Dalam mengatur keuangannya, berapa jumlah rekening yang harus dimiliki freelancer agar uang tidak tercampur?

Simak pembahasan berikut berapa jumlah rekening yang harus dimiliki oleh seorang freelancer.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Jumlah Rekening Untuk Seorang Freelancer

Menjadi seorang freelancer memungkinkan Anda memiliki beberapa pekerjaan atau bisa jadi mempunyai beberapa bisnis.

Yang menjadi pertanyaannya adalah apakah wajib untuk membuka rekening bisnis untuk segala urusan pekerjaan?

Tentu saja mempunyai banyak proyek atau bisnis membuat Anda perlu memikirkan berapa sih jumlah rekening yang dibutuhkan?

Jumlah rekening mempengaruhi arus kas Anda, keuangan pribadi perlu dibuat rekening sendiri. Jangan sampai dalam 1 rekening memiliki 2 arus misalkan 1 rekening untuk keuangan pribadi dan bisnis.

Misalkan ada studi kasus sebagai berikut.

Senna adalah seorang freelancer dengan memiliki 3 proyek bisnis minuman. Dia hanya memiliki 1 buah rekening untuk gaji 3 proyek, uang pribadi dan uang bisnis.

Senna melakukan pencatatan keuangan proyek, bisnis dan pribadi di gadgetnya, akan tetapi pada saat Senna melakukan perhitungan laba dari bisnisnya, ia mengalami masalah.

Masalahnya Senna tidak dapat melihat secara jelas berapa sih laba sebenarnya yang ia dapatkan.

 

Dari kasus di atas bisa kita lihat bahwa sangat penting memisahkan uang bisnis, uang hasil pendapatan dan uang pribadi.

Dengan memiliki rekening khusus, akan membantu mengelola keuangan para freelance dalam menggunakan pendapatannya.

Ini akan membuat arus kas menjadi lebih baik dan terkontrol. Walaupun tidak mendapatkan gaji atau honor setiap bulan, namun dengan memiliki tabungan bisnis maka keuangannya akan lebih aman dalam jangka panjang.

Berapa Sih Jumlah Rekening yang Harus Dimiliki Freelancer_ 02

[Baca Juga: Investasi untuk Freelancer: Ayo Investasi Walau Pendapatan Tak Menentu]

 

Pemisahan rekening keuangan pribadi dan bisnis akan membantu Anda mengatasi pengeluaran berlebih dan memudahkan untuk mengecek kondisi keuangan Anda setiap bulan.

Jika memungkinkan, Anda juga dapat membuat rekening berbeda untuk pajak dan tabungan masa depan. Hal yang perlu diingat adalah jangan biarkan keuangan dalam setiap akun tercampur atau tujuan awal Anda untuk mengatur keuangan tidak akan tercapai.

Jadi bagaimana sih caranya biar kita tahu berapa jumlah rekening yang kita punya?

 

#1 Tentukan Fungsi dan Tujuan dari Pembuatan Rekening

Fungsi dan tujuan dari pembuatan rekening sangat menentukan jumlah tabungan/rekening yang harus Anda punya.

Misalkan Anda memiliki 2 jenis proyek kerjaan maka Anda bisa membuat 2 rekening yang terdiri dari 1 rekening penggajian dan 1 rekening pribadi.

Akan berbeda jika Anda memiliki 2 jenis proyek kerjaan dengan 1 jenis bisnis maka Anda bisa membuat 3 rekening yang terdiri dari 1 rekening penggajian, 1 rekening bisnis dan 1 rekening pribadi.

Aturlah jumlah rekening Anda sesuai dengan fungsi dan tujuan, jangan sampai Anda pusing juga ya dengan banyaknya jumlah rekening. Banyak fasilitas rekening yang perlu Anda bayar nantinya, seperti biaya admin, biaya kartu jika hilang dan biaya lainnya.

Kalau untuk biaya tagihan, kartu kredit, pembayaran TV kabel bagaimana? Pisahkan dengan rekening bisnis pastinya. Mungkin Anda bisa menyatukan tagihan-tagihan Anda dengan rekening pribadi. Sehingga sudah jelas antara rekening bisnis, kebutuhan pribadi dan penggajian.

 

#2 Kenali Jenis Rekening

Setelah mengetahui berapa jumlah rekening yang akan Anda buat, kenalilah jenis rekeningnya.

Jangan sampai Anda memilih rekening yang malah membuat Anda repot dengan persyaratan atau kewajiban yang harus Anda penuhi tiap bulannya.

Bila Anda bingung memilih produk tabungan terbaik yang tepat, Anda dapat menetapkan pilihan Anda melalui beberapa pertanyaan berikut ini:

  • Apakah tabungan Anda tidak akan diambil untuk jangka waktu lebih dari 1 bulan? Jika ya, pilih deposito atau tabungan berjangka!
  • Apakah Anda berencana mendaftar haji? Anda dapat membuka tabungan Haji.
  • Apakah Anda menabung untuk mengumpulkan biaya sekolah anak Anda atau biaya pendidikan Anda? Pilih tabungan berjangka untuk beasiswa pendidikan atau tabungan asuransi.
  • Apakah Anda ingin tabungan Anda tidak di sentuh oleh riba? Menabunglah, buka rekening dan gunakan produk bank syariah terpercaya dan kredibel yang memiliki badan pengawas syariah yang ketat.
  • Apakah Anda menabung untuk keperluan bisnis? Buka saja rekening tabungan bisnis!

 

Untuk lebih jelas dalam memilih jenis tabungan dan memilih bank untuk menabung, Anda dapat membaca Tips Memilih Tabungan yang Tepat.

Jika Anda masih bingung mengenai jumlah rekening yang harus Anda miliki, Anda dapat berkonsultasi dengan para ahli keuangan, salah satunya dengan saya, melalui Aplikasi Finansialku atau melalui konsultasi.finansialku.com.

 

Keuntungan Memisahkan Rekening Pribadi dan Bisnis

Setelah Anda memisahkan rekening pribadi dan bisnis Anda akan mendapatkan beberapa keuntungan seperti berikut.

 

  • Memudahkan Anda Merencanakan Keuangan

Rekening yang terpisah dapat memudahkan Anda merencanakan keuangan Anda. Arus kas yang jelas membuat Anda dapat menentukan pendapatan atau uang yang masuk akan dibuat anggaran apa.

Anda bias mendengarkan podcast berikut untuk mengerti lebih jelas.

Finansialku Podcast Eps 76 – Merencanakan Keuangan untuk Pemilik Bisnis dan Freelancer yang Incomenya Gak Tetap

 

  • Dapat Melakukan Evaluasi Bisnis Dengan Mudah

Performa bisnis dapat dilihat secara lebih baik dengan memisahkan rekening pribadi dan bisnis.

Arus kas perusahaan yang tercampur akan menyulitkanmu dalam menghitung peningkatan laba dan rugi dalam bisnis Anda. Lewat penghitungan arus kas yang tepat, Anda bisa mengevaluasi kondisi dan kinerja usaha secara lebih tepat.

Berikut adalah cara mengatur arus kas yang tepat untuk Anda.

Freelancer Sukses: Mengatur Arus Kas (Budgeting) yang Tepat

 

  • Memudahkan Perhitungan Pajak

Pajak menjadi salah satu komponen penting dalam menjalankan sebuah bisnis.

Pajak sendiri dihitung dari laba bersih yang diperoleh dari usaha yang dijalankan. Kalau seandainya keuangan pribadi dengan bisnis digabung sudah pasti Anda akan kebingungan dalam perhitungan pajaknya.

Oleh karenanya, pemisahan rekening bisnis dan pribadi sangatlah penting terkait dengan persoalan pajak. Perhitungan pajak yang tidak sesuai tentunya akan merugikan bisnis dari segi profit.

Berbicara pajak mungkin adalah hal yang tidak mudah bagi Anda, namun penting untuk mengatur pajak Anda dengan benar sesuai dengan kewajiban.

Anda bisa berkonsultasi mengenai pajak bersama salah satu Financial Planner Finansialku untuk merencanakan pajak Anda dengan baik dan benar. Caranya mudah!

Download aplikasi Finansialku, lalu daftarkan diri Anda. Anda bisa mengakses fitur Konsultasi Keuangan untuk langsung berkonsultasi masalah pajak atau keuangan lainnya bersama CFP (Certified Financial Planner) Finansialku.

Cara Konsultasi Keuangan dengan aplikasi Finansialku

Cara Konsultasi Keuangan dengan aplikasi Finansialku

 

Freelancer Perlu Menentukan Pilihan Tepat

Banyaknya jumlah rekening tergantung dari fungsi dan tujuan keuangan Anda.

Pikirkan dengan bijak berapa rekening yang Anda butuhkan maka keuangan Anda akan sehat.

Jika Anda bisa mengatur dengan baik, maka kehidupan keuangan Anda akan sehat. Lakukanlah Financial Check Up di aplikasi Finansialku dan Anda bisa langsung konsultasi dengan para ahlinya.

BONUS!! Dapatkan potongan Rp 50 ribu untuk upgrade aplikasi Finansialku ke premium dengan menggunakan kode voucher CUAN50. Ayo download aplikasinya untuk raih kebebasan finansial sekarang!

 

Ebook Perencanaan Keuangan ENTREPRENEUR & FREELANCE

Download Sekarang, GRATISSS!!!

3 Ebook Perencanaan Keuangan Entrepreneur dan Freelancer

 

Bagaimana setelah membaca artikel ini? Apakah bermanfaat bagi Anda?

Jika ya bagikan artikel ini agar dapat bermanfaat bagi banyak orang dan berikan komentar Anda di kolom bawah ini.

 

 

Sumber Referensi:

  • Kompas. 27 Maret 2020. 4 Alasan Pentingnya Memisahkan Rekening Pribadi dan Bisnis. Kompas.com – http://bit.ly/3nwHtu4

 

Sumber Gambar:

  • Rekening – https://bit.ly/38TUlGC, https://bit.ly/3svh4Aq