Para HR Sudah Tahu: Asuransi Hari Tua, DPLK dan Anuitas?

Asuransi hari tua, apakah benar solusi persiapan hari tua (pensiun) dengan asuransi? Apanya yang diasuransikan?

Kali ini saya akan membahas asuransi hari tua, jaminan hari tua dan DPLK untuk orang-orang HR.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Para HR: Suatu Saat Anda Juga akan PENSIUN!

Sebelum bicara mengenai produk asuransi hari tua, saya ingin menjelaskan seperti apa kondisi seseorang saat pensiun.

Menurut Sanjay Tolani, seseorang memiliki waktu hidup sekitar 28.000 hari (setara dengan 80 tahun). Jika kita menjadi empat bagian akan seperti:

Asuransi Hari Tua, DPLK dan Anuitas 02 28.000 Hari dalam Kehidupan Manusia - Finansialku

28.000 Hari dalam Kehidupan Manusia (Sumber: buku Sanjay)

 

Coba bayangkan apa yang akan terjadi dengan masa pensiun Anda?

  1. Usia 50 tahun, perusahaan akan memberikan masa pelatihan pensiun (MPP).
  2. Usia 56, Anda akan mendapatkan pesta perpisahan, tepuk tangan dari seluruh rekan-rekan kerja Anda, mendapat pesta perpisahan.
  3. Di hari setelah pensiun Anda mendapatkan dana pensiun Anda, mulai dari Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, Uang Penghargaan dari Perusahaan.
  4. Setelah itu Anda menikmati hari-hari Anda, mulai dengan melakukan hal-hal yang Anda senangi (bahkan menjalankan hobi Anda).
  5. Sampai akhir bulan, Anda merasa ada yang aneh, mulai membuka akun tabungan (buku rekening tabungan). Kok ga ada uang masuk? Setelah itu tiba-tiba mulai panik dan menyadari: SAYA TIDAK PUNYA PENGHASILAN!

Satu hal yang terpikir adalah, Anda mulai mencari pekerjaan atau bisnis yang bisa Anda lakukan. Beberapa pilihan yang ada adalah:

Asuransi Hari Tua, DPLK dan Anuitas 03 Buka Warung - Finansialku

Buka warung di depan rumah dan memulai bisnis kecil-kecilan

Asuransi Hari Tua, DPLK dan Anuitas 04 Rumah Makan Geprek - Finansialku

Buka rumah makan, misal warung ayam geprek

Asuransi Hari Tua, DPLK dan Anuitas 05 Pengemudi Taxi Online - Finansialku

Daftar jadi pengemudi taxi online, mulai narik taxi online

 

atau pekerjaan-pekerjaan lain…

Intinya: Saat pensiun ANDA masih harus kerja untuk menghidupi keluarga (dan pengeluaran bulanan).

Iklan Perencanaaan Hari Tua - 728x90

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

Apakah itu PENSIUN yang Anda harapkan?

Coba renungkan kembali, bagaimana cara Anda menyusun rencana pensiun di tempat kerja Anda!

Saya tahu, rencana-rencana yang sudah Anda susun, sudah sesuai dengan peraturan pemerintah UU No 11 Tahun 1969, tentang Pensiun Pegawai dan Pensiun Janda/Duda Pegawai, UU No 13 Tahun 2003, tentang Ketenagakerjaan dan lain sebagainya.

Secara Undang-Undang dan peraturan ANDA dan manajemen SUDAH BENAR.

Pertanyaannya apakah itu saja cukup?

Saya ingin berbagi mengenai bagaimana kondisi pensiun/hari tua di negara-negara maju, seperti Amerika. Negara semaju Amerika juga memiliki sistem jaminan hari tua (seperti program BPJS Ketenagakerjaan). Selain itu ada juga program IRA – Individual Retirement Account.

IRA ini memungkinkan Anda, manajemen dan perusahaan untuk membantu menyiapkan program dana hari tua (pensiun) untuk karyawan. Beberapa program dana hari tua ini memberikan kemudahan atau keringanan pajak. Saya akan jelaskan keringanan pajak pada artikel lainnya.

Pada artikel ini, saya mau fokus membahas mengenai perencanaan dana hari tua dan action plan produk yang cocok untuk kebutuhan dana hari tua. Jadi agenda diskusi kita adalah:

  1. Kondisi Ideal Perencanaan Dana Hari Tua
  2. Produk Keuangan untuk Persiapan Dana Hari Tua
  3. Kesimpulan

 

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Kondisi Ideal Perencanaan Dana Hari Tua

Idealnya ketika pensiun, Anda dapat hidup tanpa harus bekerja, SETUJU?

Jika ya, lalu darimana sumber penghasilan saat hari tua (pensiun)?

Jawabnya adalah: HASIL INVESTASI dan PENGHASILAN PASIF, contoh:

  1. Penghasilan Investasi: bunga deposito, bagi hasil deposito syariah, keuntungan dari kupon obligasi (ORI, SBR), bagi hasil dari Sukuk Ritel, Sukuk Tabungan, dividen perusahaan, keuntungan dari peer to peer lending dan lain sebagainya.
  2. Penghasilan Pasif: keuntungan dari bisnis franchise, rumah kontrakan, rumah kos, royalty dari musik, aplikasi dan lain sebagainya.

 

Oke sekarang kita buat perhitungan sederhana. Perhatikan gambar KEBUTUHAN PENSIUN.

Asuransi Hari Tua, DPLK dan Anuitas 06 Kebutuhan Pensiun - Finansialku

KEBUTUHAN PENSIUN

 

Saat usia pensiun (55 sampai 80), saya berharap penghasilan sebesar Rp15 juta per bulan (Rp180 juta per tahun).

Jika bunga deposito (setelah pajak) 5% per tahun.

Berapa modal uang yang harus didepositokan?

Perhitungannya: Rp180 juta : 5% = Rp3.600.000.000 (Rp3,6 miliar)

Jadi Rp3,6 milliar ini menjadi Modal: Rp X

Darimana, saya bisa dapat uang Rp3,6 miliar?

Itulah yang harusnya kita carikan solusi.

 

Jadi saat usia muda atau usia PRODUKTIF, karyawan Anda fokus menghasilkan uang (bekerja) dan berinvestasi untuk menyiapkan dana sebesar MODAL (contoh: Rp3,6 miliar).

Saat usia pensiun atau usia KONSUMTIF, karyawan Anda dapat menggunakan MODAL tersebut untuk diinvestasikan dan hidup dari keuntungan investasi (contoh didepositokan 5% per tahun dan hidup dari bunga deposito).

 

Catatan: hidup dari bunga deposito, memiliki plus-minus tertentu. Saya akan ulas di artikel lainnya.

 

Perhitungan Sederhana: Perencanaan Dana Hari Tua

Saya akan membahas sekilas mengenai perhitungan sederhana dana hari tua.

Bagaimana menentukan kebutuhan Modal: Rp X dan berapa yang harus diinvestasikan setiap bulannya:

 

Studi Kasus: Dana Hari Tua Pak Ronald (karyawan fresh graduate)

Data-dataKeterangan
Usia saat ini 25 tahun
Usia saat pensiun55 tahun
Perkiraan lamanya pensiun30 tahun 
Pengeluaran bulanan saat iniRp5.000.000
Pengeluaran bulanan saat pensiun80% per bulan*
Tunjangan hari tua dari perusahaanRp2.000.000 per bulan
Tunjangan, dana pensiun, asuransiRp0 per bulan
Hasil investasiRp0 per bulan
Pendapatan pasif  Rp0 per bulan
Inflasi (kenaikan harga)5% per bulan
Imbal hasil saat hari tua5% per bulan
Keuntungan investasi saat ini12% per bulan

*Pengeluaran bulanan saat pensiun = 80% x Rp5.000.000 = Rp4.000.000

 

Anda dapat menggunakan Aplikasi Finansialku untuk melakukan perhitungan kebutuhan dana hari tua. Silakan download di Google Play Store atau akses melalui Aplikasi.Finansialku.com

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Cara perhitungan:

Step 1: Masuk ke Aplikasi Finansialku, pilih Rencana Keuangan

Asuransi Hari Tua, DPLK dan Anuitas 07 - Finansialku

Tampilan halaman utama Aplikasi Finansialku

 

Step 2: Pilih Tanda + dan pilih DANA HARI TUA

Asuransi Hari Tua, DPLK dan Anuitas 08 - Finansialku

Tampilan menu Rencana Keuangan

 

Step 3: Isi data sesuai dengan kebutuhan

Asuransi Hari Tua, DPLK dan Anuitas 09 - Finansialku

Tampilan fitur merencanakan dana hari tua atau pensiun

 

Step 4: Lihat hasil kesimpulan

Asuransi Hari Tua, DPLK dan Anuitas 10 - Finansialku

Tampilan hasil perhitungan

 

Hasil perhitungan menunjukkan:

Anda memerlukan dana hari tua sebesar Rp2.074.532.340 (sekitar Rp2 miliar). Saat ini Anda harus berinvestasi sebesar Rp8.596.152 per tahun selama 30 tahun. Atau Rp593.578 selama 360 bulan.

 

Asumsi:

  • Inflasi 5% per tahun.
  • Imbal hasil investasi saat hari tua 5% per tahun.
  • Estimasi hasil investasi 12% per tahun.

Artinya: Rp2.074.532.340 akan menjadi modal.

 

Ketika pensiun, modal tersebut didepositokan dengan bunga bersih (setelah pajak) 5% per tahun.

Hasilnya Rp103.726.617 ditambah dengan tunjangan dari perusahaan Rp24 juta. Total penghasilan tahunan = Rp127.726.617.

Untuk mendapatkan modal sebesar sekitar Rp2 miliar, Pak Ronald harus investasi sebesar Rp593.578 per bulan, dengan target investasi 12% per tahun.

Jika Anda ingin mendapatkan insight atau ide lebih banyak, maka silakan hubungi kami melalui email Solusi@Finansialku.com, telepon: 022 – 2056 5890 atau klik di sini.

 

Produk Keuangan untuk Persiapan Dana Hari Tua

Satu-satunya cara untuk mencapai kondisi ideal tersebut adalah dengan PERENCANAAN DANA HARI TUA. Sama seperti kisah SEMUT dan BELALANG, dalam menghadapi musim dingin.

Semut bekerja menimbun makanan di musim panas, untuk cadangan makanan di musim dingin. Belalang santai-santai di musim panas, dan tidak memiliki cadangan makanan di musim dingin.

Semut dapat melewati musim dingin dan belalang mati kelaparan.

Cerita lebih lengkap: Cerita Dongeng Pendek Semut dan Belalang, Ajarkan Anda Perencanaan Pensiun

Cerita Dongeng Pendek Semut dan Belalang, Ajarkan Anda Perencanaan Pensiun 1 - Finansialku

Cerita persiapan pensiun: Semut dan Belalang

 

Tahapan yang harus Anda lakukan adalah:

  1. Membuat perhitungan perencanaan dana hari tua (untuk rata-rata usia kerja karyawan Anda).
  2. Membuat strategi persiapan dana hari tua (dana pensiun) dengan model INVESTASI INDIVIDU (IRA – Individual Retirement Account)
  3. Pilih kendaraan atau produk keuangan yang sesuai: Asuransi hari tua, DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan) atau Anuitas.
  4. Lakukan review berkala dengan perencana keuangan dan tim konsultan.

 

Sebenarnya masih ada banyak kendaraan (produk investasi) yang sesuai atau cocok untuk kebutuhan dana hari tua (pensiun). Pada artikel ini saya akan membahas tiga diantaranya:

Gratis Download Ebook Panduan Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula -Finansialku.com

Download Ebook Sekarang

 

#1 Asuransi Hari Tua

Mungkin Anda pernah mendengar atau mengenal asuransi untuk pensiun bukan?

Sebenarnya asuransi hari tua zaman dahulu dan zaman sekarang itu berbeda jauh. Perbedaan tersebut tidak hanya dinama, melainkan proses kerja di dalamnya.

Pada zaman dahulu, asuransi hari tua (asuransi untuk pensiun) bersifat asuransi jiwa dwiguna (endowment). Artinya sebagian premi (iuran bulanan) digunakan untuk ditabung (didepositokan) dan hasil keuntungannya dapat lebih terprediksi. Jenis yang satu ini sama seperti asuransi pendidikan anak zaman dahulu.

Pada zaman sekarang, asuransi hari tua (asuransi untuk pensiun) bersifat asuransi unitlink. Artinya sebagian premi (iuran bulanan) digunakan untuk diinvestasikan dan hasil keuntungan tidak dapat diprediksi.

Ada Apa Denganmu Masih Muda Kok Ga Punya Rencana Dana Hari Tua 02 - Finansialku

[Baca Juga: Kenali Mitos Asuransi Jiwa yang Masih Dipercaya Sampai Saat Ini]

 

Kalau keuntungan tidak dapat diprediksi apa untungnya?

Jika Anda memilih menggunakan asuransi hari tua untuk pensiun, ada beberapa keuntungan:

  1. Dapat dijadikan pengurangan pajak, berdasarkan Undang Undang No 36 Tahun 2008 (Perubahan Keempat atas UU No. 7 Tahun 1983) tentang Pajak Penghasilan, Pasal 21 ayat 3.
  2. Karyawan Anda sudah memiliki proteksi untuk kebutuhan asuransi jiwa, asuransi kesehatan dan asuransi untuk penyakit kritis. Ingat saat pensiun, proteksi yang diberikan perusahaan biasanya berkurang atau hilang. Coba bayangkan jika pada usia 55 tahun, baru masuk asuransi kesehatan, berapa harga premi yang harus dibayar?
  3. Anda dapat memiliki opsi menambah porsi investasi setiap bulannya dan dapat merubah kebijakan investasi, misal pada saat bursa saham sedang meningkat (UPTREND), kebijakan investasi adalah di saham dan saat bursa saham sedang menurun (DOWNTREND) kebijakan investasi adalah di pasar uang.
  4. Banyak vendor atau perusahaan asuransi yang memiliki produk asuransi hari tua (unitlink). Asalkan manfaat sesuai dengan kebutuhan perusahaan, maka concern berikutnya di harga premi.

 

Pasal 21 ayat (3) UU No 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan

Dalam Pasal 21 ayat (3) UU PPh disebutkan “Penghasilan pegawai tetap atau pensiunan yang dipotong pajak untuk setiap bulan adalah jumlah penghasilan bruto setelah dikurangi dengan biaya jabatan atau biaya pensiun yang besarnya ditetapkan dengan Peraturan Menteri Keuangan, iuran pensiun, dan Penghasilan Tidak Kena Pajak.”

 

#2 Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK)

Apakah ada produk yang murni investasi saja?

Jawabannya ada. Namanya produk DPLK. Bentuknya mirip seperti reksa dana atau Kontrak Investasi Kolektif.

Perbedaannya adalah:

  1. Biasanya ada jumlah minimal masuk, untuk mendapatkan layanan ekstra.
  2. Produk DPLK juga dapat menjadi pengurang pajak.
  3. Untuk jumlah tertentu, Anda dapat menentukan strategi investasinya. Dana Pensiun di perusahaan Anda, dikelola sesuai dengan kebijakan dari manajemen.

 

#3 Anuitas

Anuitas adalah produk investasi yang dapat digunakan untuk persiapan dana hari tua (pensiun). Sayangnya produk ini masih jarang di Indonesia. Produk anuitas sebenarnya dipersiapkan untuk masa pensiun.

Secara konsep, produk anuitas ini sesuai dengan Gambar KEBUTUHAN PENSIUN. Jadi perusahaan sudah memastikan perhitungan berapa yang harus diinvestasikan pada usia produktif dan sudah dipersiapkan sejumlah dana untuk dibayarkan saat seseorang memasuki usia konsumtif (pensiun).

 

Kesimpulan

Pada artikel ini saya sudah banyak membahas mengenai konsep pensiun. Setiap orang HR pada suatu saat juga akan memasuki masa pensiun. Jadi kebijakan yang Anda buat sekarang ini, sedikit banyak akan mempengaruhi pensiun Anda.

Mulailah menyiapkan dana hari tua dan produk-produk keuangan yang dapat menunjang (asuransi hari tua, DPLK, anuitas dan investasi lainnya).

Iklan Perencanaaan Hari Tua - 728x90

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

Jika Anda ingin mendapatkan insight lebih banyak, maka silakan hubungi kami melalui email Solusi@Finansialku.com, telepon: 022 – 2056 5890 atau klik di sini.

 

Semoga penjelasan ini dapat memberi gambaran singkat mengenai masa pensiun. Terima kasih dan sukses selalu.

 

Sumber Buku:

  • Sanjay R. Tolani. 2015. 28000 Jadikan Setiap Hari Berarti. Jakarta: International Printing Press.

 

Sumber Gambar:

  • Pensiun – https://goo.gl/Aj61di
  • Bisnis warung – https://goo.gl/Xq5MLR
  • Bisnis ayam geprek – https://goo.gl/wcGCjE
  • Bisnis taksi online – https://goo.gl/x7nswg
Summary
Para HR Sudah Tahu: Asuransi Hari Tua, DPLK dan Anuitas?
Article Name
Para HR Sudah Tahu: Asuransi Hari Tua, DPLK dan Anuitas?
Description
Asuransi hari tua, apakah benar solusi persiapan hari tua (pensiun) dengan asuransi? Apanya yang diasuransikan?
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo

About the Author:

Melvin Mumpuni CFP
Melvin Mumpuni ST., MBA., CFP., QWP adalah seorang perencana keuangan independen dan technopreneur.Memiliki background pendidikan S1 di Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Katolik Parahyangan Bandung dan mengambil pendidikan pasca sarjana di Sekolah Bisnis dan Management Institut Teknologi Bandung (MBA - ITB). Memiliki pengalaman di bidang personal finance, corporate finance, internet marketing dan technopreneurship.

Leave A Comment