Tahukah kamu, saat ini batu empedu bisa dihilangkan dengan tindakan operasi laparoskopi. Namun, biaya operasi batu empedu ini tidaklah murah.

Untuk lebih jelasnya, simak informasi dalam artikel Finansialku berikut ini!

 

Summary:

  • Ada beberapa faktor yang umumnya menyebabkan terbentuknya batu empedu, beserta gejala yang menyertainya.
  • Biaya operasi batu empedu bisa mencapai puluhan juta, maka dari itu persiapkan dananya sebelum melakukan tindakan ini.

 

Penyebab Terjadinya Batu Empedu

Batu empedu adalah gumpalan cairan sisa-sisa pencernaan yang mengeras dalam kantong empedu.

Kantong empedu sendiri berfungsi sebagai tempat mencerna lemak dengan cara menyimpan dan melepaskan empedu ke usus kecil.

Sebenarnya, belum bisa diketahui pasti apa penyebab terjadinya batu empedu. Namun, beberapa faktor berikut dapat memengaruhi penyakit batu empedu, mengutip dari situs Hello Sehat.

 

#1 Terlalu Banyak Kolesterol dalam Kantong Empedu

Kelebihan kolesterol dapat membuat cairan empedu menjadi sulit untuk melarutkan kolesterol berlebih yang dikeluarkan dari hati.

Akibatnya, kolesterol menumpuk dan mengendap dalam kantong empedu, kemudian terbentuk batu empedu.

 

#2 Terlalu Banyak Bilirubin dalam Cairan Empedu

Bilirubin adalah hasil dari proses pemecahan sel darah merah atau hemolisis yang ada dalam organ hati.

Apabila jumlah bilirubin meningkat, maka bilirubin tidak dapat larut dalam cairan empedu.

Kemudian, kelebihan bilirubin ini mengendap dan mengeras menjadi batu empedu yang biasanya berwarna coklat tua atau hitam.

 

#3 Masalah pada Pengosongan Kantong Empedu

Kantong empedu seharusnya perlu dikosongkan secara berkala agar dapat menjalankan fungsinya dengan optimal.

Normalnya, pengosongan ini terjadi ketika terdapat makanan yang tiba di usus halus.

Namun, cairan empedu akan tertahan lebih lama dan mengeras dalam kantong empedu apabila ada kondisi tertentu yang menghambat proses pengosongan.

[Baca Juga: Kalori Nasi Padang Aman untuk Orang Diet? Ini Penjelasannya!]

 

Jenis Batu Empedu

Batu empedu sendiri terdiri dari dua jenis, antara lain:

 

#1 Batu Kolesterol

Jenis batu kolesterol memiliki warna kekuningan, yang terdiri dari kumpulan kolesterol dan senyawa lainnya yang tidak dapat tubuh cerna.

 

#2 Batu Pigmen

Berbeda dari batu kolesterol, jenis batu pigmen ini berwarna coklat tua dan hitam karena terdapat kandungan bilirubin yang berlebihan.

 

Gejala Batu Empedu

Kasus pembentukan batu empedu ini sebagian besar tidak memiliki gejala yang khas.

Namun, gejala baru akan terasa apabila ukuran batu empedu cukup besar sehingga saluran kantong empedu atau sistem pencernaan lainnya jadi tersumbat.

Berikut adalah gejala sakit batu empedu yang biasa menyerang siapa saja.

 

#1  Adanya Batuan dalam Kantong Empedu

Batuan dalam kantong empedu ini bisa terdeteksi oleh dokter melalui bantuan ultrasound atau CT scan.

Jenis batuan yang ada, yaitu batu kolesterol dan batu empedu pigmen.

 

#2 Nyeri di Perut Kanan Atas

Gejala ini juga sering disebut dengan kolik bilier. Banyaknya batu empedu yang menyumbat kantong empedu, menyebabkan cairan empedu tidak mengalir lancar sampai usus kecil.

Akibatnya, penderitanya akan merasa nyeri pada perut kanan atas, tepat di lokasi empedu.

Biasanya, rasa nyeri ini muncul pada malam hari sebelum tidur, terutama setelah kamu makan dalam porsi besar.

 

#3 Mual dan Muntah

Pembentukan batu ini juga dapat menyebabkan peradangan ringan pada empedu.

Pada kasus peradangan kronis, kantong empedu bisa menimbulkan jaringan parut dan kaku, sehingga membuat perut terasa mual dan ingin muntah.

 

#4 Demam

Apabila batu empedu sudah menginfeksi kantong atau saluran empedu, maka akan menyebabkan penderitanya menjadi demam.

Selain itu, demam juga akan muncul ketika aliran enzim pankreas menjadi terganggu sehingga menimbulkan peradangan pada pankreas.

 

#5 Sakit Kuning (Jaundice)

Jika batu empedu sampai menghalangi aliran bilirubin, maka bilirubin dapat terbawa oleh darah ke seluruh tubuh.

Hal ini menyebabkan bagian putih mata, kulit, dan kuku menjadi berwarna kuning. Selain itu, warna urin pun akan berubah menjadi kuning keruh.

[Baca Juga: Daftar Biaya Rontgen Terbaru, Jenis dan Manfaatnya, Lengkap!]

 

Prosedur Operasi Batu Empedu

Operasi batu empedu memiliki dua prosedur yang biasa dokter lakukan, yaitu kolesistektomi laparoskopi dan kolesistektomi terbuka.

Dokter akan memilih salah satu prosedur tersebut dengan melihat pada kondisi pasien dan gejala yang pasien rasakan. Berikut penjelasannya.

 

#1 Kolesistektomi Laparoskopi

Operasi batu empedu melalui prosedur laparoskopi akan dilakukan dengan membuat empat sayatan kecil pada perut.

Kemudian, alat laparoskopi akan masuk ke dalam tubuh melalui salah satu sayatan tersebut.

Melalui kamera dari alat laparoskopi, dokter akan melihat visual dari organ kandung empedu lewat monitor, lalu mengidentifikasi masalahnya.

Setelah itu, dokter akan memasukkan alat bedah melalui sayatan yang lain untuk mengangkat batu empedu tersebut.

Kemudian, empat sayatan tersebut dijahit kembali setelah batu empedu berhasil terangkat.

 

#2 Kolesistektomi Terbuka

Melalui prosedur ini, dokter hanya akan membuat satu sayatan pada perut bagian kanan, tepatnya di bawah tulang rusuk.

Selanjutnya, dokter akan menarik otot atau jaringan untuk melihat kondisi organ hati dan kantong empedu secara jelas.

Dengan begitu, gumpalan atau batu empedu dapat terangkat dan berhasil dikeluarkan.

[Baca Juga: Segini Biaya Operasi Usus Buntu Plus Cara Pencegahannya]

 

Biaya Operasi Batu Empedu

Biaya operasi batu empedu dengan laparoskopi dapat bervariasi, tergantung rumah sakit yang kamu pilih.

Berikut adalah estimasi biaya operasi batu empedu dengan laparoskopi di rumah sakit seluruh Indonesia, melansir dari Alodokter.

biaya operasi batu empedu

Estimasi Biaya Operasi Batu Empedu

 

 

Biaya Operasi Batu Empedu dengan BPJS Kesehatan

Meski besaran biaya operasi batu empedu mencapai puluhan juta rupiah, kamu tidak perlu khawatir karena BPJS Kesehatan akan menanggung biaya tersebut.

Biaya operasi batu empedu laparoskopi di rumah sakit seluruh Indonesia dapat ditanggung oleh layanan kesehatan BPJS. Mulai dari biaya operasi, dokter, obat, dan kamar

Ketentuan ini telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 28 Tahun 2014.

Tapi, tidak ada salahnya juga jika kamu ingin melengkapi proteksi diri dengan asuransi kesehatan swasta.

Sebab, manfaat dari kedua asuransi ini akan saling melengkapi satu sama lain. Asalkan kamu memilih produk asuransi yang sesuai kebutuhan.

Agar tidak salah pilih, kamu bisa perbanyak referensi terlebih dahulu dengan membaca ebook gratis dari Finansialku.

Ebook GRATIS, Anti Pusing Mikirin Biaya Kalau Sakit

Banner Iklan Ebook Anti Pusing Mikirin Biaya Kalau Sakit - HP
Banner Iklan Ebook Anti Pusing Mikirin Biaya Kalau Sakit - PC

 

Siapkan Dana Darurat untuk Hadapi Risiko Kehidupan!

Itulah informasi seputar biaya operasi empedu, lengkap dengan gejala dan prosedurnya yang sebaiknya kita pahami.

Satu hal yang perlu diingat, siapapun bisa mengalami kondisi sakit karena hal ini menjadi bagian dari risiko kehidupan.

Karena itu, selain mempunyai proteksi diri dengan asuransi, kita juga perlu mempersiapkan dana darurat untuk mengantisipasi hal-hal tak terduga lainnya.

Pasalnya, ada beberapa kondisi yang mungkin kita tidak bisa menggunakan manfaat asuransi baik dari pemerintah maupun swasta.

Nah, Sobat Finansialku bisa membuat perencanaan dana darurat yang ideal dengan mengikuti panduan ebook Cara Selamatkan Keuangan dari Pengeluaran Dadakan.

Jika kamu memerlukan advice seputar pengelolaan keuangan, jangan ragu untuk konsultasi bersama Perencana Keuangan Finansialku.

Klik banner di bawah ini untuk buat janji konsultasi, ya.

Banner Konsultasi WA - DM NEW

 

Apakah kamu punya pengalaman terkait operasi empedu? Yuk, share di kolom komentar di bawah ini.

Jangan lupa bagikan informasi ini dan cari tahu artikel menarik lainnya di Aplikasi Finansialku. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

 

Editor: Ismyuli Tri Retno

Sumber Referensi:

  • Laili Ira. 09 Juni 2022. Biaya Operasi Batu Empedu di Rumah Sakit dan Prosedurnya. Lifepal.co.id – https://bit.ly/3RkIrs5
  • Nabila Azmi. 08 Juli 2022. Batu Empedu. Hellosehat.com – https://bit.ly/3rjaD40
  • Admin. 11 Mei 2022. 3 Penyebab Batu Empedu dan Faktor Risikonya. Alodokter.com – https://bit.ly/3BXFyIc
  • Novita Joseph. 25 Agustus 2021. Gejala Batu Empedu yang Harus Diwaspadai, Termasuk Komplikasinya. Hellosehat.com – https://bit.ly/3dRvEj9
  • Muhammad. 25 Mei 2020. Operasi Batu Empedu: Ketahui Persiapan dan Prosedurnya. Gooddoctor.com – https://bit.ly/3e0CnHw