Mari pelajari lebih baik mengenai gaya kepemimpinan egaliter dari artikel berikut ini, agar kamu bisa menemukan gaya kepemimpinan yang cocok dalam memimpin organisasimu.

Selamat membaca.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Gaya Kepemimpinan Egaliter

Mungkin teman-teman sudah tidak asing lagi dengan beberapa gaya kepemimpinan seperti demokratis ataupun gaya otoriter. Namun bagaimana dengan gaya kepemimpinan egaliter? Sudah seberapa sering kamu mendengarnya?

Buat sebagian besar orang, gaya kepemimpinan egaliter memang sedikit asing, bahkan mungkin baru beberapa kali mendengar istilahnya.

Namun meskipun kurang terkenal di kalangan umum, gaya kepemimpinan ini rupanya dapat memberi pengaruh yang sangat baik dalam perkembangan sebuah organisasi.

 

Ciri Khas Kepemimpinan Egaliter

Sebenarnya terdapat dari ciri khas yang dimiliki oleh pemimpin egaliter. Pemimpin egaliter adalah pemimpin yang sangat rendah hati, serta tidak pernah menempatkan dirinya sebagai petinggi atau golongan elit yang tidak dapat dijangkau oleh bawahannya.

Sebaliknya, pemimpin egaliter ini memosisikan diri layaknya orang lain yang ia pimpin, ataupun setara dengan masyarakat kebanyakan.

Dengan demikian, meskipun pada hakikatnya pemimpin ini mampu memberi peran yang sangat besar, ia tetap tidak ingin terlihat sangat mencolok.

Dengan sifat yang seperti ini, maka tidak heran jika pemimpin dengan gaya egaliter juga menjadi pemimpin yang sangat dicintai oleh bawahannya.

Selain itu, setiap bawahan ataupun masyarakat yang ia pimpin secara otomatis akan melakukan apa yang ia tugaskan dengan baik, serta tanpa merasa terpaksa.

Ciri ini sangat berbeda jika kita membandingkannya dengan beberapa gaya kepemimpinan yang sudah terkenal seperti otoriter, sebab dalam gaya otoriter pemimpin memiliki peran tunggal dalam mencapai sebuah tujuan, termasuk dalam proses untuk membuat strategi.

Gaya Kepemimpinan Egaliter Pengertian, Contoh, dan Tokoh 01 - Finansialku

[Baca Juga: Pengertian Transformational Leadership dan Penganut Gaya Ini]

 

Sedangkan untuk gaya kepemimpinan egaliter, pemimpin berusaha membangun sebuah kerjasama yang baik dengan siapapun yang terlibat dalam organisasinya, dan turut melibatkan mereka meski untuk hal yang penting.

Pada dasarnya, pemimpin egaliter meyakini bahwa semua manusia lahir dengan memiliki hak yang sama, sehingga tidak ada sebuah perbedaan besar antara orang yang satu dengan yang lainnya.

Maka dalam hal pengambilan keputusan sekalipun, pemimpin akan memberi kesempatan agar setiap orang mengeluarkan pendapatnya.

Namun tentu saja, pendapat yang dikemukakan harus merupakan pendapat yang baik serta berbobot dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sederhananya, pemimpin egaliter tidak mengenal yang namanya batasan usia, status sosial, jabatan, etnis, agama, ataupun hal lainnya yang kerap dijadikan pembeda antara yang satu dengan yang lain.

 

Tokoh Gaya Kepemimpinan Egaliter

Setiap gaya kepemimpinan memiliki tokoh-tokoh yang memperkenalkannya, termasuk gaya kepemimpinan egaliter.

Di Indonesia pada khususnya, kita tidak dapat menghitung berapa banyak yang telah sukses dengan gaya kepemimpinan ini.

Namun dari antara mereka yang menganut gaya egaliter ini, berikut dua tokoh yang bisa kita jadikan contoh.

 

#1 Bacharuddin Jusuf Habibie

Setiap masyarakat Indonesia tentunya mengenal dengan cukup baik tokoh yang satu ini, yakni B. J. Habibie.

Beliau merupakan seorang cendekiawan sekaligus mantan presiden Republik Indonesia ke-3 yang belum terlalu lama ini meninggalkan kita untuk selama-lamanya.

Beliau yang juga kerap disapa dengan Eyang Habibie oleh anak muda zaman sekarang merupakan salah satu figur pemimpin yang sangat dibanggakan dan dicintai oleh masyarakat.

Sudah tidak terhitung jasa yang telah ia berikan bagi Indonesia, khususnya dalam memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi, demi mencapai Indonesia yang lebih maju.

Untuk mengetahui sejarahnya secara singkat, simak video berikut ini.

 

Dalam kepemimpinannya, Eyang Habibie juga memang dikenal sebagai pemimpin yang demokratis, di mana ia terbuka dengan pendapat orang lain.

Namun di samping itu, Eyang Habibie juga rupanya salah satu tokoh pemimpin dengan gaya egaliter.

Hal ini diungkapkan Dewi Fortuna Anwar, peneliti senior dari The Habibie Center yang didirikan oleh Eyang Habibie, sekaligus seorang yang telah cukup lama bekerja sama dengan Eyang Habibie sendiri.

Gaya Kepemimpinan Egaliter Pengertian, Contoh, dan Tokoh 02 - Finansialku

[Baca Juga: Banyak Gaya Kepemimpinan di Dunia, Anda Tipe yang Mana?]

 

Menurut penuturan beliau, Eyang Habibie merupakan sosok pemimpin yang sangat terbuka serta bersikap egaliter, yang mana meskipun memiliki pengalaman lebih banyak, Eyang Habibie tidak ragu untuk melibatkan bawahannya dalam berdiskusi, menyampaikan pendapat, hingga berdebat secara terbuka.

Dengan gaya kepemimpinan yang seperti ini, maka tidak heran lagi jika hampir semua orang Indonesia merasa kehilangan beliau ketika ia berpulang.

 

#2 Prof Saleh Pallu

Meskipun tidak seterkenal Eyang Habibie, Prof Saleh Pallu termasuk pemimpin yang memiliki peran dalam dunia pendidikan di Indonesia, mengingat beliau adalah seorang rektor di Unibos Makassar.

Menurut beliau, jika dibandingkan dengan otoriter, egaliter merupakan gaya kepemimpinan yang cocok, khususnya di perguruan tinggi, sebab dengan demikian maka tidak akan ada batasan antara pimpinan dan bawahan.

Dengan demikian visi dari universitas akan dapat dicapai bersama.

Gaya Kepemimpinan Egaliter Pengertian, Contoh, dan Tokoh 03 - Finansialku

[Baca Juga: Kejam, Ambisius, dan Tetap Dicintai Rakyatnya! Begini Gaya Kepemimpinan Mao Zedong]

 

Salah satu bukti beliau menerapkan gaya kepemimpinan ini ialah dengan adanya waktu pertemuan langsung antara rektor dan dosen-dosen dari semua fakultas, yang mana setiap dosen berkesempatan untuk menyampaikan aspirasinya.

 

Pemimpin yang Dicintai Bawahan

SELAMAT sekarang kamu sudah tahu mengenai gaya kepemimpinan egaliter dan kamu juga bisa menerapkannya sehingga menjadi pemimpin yang dicintai oleh bawahan.

Walaupun sulit untuk langsung menerapkannya, kamu bisa melakukannya sedikit demi sedikit dengan meniru tokoh-tokoh di atas.

Kamu juga bisa mulai dengan mengorganisasi diri sendiri seperti bijak dalam mengatur kondisi keuangan kamu. Kamu bisa mencatat dan merencanakan keuangan kamu dengan aplikasi Finansialku.

Aplikasi Finansialku adalah aplikasi perencana keuangan pertama di Indonesia yang tercatat dan diawasi OJK. Ayo organisasikan keuangan diri agar sifat kepemimpinan bisa tumbuh dalam diri kamu. Download aplikasinya sekarang, ya.

playstore icon
appstore icon

 

Jika kamu mengetahui hal lain mengenai kepemimpinan egaliter, kamu juga bisa menuliskannya di kolom komentar ya. Jangan lupa untuk membagikan artikel ini kepada Sobat Finansialku lainnya. Terima kasih.

 

Ebook Panduan Sukses Atur Gaji Ala KARYAWAN

Download Sekarang, GRATISSS!!!

Mockup Ebook Karyawan

Download Ebook Sekarang

 

Sumber Referensi:

  • Admin. Demokratis, Egaliter dan Otoriter. Hamasyahhm.wordpress.com – https://bit.ly/3iYq2kP
  • Anita K Wardana. 16 Februari 2015. Prof Saleh Pallu Terapkan Gaya Kepemimpinan Egaliter. Makassar.tribunnews.com – https://bit.ly/3gOReke
  • Ichsan Emrald Alamsyah. 12 September 2019. Peneliti Senior Kenang Habibie Sebagai Pemimpin Egaliter. Nasional.republika.co.id – https://bit.ly/32bF7cL

 

Sumber Gambar:

  • Egaliter 1 – https://bit.ly/32RXPH0
  • Egaliter 2 – https://bit.ly/3hA8wlk
  • Egaliter 3 – https://bit.ly/3hr4D2a