Tahukah Anda kenapa bank syariah kalah dengan bank konvensional? Mari kita lihat alasannya dalam ulasan Finansialku berikut ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Bank Syariah

Bank syariah kini semakin berkembang di Indonesia. Tapi harus kita akui bahwa bank ini masih kalah dengan bank konvensional.

Hal itu menjadi sebuah pertanyaan, kenapa begitu?

Padahal seharusnya bank ini bila melihat pasar-nya, tidak akan kalah dari bank konvensional karena mayoritas masyarakat Indonesia adalah muslim.

Lalu apa alasan bank syariah kalah dari bank konvensional?

Langsung saja berikut ini alasannya.

 

#1 Sistem Bank Syariah yang Kurang di Ketahui Masyarakat Luas

Salah satu alasan kenapa bank ini kalah dari bank konvensional adalah karena sistem pada bank ini kurang dikenal oleh masyarakat luas.

Pada sistem bank ini ada sistem bagi hasil.

Ada beberapa sistem lain pada bank syariah  Al-Wadiah (Simpanan) yang berarti uang nasabah yang dijaga dan di kembalikan kapanpun yang di inginkan nasabah tanpa bunga.

Dan tentu bank ini akan menjelaskan syariah Islam yang tanpa riba.

Dari dulu masyarakat Indonesia jauh lebih mengenal sistem bank yang berbentuk suku bunga ketimbang sistem bank bagi hasil.

Inilah salah satu alasan kenapa bank syariah kalah dengan bank konvensional.

 

Download Sekarang! Ebook PERENCANAAN KEUANGAN Untuk USIA 30-an, GRATIS!

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

#2 Sumber Daya Manusia Belum Memadai

Untuk alasan lain kenapa bank ini kalah dari bank konvensional adalah karena sumber daya manusia yang tidak memadai.

Akademis yang ada di Indonesia kebanyakan adalah memilih ilmu perekonomian konvensional.

Dengan alasan karena lebih mudah dan dianggap lebih baik.

Inilah yang membuat perkembangan bank syariah itu sendiri jadi lambat di Indonesia.

 

#3 Pelayanan Khusus Bagi Nasabah

Menurut Statistik Perbankan Syariah (SPS) Tingkat pertumbuhan nasabah memang lebih banyak kepada bank syariah di 3 sampai 5 tahun terakhir.

Akan tetapi, dari segi jumlah nasabah masih dikuasai oleh bank konvensional walaupun persentase pertumbuhannya dapat dibilang tidak stabil.

Alasan mengapa bank konvensional lebih unggul jumlah nasabah-nya daripada bank syariah adalah;

  1. Bank Konvensional setiap tahun mengadakan undian untuk nasabah-nya dengan nilai fantastis. Ini salah satu cara marketing bank konvensional untuk memikat nasabah-nya.
  2. Sering naiknya suku bunga tabungan (simpanan) setiap tahunnya. Hal ini sangat menguntungkan untuk pengusaha-pengusaha yang memiliki jumlah uang tabungan di atas 1 M. Karena, dapat menambah uang mereka tanpa harus di investasi-kan.
  3. Sering menjadi sponsor. Hal ini bukan menjadi rahasia lagi jika bank konvensional sering berkontribusi dalam beberapa event besar,untuk sekedar memamerkan nama.
  4. Adanya mobil transaksi berjalan, yang memudahkan masyarakat di kampung bisa menabung di mobil tersebut tanpa harus ke bank yang jaraknya kemungkinan jauh.

 

Bank Syariah Bisa Unggul Asalkan Ber-inovasi

Kepala Tim Advisory Ekonomi dan Keuangan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumsel, Wahyu Yuwana Hidayat menyarankan, agar pertumbuhan syariah di Indonesia meningkat, salah satunya harus membuat konsep pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Seperti program penguatan ekonomi syariah, yakni halal value chain. Membuat inovasi kebijakan moneter dan makro prudensial, serta integrasi keuangan komersial dan sosial syariah untuk pembiayaan ekonomi.

Kemudian jalankan program edukasi dan sosialisasi yang inisiasi leadership global.

Diminati Masyarakat, Bagaimana Prospek Bank Syariah Kedepannya 01 Finansialku

[Baca Juga: Diminati Masyarakat, Bagaimana Prospek Bank Syariah Ke Depannya?]

 

Setelah konsep pengembangan berjalan, jelas Wahyu, maka hasilnya bisa diupayakan untuk memperkuat sinergi otoritas pemerintah dan stakeholder, memperkuat skala usaha struktur permodalan dan memperkuat dana pembiayaan.

Selanjutnya harus memperbaiki kualitas layanan, seiring dengan memperbaiki kualitas SDM.

Agar peningkatan di masyarakat. Selain itu, inovasi juga bisa dilakukan di dalam marketing bank syariah.

Seperti diadakannya reward atau hadiah. Karena biasanya nasabah sangat senang dengan adanya hadiah.

Bank syariah memang masih tertinggal dari bank konvensional tetapi dengan tingkat kepekaan umat muslim tentang riba sekarang ini bukan tidak mungkin 10 tahun kedepan bank syariah akan menjadi bank yang maju seperti bank konvensional akan tetapi tidak mengunakan riba.


 

Apakah Anda Nasabah Bank?

Bagaimana, setelah Anda tahu alasan kenapa bank ini syariah kalah dengan bank konvensional, apakah Anda akan berpaling pada bank ini?

Itulah penjelasan mengenai alasan bank ini kalah dengan bank konvensional.

 

Tentu, Anda bisa menilai sekarang bank apa yang akan menjadi andalan Anda.

Semoga bermanfaat, silakan berbagi artikel ini kepada rekan dan sahabat Anda, jangan lupa untuk beri tanggapan atas apa yang baru saja Anda baca pada kolom komentar.

Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Feny Maulia Agustine 19 Sepetember 2019. Ini Pertimbangan Nasabah Memilih Bank Konvensional Dibanding Syariah. Sumselidntimes.com – https://bit.ly/3gAPyKH
  • Samsung Aja. 12 Mei 2018. Bank Konvensional vs Bank Syariah, Siapa yang Lebih Unggul Dalam Segi Sistem dan Pertumbuhan Nasabah?. Kompasiana.com – https://bit.ly/2EyRB4P
  • Rahajeng Kusuma Hastuti. 7 Juni 2019. Perbankan Syariah Masih Sulit Bersaing Dengan Konvensional. CnnIndonesia.com – https://bit.ly/2EySk63