Apakah Anda sudah mengetahui tentang cicilan syariah? Apa saja sih yang membedakan cicilan syariah dengan cicilan konvensional?

Dengan hadirnya dua bank yang ada di Indonesia, bank konvensional dan bank syariah, Anda pun dihadapkan dengan dua produk. Jika Anda ingin mengetahui tentang cicilan syariah, mari kita simak artikel berikut ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Cicilan Syariah

Hadirnya dua bank yang sama-sama memiliki produk dan penawaran yang menarik, membuat konsumen harus menjadi lebih pintar dan lebih sadar mengenai kedua produk dan penawaran yang kedua bank tersebut berikan.

Jika Anda memang menginginkan produk keuangan yang sesuai dengan syariat Islam, pasti Anda akan memilih produk-produk dari bank syariah yang sudah pasti produknya sesuai dengan syariat Islam.

Salah satu teman saya yang ingin menggunakan produk keuangan syariah pun merasa kalau produk-produk syariah ini kurang sekali pengetahuannya, padahal produk-produk syariah ini mampu bersaing dengan produk bank konvensional.

Terlebih lagi jika memang para pebisnis atau orang-orang yang ingin mengajukan pinjaman, produk keuangan bank syariah ini patut untuk diperhitungkan. Karena sistem bank syariah tentu akan menguntungkan kedua pihak, baik pihak kreditur dan debitur.

Sistem pinjaman dari cicilan syariah ini sebenarnya masih sama dengan bank konvensional, dimana pihak bank akan memberikan sejumlah dana kepada nasabah untuk digunakan sebagai keperluan mendesak yang sifatnya harus segera diselesaikan.

Apa yang Dimaksud Dengan Cicilan Syariah 02 Bank - Finansialku

[Baca Juga: Mengapa Produk Reksa Dana Pasar Uang Syariah Semakin Digemari?]

 

Selain itu, dari segi penerimaan uang maupun sistem transfer dalam pengembalian dana tetaplah sama antara bank syariah dan bank konvensional.

Syarat pinjaman dan cicilan nya pun antara bank syariah dan bank konvensional masih sama, mulai dari identitas lengkap dan juga surat-surat tambahan yang diperlukan.

Bahkan pemberian kartu kredit baik bank konvensional dan bank syariah pun tetap sama, kedua bank ini memiliki iuran tahunan.

Jika Anda yang sudah mengetahui bagaimana skema pinjaman dan cicilan syariah, tentu Anda sudah mengetahui bahwa skema pinjaman dan cicilan syariah sesuai dengan syariat islam. Tentunya berbeda dengan skema pinjaman dan cicilan dari bank konvensional.

Bagaimana Caranya Menyekolahkan Anak dari TK sampai Sarjana, Tanpa Utang!

Silakan download ebook-nya, GRATIS!!!

Ebook Dana Pendidikan Anak - Finansialku Mockup

 

Skema Pengajuan Pinjaman Cicilan Syariah

Anda pun memutuskan untuk mengambil pinjaman dan cicilan di bank syariah, bagaimana dengan skema kerja dari pinjaman dan cicilan syariah ini?

Ketika Anda akan melakukan sebuah pengajuan pinjaman, maka akan ada suatu sistem perjanjian yang melibatkan Lembaga Keuangan dengan Anda sebagai nasabah.

Jika Anda mengajukan pinjaman di bank syariah, maka akan ada sebuah perjanjian peminjaman yang biasanya disebut dengan akad dan melalui tanda tangan tertentu.

Akadnya pun berbeda-beda. Akad dilakukan antara nasabah dan bank syariah harus halal, seperti bagi hasil sewa menyewa, jual beli dan tentu saja tidak ada sistem riba di dalamnya.

 

Jika menggunakan pinjaman bank konvensional, setiap pinjaman baik yang menggunakan agunan atau yang tidak pun akan dibebankan bunga yang harus dibayarkan setiap bulannya dengan dana pinjamannya juga.

Bunga ini sering kali kita jumpai sebagai hal yang memberatkan bagi sebagian orang karena para peminjam harus membayar lebih banyak dari jumlah uang yang sebenarnya dipinjamnya.

Tetapi Anda tidak akan menemukan sistem bunga jika Anda mengajukan pinjaman dan cicilan ke bank syariah. Sebagai nasabah dan peminjam, Anda tidak akan dibebankan sejumlah bunga yang harus dibayarkan bersama utangnya.

5+ Tantangan Keungan Syariah di Indonesia 02 Keuangan Syariah 2 - Finansialku

[Baca Juga: Jika Indonesia Menjadi Pemain Kunci Ekonomi Syariah]

 

Bunga ini sendiri, dalam sistem perbankan syariah dianggap haram, karena bunga ini termasuk hal yang menyulitkan sekaligus membebani para peminjam, sehingga dalam hukum Islam, bunga dalam pinjaman ini adalah haram.

Kalau begitu, bagaimana bank bisa mendapatkan untung jika sistem bunga ini dihapus? Sebagai penggantinya, bank syariah mengadakan sistem bagi hasil keuntungan yang diperoleh dari pihak peminjam kepada pihak bank.

Pihak bank disini sebagai penyedia dana dengan kesepakatan di awal mengenai jumlah dana yang akan dibagi kedua belah pihak. Semua keputusan yang dibuat, murni dibuat oleh dua pihak yang terikat tanpa adanya paksaan sedikitpun.

Pihak bank syariah juga sebenarnya diawasi oleh DPS atau Dewan Pengawas Syariah dalam setiap strukturnya sehingga tidak mungkin ada penyelewengan dana apapun.

Semua produk yang dikeluarkan termasuk juga operasional banknya diawasi penuh oleh Dewan Pengawas Syariah agar sesuai dengan prinsip syariah.

Skema peminjaman di bank syariah ini juga sebenarnya memiliki 3 skema perjanjian, yaitu penjaminan atas transaksi dengan merchant, pinjaman dana atas fasilitas penarikan uang tunai dan sewa atas jasa sistem pembayaran dan pelayanan.

 

Bunga Dalam Cicilan Syariah

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, skema perjanjian peminjaman sendiri memiliki 3 perjanjian. Bagaimana dengan bunga dalam cicilan syariah? Apakah masih ada atau bagaimana?

Dalam penerapan bunga cicilan syariah, biasanya bank syariah menggunakan akad murabahah yang biasa disebut akad jual beli, akad ijarah wa iqtina atau sewa dengan perubahan kepemilikan dan musyarakah mutnaqishah, yaitu capital sharing.

Para Investor, Kenali Bentuk Investasi Sukuk Syariah di Indonesia 01 Finansialku

[Baca Juga: Faktor Apa yang Menghambat Pertumbuhan Fintech Keuangan Syariah?]

 

Dalam pembayaran cicilan syariah, biasanya nasabah hanya akan dikenakan fee (biaya) yang nilainya tergantung pada sisa kewajiban bukan dari nilai pembelanjaan.

Dengan adanya fee (biaya) ini tentu membuat cicilan syariah relatif lebih murah daripada yang ditawarkan oleh bank konvensional.

Untuk fasilitas transaksi dengan merchant, besarnya biaya untuk cicilan syariah ini didasarkan pada nilai transaksi sehingga bersifat fluktuatif.

Meskipun komponen fee banyak, namun dari nominal, fee yang dikenakan oleh salah satu produk keuangan syariah, misalnya kartu kredit syariah ini lebih rendah jika dibandingkan suku bunga yang dikenakan pada kartu kredit dari bank konvensional.

Bagaimana jika nasabah terlambat dalam membayar cicilan syariah? Bank syariah tetap akan mengenakan denda jika nasabah telat membayar cicilan syariah ini.

Penerapan denda yang diberikan ini berfungsi untuk melatih nasabah supaya lebih disiplin melunasi utang yang terjadi seusai dengan transaksi awal.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Dalam cicilan syariah ini, terdapat 2 jenis denda yang akan dikenakan yaitu ta’widh, sebagai biaya penagihan bank, sebesar 17 ribu per bulan dan denda yang kedua adalah sebesar 3% dari tagihan.

Jangan khawatir, denda tersebut bukanlah bunga seperti pada kartu kredit konvensional. Denda tersebut merupakan qardhul hasan yang akan disumbangkan ke BAZIS dan bukan merupakan hak bank.

 

Sebelum Menggunakan Cicilan Syariah, Pahami Cara Kerjanya

Sebelum Anda memutuskan ingin mengambil cicilan mana yang sesuai dengan Anda, ada baiknya Anda mempelajari bagaimana skemanya, jangan sampai Anda yang ingin untung malah buntung.

Sebelum Anda mengambil cicilan syariah, Anda pun bisa mengecek dulu kesehatan keuangan keluarga Anda. Apakah dengan kondisi keuangan Anda yang sekarang, Anda bisa mengambil pinjaman tersebut?

Anda bisa mengecek kesehatan keuangan dari Aplikasi Finansialku yang bisa Anda download di Google Play Store. Anda juga bisa cek kesehatan keuangan Anda dengan klik gambar di bawah ini.

 

Setelah Anda cek kondisi kesehatan keuangan, Anda ingin mengetahui bagaimana caranya merencanakan keuangan Anda. Anda bisa membaca ebook merencanakan keuangan untuk usia 20 an di bawah ini.

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

 

Setelah membaca artikel ini, saya yakin Anda telah mengetahui apa itu cicilan syariah.

Bagikan informasi ini kepada teman atau saudara Anda yang belum mengetahui tentang cicilan syariah. Semoga bermanfaat!

 

Sumber Referensi:

  • Reni Widya Astari. 4 Februari 2016. 5 Perbedaan Kartu Kredit Syariah dan Konvensional. Kreditgogo.com – https://goo.gl/S55bY2
  • Noviyanto. Apakah Perbedaan Pinjaman Syariah Dengan Konvensional. Koinworks.com – https://goo.gl/EwZku8

 

Sumber Gambar:

  • Cicilan Syariah 01 – https://goo.gl/sErHc2
  • Cicilan Syariah 02 – https://goo.gl/uQuyJk
Summary
Apa yang Dimaksud Dengan Cicilan Syariah?
Article Name
Apa yang Dimaksud Dengan Cicilan Syariah?
Description
Apakah Anda sudah mengetahui tentang cicilan syariah? Apa saja sih yang membedakan cicilan syariah dengan cicilan konvensional?
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo