Sudahkah Anda memilih asuransi untuk perjalanan ke luar negeri? Pilih asuransi perjalanan cashless atau reimburse ya?

Mari, simak pembahasannya pada artikel berikut ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Secure

 

Asuransi Perjalanan

Ketika mau pergi ke luar negeri banyak hal yang perlu dipersiapkan. Selain pakaian dan dokumen, ada hal lain yang tak kalah pentingnya yaitu asuransi perjalanan.

Asuransi perjalanan bertujuan untuk meng-cover sebagian atau seluruh pengobatan jika tiba-tiba jatuh sakit.

Seperti yang kita ketahui bahwa biaya pengobatan di luar negeri tidaklah murah. Tentunya Anda ingin bersenang-senang saat berjalan-jalan ke luar negeri kan?

Dengan adanya asuransi perjalanan paling tidak dapat membuat Anda lebih tenang.

Pihak asuransi memiliki 2 sistem pertanggungjawaban yang berlaku yaitu sistem cashless dan sistem reimburse. Kedua sistem tersebut tentunya memiliki kebijakan masing-masing.

Untuk mengenal sistem-sistem tersebut lebih lanjut. Mari simak penjelasannya.

Mau Keluar Negeri 02 Asuransi Perjalanan 2 - Finansialku

[Baca Juga: Infografis: Asuransi Jiwa di Sepanjang Usia]

 

Asuransi Perjalanan Cashless

Jika menggunakan sistem cashless maka Anda tidak perlu mengeluarkan uang tunai untuk mendapatkan penanganan medis di luar negeri.

Anda hanya perlu datang ke rumah sakit serta menunjukkan bukti asuransi cashless. Setelah itu, maka Anda bisa langsung mendapatkan perawatan medis sampai tuntas.

Sangat mudah ya sistem asuransi cashless? Namun, di asuransi cashless juga terdapat beberapa kebijakan yang perlu Anda ketahui. Berikut beberapa kebijakan dalam sistem cashless.

Mau Keluar Negeri 03 Asuransi Perjalanan 3 - Finansialku

[Baca Juga: Kiat Khusus Memilih Asuransi Kesehatan Keluarga, Teliti Sebelum Memilih!]

 

#1 Proses Klaim Mudah Namun Kelebihan Plafon Ditanggung Sendiri

Klaim asuransi dengan sistem cashless lebih mudah. Seluruh biaya rumah sakit di luar negeri akan ditanggung langsung oleh perusahaan asuransi. Tapi, sistem cashless memiliki batasan plafon pertanggungan.

Jika biaya pengobatan melebihi batas plafon yang sudah ditentukan, maka Anda harus membayar sisa pengobatan dengan uang Anda sendiri.

 

Sebagai contoh, misalnya plafon asuransi perjalanan hanya Rp80 juta, tapi ternyata biaya medis di rumah sakit mencapai Rp90 juta. Jika demikian, maka Anda harus membayar Rp10 juta lagi untuk sisa biaya medis tersebut.

Oleh karena itu, jangan lupa untuk tetap mempersiapkan uang tunai untuk berjaga-jaga. Tidak ada salahnya membawa uang lebih untuk berjaga-jaga daripada kekurangan.

 

#2 Premi yang Dibayarkan Lebih Mahal

Saat klaim menggunakan sistem cashless memang cukup sederhana dan tidak berbelit-belit. Oleh karena itu, premi yang dibayarkan juga jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan premi sistem reimburse.

Premi yang dibayar setiap polis dapat berbeda-beda. Premi yang dibayarkan tergantung kesepakatan yang diambil saat mendaftar asuransi perjalanan. Ada premi yang sebesar Rp1,5 juta per perjalanan ataupun Rp2 juta per perjalanan.

Besarnya premi yang dibayarkan per bulan akan mempengaruhi batasan plafon manfaat yang diberikan. Tentunya, semakin besar bayar premi per bulannya maka semakin besar plafon pertanggungannya.

Asuransi Perjalanan ke Luar Negeri 01 - Finansialku

[Baca Juga: Apakah Diperlukan Asuransi untuk Millennial? Persiapan untuk 2019]

 

#3 Rumah Sakit Rekanan Lebih Sedikit

Rumah sakit rekanan untuk asuransi cashless biasanya lebih sedikit jika dibandingkan dengan rumah sakit yang menggunakan sistem reimburse.

Pilihan rumah sakit jadi terbatas karena biaya pertanggungjawaban yang dibayarkan oleh perusahaan asuransi perjalanan lebih besar.

Namun Anda tidak perlu khawatir, walaupun sedikit tapi paling tidak asuransi perjalanan yang dipilih memiliki kerja sama dengan asuransi di masing-masing negara yang Anda kunjungi.

Untuk memastikannya, biasanya perusahaan asuransi perjalanan tersebut memiliki daftar rumah sakit rekanan beserta lokasinya.

Nah, dari situ Anda dapat melihat apakah perusahaan asuransi tersebut memiliki rumah sakit rekanan di negara yang akan kunjungi.

Klaim Asuransi Perjalanan Terunik 02 Asuransi 2 - Finansialku

[Baca Juga: Apakah Mahasiswa dan Orang Muda Perlu Asuransi Jiwa Unitlink ?]

 

Asuransi Perjalanan Reimburse

Proses klaim atau pencarian sistem reimburse lebih rumit dan berbelit-belit jika dibandingkan dengan sistem cashless.

Pada sistem reimburse, pemegang polis harus membayar biaya medis menggunakan uang mereka sendiri terlebih dahulu.

Setelah itu, pemegang polis berhak mengajukan klaim untuk penggantian biaya medis yang telah dikeluarkan sebelumnya.

Namun, seperti sistem cashless, sistem reimburse juga memiliki kebijakannya tersendiri. Berikut kebijakan sistem reimburse.

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

#1 Metode Pembayaran Biaya Medis

Berbeda dengan sistem cashless, sistem reimburse menggunakan uang cash atau kartu debit ataupun kartu kredit untuk membayar biaya medis.

Dari ketiga pilihan pembayaran tersebut, pembayaran yang disarankan adalah dengan menggunakan cash ataupun kartu debit. Mengapa demikian? Karena prosedurnya lebih mudah dan cepat.

Iklan Banner Perencanaan Dana Liburan - 728x90

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

Sedangkan jika membayar dengan kartu kredit maka akan lebih berbelit-belit dan merugikan karena pembayaran akan disesuaikan dengan kurs mata uang yang selalu berubah-ubah.

Bisa-bisa biaya medis yang Anda bayar jadi lebih mahal dari biaya yang seharusnya.

Oleh karena itu, Anda harus menyiapkan dana cash yang cukup besar dengan mata uang yang sesuai dengan negara tersebut.

Klaim Asuransi Perjalanan Terunik 03 Asuransi 3 - Finansialku

[Baca Juga: Ini 5 Hal yang Katanya Menjadi Kelemahan Asuransi Unitlink #Part 1]

 

#2 Menyertakan Surat Bukti Bayar

Jika menggunakan sistem reimburse tentu saja Anda harus menyertakan bukti bayar dari biaya medis Anda di luar negeri. Kalau Anda tidak menyertakan bukti bayar maka proses klaim akan jauh lebih sulit.

Namun, jika rumah sakit di luar negeri tidak memberikan kuitansi pembayaran, maka Anda dapat membuat kuitansi sendiri yang berisi biaya medis secara rinci termasuk metode pembayaran, total bayar, waktu, dan tanggal.

 

#3 Menyiapkan Uang Lebih

Jika menggunakan sistem reimburse maka biaya medis tidak dibayar di muka. Biaya medis dibayar dibelakang pada saat pemegang polis mengajukan klaim kepada perusahaan asuransi yang bersangkutan.

Oleh karena itu, Anda harus menyiapkan uang lebih yang mungkin jumlahnya cukup besar untuk berjaga-jaga apabila ada sesuatu yang kurang berkenan terjadi ketika Anda sedang liburan di luar negeri.

 

Besarnya uang yang harus Anda bawa dapat Anda sesuaikan dengan negara yang akan Anda kunjungi.

Misalnya, jika Anda mau berlibur ke Amerika, maka Anda harus menyiapkan dana yang lebih besar jika dibandingkan dengan liburan di Asia.

Selain itu, jangan lupa untuk mengubah mata uang terlebih dahulu sebelum Anda berlibur ke luar negeri. Hal itu karena jika Anda baru menukar uang rupiah di luar negeri, maka tentunya akan menjadi lebih mahal dan merugikan Anda.

 

Memilih Sistem Asuransi untuk Perjalanan ke Luar Negeri

Setelah mengetahui kebijakan dari sistem asuransi perjalanan cashless dan reimburse, tentunya sekarang Anda sudah bisa mengetahui sistem mana yang paling cocok untuk Anda.

Setiap sistem asuransi perjalanan baik cashless ataupun reimburse memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Pilihlah sistem asuransi sesuai dengan kebutuhan Anda. Dengan memiliki asuransi perjalanan, tentunya akan membuat Anda lebih tenang saat bepergian.

 

Jadi sistem asuransi perjalanan yang mana yang akan Anda pilih? Sistem cashless atau sistem reimburse? Silahkan tuliskan pertanyaan dan pendapat Anda di kolom yang telah tersedia.

Anda juga dapat membagikan artikel ini kepada rekan-rekan Anda yang membutuhkan. Semoga artikel ini bermanfaat, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Fitriana Monica Sari. 28 November 2018. Ke Luar Negeri, Pilih Asuransi Perjalanan Cashless atau Reimburse?. Liputan6.com – https://goo.gl/KvXXAy

 

Sumber Gambar:

  • Asuransi Perjalanan 1 – https://goo.gl/LFHGQB
  • Asuransi Perjalanan 2 – https://goo.gl/3qhrrY
  • Asuransi Perjalanan 3 – https://goo.gl/3EeSQ1