Menjadikan sertifikat rumah dan surat kendaraan sebagai jaminan utang saat mengajukan pinjaman adalah hal biasa.

Pernah terbayang bagaimana jika menjaminkan foto dan video bugil saat meminjam uang? Ini benar terjadi.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Jaminan Utang Menggunakan Foto dan Video Bugil

Sangat lumrah jika seseorang menjadikan sertifikat rumah, surat kendaraan, dan surat-surat berharga lainnya untuk dijadikan jaminan saat mengajukan pinjaman. Tapi lain ceritanya di negara Tirai Bambu.

Di Tiongkok, ada perusahaan pemberi pinjaman yang menyita perhatian dunia akhir-akhir ini. Perusahaan ini meminta jaminan atau agunan yang tak lazim, mereka meminta agunan foto bugil nasabah.

Aneh kan? Tak lain hal ini terjadi karena himpitan ekonomi yang terus terjadi.

Perusahaan pemberi pinjaman menganggap jika saat ini banyak milenial yang membutuhkan kredit/pinjaman, tapi mereka tidak punya surat berharga atau aset untuk diagunkan, maka dari itu foto dan video bugil dianggap bisa jadi agunan.

Aneh tapi nyata, foto dan video bugil ini menjadi senjata bagi perusahaan pemberi pinjaman untuk membuat para nasabahnya taat melakukan pembayaran.

Banyak kabar beredar jika perusahaan pemberi pinjaman mengancam foto bugil akan disebar hingga pelecehan seksual seperti permintaan hubungan seks sebagai cara untuk melunasi kredit, miris bukan?

Foto dan Video Bugil Dijadikan Jaminan Utang 02 - Finansialku

[Baca Juga: Bunga Pinjaman KTA: Mengapa Suku Bunga Bank Bisa Naik Turun Dengan Cepat?]

 

Berbagai sumber media lokal Tiongkok mengatakan jika generasi milenial di sejumlah kawasan di Tiongkok menjadi ‘korban’. Generasi milenial dianggap generasi yang putus asa karena tak memiliki jaminan apapun ketika ingin mengajukan kredit.

Karena itu, penyalur kredit memberikan syarat yang nyeleneh dengan meminta calon nasabah untuk mengirimkan foto bugil nasabah sebagai jaminan.

Tak hanya itu, pemberi kredit ini bisa juga disebut lintah darat, pasalnya mereka memasang bunga yang sangat tinggi, sehingga nasabah yang sudah terlanjur menarik kredit merasa terjebak dalam utang yang semakin menggunung. Di Tiongkok layanan kredit ini dikenal sebagai “kredit tanpa busana”.

 

Ternyata, kasus ini bukanlah hal baru di Tiongkok, fenomena kredit tanpa busana ini sudah terjadi dua tahun lalu, tepatnya 2016. Jadi saat itu ada 161 foto bugil wanita muda Tiongkok tersebar di dunia maya, diduga penyebar adalah pemberi kredit.

Para korban kredit tanpa busana ini rata-rata masih berusia 19 hingga 23 tahun. Dana yang dipinjam berkisar US$1.000 hingga US$2.000 (sekitar Rp15 juta – Rp30 juta). Bahkan ada pemberi pinjaman yang meminta para wanita tersebut untuk melakukan hubungan seksual untuk melunasi pinjaman.

Karena maraknya layanan pinjaman bugil ini, regulator keuangan di Tiongkok dengan cepat menindak penyalur kredit ilegal tersebut. Sejak itu, regulator mulai gencar memerangi perusahaan pemberi kredit ilegal.

Foto dan Video Bugil Dijadikan Jaminan Utang 03 Chinese Yuan - Finansialku

[Baca Juga: Perbandingan Pinjam Uang Antara Peer to Peer Lending vs Pinjaman Bank]

 

Otoritas keamanan umum di Shenzhen belakangan ini membongkar sindikat yang sudah memiliki 300 nasabah, atau lebih pantas disebut korban. Kebanyakan korban meminjam uang untuk modal berjudi, membeli gadget juga kosmetik. Bahkan satu wanita dilaporkan berutang sampai 1 juta yuan (US$147.200 atau Rp2,2 miliar).

Tingkat bunga ini jauh lebih tinggi dibanding ketetapan bunga pinjaman untuk pribadi di Tiongkok yang sebesar 24% per tahun.

Para korban wajib mengirimkan video dan foto bugil ke anggota sindikat tersebut. Dia juga diminta berjanji untuk mengembalikan uang dalam waktu yang dijanjikan.

Polisi menemukan lusinan video yang disimpan di ponsel dari sindikat ini, dan si pemberi utang mengkonfirmasi soal syarat foto bugil itu. Perkara besaran bunga, mereka mengatakan sudah ada kesepakatan soal itu dengan debitur atau peminjam.

Dikutip dari berbagai sumber, salah satunya adalah mahasiswa perempuan, sebut saja Li Li. Dia bercerita kepada surat kabar lokal bahwa dia pertama meminjam 55.000 yuan dengan bunga 30% per minggu dari salah satu rentenir ini.

Parahnya, mereka mengancam Li akan menyebarkan foto bugilnya secara online dan Li harus mengakui punya utang hingga 55.000 yuan, meski sudah membayar beberapa utang lamanya.

 

Tak hanya Li, sebut saja Lin Xiao, wanita yang bernasib sama, niat hati ingin merintis usaha, malah terjerat kredit tanpa busana. Hal ini bisa terjadi karena para lintah darat ini memang mengincar anak muda yang tak punya pengalaman dan banyak pengetahuan soal kredit.

Februari 2016 lalu, Xiao sepakat untuk berfoto bugil dan mengirimkannya pada rentenir dengan ‘ditukar’ utang 120.000 yuan.

Dan hanya dalam kurun 4 bulan, utangnya naik lebih dari dua kali lipat. Setelah diancam oleh si rentenir, dia meminta tolong keluarganya untuk membantu membayarkan agar fotonya tak disebar.

 

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang

 

Berikan pendapat dan komentar Anda pada kolom di bawah ini, terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Sylke Febrina Laucereno. 30 November 2018. Fenomena Utang Jaminannya Foto dan Video Bugil. Finance.detik.com – https://goo.gl/9oppiv

 

Sumber Gambar:

  • Foto Bugil Dijadikan Jaminan Utang – https://goo.gl/PAFYGj
  • Chinese Yuan 1 – https://goo.gl/iPpuxZ
  • Chinese Yuan 2 – https://goo.gl/D8qYpt