungan sekitar, banyak lho orang tua yang hidup tak berkecukupan karena tidak memiliki uang pensiunan. Ya ini juga salah satu akibat dari tak acuh dan tidak mempersiapkan masa pensiun.

Jika Anda seorang pengusaha atau karyawan swasta yang notabene tidak mendapatkan jaminan pensiun dari negara, Anda wajib mempersiapkan anggaran untuk dana pensiun.

Anda bisa buka aplikasi Finansialku dan mulai merencanakan dana pensiun pada menu rencana keuangan.

 

#5 Dana Darurat

Dana darurat menjadi komponen paling penting untuk dianggarkan, kenapa bisa? Jawabannya simple, masa depan tidak ada yang tahu, tidak ada yang bisa menjamin kita akan selalu sehat dan terhindar dari musibah, iya kan?

Dana darurat merupakan dana terpisah yang perlu disiapkan untuk menghadapi berbagai keadaan darurat, seperti terjadinya PHK, kebutuhan biaya karena sakit sehingga Anda tidak dapat bekerja, biaya untuk kecelakaan, dan kejadian tak terduga lainnya.

Mempersiapkan Dana Darurat 04 Emergency Fund - Finansialku

[Baca Juga: Karyawan Milenial, Sudah Siapkan Dana Darurat di Tahun 2019?]

 

Lalu berapa besar dana darurat yang perlu Anda siapkan saat baru memulai kehidupan rumah tangga?

Adapun besaran dana darurat yang disarankan adalah sebagai berikut:

  • Jika Anda masih single, maka sediakan dana darurat 6 kali pengeluaran bulanan.
  • Jika Anda telah berkeluarga atau telah berkeluarga dengan satu anak, minimal 9 kali pengeluaran bulanan.
  • Jika Anda telah berkeluarga dengan dua anak atau lebih, maka sebaiknya sediakan dana darurat 12 kali pengeluaran bulanan.

 

Nah, jika Anda sudah menyadari pentingnya dana darurat, ada baiknya Anda segera mempersiapkannya! Anda bisa menggunakan beberapa cara mudah mengumpulkan dana darurat.

Kembali ke poin satu, Anda bisa menyimpan dana darurat di tabungan, dan akan lebih baik lagi jika diinvestasikan di produk investasi yang tingkat likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Dana darurat juga berkaitan dengan asuransi, tidak ada salahnya Anda dan keluarga membeli produk asuransi yang bisa meng-cover hal-hal tak terduga, tapi jangan salah pilih produk ya, pastikan produk yang Anda beli sesuai kebutuhan dan tidak merugikan.

 

Penting Membuat Anggaran

Tunggu apa lagi? Yuk, mulai rencanakan keuangan dan buat anggaran keuangan Anda ataupun keluarga Anda. Dengan kemudahan teknologi, Anda bisa menggunakan aplikasi Finansialku untuk membuat anggaran dan merencanakan keuangan.

 

Anda bisa mendiskusikan produk asuransi yang sesuai untuk Anda dan keluarga dengan Perencana Keuangan kami secara online melalui menu “tanya jawab” di aplikasi Finansialku.

Segera konsultasikan, dengan senang hari para Perencana Keuangan Finansialku akan membantu menemukan solusi keuangan Anda.

 

Sumber Gambar:

  • Alasan Membuat Anggaran Keuangan – https://goo.gl/ay4BJC
  • Membuat Anggaran Keuangan di Tablet – https://goo.gl/Noqamd

 

Ismyuli Tri Retno Kusuma Wardani, S.I.Kom,
Ismyuli Tri Retno Kusuma Wardani, S.I.Kom, seorang praktisi humas di salah satu perguruan tinggi di Kota Bandung. Memiliki background pendidikan S1 Program Studi Ilmu Komunikasi Konsentrasi Humas di Universitas Komputer Indonesia, dengan pengalaman menjadi bagian dari Media Mahasiswa Indonesia dan tertarik mengembangkan kemampuan di bidang penulisan.

Leave A Comment