Anda anggota BPJS Kesehatan? Ketahui cara cek tagihan BPJS Kesehatan Perusahaan dan cara perhitungannya berikut ini.

Cari tahu caranya dalam artikel Finansialku berikut ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Secure

 

BPJS Kesehatan

Defisit BPJS menjadi kabar hangat sepanjang 2019 ini. Menanggapi hal tersebut, pemerintah mengambil langkah tegas demi memulihkannya. Salah satunya dengan menaikkan iuran BPJS di tahun 2020 mendatang.

Kabar tersebut tentu menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat. Terlebih bagi peserta BPJS mandiri yang selama ini rutin membayar iuran.

Banyak masyarakat yang kemudian bingung dan bertanya apa lebih baik membeli asuransi atau tetap dengan BPJSnya.

Jika itu Anda, kabar baik untuk Anda! Anda bisa bertanya dengan ahlinya dalam mengatur keuangan atau Financial Planner melalui fitur Konsultasi Keuangan di aplikasi Finansialku.

Aplikasi ini bisa Anda download secara gratis di Google Play Store. Selain melalui aplikasi, Anda juga bisa berkonsultasi tatap muka dengan Financial Planner yang telah tersertifikasi.

Anda bisa buat janji dengan klik di sini.

 

Beberapa Cara untuk Cek Tagihan BPJS Kesehatan

Di tengah kisruh kenaikan iuran BPJS, ternyata ada fakta mencengangkan yang terungkap. Diketahui ada begitu banyak peserta yang mangkir membayar iuran setiap bulannya.

Kondisi ini merupakan hal yang tidak baik bagi BPJS sendiri, sehingga seharusnya peserta tertib dalam melakukan pembayaran.

3-Cara-Cek-Tagihan-BPJS Kesehatan-2-Finansialku

[Baca Juga: Setiap Peserta BPJS Kesehatan Perlu Mengetahui Sistem Rujukan BPJS Kesehatan]

 

Sebagai peserta, Anda tentunya mesti memperhatikan masa tenggat pembayaran. Hal ini penting untuk diperhatikan agar tidak ada masalah yang berkaitan dengan tagihan BPJS.

Untuk mengecek besarnya tagihan BPJS, peserta bisa mengetahuinya melalui beberapa cara, seperti berikut.

 

#1 SMS Gateway

Layanan SMS Gateway tersedia dua arah, sehingga peserta bisa melakukan pengecekan tagihan sekaligus keanggotaan.

BPJS sendiri telah menyediakan nomor layanan khusus di 08777-5500-400. Peserta BPJS bisa menggunakan ini untuk mendapatkan informasi jumlah tagihan yang harus dibayarkan.

 

Untuk tagihan, Anda bisa mengirim SMS dengan format:

Tagihan<spasi>Nomor Kartu Keanggotaan BPJS

 

Sedangkan untuk pengecekan peserta bisa mengirim SMS dengan format:

NIK/NOKA/NIP<spasi>Nomor KTP/Nomor Kartu BPJS/Nomor Induk Pegawai

 

#2 ATM Bank

Cara ini bisa dibilang kurang efektif bagi sebagian besar orang. Sebab para peserta harus menyambangi mesin ATM untuk mengecek tagihan BPJS.

Meskipun begitu, tak ada salahnya Anda menggunakan fasilitas pengecekan tagihan yang satu ini. Anda bisa cek di Bank yang sudah bekerja sama dengan BPJS, yaitu BRI, BNI, dan Bank Mandiri.

 

#3 Online

Pengecekan online hanya bisa dilakukan melalui situs resmi BPJS di bpjs-kesehatan.go.id.

Setelah masuk ke situs, klik Cek Iuran Peserta. Anda harus memasukkan data lengkap, berupa nomor kartu, tanggal lahir, serta mengklik tombol validasi.

Layar akan menampilkan jumlah tagihan yang harus dibayarkan oleh setiap peserta.

 

Menghitung Tanggungan BPJS Kesehatan

Setelah mengetahui cara pengecekan, Anda juga harus tahu bagaimana perhitungan tanggungan Anda.

Pemerintah telah mengatur jumlah tanggungan per keluarga yang ditanggung oleh perusahaan maupun mandiri, yakni sebagai berikut.

 

Pegawai Pemerintah

Aturan iuran BPJS memang membagi peserta ke dalam 2 kategori, yakni pegawai pemerintah dan non pemerintah. Dua kategori perusahaan ini memiliki perhitungan sendiri, berbeda dengan iuran mandiri.

Pada pegawai pemerintah, nominal iuran sebesar 5% dari total gaji pokok beserta tunjangan keluarga. Ini berlaku untuk pegawai negeri sipil, TNI, dan Polri.

Sementara itu, pegawai pemerintah diluar kategori tersebut akan dikenakan iuran maksimal 2 kali dari PTKP K/1.

 

Pegawai Swasta

Bagaimana pula hitungan iuran untuk pegawai swasta yang ditanggung oleh perusahaan? Perlu diketahui, perusahaan wajib menanggung 5 orang anggota keluarga dari setiap karyawan.

Kelima orang tersebut adalah karyawan, pasangan, serta 3 anak. Anggota keluarga lainnya harus mendaftarkan diri sebagai peserta mandiri.

Cara Cek Tagihan BPJS Kesehatan yang Praktis dan Mudah 01

[Baca Juga: Studi Kasus: Cara Menghitung Besarnya Iuran BPJS Kesehatan]

 

Bila karyawan tersebut memiliki anak lebih dari 3, maka harus membayar iuran senilai 1% setiap anak.

Besaran iuran antara pegawai pemerintah dan swasta sebenarnya sama, yakni 5%. Hanya saja 4% iuran dibayarkan oleh perusahaan dan 1% oleh peserta sendiri. Perhitungan ini menyesuaikan gaji dari masing-masing karyawan.

Bagi karyawan dengan upah dibawah UMR/UMK akan dihitung menyesuaikan UMK, kecuali ada penangguhan dari pemerintah daerah.

Sedangkan karyawan lainnya akan menyesuaikan dengan gaji pokok dan tunjangan yang didapat. Iuran maksimal hanya sekitar 2 kali PTKP K/1 setiap peserta.

 

Bayar Tagihan BPJS dengan Mudah dan Tepat Waktu

Itu tadi perhitungan nilai iuran masing-masing peserta dari perusahaan. Setiap peserta bisa mengecek keaktifan kartu BPJS serta total tagihan yang belum mereka bayarkan.

Hal ini perlu diketahui untuk menghindari penumpukan tagihan di kemudian hari. Pasalnya, tagihan yang tak dibayarkan akan berujung pada tak aktifnya kartu peserta.

 

Jadi, tentunya informasi di atas akan bisa membantu Anda dalam mengetahui jumlah tagihan BPJS Kesehatan bukan? Yuk bagikan informasi di atas pada sesama peserta BPJS, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Rizqia Khoirunisa. 3 Cara Cepat Cek tagihan BPJS Kesehatan Mudah dan Praktis. Pasienbpjs.com – https://goo.gl/uZKqRq
  • Rizqia Khoirunisa. Cara Menghitung Iuran BPJS Kesehatan Untuk Perusahaan (Contoh Kasus Lengkap). Pasienbpjs.com – https://goo.gl/RvrthD

 

Sumber Gambar:

  • BPJS Kesehatan 1 – https://goo.gl/QQfxFD
  • BPJS Kesehatan 2 – https://goo.gl/hDHMpm