Sebelum mahasiswa investasi, ada beberapa hal yang wajib kamu pelajari terlebih dahulu.

Investasi bukan main-main. Supaya tidak salah langkah, pelajari dulu seluk beluknya. Apa saja itu? Yuk, simak selengkapnya dalam artikel berikut ini.

 

Pahami, Jangan Salah Langkah!

Ketika kamu memutuskan untuk berinvestasi, ada beberapa hal yang perlu kamu pelajari terlebih dahulu. Investasi bukanlah hal gampang. Pasalnya, investasi itu membutuhkan ilmu.

Sayangnya, banyak mahasiswa investasi karena ikut-ikutan. Ingin dibilang keren dan kekinian, ceritanya. Hasilnya, hasil investasi tidak seperti yang dibayangkan.

Kalau kamu tidak paham ilmunya, bisa-bisa kamu bukannya untung malah buntung. Tidak mau kan hal seperti itu terjadi?

 

Mahasiswa, Pahami Ini Sebelum Investasi

Sebagai mahasiswa ekonomi, pasti kamu sudah mengetahui ilmu dasar tentang investasi. Sayangnya, tidak semua mahasiswa ekonomi melek dengan investasi.

Ilmu yang dipelajari di perguruan tinggi hanya sebatas teori saja. Pada praktiknya, tidak semua mau berinvestasi.

Nah, buat kamu berniat untuk menerapkan ilmu yang kamu pelajari di perguruan tinggi dengan berinvestasi, hal-hal penting apa saja sih yang harus dipelajari sebelum memulai investasi? Berikut ini beberapa hal di antaranya:

 

#1 Miliki Tujuan Keuangan

Sebelum mahasiswa investasi, harus memiliki tujuan keuangan terlebih dahulu. Tanyakan pada dirimu sendiri, investasi ini untuk apa sih?

Tentukan tujuan keuanganmu. Dengan begitu, kamu memiliki visi yang jelas. Misalnya, kamu berencana untuk membeli laptop. Harganya sekitar Rp 10 juta.

Nah, kamu tentukan berapa dana yang perlu kamu alokasikan per bulannya supaya bisa mencapai target Rp 10 juta.

Dengan target yang kamu mau itu, kamu bisa mengalokasikannya. Ketika menghitung dana yang perlu kamu alokasikan, jangan lupa pertimbangkan pula tingkat pertumbuhan berdasarkan Nilai Waktu Uang (time value of money).

Konsep ini menjelaskan bahwa uang hari ini lebih bernilai daripada uang di masa depan. Pasalnya, uang tersebut memiliki potensi untuk berkembang saat diinvestasikan. Temen-temen mahasiswa ekonomi pasti tahu dong dengan konsep ini?

Hal-hal yang Perlu Dipelajari Mahasiswa Ekonomi Sebelum Investasi 02 - Finansialku

[Baca Juga: Mahasiswa Jadi Freelancer, Bisa Kok! Yuk, Atur Keuangan dengan Baik]

 

Kalau kamu tidak ingin ribet, ada cara yang lebih mudah untuk menghitung dana yang perlu kamu alokasikan. Caranya, gunakan aplikasi Finansialku.

Aplikasi ini memiliki berbagai fitur yang dapat membantumu mencapai tujuan keuanganmu. Salah satunya, menu Rencana Keuangan.

Menu Rencana Keuangan seperti sebuah kalkulator. Fungsinya untuk menghitung berapa dana yang kamu perlu alokasikan dengan mempertimbangkan beberapa hal. Fitur ini akan melakukan sebuah simulasi.

Jika kamu berencana membeli laptop sebagai tujuan keuanganmu, berikut ini langkah-langkah menghitungnya dengan menggunakan fitur Dana Membeli Barang di menu Rencana Keuangan:

  • Masukkan nama barang yang akan kamu beli
  • Masukkan harga barang saat ini.
  • Masukkan berapa lama lagi Anda akan membeli barang tersebut, contoh 1 tahun lagi, 2 tahun lagi dan seterusnya.
  • Masukkan dana atau uang yang sudah Anda miliki saat ini.
  • Masukkan data inflasi atau kenaikan harga barang tersebut (satuan persen % per tahun).
  • Masukkan estimasi hasil investasi: perkiraan hasil investasi setiap tahunnya (dalam satuan persen % per tahun).

 

Setelah kamu mengisi semua data tersebut, kamu akan mendapatkan informasi mengenai berapa jumlah uang yang harus kamu investasikan per bulannya supaya memenuhi dana membeli laptop tersebut.

Supaya uang kamu bertumbuh, investasikan uang yang kamu miliki supaya bisa lebih cepat memenuhi dana tersebut.

Kalau kamu merasa aplikasi Finansialku dapat menunjang tujuan keuanganmu, jangan lupa unduh aplikasinya. Sekarang, aplikasi Finansialku sudah tersedia di Google Playstore dan di App Store, lho!

Buat kamu yang gak mau ribet, tinggal klik saja ikon di bawah ini, ya!

Download Aplikasi Finansialku Sekarang!!

Download Aplikasi Finansialku

 

 

#2 Mengenali Produk Investasi

Tak kenal, maka tak tahu. Hal selanjutnya yang paling penting adalah mempelajari produk investasi. Dengan mempelajarinya, kamu akan lebih mudah menemukan produk investasi yang sesuai dengan kondisi keuanganmu.

Ada banyak produk investasi, mulai dari reksadana sampai peer to peer lending (P2P Lending). Pelajarilah produknya dengan mencoba memahami risikonya apa saja.

Kenali juga cara memasukkan dan mengeluarkan dananya, siapa pengelola dananya, bagaimana manajemen risikonya, dsb.

Semua hal tersebut bisa kamu pelajari dari buku-buku investasi, webinar, atau artikel. Finansialku bahkan menyediakan jalan supaya kamu yang pemula tidak salah langkah.

Salah satunya, Finansialku menyediakan audiobook memilih reksadana yang tepat. Dalam audiobook ini, investasi semakin mudah. Yuk, dengarkan audiobook-nya dengan klik tombol oranye di bawah ini. 

banner -mudah cara memilih reksa dana yang tepat

 

Dalam hal investasi, justru kita diharuskan untuk mempelajarinya dulu sebelum terjun. Pasalnya, kita harus mengetahui apakah produk investasi tertentu bisa membantu kita mencapai tujuan keuangan.

Terapkanlah ilmu yang kamu dapat selama belajar ekonomi saat kuliah dalam menganalisis produk investasi.

Analoginya, sama seperti kalau kita membeli suatu barang. Kalau kita ingin membeli barang, tidak serta merta langsung membelinya, kan? Tentunya kita mengecek kualitas barangnya terlebih dahulu, speknya bagaimana, dsb.

Bahkan, seringkali kita bandingkan juga dengan barang merek lainnya. Dengan begitu, kita jadi tahu apakah produk tersebut sesuai dengan kebutuhan kita, kan?

 

#3 Lakukan Managemen Keuangan

Sebelum mahasiswa investasi, harus cek dulu apakah kondisi keuanganmu sudah baik atau belum. Kondisi keuangan biasanya identik dengan bagaimana kamu mengatur keuanganmu. Pasalnya, kalau tidak mengaturnya, keuangan pasti berantakan.

Apa semua utangmu sudah lunas?

Apa kamu sudah mengatur pengeluaran (cashflow) dengan baik?

Apa kamu sudah memiliki proteksi terhadap risiko kesehatan dengan asuransi?

Jika jawaban dari pertanyaan tersebut adalah ya, artinya kamu sudah siap berinvestasi. Namun, jika jawabannya justru sebaliknya, saatnya kamu membenahi keuanganmu terlebih dahulu.

Hal-hal yang Perlu Dipelajari Mahasiswa Ekonomi Sebelum Investasi 01 - Finansialku

[Baca Juga: Ini Deretan Skill yang Harus Dimiliki Calon Mahasiswa]

 

Bereskan utang-utangmu, cari proteksi risiko kesehatan dengan perlindungan asuransi, manage cashflow-mu, dsb. Barulah setelah itu, kamu dapat berinvestasi.

Ingat, untuk berinvestasi, kamu harus memakai uang dingin. Artinya, bukan uang yang kamu gunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Kalau kamu butuh bantuan untuk melakukan manajemen keuangan, perencana keuangan Finansialku dapat membantumu. Kamu pun dapat berkonsultasi tentang masalah manajemen keuanganmu baik secara tatap muka atau online.

Akan lebih praktis dan hemat waktu jika kamu berkonsultasi secara online lewat aplikasi Finansialku. Kamu dapat memilih juga perencana keuangan Finansialku andalanmu.

Akan tetapi, jangan khawatir! Semua perencana keuangan Fiannsialku sudah bersertifikasi dan terpercaya.

 

Tak Ada Kata Tamat dalam Belajar

Dalam mempelajari sesuatu, ada konsep bahwa terjun langsung atau praktik langsung itu lebih baik daripada teori. Akan tetapi, itu tidak sepenuhnya tepat. Investasi justru harus dipelajari dulu sebelum terjun langsung. Biar gak salah langkah.

Belajar investasi bukan hanya saat akan memulai saja. Selama prosesnya pun kamu harus terus belajar.

 

Itu dia hal-hal yang perlu kamu pelajari sebagai mahasiswa ekonomi sebelum investasi. Sekarang, kamu sudah tahu dong langkah apa saja yang harus kamu lakukan. Jangan lupa share artikel ini supaya teman-temanmu tidak salah langkah, ya!

 

Sumber Gambar:

  • https://bit.ly/3sRVLZJ
  • https://bit.ly/3dCPPNN