10+ Cara Mengatur Keuangan Anak Kos Biar Kamu Bisa Bayar Kuliah Sendiri

Hai para mahasiswa! Bagaimana sih cara mengatur keuangan untuk anak kos? Masa-masa ngekos ini merupakan waktu yang tepat untuk mempelajari keterampilan mengatur keuangan.

Hal ini akan sangat bermanfaat nantinya saat kamu menginjak usia 20 atau 30-an. Apa yang dipelajari sekarang akan menjadi kebiasaan baik yang bermanfaat.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Bayar Kuliah Sendiri? Kenapa Tidak?

Bagi mayoritas mahasiswa, hidup hanyalah untuk hari ini. Besok? Gimana besok aja deh! Tapi tidak bisa begitu jika kamu memutuskan untuk menjadi anak kos.

Menjadi anak kos memang penuh suka duka, karena kini kamu wajib mengatur hidupmu secara mandiri. Mulai dari mengatur waktu, membagi hak dan kewajiban, hingga mengatur keuangan.

10+-Cara-Mengatur-Keuangan-Anak-Kos-4-Finansialku

[Baca Juga: Tidak Dibutuhkan Uang untuk Menghasilkan Uang: Anda Bisa Kaya]

 

“Saya kan masih muda, ngapain mikirin manajemen keuangan? Nanti-nanti aja deh.”

Sering mendengar pernyataan itu? Itulah alasan yang mengakibatkan tren “anak kos bokek”.

Ini adalah saat yang tepat untuk memulai, di mana kamu secara tidak langsung mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Manajemen keuangan membantumu membuat dasar yang solid bagi keuanganmu.

Nantinya kamu akan sangat mandiri secara keuangan, hingga dapat membayar uang kuliahmu sendiri.

Jangan takut untuk memulai, karena kini sudah banyak tools yang dapat membantu kamu mengatur keuanganmu. Salah satunya adalah aplikasi Finansialku yang dapat kamu akses di Finansialku.com atau kamu bisa langsung download aplikasinya di Google PlayStore.

Nah, selain menggunakan bantuan aplikasi, kamu juga bisa mengaplikasikan beberapa cara mudah mengatur keuangan anak kos dari Finansialku berikut ini:

 

Iklan Banner Perencanaan Dana Kuliah Anak - 728x90

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

10+ Cara Mengatur Keuangan Anak Kos

Terlalu banyak mahasiswa/i yang melakukan kesalahan keuangan pada masa kuliah, sehingga saat lulus mereka terpaksa menghadapi kesulitan keuangan yang cukup besar. Sebagai contoh menolak untuk menabung sejak dini.

Tidak ada kata terlambat untuk menabung. Jika Anda selalu beralasan bahwa Anda masih muda, sehingga tidak perlu menabung, maka kini saatnya Anda BERUBAH!

Gunakan 10+ cara mudah mengatur keuangan anak kos berikut ini jika Anda juga ingin berubah ke arah yang lebih baik:

 

#1 Membuat Anggaran

Sebuah kesalahan besar yang banyak dilakukan mahasiswa adalah dalam mengatur anggaran dana pendidikan. Meskipun orangtuamu membayari kuliah, kamu tetap harus memiliki sebuah anggaran pribadi.

Dengan mengatur keuangan sejak kuliah, kamu membiasakan diri untuk menggunakan uang dengan bijak yang akan terus bermanfaat hingga tua.

Seperti apa sih tips membuat anggaran yang mudah dan sederhana? Berikut beberapa tips dalam membuat anggaran bagi kamu para mahasiswa:

  1. Tentukan besar pemasukan atau uang jajan (Contohnya: uang jajan dari orangtua, penghasilan tambahan dari bekerja sampingan).
  2. Tentukan besar pengeluaran tetap (Contohnya: biaya kos, biaya kuliah, biaya listrik, dan air).
  3. Tentukan besar pengeluaran tidak tetap (Contohnya: biaya makan di luar, pakaian, hiburan).
  4. Bandingkan pengeluaran dan pemasukan (hitung berapa besar selisihnya yang bisa ditabung).
  5. Catat dan selalu review pengeluaranmu.
  6. Buat anggaran sesuai dengan pemasukan dan pengeluaran (jangan buat anggaran yang tidak feasible karena pada akhirnya hanya akan dilanggar).
  7. Review dan evaluasi anggaran secara berkala (perbaiki jika memang anggaran tidak bisa ditaati, namun hindari membuat anggaran yang terlalu longgar karena hanya akan berujung pemborosan).

 

Ternyata tidak sulit ‘kan membuat anggaran? Yang sulit sebenarnya mematuhi anggaran tersebut. Namun jika kamu membiasakannya sejak dini, kamu juga akan merasakan manfaat jangka panjangnya.

 

#2 Belajar Mengatur Keuangan

Banyak orang bilang:

“Ngapain belajar mengatur keuangan? Toh uang bukanlah segalanya. Uang tidak bisa membeli kebahagiaan.”

 

Namun saya ingin berbagi pendapat lain dengan kamu. Menurut saya, mereka yang mengatakan uang bukanlah segalanya dan uang tidak bisa membeli kebahagiaan adalah mereka yang tidak memiliki uang.

Sekarang bayangkan kamu sedang bersedih karena orangtuamu sakit. Jika kamu punya uang, kamu bisa membayar biaya rumah sakit, orangtua sembuh, dan kamu tidak bersedih lagi.

10+-Cara-Mengatur-Keuangan-Anak-Kos-2 Orangtua sakit-Finansialku

[Baca Juga: Anda Bisa Kaya Hanya Dengan 10 Tips Sukses Jadi Orang Kaya Sebelum Usia 40 Tahun Ala Warren Buffet]

 

Beda kasusnya saat kamu tidak punya uang dan tidak bisa membiayai pengobatan orangtua. Alhasil? Kamu dan keluarga tetap sedih.

Itu hanya satu contoh dari banyak contoh lainnya. Dari sinilah saya merasa uang sebenarnya penting. Mungkin memang bukan segalanya, namun segalanya butuh uang.

Jadi, penting sekali untuk mulai belajar mengatur keuangan sejak kuliah. Berawal dari membayar kuliah sendiri, suatu saat kamu akan merasakan manfaat yang jauh lebih besar.

 

#3 Hidup Sederhana

Tahukah kamu salah satu kebiasaan dari orang yang sulit mencapai kesuksesan? Jawabannya adalah kebiasaan untuk memperoleh gratifikasi instan.

Gratifikasi instan adalah kebiasaan untuk selalu menikmati saat ini tanpa sabar menunggu benefit di masa depan.

Pada akhirnya, orang-orang seperti ini terbiasa menghabiskan uang lebih banyak dari investasinya.

Mereka lebih memilih untuk mengubah gaya hidup daripada memikirkan masa depannya dengan cara membeli asuransi, menambah pengetahuan, atau dengan berinvestasi.

Orang yang sukses merupakan kebalikannya. Mereka lebih suka menunda gratifikasi dan hidup sederhana demi masa depan. Mereka berinvestasi lebih banyak dan mereka tahu bahwa pemborosan sesaat hanya akan menghancurkan segala upaya mereka.

 

#4 Berpikir Jauh ke Depan

Pernahkah kamu kehabisan uang sebelum akhir bulan?

Jika pernah, artinya kamu masih hidup di hari ini saja tanpa memikirkan masa depan.

Mulailah untuk berpikir jauh ke depan, sehingga kamu bisa dengan mudahnya mengikuti anggaran yang sudah dibuat. Jadikan anggaran sebagai panduan, bukan paksaan.

Artinya, di sini kamu bisa membedakan mana sih yang penting dan mana yang tidak. Dengan demikian kamu tahu mana yang merupakan kebutuhan dan mana yang keinginan.

3-Cara-Mengatur-Pengeluaran-Bulanan-Mahasiswa-2-Finansialku

[Baca Juga: 15+ Cara Menghemat Uang Di Usia 20 an. Mudah Bukan?]

 

Kebutuhan merupakan yang lebih penting dan perlu dipastikan bahwa hal itu bisa dipenuhi sebelum kamu memikirkan mengenai pemenuhan keinginan.

Pada waktu yang sama, kamu juga harus membuat prioritas mengenai “membayar diri sendiri” di masa depan. Dengan kata lain, menabung atau berinvestasi.

 

#5 Mengupayakan Beasiswa

Coba deh lihat artikel berikut ini: Gila! Utang Uang Sekolah atau Student Loan di Amerika Mencapai US$1,3 Triliun. Kenapa Sekolah Aja Ngutang?

Dalam artikel tersebut diungkapkan bahwa utang biaya sekolah di Amerika sudah mencapai US$1,3 triliun (setara dengan Rp182.608 triliun) dan menjadi salah satu utang konsumen terbesar mengalahkan kredit kendaraan bermotor dan kartu kredit.

Agar tidak menambah besar jumlah utang dana pendidikan negara, mengapa tidak mencoba mencari beasiswa yang sesuai dengan minat kamu?

Kini sangat banyak beasiswa yang dapat diupayakan dengan beberapa hal berikut:

  • Memiliki prestasi akademik
  • Aktif dalam kegiatan organisasi
  • Memiliki prestasi non-akademik (misalnya: prestasi di bidang olahraga, seni, dan masih banyak lagi)

 

Jadi, mulailah kembangkan bakatmu dan upayakan yang terbaik. Siapa tahu kamu bisa mendapat beasiswa dan mengurangi beban dana pendidikan.

 

#6 Lulus Lebih Cepat

Memang betul kedengarannya tidak mudah untuk lulus lebih cepat dari seharusnya, tapi ini bukanlah hal yang mustahil.

Semakin cepat kamu menyelesaikan masa perkuliahan, artinya makin cepat juga kamu menghentikan biaya untuk kos, biaya iuran kuliah, dan sebagainya.

Kini sudah banyak program yang memungkinkan kamu lulus lebih cepat, misalnya saja dengan mengambil SKS secara penuh tiap semesternya, sehingga bisa lulus dalam waktu 3,5 tahun saja.

 

#7 Meminjam daripada Membeli

Kuliah dan kos memang menghabiskan banyak sekali biaya, misalnya saja untuk membeli buku.

Buku kuliah biasanya dipatok dengan harga cukup mahal sehingga sangat sayang sekali jika kamu membelinya hanya untuk digunakan sesaat saja.

10+-Cara-Mengatur-Keuangan-Anak-Kos-3-Buku-Kuliah-Finansialku

[Baca Juga: Masalah Adalah Perjalanan Hidup Untuk Mendapatkan Kekayaan]

 

Jangan khawatir, kini sudah banyak kok solusinya! Misalnya saja kamu bisa meminjam buku dari perpustakaan kampus. Alternatif lainnya adalah dengan meminjam buku dari kakak kelas yang sudah lulus mata kuliat tersebut.

Kamu akan merasakan bahwa meminjam bisa menghemat sangat banyak uang daripada membeli.

Selain itu, karena umumnya hanya digunakan selama satu atau dua semester, meminjam terdengar lebih masuk akal bukan?

 

#8 Manfaatkan Wifi Kampus Gratis

Tips hemat lainnya adalah untuk selalu memanfaatkan wifi kampus gratis untuk membuat tugas atau men-download film favorit kamu. Mahasiswa yang mengerjakan tugas perkuliahan dengan menggunakan wifi kampus akan meminimalkan biaya untuk berlanganakan internet di kos, dan ini sah-sah saja.

Jadi, tidak perlu lagi deh membayar iuran internet kos bulanan bahkan tambah kuota smartphone banyak-banyak.

Manfaatkan teknologinya, dijamin kamu bisa hemat banyak!

 

#9 Mencari Pekerjaan Sampingan

Bekerja sambil kuliah? Mengapa tidak? Jika kamu bisa membagi waktu dengan baik, bekerja sambil kuliah bisa memberi banyak keuntungan.

Salah satunya adalah jika kamu bisa menemukan pekerjaan sampingan yang sesuai dengan bidang pendidikanmu. Kamu bisa berlatih mengaplikasikan pengetahuan yang kamu miliki dan melatih kemampuanmu secara langsung.

Selain itu, tujuan bekerja sudah sangat jelas, yakni memperoleh penghasilan tambahan. Jika kamu bisa mengatur keuangan dengan baik, maka bekerja sambil kuliah bisa menambah tabunganmu secara signifikan.

Kamu juga bisa memperoleh benefit seperti tunjangan pendidikan dari perusahaan tempatmu bekerja.

10-Usaha-yang-Menjanjikan-Untuk-Pebisnis-Pemula-1-Finansialku

[Baca Juga: Apakah Orang-orang Usia Muda, Baru Lulus Kuliah Bisa Jadi Orang Kaya dan Bebas Keuangan]

 

Namun perlu diingat, jangan sampai pekerjaan sampingan mengganggu kuliahmu. Jadi manfaatkan liburan tengah semester atau akhir semester untuk bekerja jika kamu kesulitan membagi waktu.

 

#10 Mencatat Pemasukan dan Pengeluaran

Apakah kamu punya pekerjaan sampingan? Atau kamu punya penghasilan bulanan?

Bagaimanapun kasusnya, kamu harus tahu berapa pemasukan dan pengeluaranmu setiap bulanan. Hal ini akan sangat membantu untuk melacak kemana uangmu pergi setiap bulannya.

Dengan cara ini Anda bisa mengetahui bagian mana yang menghabiskan banyak uang dan mencari cara untuk memperbaikinya.

Penting untuk selalu mengelola keseimbangan arus kas Anda dengan baik, jangan sampai pemasukan Anda tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan Anda. Dengan kata lain, bahaya kalau arus kas Anda negatif.

Kamu juga bisa memanfaatkan aplikasi Finansialku untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran, lho! Untuk ilustrasinya, cobalah simak video berikut ini:

 

Kamu akan merasakan bahwa tips ini sangat sederhana, tapi sangat penting dalam manajemen keuangan yang akan membantumu terhindar dari utang-utang yang buruk.

 

#11 Minimalisasi Biaya Tempat Tinggal

Jika kamu menyadari, biasanya biaya tempat tinggal cukup tinggi dan menghabiskan hampir separuh dari pemasukan. Meminimalisasi biaya tempat tinggal akan sangat membantu dalam pengaturan keuanganmu, lho.

Kamu bisa mengakalinya dengan tinggal bersama orangtua atau kerabat dekat, atau mungkin mencari kos dengan biaya yang murah.

Jika memungkinkan, kamu juga bisa berbagi kamar kos dengan seorang teman sehingga biaya kos dapat dibagi dua. Biaya kos yang tadinya habis setiap awal bulan kini dapat kamu alokasikan untuk kebutuhan lainnya. Atau kamu juga bisa berinvestasi lebih banyak dengan uang sisa sewa tempat tinggal tersebut.

 

#12 Minimasi Biaya Transportasi

Namanya juga anak kos, tentunya biaya transportasi pun ditanggung sendiri. Tapi jangan khawatir, kamu bisa menekan biaya ini dengan beberapa tips mudah berikut:

  • Carilah tempat kos yang strategis dan dekat dengan kampus
  • Minimalisasi penggunaan kendaraan umum jika memungkinkan, jika tidak pilihlah kendaraan umum yang terjangkau
  • Jika jaraknya dekat, kamu bisa berjalan kaki ke kampus
  • Minta bantuan teman sekos yang memiliki kendaraan pribadi, misalnya dengan nebeng (jika terpaksa)

 

Bagaimana? Kamu akan menyadari betapa biaya transportasi bisa ditekan dengan beberapa tips tersebut.

 

#13 Menabung Sejak Dini

Sejak kecil kita sudah dididik untuk belajar menabung, tetapi banyak yang beranggapan bahwa selama kita belum menghasilkan uang, menabung itu mustahil. Anggapan tersebut salah besar.

Menabung pada masa kuliah merupakan prioritas utama. Namun memang betul bahwa kamu harus melihat situasinya terlebih dahulu. Jangan sampai kamu memaksakan menabung saat masih mengemban utang dana pendidikan yang sangat besar.

TERUNGKAP!-20-Cara-Hidup-Hemat-agar-Bisa-Menabung-1-Finansialku

[Baca Juga: Ketahui Bagaimana Cara Ahli Keuangan Mengatur Keuangan Pribadinya]

 

Kamu bisa memulainya dengan sederhana, misalnya mencari pekerjaan sambilan atau bekerja pada saat liburan tengah semester.

Dengan uang ini kamu bisa menabung sedikit demi sedikit untuk membayar dana pendidikan.

Jika kamu beruntung dan dana pendidikanmu sudah dilunasi orangtua, maka tabunglah untuk kebutuhan mendesak atau sebagai dana darurat. Tidak ada salahnya mempersiapkan dana darurat sejak dini, karena kejadian tak terduga bisa terjadi kapan saja.

 

#14 Mulai Berinvestasi

Berinvestasi sejak dini tidak akan merugikanmu, yang merugikan adalah jika kamu berinvestasi tanpa mempelajari peluang dan risikonya terlebih dahulu.

Saya belajar dari orangtua saya yang sering berkata, “Kami menyesal tidak berinvestasi pada saat berdagang sedang ramai dan mudah. Dahulu mungkin uang sebanyak ini bisa untuk membeli rumah, kini paling hanya senilai sebuah motor bebek.”

Dari pengalaman orangtua saya tersebut, akhirnya saya belajar untuk berinvestasi sedini mungkin.

Bagi kamu fresh graduate, jangan anggap berinvestasi itu sulit dan membutuhkan dana banyak. Berinvestasi, bahkan saham sekalipun, memungkinkanmu untuk memulai dengan nominal yang kecil.

Sebagai contoh, jika kamu memutuskan untuk bermain saham, kamu bisa membeli 1 lot (100 lembar) saham saja. Berapa harga per lembarnya? Cek harga saham yang kamu incar di internet dengan mudah.

 

Meraih Kesuksesan Dimulai dari Mengubah Kebiasaan

Bagaimanakah hasil checklist Anda? Apakah kamu sudah mengaplikasikan mayoritas dari tips di atas? Jika belum, tips tersebut bisa kamu gunakan untuk selangkah lebih maju dalam mengatur keuangan selama ngekos.

Manajemen keuangan bukan hanya untuk orang dewasa, jadi mulailah mencoba mengatur keuanganmu. Kamu akan dengan cepat terbiasa melakukannya dan kemudian bisa merasakan manfaatnya di masa yang akan datang.

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai cara-cara mengatur keuangan anak kos biar bisa bayar kuliah sendiri lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah. Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 1 September 2017. 33 Cara Menghemat Uang Bulanan Mahasiswa Anak Kos. Idehidup.com – https://goo.gl/BtJjpC

 

Sumber Gambar:

  • Anak Kos – https://goo.gl/egZ6XU
  • Anak Kos 2 – https://goo.gl/pBy3RA
  • Orangtua sakit – https://goo.gl/j42NH5
  • Buku kuliah – https://goo.gl/yy1Nzc

 

Summary
10+ Cara Mengatur Keuangan Anak Kos Biar Kamu Bisa Bayar Kuliah Sendiri
Article Name
10+ Cara Mengatur Keuangan Anak Kos Biar Kamu Bisa Bayar Kuliah Sendiri
Description
Hai para mahasiswa! Bagaimana sih cara mengatur keuangan untuk anak kos? Masa-masa ngekos ini merupakan waktu yang tepat untuk mempelajari keterampilan mengatur keuangan.
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo

About the Author:

Fransiska Ardela, S.T
Fransiska Ardela, S.T. memiliki background pendidikan S1 di Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Katolik Parahyangan. Memiliki ketertarikan dan pengalaman di bidang pendidikan, product management, dan entrepreneurship.

Leave A Comment