Sudahkah Anda mengenal apa itu Trading? Tahukah Anda mengapa aktivitas Trading dianjurkan? Melalui artikel ini, Finansialku akan mencoba membahas apa dan mengapa Trading, serta pentingnya Belajar Trading secara sederhana sebagai modal utama aktivitas trading.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Mengenal Trading Sebagai Sumber Pemasukan

Sekarang ini ada banyak kegiatan yang dapat dilakukan oleh seseorang untuk memperoleh pemasukan tambahan. Salah satu kegiatan sederhana yang dapat dilakukan dan berpotensi memberi keuntungan adalah dengan melakukan trading.

Trading adalah sebuah aktivitas memperjualbelikan instrumen investasi dalam jangka waktu yang singkat. Aktivitas Trading pun merupakan aktivitas berdagang yang dapat memberikan keuntungan dalam rentang waktu yang pendek.

Karenanya, untuk melakukan trading, seorang trader perlu teliti dalam memilih instrumen investasi yang dibelinya.

Belajar Trading Serba-Serbi Trading

[Baca Juga: Pahami Dulu Moving Average Sebelum Memulai Trading Saham]

 

Mengapa Melakukan Trading?

Banyak orang yang telah terjun di dunia Trading, mengatakan bahwa kegiatan trading sangatlah menguntungkan. Trading pun dipandang sebagai salah satu alternatif untuk mendapatkan uang secara singkat. Oleh karenanya, tidak sedikit orang yang tadinya awam soal trading menjadi tertarik mendalaminya.

Trading, apa pun instrumennya, memang sangat menjanjikan keuntungan. Memang anggapan demikian tidaklah salah, tidak jarang ada yang mendapatkan kekayaan dalam waktu singkat dengan trading.

Namun hal ini harus dibarengi dengan pemahaman akan risiko yang ada dari trading itu sendiri. Jadi, trading juga jangan hanya dilihat dari sisi kerennya saja.

Meskipun begitu, trading dipandang sangatlah cocok bagi seseorang dengan modal terbatas yang memiliki banyak waktu luang. Dengan mengetahui seluk beluknya, pastinya Anda dapat mendapatkan penghasilan tambahan dari trading.

[Baca Juga: Hidup Hanya dengan Hasil Trading Saham, Sebuah Angan-angan? Ataukah Sesuatu yang Realistis?]

 

Berikut alasan mengapa Trading adalah kegiatan yang tepat untuk Anda lakukan sebagai pemasukan tambahan.

 

#1 Trading Dapat Dilakukan di Rumah

Sekarang, trading, baik saham, forex, komoditi, berjangka, atau opsi, semuanya sudah dapat dilakukan secara online.

Dengan adanya kemajuan teknologi online trading ini pun, Anda bisa menciptakan pemasukan dari rumah. Cukup dengan menggunakan gadget seperti laptop, komputer, tablet, bahkan smartphone, tanpa perlu berpergian.

Dengan adanya fitur online trading, mempermudah Anda dalam beberapa hal. Aplikasi online trading, selain memberikan fasilitas informasi harga, berisi juga informasi tentang riset pasar, baik untuk instrumen saham maupun forex.

 

#2 Trading Lebih Praktis dengan Fitur Auto Trading

Trading pun menjadi aktivitas yang mudah dilakukan dengan adanya fitur auto trading yang disediakan oleh broker. Fitur ini membantu Anda melakukan jual beli saham berdasarkan dengan perintah secara otomatis.

Anda pun tidak perlu disibukkan dengan terus menerus memantau pergerakan harga instrumen trading Anda, baik saham maupun forex.

Dalam fitur auto trading ini, Anda dapat memasang harga beli dan harga jual bila sudah mencapai harga tertentu. Anda dapat memasang harga beli dan jual menyesuaikan dengan Trading Plan Anda.

Belajar Trading Serba-Serbi Trading

[Baca Juga: Langkah Awal Memahami Transaksi Saham Dengan Software Online Trading]

 

#3 Biaya Trading yang Relatif Rendah

Dengan adanya online trading, aktivitas ini juga memiliki keunggulan biaya yang murah. Dalam online trading, sistem perdagangan sudah diautomatisasi secara penuh.

Kontrol langsung secara penuh Anda miliki sebagai trader, sehingga Anda sudah tidak perlu membayar biaya tambahan untuk pialang. Biaya yang dikenakan oleh sekuritas juga tidak sebesar dibandingkan bertransaksi dengan jasa pialang.

 

#4 Trading Bisa Dilakukan Secara Paruh Waktu

Ada kalanya Anda bosan bekerja sebagai karyawan, dan Anda pun mencari cara untuk menambah pemasukan di luar gaji pokok Anda.

Salah satu cara yang dapat Anda lakukan adalah dengan memilih jalur trading sebagai kerja paruh waktu kamu di sela kesibukan seorang karyawan.

Pasar forex dan komoditi aktif selama 24 jam di hari kerja. Bila Anda memilih forex atau komoditi sebagai instrumen trading, maka jam trading Anda pun bisa diatur secara fleksibel.

Namun berbeda dengan trading saham. Pasar saham hanya buka mengikuti jam kerja yang ada. Dalam hal ini forex lebih unggul.

Belajar Trading Serba-Serbi Trading

[Baca Juga: Mengenal Berbagai Tipe Trader Forex yang Berada di Dalam Pasar Forex]

 

#5 Trading Dapat Memberi Uang Tambahan

Tak dapat dipungkiri, trading memang sangat menjanjikan uang tambahan, bahkan bisa membuat seseorang cepat kaya.

Trading memang merupakan cara mudah untuk menghasilkan uang, namun bila Anda ingin menjadi trader, maka Anda harus memahami seluk beluk instrumen yang Anda perjualbelikan.

Bila Anda ingin menekuni trading forex, maka Anda perlu memahami instrumen forex hingga ke seluk beluknya. Begitu pula dengan saham. Bila Anda ingin menekuni trading saham, Anda juga perlu memahami instrumen saham hingga ke seluk beluknya.

Jika Anda telah memiliki seluk beluk pengetahuan yang cukup, Anda bisa memulai Trading untuk menambah penghasilan tambahan.

 

Khusus membahas mengenai panduan memulai trading saham, Finansialku telah menyusun sebuah buku sebagai panduan langkah awal memulainya. Silahkan download Ebook Panduan Berinvestasi Saham Untuk Pemula.

Gratis Download Ebook Panduan Berinvestasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

 

#6 Praktik Trading Dapat Dimulai dari Akun Demo

Baik saham maupun forex, trading dapat dimulai dengan akun demo terlebih dahulu. Akun demo ini berguna sebagai alat pembelajaran sebelum Anda terjun langsung dalam dunia trading.

Sekarang, banyak broker dan media finansial, terutama di pasar forex dan saham yang menyediakan fasilitas akun simulasi demo trading, yang memungkinkan kita dapat dengan mudah mendaftar dan mencoba demo trading dalam akun demo, uang yang digunakan hanya uang pura-pura.

Untuk mencoba akun demo Anda tidak harus memiliki uang, karena Anda dapat menikmati akun demo secara gratis dan sampai puas.

Belajar Trading Serba-Serbi Trading

[Baca Juga: Mengapa Trading di Akun Demo Lebih Mudah Mendapat Profit Dibanding Akun Real?]

 

Namun begitu, tetaplah berhati-hati. Trading pun bukannya tanpa risiko. Walaupun Anda merasa dapat mencetak keuntungan dengan mudah di akun demo, bukan berarti Anda bisa melakukan hal yang sama dengan akun sungguhan. Hal ini dikarenakan akun demo dan akun sungguhan memiliki beberapa perbedaan secara teknis dan psikologis.

 

Memilih Instrumen Trading

Trading dapat dilakukan dalam berbagai instrumen investasi. Dalam memilih instrumen trading, ada beberapa kriteria yang perlu dipenuhi agar Anda sebagai trader bisa melakukan trading dengan nyaman:

  1. Perhatikan likuiditas instrumen trading. Instrumen yang memiliki likuiditas yang tinggi, akan sering diperdagangkan dan mudah untuk dijual kembali.
  2. Perhatikan fluktuasi harga instrumen trading. Kegiatan trading adalah kegiatan yang memanfaatkan fluktuasi harga untuk mendapatkan keuntungan. Bila harga semakin fluktuatif, maka semakin besar peluang keuntungan yang diperoleh, juga semakin besar potensi risiko yang ada.
  3. Perhatikan tingkat leverage instrumen trading. Ada beberapa broker dari instrumen trading tertentu memberikan leverage hingga 1:100. semakin besar tingkat leverage, maka semakin besar peluang keuntungan yang diperoleh, juga semakin besar potensi risiko yang ada.
  4. Perhatikan Setoran Modal Awalnya. Selama ini aktivitas trading selalu dipandang mahal, namun kini, trading pun bisa dilakukan dengan modal yang sangat terjangkau. Trading Saham pun dapat dimulai dari Rp100.000 saja, sementara trading forex sekarang juga sudah dapat dilakukan dari US$10 saja.

Berikut adalah contoh instrumen trading yang dapat Anda pilih untuk aktivitas trading Anda.

 

#1 Trading Saham

Yang pertama adalah saham. Saham adalah bukti lembar kepemilikan atas suatu perusahaan. Perusahaan yang membutuhkan modal akan menjual sebagian lembar sahamnya di Bursa Saham, untuk kemudian diperjualbelikan sesuai mekanisme perdagangan yang berlaku di bursa saham.

Di Indonesia, perdagangan saham diatur oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Trading saham di BEI pun mengikuti berbagai peraturan mekanisme perdagangan yang ditetapkan oleh BEI, seperti fraksi harga, jam perdagangan, jumlah satuan lot, dan hal-hal lainnya sehubungan dengan perdagangan saham di Indonesia. Adanya aturan yang pasti dan berbagai lembaga penjamin membuat trading saham di Indonesia menjadi menarik.

Belajar Trading Serba-serbi Trading

[Baca Juga: Inilah 10 Alasan Mengapa Anda Harus Berinvestasi Saham]

 

#2 Trading Forex

Instrumen trading yang kedua adalah forex. Forex adalah singkatan dari foreign exchange atau pertukaran mata uang asing. Dalam bahasa Indonesia, forex dikenal dengan istilah valas atau valuta asing. Dalam perdagangan forex, instrumen yang ditransaksikan adalah mata uang asing.

Apa bedanya trading forex dengan money changer? Tidak banyak perbedaan di antara keduanya, karena transaksi yang dilakukan sama, yaitu sama-sama menukar mata uang. Perbedaannya pada transaksi money changer, umumnya dilakukan di counter money changer, sedangkan dalam perdagangan forex, tidak perlu.

Instrumen forex memiliki nilai kapitalisasi yang besar, sehingga tidak mudah dimainkan oleh big player, seperti yang terjadi pada saham. Selain itu pasar forex buka 24 jam selama hari kerja, sehingga lebih memberikan kebebasan pada trader untuk memilih waktu trading. Hal ini yang membuat trading forex menjadi menarik.

 

#3 Trading Futures

Selain instrumen saham dan forex, ada juga instrumen futures yang bisa dijadikan sebagai sarana trading. Futures atau juga disebut berjangka, merupakan suatu kontrak standar yang diperdagangkan pada bursa berjangka, untuk membeli atau pun menjual aset acuan dari instrumen keuangan pada suatu tanggal di masa akan datang, dengan harga tertentu.

Aset yang dijadikan acuan dalam perdagangan futures, bisa berupa komoditi seperti emas atau minyak, bisa dalam bentuk mata uang asing atau forex, bisa juga dalam bentuk indeks saham global, seperti Nikkei, Hang Seng, dan lain-lain. Futures memiliki mekanisme perdagangan yang mirip dengan forex, hal ini membuat trading futures sama menariknya dengan trading forex.

Belajar Trading

[Baca Juga: 5W+1H Trading Forex yang Harus Diketahui oleh Setiap Pemula yang Mau Sukses Menjadi Trader Forex]

 

Perbedaan Mendasar Trading dan Investasi

Ada perbedaan yang sangat mendasar di antara aktivitas trading dan investasi. Aktivitas trading yaitu memperdagangkan instrumen investasi dalam jangka waktu singkat. Rentang waktu dalam trading, bisa dalam hitungan hari, jam, menit bahkan detik. Hal ini tentunya berbeda dengan aktivitas investasi yang memiliki jangka waktu yang lama.

Secara singkat, inilah perbedaan trading dan investasi:

 InvestasiTrading
WaktuJangka panjangJangka pendek
KeuntunganKenaikan harga dalam jangka panjangKenaikan harga dalam waktu singkat
Alat AnalisisAnalisis Teknikal, Juga Analisis Berita, Aksi Korporasi dan BandarmologiAnalisis Fundamental, Makro Ekonomi, Mikro Perusahaan, dan kadang Bandarmologi
FokusFundamental Perusahaan / Makro EkonomiPergerakan Harga Jangka Pendek (Price Action)
StrategiMembeli instrumen investasi terbaik dan HoldMembeli instrumen yang harganya berpotensi naik dalam waktu singkat

 

#1 Jangka Waktu dan Sumber Keuntungan

Jangka waktu adalah perbedaan terbesar dan utama antara trading dan investasi. Perbedaan inilah yang nantinya akan memunculkan perbedaan lainnya.

Bila seorang investor melakukan pembelian instrumen investasi, maka dia berharap akan prospek jangka panjangnya. Pada prinsipnya investor hanya melakukan posisi beli saat menemukan instrumen investasi yang dianggapnya bagus. Dia pun tak akan menjualnya selama tidak mengalami perubahan fundamental yang berarti, sehingga investor seringkali mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga jangka panjangnya.

Belajar Trading Serba-Serbi Trading

[Baca Juga: Apa Bedanya Investasi Saham dan Trading Saham?]

 

Di sisi lain, trader melakukan pembelian untuk dijual lagi dalam waktu yang singkat. Keuntungan besar dari waktu yang singkat adalah sumber keuntungan yang dicari dalam trading.

Pendeknya jangka transaksi ini karena trader bereaksi terhadap perubahan harga jangka pendek dalam memperjualbelikan instrumen investasinya. Ini yang menyebabkan holding period-nya cenderung pendek. Bisa dalam hitungan bulan, minggu, hari, jam, bahkan menit.

 

#2 Alat Analisis

Perbedaan sudut pandang antara trader dan investor pun, membuat alat analisis yang mereka pakai pun berbeda. Dalam berinvestasi, baik saham atau forex, sudah dipastikan investor akan menggunakan analisis fundamental.

Iklan Banner Online Course Value Investing - Finansialku 728 x 168

Iklan Banner Online Course Value Investing - Finansialku 336 x 280

Di sisi lain, seorang trader yang melakukan trading, akan lebih sering menggunakan analisis teknikal, dengan berbagai indikatornya yang lebih responsif terhadap pergerakan harga jangka pendek.

 

#3 Fokus dan Strategi

Bila Investor lebih berfokus pada kondisi fundamental instrumen investasinya, maka trader lebih berfokus hanya pada pergerakan naik turun harganya. Strategi yang digunakan pun berbeda.

Belajar Trading Serba-Serbi Trading

[Baca Juga: Apakah Forex Termasuk Salah Satu Bentuk Perjudian?]

 

Dalam berinvestasi, investor cukup membeli instrumen investasi yang dinilainya baik, lalu menahannya hingga pada waktu tertentu atau pada harga tertentu barulah dijualnya. Jika harga belum naik sementara tidak ada perubahan fundamental pada instrumen investasinya, maka tidak akan dijualnya.

Berbeda dengan trading, dalam trading, trader membeli sebuah instrumen investasi dengan mengikuti pergerakan harganya. Bila trend pergerakan harganya naik maka dibeli, dan bila mulai ada penurunan, maka dijualnya.

 

Trading Bukanlah Spekulasi Apalagi Judi

Aktivitas trading tentunya berbeda dengan spekulasi. Perbedaannya terletak pada kedalaman analisis yang dilakukan ketika melakukan posisi transaksi.

Spekulasi identik dengan melakukan posisi transaksi yang untung-untungan, tanpa dasar analisis yang kuat dan seringkali tidak ada landasan teorinya. Berspekulasi dalam membeli sebuah instrumen investasi, juga dapat dikatakan sebagai berjudi.

Berbeda dengan aktivitas trading. Ketika Anda sebagai trader melakukan sebuah posisi transaksi, maka semuanya sudah dilakukan berdasarkan kalkulasi yang matang serta analisis yang terkontrol.

Trader yang baik selalu mengantisipasi penurunan harga dengan menetapkan batas cut loss. Selain itu, trader yang dapat mengendalikan dirinya juga menetapkan batas profit taking, dan tidak serakah.

Belajar Trading Serba-Serbi Trading

[Baca Juga: Jangan Jadi Forex Gambler Tetapi Jadilah Professional Forex Trader]

 

Jika seseorang trader melakukan posisi transaksi dengan probabilitas 60%-80% untuk memperoleh keuntungan, itu disebut sebagai trading.  Sedangkan jika seseorang trader melakukan posisi transaksi dengan probabilitas keuntungan yang tidak jelas atau tidak terkalkulasi, itu yang disebut sebagai spekulasi, dan bahkan cenderung berjudi.

Bila Anda ingin melakukan trading, jangan keliru antara trading dan berjudi. Kurangnya pemahaman mengenai perbedaan antara trading dan spekulasi inilah yang kemudian membuat banyak pemodal yang berguguran.

 

Trading Sebagai Bisnis

Trading merupakan jenis bisnis yang dapat memberikan kebebasan waktu, dan tenaga bagi para pelakunya. Dalam hal ini trading memberikan kebebasan yang luar biasa karena tidak ada peraturan sama sekali, dan Anda tidak perlu terpaku dengan jam kantor.

Adanya potensi keuntungan yang cukup besar dalam rentang waktu yang singkat, membuat trading menjadi sebuah bisnis yang menarik. Namun perlu diingat, trading bukannya tidak ada risiko. Ada risiko yang mengikuti ketika Anda tidak mengetahui instrumen yang anda trading-kan.

Kapan sebaiknya saya harus memulai belajar trading? Jika Anda ingin segera membuat penghasilan dari rumah atau dari mana pun, jawabannya adalah: Segera!

 

Setelah membaca serba-serbi trading, siapkah Anda untuk memulai trading? Mari ceritakan pendapat Anda dengan menulis komentar di kolom berikut. Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Ellen May. 2011. Smart Traders Not Gamblers. Jakarta: Kompas Gramedia
  • Ady Kenzie. 2015. 3 Alasan Tepat Mengapa Harus Trading Forex. https://goo.gl/T39bTq
  • Satrio Utomo. 2010. Ketika Trading Berbeda Dengan Investasi. https://goo.gl/i8hV77

 

Sumber Gambar:

  • Trading 1 – https://goo.gl/qqiy1C
  • Trading 2 – https://goo.gl/uMu5Jr
  • Shake Hands – https://goo.gl/JWJhrr

 

Gratis Download Ebook Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula Finansialku.com