Dalam masa jabatan Irfan Setiaputra sebagai Dirut Garuda Indonesia, dia akan didampingi oleh Dony Oskaria sebagai Wadirut Garuda yang baru.

Yuk, simak artikel Finansialku mengenai Dony Oskaria di bawah ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Dony Oskaria, Sah Dampingi Irfan Setiaputra Sebagai Wadirut Garuda Indonesia

Setelah dilaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (22/01) kemarin, PT Garuda Indonesia Tbk telah resmi menunjuk Irfan Setiaputra sebagai direktur utama yang baru untuk menggantikan Ari Askhara.

Bersamaan dengan ditunjuknya Irfan Setiaputra, PT Garuda Indonesia juga melakukan perombakan terbaru mengenai jajaran direksi dan komisaris untuk menggantikan struktur yang lama.

Pada struktur terbaru, terdapat wajah baru dan wajah lama yang mengisi struktur direktur dan komisaris yang baru. Salah satu wajah lama yang kembali mengisi jabatan di PT Garuda Indonesia Tbk, yaitu Dony Oskaria.

Nama Dony Oskaria tentu tidak lagi terdengar asing di kalangan komisaris Garuda Indonesia.

Pasalnya, sejak akhir 2014 hingga April 2019 dia sudah dipercaya menjadi anggota Dewan Komisaris Garuda Indonesia hingga di awal 2020 ini, dia akhirnya ditunjuk untuk menjadi Wakil Direktur Utama yang baru, mendampingi Irfan Setiaputra.

Napak Tilas Jejak Karier Irfan Setiaputra, Dirut Garuda Indonesia 01 - Finansialku

[Baca Juga: Napak Tilas Jejak Karier Irfan Setiaputra, Dirut Garuda Indonesia]

 

Sahal Lumban Gaol, mantan Komisaris Utama Garuda Indonesia dikutip dari laman makassar.tribunnews.com pada konferensi pers yang digelar Rabu (22/01) mengungkapkan:

“Kami sangat meyakini bahwa semua insan Garuda mempunyai martabat yang tinggi dan bekerja sesuai profesinya. Kami yakin insan Garuda akan mendukung tim yang baru ini. Mudah-mudahan tim baru ini bekerja dengan cepat.”

 

Dari Call Center Hingga Wakil Direktur

Perjalanan karier sosok yang lahir di Tanjung Alam, Tanah Datar, Sumatera Barat, 51 tahun yang lalu itu tidak bisa dibilang mudah. Perjalanannya menuju kesuksesan sudah dimulai sejak kelas 5 SD hingga selesai kuliah.

Sejak usia yang masih dini itu, dia harus terpisah dari orang tuanya dan juga harus pindah sekolah dari Padang ke Jakarta demi tekad mendapatkan pendidikan yang lebih baik.

Tahun 1989, dia berkuliah di Universitas Andalas jurusan Akuntansi. Menjalani pendidikannya di jurusan itu, dia menyadari kalau dirinya tidak cocok di bidang itu.

Ia kemudian memutuskan untuk pindah ke Universitas Padjadjaran, mengambil jurusan Hubungan Internasional.

Dalam perjalanannya menuju Bandung, dia juga harus menebeng truk angkutan barang milik temannya selama empat hari perjalanan.

Kariernya sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 1994 sebelum dia merampungkan kewajibannya mengerjakan skripsi. Saat itu, dia memutuskan untuk bekerja di perusahaan advertising di Jakarta, bertugas untuk memasang billboard di jalanan selama delapan bulan.

Belajar Sukses dari Dony Oskaria, Wadirut Garuda Indonesia 02 - Finansialku

[Baca Juga: Kisah Sukses Duan Yongping, Bos Oppo dan Vivo]

 

Tak lama setelah itu, dia kemudian melanjutkan perjalanan kariernya sebagai call center di Bank Universal pada tahun 1995 dengan jam kerja pukul 6 pagi hingga 11 malam, menempuh Jalan Ibukota menggunakan bus metromini dan bus kopaja.

Dari call center, dia berkesempatan menjadi personal banker. Dedikasinya pada pekerjaan tidak sia-sia, terbukti dengan diangkatnya Dony sebagai supervisor personal bankers.

Setelahnya, kariernya terus melonjak. Dari jabatan supervisor personal banker, dia kemudian diangkat menjadi operation development, hingga pada 1999, dia berhasil menduduki jabatan manajer senior, kepala departemen. Selang satu tahun kemudian, dia sudah diangkat menjadi kepala divisi.

Terseret arus moneter tidak menghentikan perjalanan kariernya. Pada 2002, dia dipilih menjadi Jakarta Operation Head, sebagai Vice President.

Tahun 2004, perjalanan kariernya dilanjutkan di Bank Mega, menjadi Kepala Bagian Bank Mega. Meski posisinya turun cukup signifikan, dia tidak menganggap hal itu sebagai kegagalan, karena prinsipnya, dia harus bekerja dengan maksimal sesuai dengan apa yang diamanahkan.

Berkat dedikasinya, satu tahun kemudian dia diangkat menjadi Kepala Divisi Pengembangan Operasi. Dia juga sempat dipindahkan menjadi Kepala Divisi Kualitas Layanan, juga Kepala Divisi Sekretaris Korporat.

Empat tahun kemudian, Dony memutuskan untuk melanjutkan pendidikan Program MBA di The Asian Institute of Management di Filipina.

Belajar Sukses dari Dony Oskaria, Wadirut Garuda Indonesia 03 - Finansialku

[Baca Juga: Kisah Sukses Frank Wang, Pencipta ‘Kamera Terbang’ DJI]

 

Selang satu tahun setelah melanjutkan pendidikannya, dia langsung diangkat menjadi Regional Head Bank Mega Jawa Barat untuk membenahi kinerja regional Bank Mega yang terkenal paling buruk.

Berkat kepemimpinannya, dalam dua tahun, regional ini berhasil menjadi regional terbaik.

Kontribusinya yang sangat besar pada Bank Mega berhasil membuatnya dipromosikan sebagai Direktur Pengelola Bank Mega pada 2012.

Tak perlu berselang lama, dua tahun kemudian dia langsung diminta untuk memimpin beberapa perusahaan CT Corp, Trans Luxury Hotel bandung, Trans Resort Bali, Trans Studio Bandung, Trans Studio Makassar, Trans Studi Mall Bandung, Trans Studio Mall Makassar, Grup Antavaya, dan IBIS Bandung Trans Studio sebagai CEO.

Berselang dua tahun, tepat di akhir 2014, dia didapuk menjadi Dewan Komisaris Garuda Indonesia. Kemudian pada 2016, Presiden Joko Widodo secara pribadi meminta Dony untuk menjadi bagian dari Dewan Penasihat Presiden di Bidang Ekonomi dan Industri di Komite Ekonomi dan Industri Nasional sebagai Ketua Kelompok Kerja untuk industri pariwisata di Indonesia.

Berselang empat tahun, mengawali 2020, Dony akhirnya resmi ditunjuk sebagai Wakil Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk, mendampingi Irfan Setiaputra sebagai Direktur Utama yang baru.

 

Apakah Anda ingin memiliki karier cemerlang seperti Dony Oskaria? Yang pasti bisa, coba cek video Finansialku berikut ini:

 

Perjalanan menuju kesuksesan tidak pernah mulus. Yang perlu kita lakukan adalah menikmati setiap prosesnya sembari memberikan yang terbaik untuk setiap pekerjaan kita.

Kisah inspirasional ini akan jadi sia-sia apabila hanya Anda yang membacanya. Jangan lupa untuk bagikan kisah ini pada rekan-rekan Anda, ya!

 

Referensi Sumber:

  • Muhammad Idris. 22 Januari 2020. Dua Sosok Tangan kanan Chairul Tanjung di Petinggi Garuda. Money.kompas.com – http://bit.ly/2sUw29i
  • Eddy Dwinanto Iskandar. 31 Agustus 2016. Dony Oskaria, Anak Kampung yang Sukses Menduduki Posisi Puncak di CT Corp. swa.co.id – http://bit.ly/2vaiLdf
  • Admin. 22 Januari 2020. Perjalanan Karir Dony Oskaria dari Call Center Hingga ‘Calon’ Wadirut Garuda. Wartaekonomi.com – http://bit.ly/38AEc5V
  • Admin. 23 Januari 2020. Profil Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Dony Oskaria, Mantan Bos Trans Studio Makassar. Makassar.tribunnews.com – http://bit.ly/2TMWwo8

 

Referensi Gambar:

  • Dony Oskaria 01 – https://bit.ly/2NQAInS
  • Dony Oskaria 02 – https://bit.ly/37qGtAw
  • Dony Oskaria 03 – https://bit.ly/38sXM3G