Jika Anda sudah tahu seberapa penting asuransi, artikel ini mungkin dapat membantu Anda mencari asuransi penyakit kritis terbaik yang tepat.

Mari ketahui 4 langkah mencari asuransi penyakit kritis terbaik berikut.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Secure

 

Asuransi Penyakit Kritis

Seperti yang kita ketahui bahwa biaya pengobatan untuk penyakit kritis tidak murah. Oleh karena itu, banyak keluarga yang tiba-tiba bangkrut karena harus membiayai pengobatan anggota keluarganya yang terkena penyakit kritis.

Klaim Asuransi Pendidikan Anak - Finansialku

[Baca Juga: Kiat Khusus Memilih Asuransi Kesehatan Keluarga, Teliti Sebelum Memilih!]

 

Tentunya tidak ada seorangpun dari kita yang mau terkena penyakit kritis kan? Namun terkadang, penyakit kritis itu sendiri tidak dapat dihindari. Semua orang memiliki kemungkinan untuk bisa terkena penyakit kritis.

Jika hal tersebut sampai terjadi, siapapun dari kita harus siap. Untuk menanggulangi risiko keuangan dari penyakit kritis adalah dengan memiliki asuransi penyakit kritis.

 

Alasan Mengapa Asuransi Penyakit Kritis Penting

Kali ini rubrik Finansialku akan memberikan informasi tentang mengapa asuransi penyakit kritis dikatakan sebagai cara yang paling ampuh, untuk menanggulangi asuransi penyakit kritis.

Berikut 2 alasan mengapa harus memiliki asuransi kritis:

Apabila Anda hanya memiliki asuransi jiwa saja, hal itu hanya akan memberikan manfaat ketika pihak yang tertanggung meninggal dunia saja.

Padahal jika seseorang terkena penyakit kritis, maka kemungkinan besar akan menguras biaya dengan pengobatan yang berulang-ulang.

Jika biaya yang memadai untuk mengobati penyakit kritis tersebut tidak dipersiapkan, maka kejadian tersebut dapat membuat keuangan Anda bangkrut.

Apabila Anda hanya memiliki asuransi kesehatan, maka biasanya asuransi kesehatan tersebut tidak melindungi risiko penyakit kritis secara khusus.

Oleh karena itu, Anda harus membeli lagi manfaat tambahan (biasa disebut rider dalam istilah asuransi) berupa perlindungan penyakit kritis untuk dapat memiliki proteksi tersebut.

Dengan begitu, memiliki asuransi jiwa dan kesehatan saja tidak cukup untuk membantu Anda mengelola risiko finansial keluarga.

Oleh karena itu, langkah bijak yang dapat Anda ambil adalah melengkapi proteksi keluarga dengan asuransi penyakit kritis, sehingga keuangan pribadi Anda bisa diminimalisasi dari risiko keuangan karena penyakit kritis atau sakit berat.

 

4 Langkah Mencari Asuransi Penyakit Kritis Terbaik yang Tepat

Bagi Anda yang masih kebingungan atau pun kesulitan dalam memilih asuransi penyakit kritis yang tepat, maka kali ini Finansialku akan membagikan langkah-langkah yang dapat Anda coba untuk mendapatkan asuransi penyakit kritis yang tepat.

Berikut 4 langkah mencari asuransi penyakit kritis terbaik yang tepat.

 

#1 Cakupan Perlindungan

Hal pertama yang perlu Anda ketahui ketika memilih asuransi penyakit kritis adalah, Anda perlu mengetahui penyakit kritis apa saja yang dilindungi oleh produk asuransi tersebut serta sejauh mana jangkauan perlindungannya.

Apakah perlindungan penyakit kritis tersebut mencakup mulai dari tahap awal hingga lanjut, atau hanya di cover ketika sudah stadium akhir saja.

Pada umumnya, semakin banyak jenis penyakit kritis yang di cover maka kemungkinan besar premi asuransi yang harus dibayarkan juga semakin mahal.

Oleh karena itu, Anda perlu jeli dalam mempertimbangkannya. Anda juga perlu menyesuaikannya dengan alokasi budget asuransi yang Anda miliki agar tetap sesuai kebutuhan.

Hal ini juga perlu dilakukan agar Anda dapat memilih produk asuransi penyakit kritis yang tepat sesuai dengan risiko yang Anda hadapi.

TTS_ Yakin Anda Udah Tahu Tentang Asuransi Jiwa Syariah_ 04

[Baca Juga: Apakah Diperlukan Asuransi untuk Millennial? Persiapan untuk 2019]

 

Untuk membantu memudahkan Anda memilih, Anda dapat mempertimbangkan pemilihan cakupan perlindungan asuransi penyakit kritis berdasarkan riwayat atau kondisi kesehatan Anda.

Jika Anda tidak memiliki riwayat penyakit kritis yang diwariskan dari keluarga maka, Anda cukup membeli asuransi penyakit kritis yang timbul dari gaya hidup yang kurang sehat serta paparan polusi saja.

Beberapa diantaranya adalah penyakit jantung, kanker, paru-paru, dan stroke.

Tapi, jika di keluarga Anda terdapat beberapa riwayat penyakit kritis seperti diabetes (penyakit gula) dan kanker, Anda perlu mempertimbangkan untuk memilih asuransi penyakit kritis dengan cakupan perlindungan atas penyakit kritis yang lebih lengkap.

Hal ini dikarenakan secara genetik Anda memiliki risiko yang lebih besar untuk bisa terserang penyakit kritis yang diwariskan tersebut.

 

#2 Flexibility

Untuk bisa memiliki kebutuhan proteksi atas risiko penyakit kritis maka mengharuskan Anda untuk menyisihkan sebagian dari dana yang Anda miliki untuk membayar premi.

Agar keuangan Anda tidak terbebani karena premi maka pilihlah asuransi penyakit kritis yang memiliki opsi pembayaran premi fleksibel sesuai dengan risiko yang ingin Anda lindungi.

 

#3 Memilih Perlindungan yang Optimal

Walaupun sekarang penyakit kritis dapat menyerang siapa saja dari kalangan usia berapa pun tapi, risikonya tentu lebih besar ketika usia Anda bertambah.

[Baca Juga: Apakah Mahasiswa dan Orang Muda Perlu Asuransi Jiwa Unitlink ?]

 

Oleh karena itu, pilihlah asuransi penyakit kritis yang memberikan masa perlindungan yang optimal. Misalnya, memilih asuransi penyakit kritis yang dapat memproteksi hingga umur 85 tahun.

 

#4 Memerhatikan Aturan Pengecualian

Pada umumnya, setiap produk asuransi pasti memiliki pasal pengecualian. Misalnya, syarat survival period. Survival period adalah masa bertahan hidup si pasien (yang tertanggung) sejak divonis penyakit kritis.

Jadi, ketika si tertanggung meninggal dunia sebelum masa survival period berakhir maka klaim asuransinya dianggap batal lho.

Biasanya survival period di produk asuransi berbeda beda. Ada yang 30 hari, ada yang 14 hari, tergantung dari produk asuransi yang Anda pilih.

Selain itu, hal yang perlu Anda perhatikan lainnya adalah masa tunggu (waiting period). Masa tunggu adalah periode sebelum proteksi asuransi berlaku.

Anda sangat disarankan untuk memilih asuransi dengan masa tunggu yang singkat agar Anda bisa segera mendapatkan perlindungan ya.

 

Mendapatkan Asuransi Penyakit Kritis yang Tepat

Sekarang Anda sudah mengetahui betapa pentingnya asuransi penyakit kritis. Lebih baik mencegah daripada mengobati kan.

Daripada keuangan Anda harus bangkrut tiba-tiba karena harus membiayai untuk penyakit kritis maka lebih baik Anda membeli proteksi untuk penyakit kritis.

Polling Inilah Alasannya Kenapa Saya Harus Punya Asuransi - Finansialku

[Baca Juga: Infografis: Asuransi Jiwa di Sepanjang Usia]

 

Apabila Anda masih belum memiliki asuransi penyakit kritis maka, Anda sangat disarankan untuk memilikinya sedini mungkin.

Jika Anda masih kebingungan cara memilih asuransi penyakit kritis yang tepat, Anda dapat mengikuti 4 langkah untuk mencari asuransi penyakit kritis yang tepat seperti yang telah disebutkan diatas ya.

Jika Anda masih bingung untuk memulai asuransi karena terhambat keuangan yang rumit, aplikasi Finansialku punya solusinya.

Anda bisa mendapat fitur konsultasi dengan Certified Financial Planner di Finansialku. Download aplikasi Finansialku di Google Play Store atau di Apple App Store.

 

Untuk membantu anda lebih mengerti tentang artikel ini, kami mempunyai video tentang asuransi kesehatan murni dan asuransi penyakit kritis. Apa bedanya? Simak video dibawah ini.

 

Jadi, apakah Anda sudah memiliki asuransi penyakit kritis? Silakan berikan komentar dan pendapat Anda di kolom yang telah tersedia.

Anda juga dapat membagikan artikel ini kepada rekan-rekan Anda yang membutuhkan sehingga semakin banyak orang yang semakin aware tentang asuransi penyakit kritis. Semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 18 September 2019. Mencari Asuransi Penyakit Kritis yang Tepat? Cek 4 Jurus Ini. Ilovelife.co.id.ico.id – https://bit.ly/2UBAe99