Anak sudah semakin besar dan mulai suka minta uang? Bagaimana cara menghadapi anak yang suka minta uang?

Semakin lama anak makin susah diatur ketika meminta uang, tentu sebagai orang tua Anda ingin anak Anda lebih baik. Nah berikut ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menghadapi anak yang suka meminta uang.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Hadapi Anak yang Terus Menerus Minta Uang

Seiring berjalannya waktu, tentu anak Anda tidak akan lepas dari penggunaan uang. Bahkan ketika anak menginjak usia 6-8 tahun, jangan heran jika ia tak mau berangkat ke sekolah sebelum diberi uang jajan.

Anak sudah paham bahwa untuk mendapatkan makanan atau barang yang ia inginkan, ia harus menukarnya dengan uang. Bahkan sebagian anak terus-menerus meminta uang pada orang tuanya.

 

8 Cara Menghadapi Anak yang Suka Minta Uang

Tentu saja, tidak semua permintaan anak harus Anda turuti. Anda harus bahkan perlu sesekali menolak saat anak meminta uang. Sebab tidak hanya fungsi uang, Anda juga perlu mengajarkan pada anak mengenai nilai uang.

Pemahaman akan nilai uang sangat penting untuk membentuk karakter anak maupun untuk kebaikan masa depannya nanti.

Dengan mengenal nilai uang sejak dini, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang mampu mengelola uangnya dengan baik. Itu sebabnya, alih-alih hanya menolak permintaan anak, coba lakukan langkah-langkah berikut ini:

 

Bagaimana Caranya Menyekolahkan Anak dari TK sampai Sarjana, Tanpa Utang!

Silakan download ebook-nya, GRATIS!!!

Ebook Dana Pendidikan Anak - Finansialku Mockup

 

#1 Beri Jatah Uang Jajan Mingguan Atau Bulanan

Cara yang paling sederhana untuk melatih anak mengelola uangnya adalah dengan memberi anak jatah uang mingguan atau bulanan. Sesuaikan dengan usia dan kesiapan anak. Anda juga dapat melakukannya bertahap.

Misalnya mulai dengan jatah uang untuk 3 hari, seminggu, lalu sebulan. Dari awal, tegaskan pada anak bahwa uang tersebut harus cukup untuk digunakan selama periode waktu yang sudah ditentukan.

 

Ia tak boleh meminta uang jajan tambahan. Langkah ini memang tampak sederhana, tapi dapat membuat anak belajar mengelola uangnya.

Anak akan paham jika ia menghambur-hamburkan uangnya di awal periode, ia bakal merasakan risiko kehabisan uang di akhir periode.

Akhirnya anak akan belajar bahwa uang itu terbatas dan butuh pertimbangan saat membelanjakannya.

Menghadapi Anak Minta Uang 02 Anak 2 - Finansialku

[Baca Juga: Diet Badan dan Diet Keuangan]

 

#2 Mintalah Ia Menabung Dan Diskusikan Targetnya

Saat anak Anda menginginkan mainan yang cukup mahal, momen ini bisa Anda manfaatkan untuk mendorongnya menabung.

Ajaklah ia berhitung sederhana bahwa untuk membeli mainan itu, berapa jumlah uang yang perlu ia alokasikan tiap bulan. Ia akan termotivasi menabung jika ada target jelas seperti ini.

Cara ini juga efektif untuk mencegah anak menghambur-hamburkan jatah uang bulanannya. Ia juga akan perlahan belajar makna dari tanggung jawab.

Menghadapi Anak Minta Uang 02 Anak 2 - Finansialku

[Baca Juga: Beberapa Hal Penting Yang Anda Perlu Tahu Sebelum Melakukan Bisnis Kuliner]

 

#3 Apresiasi Usaha Anak

Sama halnya seperti orang dewasa, anak kita juga perlu pujian. Begitu ia berhasil membeli mainan impian dengan tabungannya sendiri, pujilah usaha buah hati Anda. Katakan bahwa ia hebat sudah bisa mengelola uang sendiri.

Jika dirasa perlu, Anda bisa memberinya kejutan dengan menghadiahi mainan tambahan atau makanan favorit-nya.

Atau janjikan anak bahwa di akhir bulan, bila ia berhasil menabung hingga jumlah tertentu maka Anda akan menggandakan jumlahnya. Ia pasti sangat senang.

Menghadapi Anak Minta Uang 04 Anak 4 - Finansialku

[Baca Juga: DIY: 10+ Resep Bekal Sekolah Anak Dengan Budget Terbatas]

 

#4 Tetap Konsisten

Langkah-langkah di atas akan efektif mengajarkan nilai uang pada anak Anda jika dilakukan secara konsisten.

Jangan mudah luluh dengan rengekan anak lalu memberinya uang jajan tambahan. Hal itu akan membuatnya berpikir bahwa merengek dapat mewujudkan keinginannya.

 

Ia akan merengek lagi dan lagi sehingga tak sadar ia sudah beranjak besar. Sebaiknya, tetaplah konsisten mengingatkan anak untuk menabung.

Anda bisa memberikan contoh bahwa fasilitas di rumah yang selama ini ia gunakan Anda beli dengan menabung, seperti rumah, mobil, kulkas, dan lain-lain. Tak hanya anak yang harus disiplin, namun Anda juga harus disiplin!

Menghadapi Anak Minta Uang 05 Anak 5 - Finansialku

[Baca Juga: Enam Persiapan Sebelum Memiliki Anak yang Harus Dilakukan Setiap Pasangan Muda, Termasuk Anda!]

 

#5 Tidak Terpengaruh Rengekan

Waktu berbelanja dengan anak memang seringkali menjadi saat yang kurang menyenangkan karena Anda biasanya harus mengeluarkan uang lebih banyak. Dana lebih ini digunakan untuk memenuhi keinginan anak.

Kini telah banyak toko dan restoran yang menjual paket makanan dan mainan yang sangat menggoda iman anak untuk segera membelinya.

Hal ini dapat berakibat tidak ada lagi tempat yang aman bagi orang tua untuk menghindari rengekan anak dari meminta ini dan itu.

Iklan Banner Perencanaan Dana Pendidikan Anak - 728x90

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

Untuk mengatasinya Anda dapat membuat jadwal kapan Anda berbelanja tanpa anak-anak dan kapan waktunya Anda belanja bersama anak.

Namun jika cara ini masih tidak ampuh saat dilakukan, maka Anda harus berpegang teguh pada janji Anda untuk tidak memenuhi keinginannya di luar daftar belanja.

Meskipun jika tidak dituruti Anda harus menerima konsekuensinya yaitu bisa saja anak menjadi menangis.

Agar anak tidak terbiasa meminta jajanan atau mainan, kuncinya utamanya ialah membangun kebiasaan anak untuk berhemat. Anda dapat memulainya dengan tidak selalu membeli barang baru ketika ikut berbelanja.

Suatu hal yang terpenting yaitu untuk mendidik anak sejak dini agar tidak terbiasa dalam membeli barang baru.

Nah, jika anak telah terbiasa dalam berperilaku hidup konsumtif, maka hingga besar kebiasaan itu akan melekat padanya untuk tidak berperilaku konsumtif atau boros dalam membelanjakan uang.

Menghadapi Anak Minta Uang 06 Anak 6 - Finansialku

[Baca Juga: Moms, Punya Anak Balita? Perlu Beli Asuransi Kesehatan Ga Ya?]

 

#6 Ajarkan Menentukan Prioritas

Setiap keluarga pasti memiliki aturan tersendiri dalam mengatur keuangannya. Maka sangat penting bagi anak untuk mengetahui cara Anda mengatur keuangan. Pengaturan uang ini sebaiknya dikenalkan sejak anak masih kecil.

Misalnya, ketika berada di sebuah toko anak merengek meminta mainan, daripada memarahinya sebaiknya Anda menunjukkan barang lain yang bisa dibelinya sambil menjelaskan mengapa benda tersebut lebih layak dibeli.

Anda dapat membeli buku bacaan dan jelaskan pula manfaat buku bacaan itu. Selain itu Anda juga harus menjelaskan pula pentingnya menyimpan uang untuk tujuan jangka panjang.

Dengan dijelaskan maka anak yang sebenarnya mungkin belum mengerti dan memahami manfaat dari menabung, dengan perlahan akan mulai memahami pentingnya uang untuk di simpan sebagai tabungan jangka panjang.

Menghadapi Anak Minta Uang 07 Anak 7 - Finansialku

[Baca Juga: Bunda, Ini Lho 10 Cara Mengatasi Anak Rewel di Supermarket]

 

#7 Cari Jalan Tengah

Salah satu cara ini dapat diterapkan yaitu mencari jalan tengah dari permintaan anak apabila yang diminta oleh anak cukup masuk akal dan masih bisa di toleransi, kecuali untuk beberapa kondisi tertentu.

Anda dapat melakukan tawar-menawar dengan anak. Misalnya ketika anak menginginkan es krim, Anda dapat memberitahunya untuk memakan sayurannya sampai habis terlebih dahulu sebelum Anda membelikannya es krim.

Ini juga bisa diterapkan apabila anak menginginkan mainan lain padahal anak telah memiliki mainan yang terlalu banyak di rumah.

Anda dapat mengatakan pada anak untuk menyingkirkan mainannya yang telah rusak terlebih dahulu, baru Anda akan membelikannya yang baru.

Menghadapi Anak Minta Uang 08 Anak 8 - Finansialku

[Baca Juga: Ini Biaya Mempersiapkan Kamar Tidur Anak! Apa Anda Sudah Siapkan?]

 

#8 Mengajarkan Sikap Andil

Sejak kecil anak memang harus diajarkan agar jangan sampai tumbuh dengan sikap yang tidak peduli dan hanya mementingkan hasil saja tanpa berproses.

Untuk mencegah sesuatu yang tidak diinginkan ke depannya, Anda harus punya inisiatif dalam mengubah pola pikir anak.

Jangan biasakan anak dibelikan barang secara terus-menerus, ini hanya akan membuat anak menjadi manja dan memiliki kebiasaan buruk. Dengan menerapkan sikap andil, maka anak akan mendapat banyak pelajaran.

Pelajaran yang bisa didapatkan yaitu mulai dari melatih diri untuk mencicil uang ke orang tuanya sendiri atau punya keinginan untuk belajar menabung ketika ingin membeli sesuatu.

Bisa juga ketika keinginan anak sudah tidak tertahankan lagi, Anda bisa mengajarkan untuk sistem patungan.

Persentase patungan bisa didiskusikan juga, mungkin saja setengah harga dibayar oleh Anda dan setengahnya lagi oleh anak.

Selain belajar menabung, ia juga belajar untuk bersabar dalam mengumpulkan uang demi mengabulkan keinginannya sendiri.

Menghadapi Anak Minta Uang 09 Anak 9 - Finansialku

[Baca Juga: Moms, Punya Anak Usia 10 Tahun? Berikut 12 Cara Mendidik Anak tentang Uang yang Dapat Anda Praktikkan]

 

Yuk Jadi Orang Tua Yang Cerdas dalam Menanggapi Anak yang Suka Meminta Uang!

Nah, itu dia 8 cara yang dapat Anda terapkan untuk menanggapi sikap anak yang selalu meminta uang untuk membeli apapun yang ia inginkan. Karena tidak semua yang diinginkan oleh anak merupakan kebutuhannya juga lho!

Kebanyakan apa yang diinginkan oleh anak itu hanya keinginan sesaat ketika melihatnya saja, tidak banyak dari sekian anak yang meninggalkan atau mengabaikan barang yang baru saja dibelinya ketika sudah bosan.

 

Nah, untuk Anda para orang tua, Anda harus mengajarkannya kepada anak tata cara pengelolaan uang sejak dini, setidaknya ajak anak untuk menabung.

Tuliskan tanggapan Anda pada kolom komentar di bawah, dan jangan lupa untuk membagikan artikel ini kepada orang lain di sekitar Anda, terima kasih.

 

Sumber Gambar:

  • Anak 1 – https://goo.gl/zbor5M
  • Anak 2 – https://goo.gl/CYDJcX