Mengapa Produk Reksa Dana Pasar Uang Syariah Semakin Digemari?

Investasi tengah menjadi tren di berbagai kalangan masyarakat. Salah satunya reksa dana syariah.

Jenis investasi ini banyak digemari oleh masyarakat. Mengapa bisa begitu? Yuk simak alasannya.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Ketertarikan Terhadap Reksa Dana Syariah

Investasi tidak pernah mengenal batasan usia baik muda maupun tua. Saya adalah seseorang yang baru terjun di dunia investasi.

Awalnya saya tidak tertarik dengan investasi, bahkan cenderung takut untuk terjun langsung ke dalam dunia ini.

Hingga beberapa bulan yang lalu saya menikah, dan kebetulan suami saya bekerja di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang perencanaan keuangan.

Hampir setiap hari ia membicarakan tentang investasi, dan yang paling sering adalah investasi reksa dana.

Suami selalu memaksa saya untuk mulai berinvestasi. Ia menjelaskan seperti apa keuntungan dan kerugian jika berinvestasi. Hingga suatu hari saya coba untuk mulai berinvestasi reksa dana pasar uang.

Karena saya seorang muslim, maka suami saya menyarankan saya untuk mulai berinvestasi pada reksa dana pasar uang syariah, dimana reksa dana ini didasari hukum Islam.

Mengapa Reksa Dana Syariah Digemari 02 Reksa Dana 2 - Finansialku

[Baca Juga: Kenapa Perlu Investasi Reksa Dana?]

 

Oh ya, bagi Anda yang belum tahu, reksa dana ini terbagi menjadi empat jenis yaitu reksa dana pasar uang, reksa dana campuran, reksa dana pendapatan tetap, dan reksa dana saham.

Reksa dana pasar uang adalah jenis reksa dana yang bisa dibilang paling aman, namun imbal hasilnya tidak terlalu besar, karena sebanding dengan risikonya yang lebih kecil dibanding jenis reksa dana lainnya.

Ketertarikan saya pada investasi ini semakin meningkat karena saat ini produk reksa dana syariah berbasis pasar uang kian menjamur, sehingga banyak pilihan produk untuk berinvestasi pada instrumen ini.

Selain itu, saat ini banyak juga Manajer Investasi (MI) yang menghadirkan reksa dana pasar uang untuk konsumen syariah.

Reksa dana pasar uang berbasis syariah dianggap cocok untuk para investor di tengah tingginya volatilitas pasar saham dan negatifnya kinerja reksa dana pendapatan tetap, yang menggunakan aset dasar obligasi.

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 728 x 90

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 336 x 280

Salah satunya PT Sucorinvest Asset Management, dimana mereka meluncurkan Sucorinvest Sharia Money Market Fund.

Produk ini dibuat agar dapat meningkatkan pertumbuhan nilai investasi dan memberikan tingkat likuiditas yang tinggi.

Dikutip dari Market.bisnis.com, Direktur Utama PT Sucorinvest Asset Management, Jemmy Paul Wawointana mengungkapkan bahwa:

“Ini sudah mendapat izin efektif dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan akan kami luncurkan kemungkinan sepekan ke depan.”

 

Selain Sucorinvest Sharia Money Market Fund, reksa dana sejenis juga telah diluncurkan oleh PT Panin Asset Management dengan nama produk Panin Dana Likuid. Kinerjanya pun dapat dibilang cukup positif.

Selain Sucorinvest dan Panin, masih banyak produk reksa dana pasar uang lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, tetapi mungkin Anda bisa coba mencari sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Anda.

Gratis Download Ebook Panduan Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula -Finansialku.com

Download Ebook Sekarang

 

Kenapa Reksa Dana Pasar Uang?

Dari berbagai literasi yang saya baca, reksa dana pasar uang ini cocok untuk investor pemula yang baru belajar mengenal investasi reksa dana.

Dengan fluktuasi yang rendah, para investor pemula tidak perlu khawatir mengenai dana investasinya.

Selain itu produk ini juga sesuai dengan kebutuhan investor jangka pendek.

Dengan pergerakan yang lebih stabil dibandingkan reksa dana jenis lain, produk ini ideal untuk dijadikan sebagai wadah pengembangan dana dalam jangka pendek.

Alasan lainnya yaitu bagi investor yang berpengalaman produk ini dapat dijadikan sebagai pelengkap investasi saham syariah. 

Di saat pasar sedang bergejolak, investor dapat mengalihkan investasi reksa dana saham syariahnya ke reksa dana pasar uang syariah untuk sementara.

Reksa Dana Syariah 02 Finansialku

[Baca Juga: Apa Saja Poin Poin Penting Prospektus Dalam Memilih Reksa Dana?]

 

Terlebih pada kondisi saat ini, terbukti reksa dana pasar uang syariah saya lebih aman dibandingkan dengan reksa dana saham syariah milik suami saya.

Karena berbagai faktor yang mempengaruhi perekonomian global, portfolio reksa dana saham milik suami saya minus lumayan besar, sedangkan portofolio saya sejauh ini masih aman.

Dilansir dari Bareksa.com, kondisi pasar global memberikan sentimen buruk bagi pasar saham dan obligasi Indonesia. Hal ini pun membuat kinerja produk investasi berbasis saham dan obligasi tertekan selama satu bulan terakhir.

Keputusan Bank Sentral AS yang sepakat untuk menaikkan suku bunga ditambah dengan maraknya pemberitaan perang dagang yang dilakukan AS dan China menambah keterpurukan nilai investasi.

 

Terlalu Dini Untuk Berhenti Berinvestasi

Seperti tadi yang saya ceritakan, portofolio reksa dana milik suami saya bisa dibilang sedang jeblok, sehingga saya pun sempat menyarankan untuk mencairkan investasi tersebut.

Karena saya khawatir suami saya malah menjadi rugi karena bertahan pada produk investasi yang sedang turun.

Tapi dengan tenangnya suami saya menjawab bahwa terlalu dini untuk berhenti investasi.

Entah karena lingkungan pekerjaannya yang notabene orang-orang melek investasi atau hanya mencoba untuk menenangkan saya, ia memutuskan untuk lanjut berinvestasi.

Saya pun penasaran, sehingga saya kepoin portofolio suami saya, dan ternyata ia mengalihkan dana investasinya dari reksa dana saham ke reksa dana pasar uang.

Pantas saja ia memberikan jawaban yang begitu tenang saat saya suruh untuk mencairkan investasinya.

Kembali mengutip artikel yang dirilis oleh Bareksa.com, dimana disitu dijelaskan bahwa dengan tingkat fluktuasi yang rendah, maka reksa dana pasar uang syariah adalah investasi yang paling cocok untuk dipertahankan.

Risikonya jelas paling rendah dibanding jenis reksa dana lainnya. Tidak hanya mampu meminimalisasi risiko, tetapi juga setidaknya mampu memberikan imbal hasil (return) daripada kita menabung uang di bank atau deposito.

Indeks reksadana pasar uang Bareksa sendiri dalam 1 tahun terakhir (periode 28 Maret 2017-28 Maret 2018) mampu memberikan keuntungan sebesar 4,15 persen.

 

Apa Tujuan Anda Berinvestasi?

Suami saya selalu mengajarkan bahwa sebelum menentukan investasi mana yang akan dipilih, maka saya harus menentukan terlebih dahulu tujuan atau latar belakang saya berinvestasi.

Awal mula saya berinvestasi, saya tidak memikirkan untuk apa hasil investasi saya nanti, namun suami saya mengingatkan bahwa kita harus memiliki tujuan yang jelas sebelum mulai berinvestasi.

Akhirnya saya memutuskan tujuan investasi saya di reksa dana pasar uang syariah untuk memenuhi dana pendidikan anak kelak.

Walaupun sebenarnya saya belum memiliki anak, karena usia pernikahan kami pun baru seumur jagung dan juga mumpung saya masih memiliki penghasilan sendiri, sehingga itung-itung bantu suami.

Diperkirakan sekitar 4-5 tahun lagi hasil investasi ini baru akan saya gunakan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak saya, itu pun jika saya cepat diberikan rezeki seorang anak.

Dengan persentase imbal hasil di kisaran 5-6 % per tahun saya rasa hasil investasi di reksa dana pasar uang akan sangat membantu, ya itung-itung menabung daripada uang habis begitu saja kan?

Investasi-Reksadana-Syariah-2-Finansialku

[Baca Juga: Apakah Benar Lebih Untung Investasi Reksa Dana Pasar Uang daripada Tabungan dan Deposito?]

 

Oh ya, selain belajar dari suami, saya juga belajar dari Aplikasi Finansialku. Melalui aplikasi ini saya banyak mendapatkan literasi keuangan terbaru.

Jika suami saya tidak bisa menjawab pertanyaan saya tentang investasi, maka saya dapat langsung bertanya pada perencana keuangan yang ada di Finansialku.

Selain itu, Aplikasi Finansialku pun sudah terintegrasi dengan Bareksa, sehingga sambil mengelola keuangan, saya juga bisa membeli reksa dana secara langsung via Aplikasi Finansialku.

 

Ini menjadi solusi baru buat tipe orang yang malas “pindah-pindah” aplikasi seperti saya.

Aplikasinya simple dan mudah dimengerti, terlebih lagi bagi Anda para ibu-ibu yang sibuk ngurusin anak dan suami.

Anda bisa merencanakan keuangan, mengatur keuangan, mengevaluasi pengeluaran bulanan, berinvestasi, dan juga Anda bisa bertanya mengenai produk-produk investasi apa yang paling cocok untuk Anda.

Karena itu yuk download Aplikasi Finansialku sekarang juga! Anda bisa download aplikasinya di Google Play Store secara gratis!

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai produk investasi reksa dana pasar uang syariah? Tuliskan pertanyaan dan pendapat Anda pada kolom yang sudah disediakan di bawah.

Jangan lupa untuk membagikan artikel ini kepada orang lain di sekitar Anda.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat sebagai referensi bagi Anda yang ingin memulai berinvestasi.

 

Sumber Referensi:

  • Tegar Arief. 27 September 2018. Produk Reksa Dana Pasar Uang Syariah Kian Marak. Market.bisnis.com – https://goo.gl/5A7CvD
  • Muhammad Ikhsan. 29 Maret 2018. Top 3 Reksadana Pasar Uang Syariah di Bareksa Kalahkan Benchmark Setahun. Bareksa.com – https://goo.gl/7EQCN3

 

Sumber Gambar:

  • Reksa Dana 1 – https://goo.gl/JKWhbr
  • Reksa Dana 2 – https://goo.gl/rnhjfT
Summary
Mengapa Produk Reksa Dana Pasar Uang Syariah Semakin Digemari?
Article Name
Mengapa Produk Reksa Dana Pasar Uang Syariah Semakin Digemari?
Description
Investasi tengah menjadi tren di berbagai kalangan masyarakat. Salah satunya reksa dana syariah yang sedang digemari oleh masyarakat.
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo
Ismyuli Tri Retno Kusuma Wardani, S.I.Kom,
Ismyuli Tri Retno Kusuma Wardani, S.I.Kom, seorang praktisi humas di salah satu perguruan tinggi di Kota Bandung. Memiliki background pendidikan S1 Program Studi Ilmu Komunikasi Konsentrasi Humas di Universitas Komputer Indonesia, dengan pengalaman menjadi bagian dari Media Mahasiswa Indonesia dan tertarik mengembangkan kemampuan di bidang penulisan.

Leave A Comment