Sudahkah Anda mengenal reksa dana? Apakah Anda mengetahui apa saja poin penting prospektus dalam memilih reksa dana?

Kali ini, Finansialku akan membahas poin penting prospektus yang masih belum diketahui banyak orang. Simak yuk poin-poinnya!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

Prospektus dalam Memilih Reksa Dana

Sebelum Anda menentukan reksa dana apa yang akan Anda beli, Anda perlu memahami prospektus terlebih dahulu. Namun, sebenarnya apa itu prospektus?

Prospektus adalah dokumen yang memuat seluruh informasi lengkap mengenai reksa dana, mulai dari pengelolaannya, rekam jejak (track record), tata cara bertransaksi, hak dan kewajiban investor, serta tata cara suatu reksa dana dibubarkan.

Informasi di dalam prospektus digunakan untuk penawaran umum reksa dana yang bertujuan untuk mendorong calon investor membeli reksa dana tersebut.

Lalu, bagaimana cara mendapatkan prospektus? Prospektus bisa Anda dapatkan dari Manajer Investasi (MI).

Di zaman yang sudah serba modern ini, prospektus dari Manajer Investasi sekarang sudah bisa didapatkan secara online.

Anda dapat mengunjungi website Manajer Investasi untuk mendapatkan prospektus online. Contohnya website BNP Paribas, Dana Reksa, Panin Dana dan sebagainya.

Namun, pada kenyataannya banyak orang yang mengabaikan prospektus. Mereka tidak membaca prospektus terlebih dahulu sebelum membeli reksa dana. Hal ini dikarenakan prospektus memang cukup tebal, dan kebanyakan orang malas membaca.

 

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Padahal, membaca prospektus sangat penting. Jika Anda tidak membaca prospektus terlebih dahulu, kecil kemungkinan Anda untuk mendapatkan  keuntungan investasi reksa dana sesuai dengan harapan Anda.

Oleh karena itu, dirangkumkan beberapa poin penting prospektus dalam memilih reksa dana untuk memudahkan Anda memahaminya.

Namun, jika Anda masih belum memahami apa itu investasi reksa dana, ebook Finansialku dapat membantu Anda sebagai panduan dalam berinvestasi:

 

Gratis Download Ebook Panduan Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula -Finansialku.com

Download Ebook Sekarang

 

10 Poin Penting Prospektus dalam Memilih Reksa Dana

Untuk membantu para calon investor membaca prospektus, berikut 10 poin penting prospektus dalam memilih reksa dana ala Finansialku:

 

#1 Legalitas Reksa Dana

Poin utama dalam memilih reksa dana adalah legalitas.

Di Indonesia, yang memiliki wewenang memberikan izin adalah OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Reksa dana yang legal harus mendapatkan kejelasan izin dari OJK.

Selain itu, Manajer Investasi, Bank Kustodian, serta agen penjual juga diberikan izin spesifik dari OJK. Hal ini sangat diperlukan agar Anda terhindar dari investasi bodong.

Poin-Penting-Prospektus-02-Finansialku

[Baca Juga: Moms, Pilih Asuransi Pendidikan atau Reksa Dana? Kenali Kelebihan dan Kekurangannya!]

 

#2 Track Record (Rekam Jejak) Manajer Investasi (MI)

Manajer Investasi berperan penting terhadap dana yang Anda investasikan.

Mengapa demikian? Karena Manajer Investasi yang akan mengatur alokasi dana Anda. Oleh karena itu penting untuk Anda memilih Manajer Investasi yang tepat.

Terdapat beberapa kriteria Manajer Investasi yang baik.

Pertama, Manajer Investasi harus mendapatkan izin legalitas dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Kedua, Manajer Investasi memiliki pengalaman dalam mengelola reksa dana.

Ketiga, Manajer Investasi memberikan pelayanan yang memuaskan.

Untuk mengetahui apakah Manajer Investasi yang akan Anda pilih memenuhi kriteria-kriteria tersebut atau tidak, maka Anda harus mengetahui track record (rekam jejak) Manajer Investasi tersebut.

Dengan begitu, Anda akan lebih mudah memilih Manajer Investasi yang tepat untuk Anda.

 

#3 Track Record (Rekam Jejak) Bank Kustodian

Bank Kustodian merupakan bank yang dipercaya untuk menyimpan titipan efek dan harta lain yang berhubungan dengan efek serta jasa lain, termasuk bunga, dividen, dan hak-hak lainnya.

Bank Kustodian juga bisa dikatakan sebagai administrator, yang menjamin keuangan serta menjadi pengawas.

Jadi, dana investasi Anda dititipkan di Bank Kustodian. Itulah mengapa Anda perlu mengetahui Bank Kustodian yang tepat

Untuk memastikannya Anda bisa mengecek nama Bank Kustodian tersebut apakah terdaftar di OJK atau tidak.

Bagaimana Jika Bank Kustodian Reksa Dana Bangkrut - Finansialku 01

[Baca Juga: Mengenal Investasi Reksa Dana untuk Pemula (Slide)]

 

#4 Metode yang Digunakan Untuk Perhitungan Nilai Aktiva Bersih (NAB)

NAB adalah nilai pasar wajar portofolio reksa dana setelah dikurangi seluruh kewajiban. Anda perlu mengetahui bagaimana mereka menghitung NAB.

Anda juga perlu memastikan bahwa NAB dihitung berdasarkan peraturan dari pemerintah (OJK) di mana perhitungan NAB wajib menggunakan nilai pasar wajar dari efek yang ditentukan Manajer Investasi.

 

#5 Jenis dan Kebijakan Investasi

Pada umumnya terdapat 4 jenis reksa dana yaitu reksa dana pasar uang,  reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana saham.

Setiap jenis reksa dana memiliki kebijakan investasi dan komposisi portofolio investasi yang berbeda-beda. Pada dasarnya penentuan tersebut berdasarkan peraturan yang berlaku.

Contohnya, reksa dana saham maka minimal 80 persen dari investasi Anda akan ditempatkan pada instrumen saham. Jika reksa dana pendapatan tetap, maka minimal 80 persen investasi Anda akan ditempatkan pada instrumen obligasi.

Hasil keuntungan dari setiap jenis reksa dana juga berbeda. Oleh karena itu, jenis reksa dana dan kebijakan investasinya harus tercantum dengan jelas dalam prospektus.

Bagaimana Jika Bank Kustodian Reksa Dana Bangkrut - Finansialku 02

[Baca Juga: Investasi Reksadana Syariah: Investasi Bebas Riba dan Halal untuk Wujudkan Tujuan Keuangan Anda]

 

#6 Biaya-biaya yang Terdapat Dalam Reksa Dana

Anda perlu mengetahui biaya-biaya apa saja yang terdapat dalam reksa dana karena dapat mengurangi nilai perolehan Anda.

Dalam reksa dana, pada umumnya terdapat biaya pembelian (subscription fee), biaya penjualan (redemption fee), biaya pengalihan (switching fee), dan biaya transfer proses transaksi (jika ada).

Namun, terdapat juga biaya-biaya lainnya seperti biaya Manajer Investasi, biaya Bank Kustodian, biaya transaksi yang berhubungan dengan pengelolaan investasi, biaya pembaharuan prospektus, audit, dan biaya lainnya terkait operasional reksa dana.

Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui bagaimana biaya-biaya tersebut harus dibayarkan baik itu langsung atau melalui potongan investasi.

 

#7 Tata Cara Pembelian Reksa Dana, Penjualan Reksa Dana, Serta Pengalihan Reksa Dana

Anda perlu mengetahui jumlah minimum pembelian, penjualan, serta pengalihan unit penyertaaan di reksa dana. Selain itu, Anda juga harus mengetahui syarat dan ketentuan yang berlaku sehingga, Anda dapat memilih reksa dana yang juga sesuai dengan budget Anda.

mau-melipatgandakan-uang-pertimbangkan-investasi-reksa-dana-finansialku

[Baca Juga: Antara P2P atau Reksa Dana, Saya Lebih Memilih Ini Jika Punya Uang Rp3 Juta!]

 

#8 Hak-hak Investor

Sebagai seorang investor, Anda memiliki beberapa hak. Misalnya, Anda berhak mendapatkan laporan surat konfirmasi dan laporan bulanan transaksi.

Selain itu, Anda juga berhak mendapatkan informasi harga NAB reksa dana, melakukan transaksi pembelian, penjualan, serta pengalihan unit penyertaan berdasarkan syarat dan ketentuan yang berlaku.

 

#9 Kinerja dan Risiko Investasi

Salah satu cara untuk memilih reksa dana yang terbaik adalah dengan melakukan perbandingan (benchmark). Misalnya, Anda melakukan perbandingan reksa dana saham dengan IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan).

Dari melihat perbandingan tersebut, Anda dapat mengetahui seberapa baik kinerja investasi Anda. Selain itu Anda juga bisa melihat data keuntungan sejak lembaga tersebut berdiri.

Namun, dalam investasi reksa dana juga terdapat risiko. Jenis-jenis risiko yang mungkin dihadapi oleh investor adalah risiko perubahan harga, risiko likuiditas, risiko perubahan makro ekonomi, risiko perubahan kebijakan pemerintah, dan lain sebagainya.

Risiko-risiko tersebut dapat mengakibatkan turunnya nilai harga pada reksa dana. Oleh karena itu, pahamilah kinerja serta risiko-risiko pada setiap reksa dana sebelum Anda melakukan investasi.

Manajemen-Risiko-Trading-Forex-0

[Baca Juga: Ayo Mulai Investasi! Bisa Lho Beli Reksa Dana di Aplikasi Finansialku!]

 

#10 Laporan Keuangan Reksa Dana

Untuk lebih meyakinkan Anda dalam memilih reksa dana yang tepat, Anda dapat melihat laporan keuangan reksa dana tersebut.

Laporan keuangan di prospektus berisi laba, arus kas, posisi keuangan, serta perubahan aset.

Anda juga dapat melakukan evaluasi reksa dana yang Anda beli melalui prospektus pembaharuan setiap tahunnya.

 

Bacalah Prospektus Sebelum Memilih Reksa Dana

Setelah mengetahui poin-poin penting prospektus, tentunya akan membantu Anda memilih reksa dana yang tepat untuk Anda.

Jangan sampai Anda memilih reksa dana sebelum membaca prospektus.

Prospektus sangat penting untuk mendapatkan keuntungan investasi yang sesuai dengan harapan Anda. Jangan lupa untuk tentukan tujuan keuangan Anda sebelum memulai investasi.

 

Apakah ada tambahan poin penting prospektus lainnya? Silahkan berikan komentar dan pendapat Anda di kolom yang tersedia. Anda juga bisa membagikan artikel ini kepada rekan-rekan Anda yang membutuhkan. Terimakasih!

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 24 Febuari 2016. Yuk Intip Tips Pahami Prospektus Reksa Dana Dengan Simpel Sebelum Membeli. Bareksa.com – https://goo.gl/LLnENq
  • Rudiyanto. 9 Juni 2015. Mengenal Prosektus Reksa Dana. Kompas.com – https://goo.gl/GD8YmR

 

Sumber Gambar:

  • Poin Penting Prospektus 1 – https://goo.gl/JZNAKP
  • Poin Penting Prospektus 2 – https://goo.gl/8CVVTB
Summary
Apa Saja Poin Poin Penting Prospektus dalam Memilih Reksa Dana?
Article Name
Apa Saja Poin Poin Penting Prospektus dalam Memilih Reksa Dana?
Description
Sudahkah Anda mengenal reksa dana? Apakah Anda mengetahui apa saja poin penting prospektus dalam memilih reksa dana?
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo