Moms, Punya Anak Balita? Perlu Beli Asuransi Kesehatan Ga Ya?

Moms, perlukah membeli asuransi kesehatan jika punya anak balita?

Memiliki seorang balita merupakan salah satu kebahagiaan terbesar bagi sebuah keluarga. Oleh karena itu, biasanya para orangtua ingin memberikan yang terbaik bagi bayi mereka, termasuk memberikan pengobatan yang terbaik jika balita mereka mengalami sakit.

Pertanyaannya adalah, apakah orangtua perlu membelikan balita mereka asuransi kesehatan? Mari kita simak rubrik berikut ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Secure

 

Moms, Punya Anak Balita? Perlukah Membeli Asuransi Kesehatan?

Jika Anda seorang ibu yang memiliki balita, tentu saja Anda ingin memberikan yang terbaik bagi balita Anda.

Apalagi dalam hal pengobatan, tentu saja Anda ingin agar balita Anda mendapatkan pengobatan yang terbaik, tidak ingin agar mereka diberi pengobatan secara sembarangan atau oleh dokter yang belum berpengalaman.

Karena keinginan memberikan pengobatan dan perawatan yang terbaik dari dokter yang berpengalaman juga, maka biaya pengobatan dan perawatan untuk balita biasanya relatif lebih mahal.

Oleh karena itu, terkadang ini menjadi salah satu nilai jual dari asuransi kesehatan yang sering sekali ditawarkan oleh tenaga penjual asuransi kepada Anda.

Moms, Punya Anak Balita Perlu Beli Asuransi Kesehatan Ga Ya 02 - Finansialku

[Baca Juga: Apakah Penawaran Peningkatan Manfaat Tambahan Asuransi Kesehatan Memberikan Keuntungan?]

 

Tetapi apakah memang perlu Anda membelikan asuransi kesehatan untuk balita Anda?

Sebelum itu, mari kita pahami bersama apa itu asuransi kesehatan, lalu kita akan melihat beberapa pertimbangan sebelum Anda memutuskan untuk mengambil asuransi kesehatan bagi balita Anda.

 

Asuransi Kesehatan

Banyak sekali produk asuransi kesehatan yang beredar di masyarakat.

Tetapi sebenarnya, hanya terdapat 2 jenis golongan asuransi kesehatan yang ada, yaitu asuransi kesehatan dengan kartu (sistem cashless) atau asuransi kesehatan tanpa kartu (sistem reimbursement).

 

 

 

Asuransi kesehatan dengan kartu atau sistem cashless memiliki karakteristik antara lain:

  • Memiliki kartu khusus anggota yang harus digunakan sebagai penjamin pada saat masuk rumah sakit dan pada saat klaim.
  • Nasabah tidak perlu memberikan uang jaminan karena perusahaan asuransi yang menjadi penjamin.
  • Biaya rumah sakit biasanya langsung dibebankan kepada pihak perusahaan asuransi, sehingga nasabah tidak perlu membayar lagi (cashless) atau hanya membayar biaya lebih yang tidak ditanggung oleh pihak asuransi.
  • Pihak asuransi akan mengambil kuitansi asli rincian biaya rumah sakit. Nasabah hanya dapat mengambil fotokopi kuitansinya.
  • Klaim dapat dilakukan juga secara reimbursement (nasabah membayar dulu, baru nantinya diklaim ke pihak asuransi). Klaim harus menggunakan kuitansi asli.
  • Biaya pengobatan yang digantikan lebih lengkap dan menyeluruh, mulai dari biaya kamar, obat-obatan, dokter, sampai dengan biaya rawat jalan setelah keluar dari rumah sakit.

 

Double Claim Asuransi Jiwa dan Kesehatan, Apakah Benar-Benar Menguntungkan 01 - Finansialku

[Baca Juga: Bisakah Saya Menggunakan Asuransi Kesehatan Saya Setelah 1 Bulan Saya Membeli Asuransi?]

 

Sedangkan asuransi kesehatan dengan sistem reimbursement atau tanpa kartu memiliki karakteristik antara lain:

  • Nasabah harus membayar terlebih dahulu biaya rumah sakit pada saat dirawat. Nasabah baru dapat mengklaim manfaat asuransi kesehatannya setelah keluar dari rumah sakit.
  • Klaim dapat menggunakan fotokopi kuitansi yang dilegalisir.
  • Biasanya biaya pengobatan yang digantikan tidak menyeluruh, hanya biaya kamar rumah sakit, biaya obat-obatan dan operasi (jika ada).

 

Biasanya asuransi kesehatan yang sering sekali ditawarkan untuk balita adalah asuransi kesehatan dengan sistem cashless.

Asuransi kesehatan dengan sistem cashless dapat dimiliki oleh balita yang memiliki usia diatas 6 bulan. Dan biasanya asuransi kesehatan sistem cashless lebih mahal biaya asuransinya (premi asuransinya) dibandingkan asuransi kesehatan tanpa kartu.

 

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Dengan memiliki pengetahuan seperti itu, tentu saja Anda sebagai ibu harus memiliki pertimbangan sebelum membelikan asuransi kesehatan bagi buah hati Anda.

Mengapa demikian? Karena masih ada banyak keperluan yang harus Anda berikan kepada sang buah hati selain asuransi. Oleh karena itu, Anda harus menggunakan dana Anda seoptimal dan seefisien mungkin.

 

Hal-hal Yang Perlu Dipertimbangkan Ketika Ingin Membeli Asuransi Kesehatan Bagi Balita Anda

Di bawah ini beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangan pada saat Anda ingin membeli asuransi kesehatan bagi balita Anda.

 

#1 Apakah Kehamilan dan Kelahiran Sang Buah Hati Berlangsung Normal?

Ini dapat menjadi salah satu pertimbangan Anda ketika ingin mengambil asuransi kesehatan bagi sang buah hati.

Jika dari sejak kelahiran, dokter sudah menyatakan adanya diagnosis yang kurang baik terhadap kondisi kesehatan sang buah hati, maka Anda dapat mempertimbangkan untuk mengambil asuransi kesehatan baginya.

Jika Anda Single, Lebih Penting Asuransi Kesehatan atau Asuransi Jiwa Apa Manfaatnya 01 - Finansialku

[Baca Juga: Jika Anda Single, Lebih Penting Asuransi Kesehatan atau Asuransi Jiwa? Apa Manfaatnya?]

 

Tetapi tentu saja, diagnosis dokter bisa saja salah, seiring perkembangan sang buah hati.

Oleh karena itu, Anda dapat melakukan evaluasi setiap 5 tahun apakah Anda harus tetap melanjutkan asuransi kesehatan tersebut atau memberhentikan mengambil asuransi kesehatan dan mengalokasikan dana asuransi tersebut ke hal yang lebih dibutuhkan sesuai dengan perencanaan Anda.

 

#2 Apakah Keluarga Anda Memiliki Riwayat Penyakit Keturunan?

Memiliki riwayat penyakit keturunan di dalam keluarga biasanya dapat mengakibatkan sang buah hati lebih rentan untuk terkena penyakit, atau terkena penyakit keturunan di dalam masa perkembangannya.

Oleh karena itu, Anda perlu mempertimbangkan untuk memiliki asuransi kesehatan bagi sang buah hati.

Anda juga dapat menganalisis sang balita, apakah memang di dalam perkembangannya, dia sering mengalami sakit sehingga harus dibawa ke dokter untuk diperiksa.

Hal tersebut yang dapat menjadi pertimbangan Anda untuk membelikan asuransi kesehatan bagi dirinya.

Asuransi kesehatan tidak harus Anda ambil pada saat usianya masih balita atau batita, tetapi Anda dapat membelinya kapan pun Anda merasa butuh.

 

Ebook Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula -Finansialku.com

Download Ebook Sekarang

 

#3 Apakah Anda Masih Dapat Mengelola Sendiri Biaya Pengobatannya?

Asuransi kesehatan memang cukup penting karena memberikan kenyamanan dan kemudahan pada saat sakit. Tetapi untuk membeli asuransi kesehatan, dibutuhkan pengeluaran premi asuransi yang tidak sedikit.

Jika keluarga Anda adalah keluarga yang tidak memiliki riwayat penyakit dan menjaga kesehatan dengan baik, tentu saja asuransi kesehatan tersebut akan jarang digunakan.

Sebenarnya biaya pengobatan sakit penyakit yang biasa saja dapat Anda kelola sendiri jika kita tidak sering masuk ke rumah sakit.

Bagaimana Cara Memilih Asuransi Kesehatan Yang Baik 01 - Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Cara Memilih Asuransi Kesehatan Yang Baik?]

 

Sebagai contoh, Anda ingin mengambil asuransi kesehatan dimana premi yang harus dibayarkan adalah Rp1 juta per bulan.

Apabila di dalam 5 tahun terakhir, Anda tidak pernah masuk ke rumah sakit, maka Rp1 juta per bulan tersebut mungkin tidak akan ada di rekening Anda karena ada biaya-biaya yang harus dibayar pada saat Anda membeli asuransi.

Tetapi jika Rp1 juta per bulan Anda kelola sendiri dengan menabungkannya atau menginvestasikannya, maka dalam 5 tahun, Anda sudah dapat memperoleh Rp60 juta (Rp1 juta x 12 bulan x 5 tahun) ditambah dengan hasil pengembalian return-nya.

Apabila di dalam 5 tahun, terjadi sakit atau pun masuk ke rumah sakit, belum tentu juga bahwa akan menghabiskan uang sebesar Rp60 juta.

Lain halnya, jika memang kita sering sekali masuk ke rumah sakit, asuransi kesehatan tentu akan sangat bermanfaat. Oleh karena itu, Anda harus mempertimbangkan 2 hal yang pertama sebelum mempertimbangkan hal ketiga ini.

 

 

 

Contoh di atas berlaku juga untuk sang buah hati Anda:

Seberapa seringkah Anda mengeluarkan biaya pengobatan untuk sang buah hati?

Apakah sering masuk ke rumah sakit? Atau jarang masuk ke rumah sakit sehingga sebenarnya Anda dapat mengelola sendiri biaya pengobatannya?

Anda dapat mempertimbangkan hal tersebut ketika Anda ingin mengambilkan asuransi kesehatan bagi buah hati Anda.

 

Miliki Asuransi Kesehatan Sesuai Dengan Kebutuhan

Tidak ada orang yang berharap untuk sakit, tetapi memang sakit penyakit bukan sesuatu yang ada di dalam kontrol kita.

Oleh karena itu, kita harus merencanakan dan mengoptimalkan uang yang kita punya agar kita tidak salah mengelola uang yang kita punya.

Mempunyai asuransi kesehatan akan sangat menguntungkan jika memang asuransi tersebut memiliki manfaat untuk kita, atau jika kita memang membutuhkannya.

Jika tidak, dana yang ada dapat digunakan untuk membeli asuransi lainnya atau dapat digunakan untuk keperluan atau tujuan keuangan lainnya.

 

Terima kasih karena sudah membaca artikel ini sampai selesai.

Bagaimana pendapat Anda para moms? Apakah Anda perlu membelikan asuransi kesehatan bagi sang buah hati?

Apakah artikel ini menambah wawasan Anda tentang perlu atau tidaknya asuransi kesehatan?

Bagikan informasi ini kepada moms lainnya agar dapat menambah wawasan mereka juga.

 

Sumber Gambar:

  • Membeli Asuransi Kesehatan Untuk Anak – https://goo.gl/4sYdJX
  • Asuransi Kesehatan Untuk Balita – https://goo.gl/YCx7ee

 

Download Ebook Panduan Berinvestasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

By | 2017-10-09T15:34:00+00:00 October 9th, 2017|Categories: Asuransi, Asuransi Kesehatan|Tags: , , , |0 Comments

About the Author:

Ricky Susanto Joeng CFP®
Ricky Susanto Joeng S.Si. S.Kom. CFP® adalah seorang perencana keuangan independen bersertifikasi (FPSB ID: 1300 0406). Memiliki background pendidikan S1 di jurusan Matematika dan Ilmu Komputer, Universitas Bina Nusantara. Memiliki pengalaman di bidang personal finance dan manajemen risiko, personal cashflow, asuransi unitlink dan investasi.

Leave A Comment

Gratis Download E-book, Hanya untuk Anda!

Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Investasi Tepat, Untung Mendekat

Bagaimana cara berinvestasi reksa dana untuk investor pemula? Apa saja tips berinvestasi reksa dana agar untung lebih maksimal?

 

7.392 orang

sudah download